alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52440b73a2cb17753f000010/kiprah-prabowo-subianto-amp-peringatan-hari-tani-24-september-2013
KIPRAH PRABOWO SUBIANTO & PERINGATAN HARI TANI 24 SEPTEMBER 2013
24 September diperingati sebagai “Hari Tani”. Saat inilah, kaum tani di negeri tercinta perlu untuk berkaca sekaligus membaca tanda-tanda zaman yang ada. Kaum tani pantas untuk merenung dan mempertanyakan nasib yang menimpa nya setelah Indonesia 68 tahun merdeka.

Benarkah selama 68 tahun bangsa ini mengenyam kemerdekaan nya, maka kaum tani sudah mampu merasakan nikmat nya hidup dan bermasyarakat di tanah merdeka ? Atau kah masih belum, dimana sekarang ini kaum tani masih hidup menderita dan penuh keprihatinan ? Jawaban nya tentu bakal menarik, karena siapa tahu di balik jawaban yang disampaikan, akan terkuak bagaimana sesungguh nya potret kaum tani di negeri ini.

Di sisi lain, bangsa kita juga mengenal sosok pembela kaum tani yang secara ikhlas telah mengabdikan diri untuk tampil menjadi pemimpin kaum tani yang bergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Itulah Prabowo Subianto, sosok yang dikenal tegas dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejuangan selaku patriot. Dibawah kepemimpinan nya hampir 8 tahun HKTI tampat mampu mengakarkan organisasi hingga ke pelosok-pelosok tanah air.


Rata-rata orang akan mengidentikan HKTI dengan Prabowo. Dalam rangka menghangatkan Hari Tani 2013 ini, tentu tidak terlampau berlebihan bila kita mencoba untuk mencari kaitan antara perjalanan Prabowo selaku pembela kaum tani dengan harapan-harapan masyarakat terkait dengan peringatan Hari Tani itu sendiri.

Spoiler for Prabowo Menanam Bibit (fb.com/gerindra):


Kesejarahan


Sekali pun secara “nilai kesejarahan” kaum tani di negara kita memiliki peran strategis dalam memerdekakan bangsa (soko guru revolusi), menggapai kesejehtraan rakyat (soko guru pembangunan), mengusung perubahan dan pembaharuan (soko guru reformasi), ternyata kondisi dan kehidupan nya tetap tidak terlalu banyak mengalami perubahan yang berarti.

Dibandingkan dengan warga bangsa lain nya, kaum tani (baca : petani gurem dan petani buruh), terekam masih hidup memprihatinkan. Jerat-jerat kemelaratan masih kental mewarnai kehidupan sehari-hari nya. Cengkraman kemiskinan tampak belum dapat dilepaskan dalam kehidupan nya. Bahkan yang nama nya hidup sejahtera, dalam dunia kaum tani, kelihatan nya masih tetap menjadi sesuatu yang utophis.


Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prabowo Subianto berulang-kali menegaskan, makna kemerdekaan di mata kaum tani adalah petani sejahtera. Itu sebab nya, mengapa banyak kalangan yang berpendapat, mestinya “kesejahteraan petani” inilah yang dijadikan kebijakan prioritas para pemimpin di negeri ini. Bukan yang lain.

Oleh karena itu, betapa lucu nya jika dibalik keagrarisan negeri ini, ternyata Pemerintah yang sedang manggung, malah tidak memberi perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pengembangan pertanian nya. Lebih celaka nya lagi, kebijakan regulasi untuk melindungi sektor pertanian sekaligus membela kaum tani nya, tidak pernah digarap dengan serius. Ini yang benar-benar memilukan.

Hari Tani yang kita peringati saat ini, sepantas nya mampu dikemas sedemikian rupa, sehingga berbeda dengan peringatan tahun-tahun sebelum nya. Kalau selama ini, peringatan Hari Tani lebih bernuansa seremonial, tanpa ada nya target yang jelas, maka mulai sekarang dan seterus nya, perlu dipertegas apa yang menjadi cita-cita ideal setiap kita memperingati Hari Tani.

