alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/524503428327cf971c000001/jebret-basuki-mendagri-harus-belajar-konstitusi
[JEBRET] Basuki: Mendagri Harus Belajar Konstitusi !
[JEBRET] Basuki: Mendagri Harus Belajar Konstitusi !

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak sepakat dengan imbauan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk mengganti Lurah Lenteng Agung. Menurut dia, Mendagri perlu belajar mengenai konstitusi terlebih dahulu, sebelum ia berkomentar terkait konflik yang dihadapi oleh Lurah Susan.

"Jadi, Mendagri harus belajar konstitusi, Ahok yang bilang," tegas Basuki, seusai mengikuti apel siaga, di Silang Monas, Jakarta, Jumat (27/9/2013).

Mengapa ia mengatakan hal tersebut? Dengan nada yang semakin meninggi, Basuki menegaskan kalau Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Jadi, pemilihan pemimpin tidak didasarkan oleh keinginan warga untuk menolak atau tidak menolak.

Kemudian, ia justru balik mempertanyakan kepada Mendagri, apabila ada satu juta warga demo di Jakarta, apakah dengan aksi tersebut, berarti ia bersama Jokowi dapat diturunkan dari jabatan yang kini mereka emban?

Secara hitungan, kata dia, Jokowi dan dirinya tidak perlu turun dari posisi Gubernur dan Wakil Gubernur karena angka tersebut masih kurang dari sebagian jumlah warga Jakarta.

"Kalau kamu enggak suka kepada saya, turunkan saya di 2017. Bukan pakai demo-demo. Jadi, sampaikan kepada Mendagri seperti itu," tegas Basuki lagi.

Sebelumnya, Mendagri Gamawan Fauzi meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi mengevaluasi penempatan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Penolakan warga terhadap Susan dikhawatirkan mengganggu kinerjanya.

Mendagri menjelaskan, Jokowi harus mempertimbangkan kemungkinan penurunan kinerja Susan karena tidak didukung warga. Pasalnya, kata Gamawan, tujuan pemberian jabatan tertentu kepada seseorang adalah kesuksesan program karena kinerja yang baik. Meski demikian, Gamawan menegaskan, agama dan keyakinan seseorang bukan dasar penempatan seseorang pada jabatan dan posisi tertentu.


sumber

Emang enak diomelin ahok emoticon-Ngakak
ditunggu jawaban dari om gamawan emoticon-Big Grin
mampus kaw dapet lawan!!entah knapa benci banget ane kalo liat muka gamawan ni
mantap si ahok\
like this so much! emoticon-Recommended Seller
waaaa menteri di embat jugaaa emoticon-Cape d... (S)
gamawan gak sepenuhnya salah kok
dia hanya maen aman aja
gak menolak langsung tapi juga gak terang2an setuju emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By pangdoger
gamawan gak sepenuhnya salah kok
dia hanya maen aman aja
gak menolak langsung tapi juga gak terang2an setuju emoticon-Embarrassment


tapi ucapannya memberi angin sama yg rusuh --"
gw baru nyadar mendagri kita namanya fauzi gamalama emoticon-Malu (S)
Pak Ahok yang terhormat, selain konstitusi, ada yang namanya kepatutan, adat istiadat, dsb yang tidak tercantum dalam hukum/aturan yang tertulis.

Apakah ada aturan konstitusi yang mengharuskan menunjuk dengan tangan kanan, dengan jempol bukan telunjuk?

Seperti itu pula soal lurah, jika rakyat banyak berkehendak, bapak bisa apa?
Maen keras malah kontraproduktif, meributkan hanya masalah remeh
Emang ga ada pengganti lainnya yang sama berkualitas dengan ibu Susan Jasmine?
Sikap yang ditunjukkan bung Ahok itu baru namanya sikap pemimpin! Gak lembek ama pengacau emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By pangdoger
gamawan gak sepenuhnya salah kok
dia hanya maen aman aja
gak menolak langsung tapi juga gak terang2an setuju emoticon-Embarrassment

[JEBRET] Basuki: Mendagri Harus Belajar Konstitusi !
Ya si Gamawan Fauzi juga butuh pengalihan isu karena dia sedang disorot karena dugaan korupsi e-ktp. emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By bvcxzx
Pak Ahok yang terhormat, selain konstitusi, ada yang namanya kepatutan, adat istiadat, dsb yang tidak tercantum dalam hukum/aturan yang tertulis.

