alexa-tracking

Soal Lurah Susan, Ahok: Mana Boleh Pindahin Orang karena Agama!

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5243f24805346aa432000009/soal-lurah-susan-ahok-mana-boleh-pindahin-orang-karena-agama
Soal Lurah Susan, Ahok: Mana Boleh Pindahin Orang karena Agama!
Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan posisi Lurah Lenteng Agung (LA) Susan Jasmine Zulkifli tetap aman meski 'digoyang' penolakan dari warga LA. Ahok menolak 'menggusur' Lurah Susan hanya karena agama.

"Pokoknya prinsipnya kita tidak mau pindahkan orang karena alasan agama. Nggak ada! Ini negara Pancasilais, mana ada pakai agama, mana boleh mindahin orang gara-gara agama!" ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2013).

Ahok menilai wajar demo warga LA yang mengirimkan keranda mayat pada Lurah Susan, Rabu (25/9/2013). Namun jika ada demo yang berujung anarkistis, maka pihaknya akan bertindak.

"Ini negara hukum. Pokoknya kita tidak pernah mau pertimbangkan pindahin orang karena faktor suku, agama, ras, nggak ada! Jadi nggak ada alasan itu sama sekali!" imbuh Ahok.

Ahok juga menolak menjawab surat dari pendemo Lurah Susan. Sebabnya, pertanyaan itu tidak masuk akal.

"Pertanyaannya saja nggak masuk akal, unsur agama yang dipakai. Jadi sudah ada satu orang datang ke sini marah-marah sama saya, kasih saya ultimatum 24 jam mesti pindahin Susan, saya bilang nggak ada urusan!" terang pria 47 tahun ini.

Meski didemo warganya, menurut Ahok, Lurah Susan tidak pernah mencurahkan isi hatinya pada bosnya itu. Bahkan saat Lurah Susan datang ke Balai Kota pada 2 minggu lalu, Lurah Susan tidak berbicara tentang penolakan warga LA.

"Dia (Lurah Susan) datang mau foto, abis diklat," ucap ayah 3 anak ini.

[url]http://news.detik..com/read/2013/09/26/123712/2370039/10/?nd772204topnews[/url]

=====

teorinya sech begitu...
tapi prakteknya entahlaahemoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment
Akan bisa jadi preseden buruk kalau sampai diturutin. Akan timbul disintegrasi dimana2 karena semua orang akan mencoba memaksakan keinginannya sendiri
cuma di negara Indonesia tercinta yang bisa begini ... emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)
Mana Boleh Pindahin Orang karena Agama!

KIta semuanya tinggal di dunia yang namanya BUMI, cuma satu planet ini yang ada manusianya

Negara ini bisa jadi negara mu tapi BUMI ini adalah Milik Bersama

YA Bukan ?emoticon-Malu (S)
kalau di turuti, pecah ini NKRI
satu pulau utk satu agama
Quote:Original Posted By h4nd
Akan bisa jadi preseden buruk kalau sampai diturutin. Akan timbul disintegrasi dimana2 karena semua orang akan mencoba memaksakan keinginannya sendiri

Mendagri Gamawan Fauzi malah minta Jokowi agar Susan dimutasi. Gak salah sih, Gamawan Fauzi berusaha menjalankan misinya sebagai kader bemo karat utk memanfaatkan isu ini demi mengikis saingan capres hasil konvensi. emoticon-Big Grin

Bukan cuma Ahok yg dukung lurah Susan. emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ozombie
Lurah Lenteng Agung Didemo
Ketua MUI: Warga Lenteng Agung Harus Diajarkan Soal Keberagaman

Rabu, 25 September 2013 15:33 WIB

Soal Lurah Susan, Ahok: Mana Boleh Pindahin Orang karena Agama!
Ketua Komisi Fatwa MUI Ma'ruf Amin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai, siapa pun tak bisa menggugat posisi Susan Jasmine Susan sebagai Lurah Lenteng Agung, hanya lantaran berbeda agama.

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin mengatakan, warga Lenteng Agung harus segera diajarkan tentang hidup dalam keberagaman. Baik keberagamaan etnis, budaya, maupun agama.

"Warga Lenteng Agung harus segera dididik agar bisa menerima dan hidup dalam keberagaman. Itu supaya mereka bisa menerima Susan Jasmine Zulkifli sebagai lurah meski agamanya berbeda," kata Maruf Amin kepada Tribun via telepon, Rabu (25/9/2013).

Menurut Amin yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antar Agama ini, warga harus bisa mendukung Susan Jasmine yang ditugaskan Pemprov DKI untuk menjadi lurah di daerah tersebut.

"(Susan) harus didukung, agar seluruh programnya untuk memajukan daerah itu bisa terlaksana secara baik. Kalau terus bermasalah seperti ini, warga bakal rugi karena kemajuan daerahnya terhambat," tandasnya.

Hal yang sama juga diutarakan Budayawan Betawi Ridwan Saidi. Menurutnya, tidak boleh ada yang mempersoalkan agama seseorang.