Arti nya, bila kita sepakat untuk membebaskan kaum tani dari kemiskinan, maka perlu diskenariokan bagaimana pencapaian nya, berapa lama kurun waktu yang dibutuhkan nya, langkah terobosan apa yang dimintakan dan siapa yang harus bertanggungjawab untuk mendampingi, mengawal, mengawasi dan mengamankan program-program yang digelindingkan nya itu.


Harapan


Berdasarkan pengamatan yang menyeluruh, peringatan Hari Tani di negara kita, rasa nya belum mengedepan menjadi “gerakan” yang sistemik. Hal ini jelas sangat berlainan dengan peringatan Hari Buruh, yang senantiasa hangat, penuh harap dan mencuat nya tuntutan perubahan. Peringatan Hari Tani, terekam lebih bersifat kegiatan-kegiatan parsial dan dilakukan oleh sebagian kecil golongan masyarakat.

Hari Tani belum menjadi kebutuhan Nasional. Hari Tani lebih banyak diperingati oleh beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergiat di sektor pertanian atau pun beberapa organisasi tani yang selama ini getol memperjuangkan hak-hak dasar kaum tani di muka bumi ini.

Harapan kita, ke depan selayak nya, Pemerintah mampu memberi slot khusus terhadap peringatan Hari Tani. Jika selama ini, peringatan Hari Tani lebih banyak diisi oleh hingar bingar nya pernyataan yang rata-rata melakukan “penggugatan” terhadap beragam kebijakan Pemerintah, maka di masa mendatang, sebaik nya ada juga komitmen bersama antara Pemerintah dengan para aktivis pejuang petani.

Komitmen inilah yang diharapkan mampu menjadi “agenda bersama” guna mewujudkan cita-cita perjuangan kaum tani ke arah yang diimpikan nya. Kita percaya seorang Prabowo Subianto akan selalu merasa terpanggil untuk memainkan peran strategis nya selaku “prime mover’ dalam melakukan pembelaan dan perlindungan terhadap kaum tani. Dirgahayu Petani Indonesia !
selama 08 mimpin HKTI ga ada kedengeran gebrakan yg menyejahterakan anggotanya, petani tetap miskin, bahan pangan tetap ngimpor, kebijakan tetap tak berpihak pada petani.

pertanyaan ane, kalo mimpin HKTI aja ga ngefek buat anggotanya, gimana mau mimpin indonesia?

Emang Kiprahnya Apa Aja Gan, Kalau cuman acara seremonial ya gak ngefek buat petani.....

emoticon-Ngakak
Biasa mau pilpres, semua kegiatannya langsung di publis ke publik

dari kemarenan ga ada beritanya apa


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
program nya banyak yg bagus HKTI ini, cuma sayang nya pemain dibawah banyak yg bermain. ane ambil satu contoh untuk singkong.

temen ane petani punya lahan 5 hektar tapi dia ga punya modal untuk nanem singkong. akhirnya kerja sama bagi hasil dengan HKTI. petani pemilik lahan duduk manis dirumah dan HKTI mengurus semua. saat panen nanti hasil dibagi 2 pemilik lahan 40% dan HKTI 60% yg katanya 20% untuk calo pencari lahan dan hasil panen nya pun tidak memuaskan karna singkong kecil.biasa nya 1 hektar bisa 40 juta untuk bibit biasa dan 80juta untuk bibit super tapi hasil nya tidak sampai 10 juta perhektar. dicurigai modal dari HKTI pusat untuk membeli bibit,pupuk dll, di korupsi oleh pemain di lapangan.

harusnya seperti suharto selalu melakukan incognito alias blusukan sampe nginep di rumah petani. dulu indonesia pengekspor terbesar utk beras,kedelai dll. tidak seperti skarang semua mahal dan semua impor
Quote:Original Posted By mussote
selama 08 mimpin HKTI ga ada kedengeran gebrakan yg menyejahterakan anggotanya, petani tetap miskin, bahan pangan tetap ngimpor, kebijakan tetap tak berpihak pada petani.

pertanyaan ane, kalo mimpin HKTI aja ga ngefek buat anggotanya, gimana mau mimpin indonesia?