Apakah ada aturan konstitusi yang mengharuskan menunjuk dengan tangan kanan, dengan jempol bukan telunjuk?

Seperti itu pula soal lurah, jika rakyat banyak berkehendak, bapak bisa apa?
Maen keras malah kontraproduktif, meributkan hanya masalah remeh
Emang ga ada pengganti lainnya yang sama berkualitas dengan ibu Susan Jasmine?

Coba kalau gitu ente ngomong sama ketua MUI dan Ridwan Saidi yg bela lurah Lenteng Agung. emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ozombie
Lurah Lenteng Agung Didemo
Ketua MUI: Warga Lenteng Agung Harus Diajarkan Soal Keberagaman

Rabu, 25 September 2013 15:33 WIB

[JEBRET] Basuki: Mendagri Harus Belajar Konstitusi !
Ketua Komisi Fatwa MUI Ma'ruf Amin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai, siapa pun tak bisa menggugat posisi Susan Jasmine Susan sebagai Lurah Lenteng Agung, hanya lantaran berbeda agama.

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin mengatakan, warga Lenteng Agung harus segera diajarkan tentang hidup dalam keberagaman. Baik keberagamaan etnis, budaya, maupun agama.

"Warga Lenteng Agung harus segera dididik agar bisa menerima dan hidup dalam keberagaman. Itu supaya mereka bisa menerima Susan Jasmine Zulkifli sebagai lurah meski agamanya berbeda," kata Maruf Amin kepada Tribun via telepon, Rabu (25/9/2013).

Menurut Amin yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antar Agama ini, warga harus bisa mendukung Susan Jasmine yang ditugaskan Pemprov DKI untuk menjadi lurah di daerah tersebut.

"(Susan) harus didukung, agar seluruh programnya untuk memajukan daerah itu bisa terlaksana secara baik. Kalau terus bermasalah seperti ini, warga bakal rugi karena kemajuan daerahnya terhambat," tandasnya.

Hal yang sama juga diutarakan Budayawan Betawi Ridwan Saidi. Menurutnya, tidak boleh ada yang mempersoalkan agama seseorang.

"Agama itu hak pribadi masing-masing. Termasuk Susan, dia berhak memilih agamanya sendiri. Jangan agama dijadikan pembenaran bagi kepentingan politik segelintir orang," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sekelompok orang kembali menggelar aksi menolak penempatan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung, di depan Kantor Kelurahan Lenteng Agung, Rabu (25/9/2013).

Pantauan Tribunnews.com, massa aksi juga menggelar aksi tanda tangan dengan membentangkan kain putih sepanjang 50 meter sebagai bukti penolakan warga terhadap Lurah Susan.

Massa juga membawa bendera kuning, sebagai simbolisasi matinya hati nurani Pemprov DKI Jakarta yang tidak mendengarkan tuntutan mereka.

http://www.tribunnews.com/metropolit...al-keberagaman


Lurah Lenteng Agung Didemo
Ridwan Saidi: Jangan Usik Lurah Susan
Rabu, 25 September 2013 14:32 WIB

[JEBRET] Basuki: Mendagri Harus Belajar Konstitusi !
Budayawan Ridwan Saidi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Budayawan Betawi Ridwan Saidi, ikut angkat bicara mengenai upaya penolakan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ridwan menegaskan, kalau tak ada alasan maupun dasar argumentasi yang kuat, setiap pihak jangan lagi mengusik posisi Susan Jasmine sebagai Lurah Lenteng Agung.

"Salahnya dia (Susan Jasmine) itu apa? Kalau tidak ada alasan yang kuat, jangan lagi diusik," tegas Ridwan Saidi kepada Tribun via telepon, Rabu (25/9/2013).

Siapa pun, kata dia, harus memiliki paramater yang jelas dan konkret untuk menilai Lurah Susan. Misalnya, dari aspek kinerja pelayanan publiknya. "Jangan diukur dari hal-hal yang tidak konkret atau bersifat pribadi. Tidak bisa itu," tukasnya.


