alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52441566bbf87bd84800000b/partai-pengibulan-sejati-anis-mata-300-juta-buat-biaya-survei-indo-barometer
Kesel 
[cuci otak pemilih] ANIS MATA: 300 JUTA BUAT BIAYA SURVEI INDO BAROMETER
[PARTAI PENGIBULAN SEJATI] ANIS MATA: 300 JUTA BUAT BIAYA SURVEI INDO BAROMETER
"INI PASTI ULAH WAHYUDI, AMERIKI, AMEJONO...."

[PARTAI PENGIBULAN SEJATI] ANIS MATA: 300 JUTA BUAT BIAYA SURVEI INDO BAROMETER
anaknya segambreng...

Jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK memperdengarkan dua rekaman percakapan Anis Matta dengan Ahmad Fathanah. Dalam pembicaraan disinggung juga soal uang.

Dua rekaman yang diputar adalah pembicaraan mengenai gugatan hasil hitung suara Pilkada Takalar, Sulsel, ke MK dan pembicaraan soal hitung cepat untuk Pilgub Sulsel.

Namun sayang, bunyi rekaman tidak terlalu jelas terdengar. Berikut sebagian petikannya:

Fathanah: Berarti gini aja, ana yang cover duluan. Saya rasa itu kan penting sekali.
Anis: (tidak jelas)
Fathanah: kira-kira besok saya bisa siapkan, 30 ribu ya
Anis: 300
Fathanah: oh 300 dalam rupiah
Fathanah: dia senang karena kita yang... (terpotong)
Anis: kita sudah 80 persen ke situ.. (tidak jelas)

Usai diputar rekaman, hakim langsung mengkonfirmasi ke Anis Matta. Menurut presiden PKS tersebut, uang digunakan untuk quick count.

"Jadi itu setahu saya untuk quick count karena sudah mau pencoblosan (Pilgub Sulsel)," terang Anis.

Anis mengaku menyebut angka Rp 300 juta karena Fathanah bertanya biaya quick count untuk calon gubernur yang didukung PKS yakni Ilham Arief Sirajuddin. "Itu biaya quick count, karena beliau bertanya saya jelaskan," tuturnya.

Di akhir sidang, Fathanah membenarkan keterangan Anis. "Semua sesuai," ujarnya.

Soal duit 30 ribu (tidak disebutkan mata uang, red), Fathanah menyebut itu untuk biaya quick count yang rencananya akan dikerjakan Indo Barometer. "Ada Pak Qodari," ujarnya.

[url]http://news.detik..com/read/2013/09/26/171259/2370501/10/rekaman-fathanah-anis-diperdengarkan-ada-omongan-soal-duit?991101mainnews[/url]
lagi lagi the power of money ... semoga ni partai munafik cepetan hilang dari bumi pertiwi
Berapa sih biasanya tarif quick count oleh lembaga survey? emoticon-Big Grin
partai munafik
ga ngerti soalnya ga jelas...mudahan ada teknologi yg mampu merjernihkan hasil sadapan tersebut
Quote:Original Posted By nevertalk
Soal duit 30 ribu (tidak disebutkan mata uang, red), Fathanah menyebut itu untuk biaya quick count yang rencananya akan dikerjakan Indo Barometer. "Ada Pak Qodari," ujarnya.


Ini contoh hasil kerja bayarannya:

http://www.tribunnews.com/regional/2...di-maros-salah

[PARTAI PENGIBULAN SEJATI] ANIS MATA: 300 JUTA BUAT BIAYA SURVEI INDO BAROMETER

Quote: Pemilihan Gubernur Sulsel
Hasil Quick Count Pilkada Sulsel di Maros Salah
Minggu, 27 Januari 2013 17:17 WIB

TRIBUNNEWS.COM, MAROS - KPU Maros telah merampungkan penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di tingkat Kabupaten, Minggu (27/1/2013).

Yang mengejutkan, hasil penghitungan manual KPU Maros ini berbeda dari hasil quick count Indo Barometer dengan selisih cukup jauh, sekitar tujuh persen.

Indo Barometer juga salah menentukan siapa pemenang. Menurut Indo Barometer, Pilkada Sulsel di Kabupaten Maros dimenangkan pasangan incumbent Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) dengan 50,28 persen.

Sedangkan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakar (IA) hanya meraih 45,3 persen dan pasangan Rudiyanto Asapa-Andi Nawir (Garuda-Na) meraih 4,41 persen.

Perhitungan suara manual KPU Maros menghasilkan komposisi perolehan suara sebagai berikut:

1. IA meraih 86.907 suara atau 52,99 persen (beda sekitar tujuh persen dari Indo Barometer)

2. Sayang meraih 70.806 suara atau 43,17 persen (beda sekitar tujuh persen dari Indo Barometer)

3. Garuda-Na meraih 6.294 suara atau 3,8 persen (beda sekitar satu persen dari Indo Barometer).

Menurut hasil penghitungan suara secara manual oleh KPU Maros tersebut, pemenang di Maros bukan Sayang seperti hasil quick count Indo Barometer melainkan IA.

Hasil penghitungan manual KPU Maros menjadi penting karena publik Sulsel saat ini sudah terlanjur percaya kepada hasil quick count dimana Sayang sebagai pemenang.

Perbedaan hasil quick count dengan penghitungan manual sebesar tujuh persen juga sangat signifikan karena Indo Barometer mengklaim margin error quick count mereka hanya satu persen.

Seperti dimuat TRIBUNnews.com pada 22 Januari 2013, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menjelaskan, margin of error sebesar ± 1% pada tingkat kepercayaan 99 persen.

Hasil penghitungan manual KPU Maros menunjukkan "error"-nya bukan satu persen tapi sekitar tujuh persen.

Kubu IA mengklaim memenangkan Pilkada Sulsel berdasarkan real count. Sementara semua lembaga yang menyelenggarakan quick count menempatkan Sayang sebagai pemenang.

KPU Sulsel akan mengumumkan hasil Pilkada Sulsel pada 30 Januari 2013.(*)
masih samar samar ya gan percakapannya? emoticon-Belo
intinya cara main PKS tuh sama dengan partai yang lain.
bedanya cuma ditampilan luarnya aja, kalau jurus2 politiknya sih masih cara lama, baik yang pake duit maupun nggak.
ane gak mau milih PKS lagi kapok emoticon-Matabelo
banyak banget ya .. n gampang banget pake duit rakyat emoticon-Ngacir Tubrukan