Kalau tidak ada aksi nyatanya, Prabowo tidak akan terpilih kembali sebagai Ketua HKTI selama dua periode (2010-2015). Perlu diketahui kebijakkan untuk mengimport itu karena sistem perekonomian kita menganut sistem neoliberalisme, dan yang menetapkan kebijakkan tersebut adalah pemerintah. Sudah sejak lama dan berulang kali HKTI melalui Prabowo menyuarakan ekonomi kerakyatan dengan petani sebagai basis perjuangan. Berbagai macam lobby juga telah dilakukan, beberapa diantaranya dengan bank swasta untuk memberikan pinjaman kepada para petani tanpa agunan serta melakukan negosiasi dengan menteri perekonomian terkait kebijakkan yang pro petani agar mampu mengangkat kesejahteraan kaum tani. Perlu diketahui, mensejahterakan seluruh petani perlu tahapan dan proses, apa lagi tanpa ada dukungan kebijakkan pemerintah yang pro petani. Semuanya perlu waktu dan tahapan. Mohon dipahami kembali materi yang benar dan jelas. Terima kasih.
Quote:Original Posted By funrise
Emang Kiprahnya Apa Aja Gan, Kalau cuman acara seremonial ya gak ngefek buat petani.....

emoticon-Ngakak


Lakukan loby dengan pemerintah untuk program kebijakkan yang pro rakyat, lakukan negosiasi dengan bank untuk memberikan kredit tanpa agunan kepada petani, memberikan jaminan lahan garapan, rutin melakukan penyuluhan, dan banyak hal lainnya. Mari berpartisipasi, bergerak dengan hal terkecil mulai sekarang!
Quote:Original Posted By yojneman
program nya banyak yg bagus HKTI ini, cuma sayang nya pemain dibawah banyak yg bermain. ane ambil satu contoh untuk singkong.

temen ane petani punya lahan 5 hektar tapi dia ga punya modal untuk nanem singkong. akhirnya kerja sama bagi hasil dengan HKTI. petani pemilik lahan duduk manis dirumah dan HKTI mengurus semua. saat panen nanti hasil dibagi 2 pemilik lahan 40% dan HKTI 60% yg katanya 20% untuk calo pencari lahan dan hasil panen nya pun tidak memuaskan karna singkong kecil.biasa nya 1 hektar bisa 40 juta untuk bibit biasa dan 80juta untuk bibit super tapi hasil nya tidak sampai 10 juta perhektar. dicurigai modal dari HKTI pusat untuk membeli bibit,pupuk dll, di korupsi oleh pemain di lapangan.

harusnya seperti suharto selalu melakukan incognito alias blusukan sampe nginep di rumah petani. dulu indonesia pengekspor terbesar utk beras,kedelai dll. tidak seperti skarang semua mahal dan semua impor


Terima kasih banyak gan untuk masukkannya. Ayo kita sama-sama bergerak, kalau ada oknum-oknum yang melakukan kecurangan silahkan laporkan ke www.LaporPrabowo.com aja gan, supaya Pak Prabowo dapat mengetahui semua anak buahnya yang bekerja maksimal untuk rakyat.
Quote:Original Posted By rumeng84
Biasa mau pilpres, semua kegiatannya langsung di publis ke publik

dari kemarenan ga ada beritanya apa


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


Tidak ada salahnya gan menyampaikan kegiatan aksi nyata dihalaman ini kan? Agar publik tahu dan dapat mengenali siapa saja, apa yang telah dilakukan, bagaimana track recordnya pilihan mereka nantinya. Menggunakan media sosial dengan cara yang baik, tepat, dan benar dalam menyampaikan informasi.
Quote:Original Posted By gerindra08


Terima kasih banyak gan untuk masukkannya. Ayo kita sama-sama bergerak, kalau ada oknum-oknum yang melakukan kecurangan silahkan laporkan ke www.LaporPrabowo.com aja gan, supaya Pak Prabowo dapat mengetahui semua anak buahnya yang bekerja maksimal untuk rakyat.


mau lapor pak prabowo, pt kertas nusantara udah 3 bulan gak gajian emoticon-Smilie 14.000 orang lho..