Mantan anggota DPR RI 1977-1987 ini juga gusar, setelah mengetahui adanya aksi unjuk rasa sekelompok orang yang mengatasnamakan warga Lenteng Agung yang menolak Susan Jasmine sebagai lurah, Rabu pagi.

"Apa yang dimasalahkan oleh pendemo itu? Yang demo itu juga siapa, dari mana? Sudahlah, tidak ada masalah dengan Lurah Susan," tandasnya.

http://www.tribunnews.com/metropolit...ik-lurah-susan


Demo warga Lenteng Agung tolak lurah Susan cederai Pancasila
Reporter : Al Amin
Kamis, 26 September 2013 07:31:00


Aksi penolakan warga Kelurahan Lenteng Agung terhadap lurah baru mereka, Susan Jasmine Zulkifli (43) dianggap telah bertentangan konstitusi negara Republik Indonesia, yakni UUD 1945. Selain itu, penolakan tersebut juga dinilai mencederai Pancasila.

"Penolakan ini jelas bertentangan dengan konstitusi kita, UUD 1945 dan Pancasila sebagai salah satu unsurnya," jelas Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti saat dihubungi merdeka.com, Rabu (26/9).

Dia menambahkan, jika ada sebagian masyarakat yang menolak seorang pemimpin karena yang bersangkutan berbeda keyakinan dengan dirinya, mereka tidak berhak melakukan penolakan. Justru masyarakat yang melakukan penolakan itu harus dilawan.

"Itu artinya kelompok masyarakat belum memahami hakikat bernegara dengan memaksakan seorang pemimpin harus seusai dengan agama mayoritas," ujar dia.

Ray mengatakan, seorang pemimpin itu baru boleh ditolak, bahkan jika perlu didorong untuk diberhentikan jika dia terlibat pelanggaran hukum.


Sebelumnya, pada Rabu (25/9) siang, sejumlah warga Lenteng Agung kembali melakukan aksi damai menolak Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli. Aksi tersebut diawali dengan aksi jalan kaki hingga ke Kantor lurah Lenteng Agung.

Demo ini sebagai bentuk penolakan mereka pada sosok Lurah Lenteng Agung, Susan, lantaran keyakinan yang dianut Susan tak sama dengan mayoritas warga di wilayah binaannya. Salah satu pendemo, Muhammad Rusli Hamzah mengatakan, perbedaan keyakinan antara bu lurah cantik itu dan warga, membuat sejumlah kegiatan di lingkungan mereka terganggu.

http://www.merdeka.com/peristiwa/dem...pancasila.html


Dipertahankan Jokowi-Basuki, Lurah Lenteng Agung Masih Didemo
Sonya Suswanti
Rabu, 25 September 2013 | 10:50 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah menegaskan tidak akan mengganti Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung. Namun, masyarakat yang mengaku warga Lenteng Agung tetap melakukan aksi menolak kehadiran lurah cantik tersebut.

Ratusan orang menutup Jalan Agung Raya 1, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sejak pukul 08.00, Rabu (25/9/2013). Mereka tetap menuntut Gubernur DKI Jakarta mengoreksi dan mengkritisi penempatan lurah hasil lelang.

"Kami menunjukkan dengan aksi kedua kami bahwa aksi kami bukanlah aksi main-main. Jika aksi kita tidak ditanggapi juga, kita akan melakukan aksi yang selanjutnya," ujar Suhendi, orator aksi damai di depan Kelurahan Lenteng Agung.

Para pendemo yang juga banyak dihadiri ibu-ibu berbaju dan berkerudung putih melakukan aksi tabuh beduk, juga melafalkan berbagai nyanyian berbunyi permintaan pemindahan Lurah Lenteng Agung. Aksi ini juga dihiasi pengarakan keranda bertuliskan "Matinya Demokrasi di Kelurahan Lenteng Agung".

Aksi sebelumnya dilakukan pada Rabu (28/8/2013). Aksi kali ini dilakukan kembali dengan jumlah massa sekitar 600 orang.

