alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/524788f9becb179e0900000a/terorisme-menurun-mou-bnpt-tni-dipandang-perlu-ditinjau-ulang
Terorisme Menurun, MoU BNPT-TNI Dipandang Perlu Ditinjau Ulang
Minggu, 29 September 2013 - 07:36 WIB
Hidayatullah.com--Nota Kesepakatan (MoU) penanganan terorisme di Indonesia yang dilakukan antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan TNI AD mendapat kritik sejumlah lembaga pemantau hak asasi manusia.

Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos memandang rencana itu perlu ditilik ulang sebab dikhawatirkan akan menimbulkan penyalahgunaan wewenang (abuse of power), sehingga perlu dilakukan monitoring secara serius.

"Saya tidak tahu sampai sejauh mana TNI akan dilibatkan. Tentu saja ada kekhawatiran abuse of power. Persoalan menghadapi radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme, itu sebetulnya kan domainnya kepolisian. Menghadapi ancamana dari luar, baru itu domain dari TNI," kata Tigor Bonar dalam perbincangan dengan hidayatullah.com, Ahad (29/09/2013).

Tigor memandang, jika tanpa pengawasan yang intens dan ketat, MoU itu rentan bertentangan dengan Undang-Undang dan agenda reformasi TNI.

Namun, lanjut dia, sepanjang Mou itu adalah untuk penegakan hukum, kemudian dalam pelaksanaannya mematuhi hak asasi manusia, KUHAP, tentu saja itu bisa dibenarkan.

"Kita juga harus nelihat sampai level mana ancaman dari terorisme di Indonesia sehingga kemudian TNI dianggap harus ikut terlibat. Mengingat bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini ancaman terorisme ini sebenarnya sudah menurun," ujar aktivis HAM ini.

Pihaknya meminta harus ada pengawasan dari legisatif dan lembaga pemantau HAM non legislatif terkait keterlibatan TNI dalam masalah tersebut. "Diperlukan monitoring karena jangan sampai Mou ini berpotensi abuse of power," tandas dia.

Sebelumnya, organisasi pemantau pelaksanaan HAM, Imparsial, mendesak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan TNI AD untuk membatalkan Nota Kesepakatan (MoU) untuk penanganan terorisme, karena dianggap bertentangan dengan Undang-Undang dan agenda reformasi TNI.

Di lain pihak, pemerintah dan Parlemen juga dinilai penting dan mendesak untuk segera membentuk UU Perbantuan TNI-Polri, sehingga ada payung hukum yang jelas terkait pengaturan pelibatan TNI dalam penanganan keamanan dalam negeri dan mencegah potensi penyimpangan.

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti, dalam siaran persnya belum lama ini, mengatakan pelibatan TNI sangat dimungkinkan dalam penanganan masalahterorisme sebagai bagian dari tugas pokok operasi militer selain perang (Pasal 7 ayat 2 UU TNI), dalam kerangka tugas perbantuan kepada Polri.

Kendati demikian, lanjut Poengky, pelibatan TNI tersebut harus dilandasi dan tetap berpijak pada sejumlah prinsip dasar yang mengaturnya, yakni prinsip-prinsip tentang tugas perbantuan. Sebab, persoalan terorisme merupakan masalah keamanan dalam negeri dan penegakan hukum yang menjadi tanggungjawab Polri.

Pelibatan Komando Teritorial (Koter) dalam penanganan terorisme juga berpotensi menimbulkan potensi penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power). Sebab, MoU ini bisa ditafsirkan secara luas yang akhirnya bisa menjadi basis bagi TNI AD untuk terlibat dalam setiap urusan masyarakat, terang Poengky.*

Seperti diketahui, awal bulan ini, BNPT, TNI AD dan Polri telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama penanganan terorisme. Dengan MoU ini, TNI AD memiliki dasar untuk menggerakkan Komando Teritorial (Koter) di seluruh wilayah, sekaligus terlibat aktif dalam memantau dan mengumpulkan informasi terkait ancaman terorisme di masyarakat.