Quote:Original Posted By yojneman
program nya banyak yg bagus HKTI ini, cuma sayang nya pemain dibawah banyak yg bermain. ane ambil satu contoh untuk singkong.

temen ane petani punya lahan 5 hektar tapi dia ga punya modal untuk nanem singkong. akhirnya kerja sama bagi hasil dengan HKTI. petani pemilik lahan duduk manis dirumah dan HKTI mengurus semua. saat panen nanti hasil dibagi 2 pemilik lahan 40% dan HKTI 60% yg katanya 20% untuk calo pencari lahan dan hasil panen nya pun tidak memuaskan karna singkong kecil.biasa nya 1 hektar bisa 40 juta untuk bibit biasa dan 80juta untuk bibit super tapi hasil nya tidak sampai 10 juta perhektar. dicurigai modal dari HKTI pusat untuk membeli bibit,pupuk dll, di korupsi oleh pemain di lapangan.

harusnya seperti suharto selalu melakukan incognito alias blusukan sampe nginep di rumah petani. dulu indonesia pengekspor terbesar utk beras,kedelai dll. tidak seperti skarang semua mahal dan semua impor


kapan indonesia ekspor bahan pangan ( / swasembada)? kayaknya cuma sekali
ada yg punya data valid?
ane bakal pilih prabowo kalo petrus dibangkitkan...
PRABOWO digugat 14.000
orang Buruhnya gara-gara Belum Bayar
Gajinya 3 bln

http://www.pesatnews.com/read/2013/0...at-karyawannya
Quote:Original Posted By mussote


mau lapor pak prabowo, pt kertas nusantara udah 3 bulan gak gajian emoticon-Smilie 14.000 orang lho..



Duitnya abis buat tim pencitraannya kale? Mungkin maka dari itu harus sukses capres supaya bisa balik modal buat bayar gajiann karyawan?

Quote:Original Posted By mussote


mau lapor pak prabowo, pt kertas nusantara udah 3 bulan gak gajian emoticon-Smilie 14.000 orang lho..



Silahkan dilaporkan, berikut data lengkapnya. Jika memang perlu, saran kami silahkan laporkan kepada pihak yang berwajib jika memang neyalahi aturan perjanjian. Terima kasih.
Quote:Original Posted By demusnocin


Duitnya abis buat tim pencitraannya kale? Mungkin maka dari itu harus sukses capres supaya bisa balik modal buat bayar gajiann karyawan?



Pemilu adalah titik penentuan nasib bangsa selama minimal kurun waktu 5 tahun, apakah akan berubah atau sebaliknya dengan calon terpilih, bukan lelang tender untuk mencari proyek gan. Perjuangan merebut kekuasaan secara konstitusional untuk menentukan kebijakkan pro rakyat, bukan ambisi rendahan seperti itu. Pergerakkan yang benar akan menghasilkan buah yang baik, kami kembalikan kepada rakyat, merekan memilih, dan mereka yang menentukan. Terima kasih.
mau nanya nih soal pangan di Indonesia, kita inginnya Indonesia bisa surplus pangan dengan kata lain gak usah impor lagi, tapi lahan pertaniannya mulai berkurang aku denger. gimana cara Prabowo dan Gerindra mengatasi itu?
waduh threadnya kok kayanya semi iklan yah hehehe
Quote:Original Posted By fadhlierlanda
mau nanya nih soal pangan di Indonesia, kita inginnya Indonesia bisa surplus pangan dengan kata lain gak usah impor lagi, tapi lahan pertaniannya mulai berkurang aku denger. gimana cara Prabowo dan Gerindra mengatasi itu?