Petugas gabungan berjumlah 346 orang dari Polsek Jagakarsa, Polsek Pasar Minggu, Koramil, Satpol 30, Sabhara Polda Metro Jaya 60, Brimob Polda Metro Jaya, dan Sabhara Polres Jakarta Selatan, tampak berjaga-jaga mengawasi aksi tersebut.

Akibat aksi demo ini, acara pengajian bulanan yang digelar di lantai 4 Kantor Kelurahan Lenteng Agung dibatalkan. Pihak kelurahan terpaksa melakukannya untuk mengantisipasi aksi penolakan tersebut.

Hal ini membuat ibu-ibu pengajian yang sudah datang bingung. Mereka amat menyayangkan aksi tersebut.

"Biasanya setiap bulan sekali ada pengajian PKK di sini. Tapi hari ini dibatalin karena ada demo," kata Yuyun (56), salah seorang peserta pengajian bulanan tersebut.


http://megapolitan.kompas.com/read/2...g.Masih.Didemo

MUI aja tidak mempermasalahkan lurah Susan. Bakal didengerin "warga" Lenteng Agung yg radikal itu atau tidak ya? emoticon-Big Grin

Demo "warga" Lenteng Agung kemarin. emoticon-Big Grin
Spoiler for "lucu-lucu":


Salah satu faktor radikalisme di Lenteng Agung. emoticon-Big Grin
Spoiler for "faktor radikal":

emoticon-Ngakak
Calon HT nih tritnya gan.

mentri ini kayaknya gedeg banget ame jokohok ya
mampus mentri goblok lg diskak mat.

dikit2 demo, alasannya gak berdasar, gak perlu ditanggapi
Quote:Original Posted By bvcxzx
Pak Ahok yang terhormat, selain konstitusi, ada yang namanya kepatutan, adat istiadat, dsb yang tidak tercantum dalam hukum/aturan yang tertulis.

Apakah ada aturan konstitusi yang mengharuskan menunjuk dengan tangan kanan, dengan jempol bukan telunjuk?

Seperti itu pula soal lurah, jika rakyat banyak berkehendak, bapak bisa apa?
Maen keras malah kontraproduktif, meributkan hanya masalah remeh
Emang ga ada pengganti lainnya yang sama berkualitas dengan ibu Susan Jasmine?


Rakyat yg mana? Lu warga lentengkah?? Ato cuman asal cuap2...
kurang galak ini mah..biasa aja...emoticon-Malu (S)

emang si mendagri kan loyalis si kumis dan oma, jadi engga heran klo dia keluar statement kek begitu..

tapi ingat kelakuan dan perkataan mendagri bisa dikatakan rasial, tapi rasial kategori halus emoticon-Ngakak

emang seluruh anak buah sby engga ada wibawanya.... coba mentri jaman pak harto , pertama ane hapal semuanya, kedua engga banyak omong dan sedikit berwibawa dan juga sedikit juga bawa duit rakyat emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak.......
nunggu jawaban mendagri
haha mendagri kok ngomong ga pake otak. selalu "takutnya" "takutnya"... bencong amat sih. halahhhh fak emoticon-fuck
Quote:Original Posted By pangdoger
gamawan gak sepenuhnya salah kok
dia hanya maen aman aja
gak menolak langsung tapi juga gak terang2an setuju emoticon-Embarrassment


yup, tapi lebih memihak pendemo menurut ane gan emoticon-Malu (S)
tapi dia gak berani frontal belanya, tapi kebaca lah emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By bukan_hp_nokia
emoticon-Ngakak
Calon HT nih tritnya gan.

mentri ini kayaknya gedeg banget ame jokohok ya


aminnnn.....emoticon-Malu (S)
mantap koh ahok...teruskan....
gimana nih komeng mendagri...emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By ujungcakrawala

Emang enak diomelin ahok emoticon-Ngakak
ditunggu jawaban dari om gamawan emoticon-Big Grin


emoticon-Ngakak

Gamawan ini memang bakat kena omel karena pernyataannya sendiri, gan.......

Si Gamawan juga habis kena kicauan Nazaruddin yang menuduh Gamawan melakukan kebohongan publik terkait dugaan korupsi proyek elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)...........

hajar terus Pak Ahok biar pada tahu diri semua tuh para bejebat