"Rencana Panglima TNI membentuk Satuan Anti Teror gabungan AU, AD, dan AL juga dikhawatirkan akan menambahbeban anggaran baru," tukas Poengky.

http://www.hidayatullah.com/read/201...jau-ulang.html

sepertinya ada alasan untuk orang yg gak suka dengan keterlibatan TNI dalam penanggulangan teror untuk mengupayakan pemberhentian keterlibatan TNI dalam hal itu. gimana pendapat agan2 dan sista?
udah teroris klw bisa ditembak mati aja
mayoritas teroris yang masuk penjara juga keluar tetep masih jadi teroris
bibit2nya masih ada...
sesekali masih ada dhuer
belum waktunya rasanya kesiagaan dikendorkan...
noordin m top sama Dr azhari bukanya dari luar negeri ya? hehehe
Cuma MoU doank diributin, lihat sumbernya emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By kagengar
udah teroris klw bisa ditembak mati aja
mayoritas teroris yang masuk penjara juga keluar tetep masih jadi teroris


Tembak mati seperti yang sering terjadi....? Tembakkk...udah mati baru liat ktpnya....eh salah orang.......
kalo udah kejadian kaya di kenya apakah nanti mereka masih bisa teriak-teriak HAM ??
belum saatnya dilonggarkan selama masih ada yg koar2 bahwa ideologi/teorinya yg paling benar. masih banyak penembakan misterius.

biasanya yg kena tembak itu. disaat dia melihat ada polisi macam densus itu dia inginnya lsg menghindar ( karena grogi ) dari situ ( dia lihat densus, densus lihat dia.). seharusnya lsg tiarap dan diam ditempat, sehingga bisa dicek oleh aparat apakah teroris atau bukan. lebih jelasnya ya baca ulasannya om garand

klo pas saat anda terjebak di arena penembakan mending baca dulu ulasan dari email yg diterima oleh om garandman dari temannya
dsini ulasannya
Quote:Original Posted By y4m4d1p4t1
belum saatnya dilonggarkan selama masih ada yg koar2 bahwa ideologi/teorinya yg paling benar. masih banyak penembakan misterius.

biasanya yg kena tembak itu. disaat dia melihat ada polisi macam densus itu dia inginnya lsg menghindar ( karena grogi ) dari situ ( dia lihat densus, densus lihat dia.). seharusnya lsg tiarap dan diam ditempat, sehingga bisa dicek oleh aparat apakah teroris atau bukan. lebih jelasnya ya baca ulasannya om garand

klo pas saat anda terjebak di arena penembakan mending baca dulu ulasan dari email yg diterima oleh om garandman dari temannya
dsini ulasannya


apa densusnya sini juga mengindahkan protap semacam di ulasan itu?
dilihat dari kasus2 penggerebekan yg dilakukan densus,kayaknya ai masih ragu..
Sebagai orang yang pernah menjadi korban terorisme, SAYA MENDUKUNG PENUH keterlibatan TNI-AD dalam pemberantasan ideologi radikal. Si Tigor ini BODOH banget ya, tipikal aktivis HAM Indo: Membela penjahat.
Terorisme menurun ini maksudnya apa? Maksudnya intensitas serangan teror menurun? Sel-sel teroris jelas masih ada, dan sel-sel ini mengecil JUSTRU karena tekanan badan dan aparat anti teroris. Kalau tekanan ini DITURUNKAN, maka sel-sel teroris akan membesar lagi sehingga mereka memiliki kapabilitas yang cukup lagi untuk melakukan serangan.
Kita lihat, teroris ini punya nyali ndak dalam menghadapi TNI
Hidayatullah ini setahu saya underbouwnya PKS. Nggak heran, partai setan pendukung teroris, dulu Anis Matta pernah menulis puisi memuja2 Osama Bin Laden emoticon-fuck
As for SETARA Institute, GO TO HELL!!!! emoticon-Mad: emoticon-Mad: emoticon-Marah
itu sih statemen pesanan gak usah dihiraukan..cuma coba2 cari panggung aja mereka, semakin didengar semakin tinggi bandrol mereka..
Kalo ane mikirnya apa nanti gak ada singgungan antara TNI sm Densus...
mengingat kejadian yang sudah2 (flashback kejadian di bandara)

Kalo emang protap dijalankan bener2 mudah2an ga ada masalah, tapi masalahnya emoticon-Hammer kadang aksi Densus yang ga sesuai protap yg belakangan jadi pemicu protes masyarakat (Muhammadiyah, MUI dll dah mulai protes).