klo boleh menjawab, bukannya ane membela masalah prabowo atau gerindra ye,,, cuman untuk permasalahan surplus pangan n ga usah import di indonesia tu sangat2 mudah,,, kenapa ane bilang mudah? karena basis geografis indonesia tu mendukung, dimana matahari dan hujan terus mengguyur tanah ini, dan tentunya laut, liat aja dimana2 pulau selalu dikelilingi laut, jelas2 disitu lah ikan dan pangan by laut dengan mudah untuk di kelola. Masalah lahan,,,, nah masalah lahan yang berkurang memang gak bisa di pungkiri lahan berkurang, tetapi tu semua akan mudah jika ada POWER of Will by goverment, dimana pemerintah punya duit, dan tentunya kebijakan, tentunya sangat mudah untuk membuka lahan pertanian toh?

anggap saja per Ha di beli dengan harga Rp. 5,000,000 (udah kemahalan klo di daerah terpencil atau di daerah timur indonesia sekalian, untuk mendapatkan lahan 2000,000 Ha aja butuh dana 10T, anggap tetek bengeknya sama bibit dan infastruktur jadi 20T (ini mendekati dari alokasi BLT 2013 , dimana untuk memberi orang miskin sebanyak 18,5 juta RT dengan alokasi per bulan 150rb per RT selama 6 bulan membutuhkan 17T)
Sumber alokasi BLT.

Bandingkan dengan misalkan membuka sawah 2.000.000 Ha, dengan hasil panen per 4bulan per Ha = 6ton gabah, sumber 6 ton Gabah, dan per kg gabah kering dihargai rata-rata nya Rp 4000/kg, Sumber Harga Gabah, maka akan di hasilkan per panen (4bulan) gabah kering = 6000kg x Rp 4000 = Rp 24.000.000 (per 4 bulan) jadi per bulan nya mengasilkan Rp 24.000.000 / 4 = Rp 6000.000. Dan potong modal pupuk murah (subsidi pemerintah) dan bibit jadi Rp 5000.000 (net) , dan Anggap saja petani yang mengelola per Ha itu ada 5 orang, maka akan mendapatkan Rp 1000.000 / orang.

Jadi jika per Ha saja sudah bisa memberikan pekerjaan 5 orang petani dengan penghasilan per bulan Rp.1000.000 saja, maka akan dihasilkan 5 x 2000.000 Ha = 10 juta pekerja dengan penghasilan Rp 1000.000 / bulan, bandingkan dengan orang penerima BLT yang sebulan cuman di beri 150.000 saja per bulan. Dan klo pun di maksimalkan untuk mencapai 20 juta petani (lebih besar dibandingkan dengan jumlah RT penerima BLT (18,5jt orang), maka tinggal dibagi aja 1/2 nya, jadi per Ha di genjot menjadi 10 orang, sehingga per orang mendapatkan paling sedikit Rp 500,000/bulan. Nah bayangkan Rp 500.000/ bulan (unlimited) vs Rp 150.000/ bulan (Quota 6 bulan) dan ini baru asumsi kasar penanaman padi doank, belum lagi klo ada sistem tumpangsari atau tanaman lain yang lebih besar pendapatanya dan tentunya suport teknologi pangan dari pemerintah, pasti akan lebih gede lagi hasilnya

Ini ilustrasi ane loh gan,,, cuman menghitung2 aja antar kebijakan pemerintah sekarang, sama misi2 nya prabowo dalam menggalakan pertanian dan perikanan sebagai pondasi ekonomi. Ingat, klo pondasi ekonomi kuat, pasti akan kuat untuk menopang ekonomi2 diatasnya. Mungkin ada yang bisa memberikan ilustrasi lainya, dimana kebijakan2 berdasarkan the power of will by goverment sangat berperan penting dalam merubah semua sistem negara indonesia menjadi lebih baik