"Agama itu hak pribadi masing-masing. Termasuk Susan, dia berhak memilih agamanya sendiri. Jangan agama dijadikan pembenaran bagi kepentingan politik segelintir orang," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sekelompok orang kembali menggelar aksi menolak penempatan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung, di depan Kantor Kelurahan Lenteng Agung, Rabu (25/9/2013).

Pantauan Tribunnews.com, massa aksi juga menggelar aksi tanda tangan dengan membentangkan kain putih sepanjang 50 meter sebagai bukti penolakan warga terhadap Lurah Susan.

Massa juga membawa bendera kuning, sebagai simbolisasi matinya hati nurani Pemprov DKI Jakarta yang tidak mendengarkan tuntutan mereka.

http://www.tribunnews.com/metropolit...al-keberagaman


Lurah Lenteng Agung Didemo
Ridwan Saidi: Jangan Usik Lurah Susan
Rabu, 25 September 2013 14:32 WIB

Soal Lurah Susan, Ahok: Mana Boleh Pindahin Orang karena Agama!
Budayawan Ridwan Saidi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Budayawan Betawi Ridwan Saidi, ikut angkat bicara mengenai upaya penolakan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ridwan menegaskan, kalau tak ada alasan maupun dasar argumentasi yang kuat, setiap pihak jangan lagi mengusik posisi Susan Jasmine sebagai Lurah Lenteng Agung.

"Salahnya dia (Susan Jasmine) itu apa? Kalau tidak ada alasan yang kuat, jangan lagi diusik," tegas Ridwan Saidi kepada Tribun via telepon, Rabu (25/9/2013).

Siapa pun, kata dia, harus memiliki paramater yang jelas dan konkret untuk menilai Lurah Susan. Misalnya, dari aspek kinerja pelayanan publiknya. "Jangan diukur dari hal-hal yang tidak konkret atau bersifat pribadi. Tidak bisa itu," tukasnya.


Mantan anggota DPR RI 1977-1987 ini juga gusar, setelah mengetahui adanya aksi unjuk rasa sekelompok orang yang mengatasnamakan warga Lenteng Agung yang menolak Susan Jasmine sebagai lurah, Rabu pagi.

"Apa yang dimasalahkan oleh pendemo itu? Yang demo itu juga siapa, dari mana? Sudahlah, tidak ada masalah dengan Lurah Susan," tandasnya.

http://www.tribunnews.com/metropolit...ik-lurah-susan


Demo warga Lenteng Agung tolak lurah Susan cederai Pancasila
Reporter : Al Amin
Kamis, 26 September 2013 07:31:00


Aksi penolakan warga Kelurahan Lenteng Agung terhadap lurah baru mereka, Susan Jasmine Zulkifli (43) dianggap telah bertentangan konstitusi negara Republik Indonesia, yakni UUD 1945. Selain itu, penolakan tersebut juga dinilai mencederai Pancasila.

"Penolakan ini jelas bertentangan dengan konstitusi kita, UUD 1945 dan Pancasila sebagai salah satu unsurnya," jelas Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti saat dihubungi merdeka.com, Rabu (26/9).

Dia menambahkan, jika ada sebagian masyarakat yang menolak seorang pemimpin karena yang bersangkutan berbeda keyakinan dengan dirinya, mereka tidak berhak melakukan penolakan. Justru masyarakat yang melakukan penolakan itu harus dilawan.

"Itu artinya kelompok masyarakat belum memahami hakikat bernegara dengan memaksakan seorang pemimpin harus seusai dengan agama mayoritas," ujar dia.

Ray mengatakan, seorang pemimpin itu baru boleh ditolak, bahkan jika perlu didorong untuk diberhentikan jika dia terlibat pelanggaran hukum.


Sebelumnya, pada Rabu (25/9) siang, sejumlah warga Lenteng Agung kembali melakukan aksi damai menolak Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli. Aksi tersebut diawali dengan aksi jalan kaki hingga ke Kantor lurah Lenteng Agung.

Demo ini sebagai bentuk penolakan mereka pada sosok Lurah Lenteng Agung, Susan, lantaran keyakinan yang dianut Susan tak sama dengan mayoritas warga di wilayah binaannya. Salah satu pendemo, Muhammad Rusli Hamzah mengatakan, perbedaan keyakinan antara bu lurah cantik itu dan warga, membuat sejumlah kegiatan di lingkungan mereka terganggu.

http://www.merdeka.com/peristiwa/dem...pancasila.html


Dipertahankan Jokowi-Basuki, Lurah Lenteng Agung Masih Didemo
Sonya Suswanti
Rabu, 25 September 2013 | 10:50 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah menegaskan tidak akan mengganti Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung. Namun, masyarakat yang mengaku warga Lenteng Agung tetap melakukan aksi menolak kehadiran lurah cantik tersebut.

Ratusan orang menutup Jalan Agung Raya 1, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sejak pukul 08.00, Rabu (25/9/2013). Mereka tetap menuntut Gubernur DKI Jakarta mengoreksi dan mengkritisi penempatan lurah hasil lelang.