Sekali lagi kalo memang protapnya dijlnkan secara loud & clear (minjem istilah oom marty) juga professional mudah2an ga ada masalah.
Quote:Original Posted By Athanasius.
Sebagai orang yang pernah menjadi korban terorisme, SAYA MENDUKUNG PENUH keterlibatan TNI-AD dalam pemberantasan ideologi radikal. Si Tigor ini BODOH banget ya, tipikal aktivis HAM Indo: Membela penjahat.
Terorisme menurun ini maksudnya apa? Maksudnya intensitas serangan teror menurun? Sel-sel teroris jelas masih ada, dan sel-sel ini mengecil JUSTRU karena tekanan badan dan aparat anti teroris. Kalau tekanan ini DITURUNKAN, maka sel-sel teroris akan membesar lagi sehingga mereka memiliki kapabilitas yang cukup lagi untuk melakukan serangan.
Kita lihat, teroris ini punya nyali ndak dalam menghadapi TNI
Hidayatullah ini setahu saya underbouwnya PKS. Nggak heran, partai setan pendukung teroris, dulu Anis Matta pernah menulis puisi memuja2 Osama Bin Laden emoticon-fuck
As for SETARA Institute, GO TO HELL!!!! emoticon-Mad: emoticon-Mad: emoticon-Marah


Again... there's no such place for SARA in Formil
Quote:Original Posted By fadhlierlanda
.......
"Kita juga harus nelihat sampai level mana ancaman dari terorisme di Indonesia sehingga kemudian TNI dianggap harus ikut terlibat. Mengingat bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini ancaman terorisme ini sebenarnya sudah menurun," ujar aktivis HAM ini.

.......


bold: ai gak yakin ancaman terorisme menurun. bagaimana kalau sel-sel terorisme sekarang itu sedang melakukan hibernasi menunggu "sesuatu" untuk bangkit kembali? atau melakukan tak-tik pop corn (istilah ai sendiri untuk tindakan yang meletup-letup pada tempat dan waktu yang tak terduga)?
Quote:Original Posted By Mayjunes


apa densusnya sini juga mengindahkan protap semacam di ulasan itu?
dilihat dari kasus2 penggerebekan yg dilakukan densus,kayaknya ai masih ragu..


klo diulasan itu sih untuk civilian, om. intinya kita sebagai civilian juga harus ikut meningkatkan survive kita lebih tinggi., ga bergerak secara tiba2.

Quote:Original Posted By Brazier


Again... there's no such place for SARA in Formil

SARA?
Dimana SARA-nya? Copas postingan saya ke Microsoft Word lalu CTRL + F dan masukkan keyword: "Islam, Katolik, Protestan, Yahudi, Hindu, Buddha, Bahai" atau "Jawa, Arab, Batak, Madura, etc" atau "Kaukasian, Asian, Negro, etc"
Ketemu nggak? Kalaupun ketemu, tolong tunjukkan mana tulisan saya yang menghina salah satu golongan SARA itu.
Kalo ketemu kasih tahu saya ya. emoticon-Smilie
Saya tunggu emoticon-Cendol (S)
what the last acronym of A in SARA stand for?

udah lama Formil bersih dari postingan kayak gini skrg lo mau mulai lagi?
yang komen kan si tigor jadi ya anggep aja anjing lagi gongggong emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By cicitnyabudjem
yang komen kan si tigor jadi ya anggep aja anjing lagi gongggong emoticon-Malu (S)


Para aktivis burger memang terkenal dgn sikap paranoidnya terhadap militer emoticon-Big Grin
Lebih baik 1000 teroris ditembak mati daripada 1 aparat/rakyat yg terluka/tewas karena aksi terorisme...
Tp ngomong2 kalo mnurut sya keberadaan anti terorisme dlm tubuh TNI sebaiknya dilebur aja ma densus 88 jdi kecurigaan abuse of power bsa d hilangkan... Bikin lembaga baru.. Model2 FBI klo pelatihannya baru unsur TNI dilibatkan...
×