"Kami menunjukkan dengan aksi kedua kami bahwa aksi kami bukanlah aksi main-main. Jika aksi kita tidak ditanggapi juga, kita akan melakukan aksi yang selanjutnya," ujar Suhendi, orator aksi damai di depan Kelurahan Lenteng Agung.

Para pendemo yang juga banyak dihadiri ibu-ibu berbaju dan berkerudung putih melakukan aksi tabuh beduk, juga melafalkan berbagai nyanyian berbunyi permintaan pemindahan Lurah Lenteng Agung. Aksi ini juga dihiasi pengarakan keranda bertuliskan "Matinya Demokrasi di Kelurahan Lenteng Agung".

Aksi sebelumnya dilakukan pada Rabu (28/8/2013). Aksi kali ini dilakukan kembali dengan jumlah massa sekitar 600 orang.

Petugas gabungan berjumlah 346 orang dari Polsek Jagakarsa, Polsek Pasar Minggu, Koramil, Satpol 30, Sabhara Polda Metro Jaya 60, Brimob Polda Metro Jaya, dan Sabhara Polres Jakarta Selatan, tampak berjaga-jaga mengawasi aksi tersebut.

Akibat aksi demo ini, acara pengajian bulanan yang digelar di lantai 4 Kantor Kelurahan Lenteng Agung dibatalkan. Pihak kelurahan terpaksa melakukannya untuk mengantisipasi aksi penolakan tersebut.

Hal ini membuat ibu-ibu pengajian yang sudah datang bingung. Mereka amat menyayangkan aksi tersebut.

"Biasanya setiap bulan sekali ada pengajian PKK di sini. Tapi hari ini dibatalin karena ada demo," kata Yuyun (56), salah seorang peserta pengajian bulanan tersebut.


http://megapolitan.kompas.com/read/2...g.Masih.Didemo

MUI aja tidak mempermasalahkan lurah Susan. Bakal didengerin "warga" Lenteng Agung yg radikal itu atau tidak ya? emoticon-Big Grin

Demo "warga" Lenteng Agung kemarin. emoticon-Big Grin
Spoiler for "lucu-lucu":


Salah satu faktor radikalisme di Lenteng Agung. emoticon-Big Grin
Spoiler for "faktor radikal":


Quote:Original Posted By h4nd
Akan bisa jadi preseden buruk kalau sampai diturutin. Akan timbul disintegrasi dimana2 karena semua orang akan mencoba memaksakan keinginannya sendiri


Tapi pak menteri sudah memberi petuah gan.
Di pindahkan saja katanya emoticon-Ngakak (S)

Gak mw ribet sih gitu.
Tapi ini kan di sorot media.. pasti menyebar sana sini.

Sudah pasti jika suatu saat nanti akan muncul hal2 serupa di daerah2 lain.
Hari gini masi menilai orang dr suku, agama dan ras? emoticon-No Hope.. Yg ada nilai dr kinerja lah
setuju ama ko ahok,,, ga usah dipindahin itu lurah, liat kinerjanya aja jgn liat aqidahnya. Hanya mendagri guobloqqq yang ngomong diganti krn beda aqidah...mendagri guobloqq
Tuh Denger Orang2 Yang Demoan Katak pak Ahok
tuntutan ngaco gini gak boleh diturutin, bs menyebar dan akhirnya bikin NKRI pecah

pancasila dan uud 45 gak boleh kalah emoticon-I Love Indonesia (S)

semoga jokowi dan ahok bs menjadi benteng konstitusi yang tangguh emoticon-I Love Indonesia (S)
setuju HOK, kalo perlu taibokin aja tu warga laknat yang nolak lurah MILF gituemoticon-Genit
udah bukan rahasia..memeluk agama tertentu jd faktor penting unt jadi pejabat di sebagian.besar nkri ini. walaupun ga ada aturan tertulis tp pd praktiknya bnyk terjadi.
bayangin orang yg datang marah2, teriak2, maki2, dijawab ahok: "NDAK ADA URUSAN"emoticon-Ngakak
klo mereka diturutin, nanti akan ada banyak kejadian serupa di seluruh indonesia
mudah2an warganya bisa ngikutin keyakinan lurah susan aja. amin.
kalo ga diturutin tambah mewek lhooo
Agamamu adalah agamamu, agamaku adalah agamaku, mereka waktu pelajaran toleransi agama bolos kali ya
Yang demo itu kan otaknya terlambat Proses Evolusi-nya emoticon-Big Grin
klo menurut ane biarkan mereka demo sekehendak mereka biarkan jangan dihiraukan toh akhirnya bosen sendiri.... toh untuk merakyat tidak harus melalui acara keagamaan bisa dengan banyak cara arisan, kegiatan PKK, olahraga pagi dan ketika lurah dinas di kantor kelurahan juga bisa ngobrol sama warga yang sedang ada keperluan administrasi banyak lagi cara lainnya...

mereka yang demo ( individu individunya) itu mungkin ada kepentingan atau pikirannya masih tergolong pentium 1 harusnya diinstal ulang
×