alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5243ee69bccb17eb76000005/anis-matta-fathanah-perantara-wali-kota-makassar-ke-pks
Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS
Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

Jakarta - Presiden PKS Anis Matta mengakui Ahmad Fathanah menjadi perantara Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. Saat itu Ilham meminta dukungan PKS untuk maju di Pilgub Sulsel.

"Memang kita tahu beliau perantaranya Pak Ilham ke PKS," kata Anis di sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Kamis (26/9/2013).

Anis membenarkan, Ilham meminta dukungan partainya. Saat itu Ilham berkomunikasi dengan DPW PKS Sulsel. Segala urusan terkait Pilkada sebutnya dikelola DPW.

"Semua proses penentuan calon pemimpin daerah kita serahkan secara otonomi ke DPW untukk mengurusnya. Selanjutnya DPW mengajukan surat ke DPP untuk diserahkan," ujar Anis menjelaskan.

Anis mengaku mengenal Ilham dan pernah bertemu. "Tapi tidak ingat berapa kali," katanya menjawab intensitas pertemuan dengan Ilham.

Sebelumnya Ilham Arief Sirajuddin mengungkapkan kedekatan Ahmad Fathanah dengan petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ilham menyebut Fathanah dekat dengan Luthfi Hasan Ishaaq dan Anis Matta yang kini jadi Presiden PKS.

Dalam keterangannya saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Kamis (19/9/2013), Ilham mengaku berkawan lama dengan Fathanah tapi tidak mengetahui posisinya di kepengurusan PKS. "Tapi (Fathanah) dekat dengan pimpinan PKS, dengan presiden Luthfi Hasan dengan Sekjen Anis Matta," kata Ilham kala itu.

Kedekatan ini terlihat ketika Fathanah ikut sibuk mengurusi Rakernas PKS di Makassar yang juga dihadiri Luthfi dan Anis Matta."Waktu Rakernas di Makassar, beliau (Fathanah) orang paling sibuk mengatur-atur, sehingga semakin yakin beliau dekat dengan PKS.

Di sela Rakernas, Ilham Arief dipertemukan dengan Luthfi dan Anis. Ilham membicarakan permintaan dukungan PKS untuk pencalonan dirinya di Pilgub Sulsel. "Waktu Rakernas para petinggi PKS hadir, Fathanah memfasilitasi ketemu petinggi. Setelah itu komunikasi dengan Fathanah," ucapnya.

Dalam pembicaraan selanjutnya, Fathanah meminta uang Rp 10 miliar untuk mendapat rekomendasi dukungan PKS dalam Pilgub. Namun disanggupi Ilham Arief hanya Rp 8 miliar. Duit ini diserahkan Ilham Arief ke Fathanah secara bertahap dengan cara tunai dan transfer untuk diteruskan ke DPW PKS

[URL="http://news.detik..com/read/2013/09/26/132827/2370095/10/anis-matta-fathanah-perantara-wali-kota-makassar-ke-pks?9911012"]Sumber Detik[/URL]

Putra Luthfi Hasan Jadi Komisaris Utama PT Intim untuk Amankan Proyek

[URL="http://news.detik..com/read/2013/09/26/122223/2370021/10/putra-luthfi-hasan-jadi-komisaris-utama-pt-intim-untuk-amankan-proyek?nd771104bcj"]Sumber Detik[/URL]

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

Jakarta - Putra Luthfi Hasan Ishaaq, Hudzaifah Luthfi, menjadi komisaris utama PT Intim Perkasa. Keberadaan Hudzaifah untuk menggolkan proyek.

Keterangan ini disampaikan Dirut PT Intim Perkasa, Andi Pakurimba Sose, yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang pencucian uang Fathanah, Kamis (26/9/2013). Andi membenarkan keterangannya di BAP soal alasan memasukkan Hudzaifah di jajaran komisaris perusahaan.

"Kenapa Hudzaifah jadi komisaris utama? Untuk mengamankan proyek?" tanya hakim.
"Agar supaya investor percaya," kata Andi Pakurimba Sose.
"Agar mengamankan proyek perusahaan?" lanjut hakim.
"Iya," dijawab singkat Andi Pakurimba.

Dia menjelaskan nama Hudzaifah dicantumkan berdasarkan hasil rembukan petinggi perusahaan. Untuk membahas proyek kilang minyak, Andi Pakurimba pernah bertemu Fathanah di Hotel Kempinski.

Perusahaannya kala itu berencana membangun tangki minyak di Makassar. Saat itu Hudzaifah, Fathanah dan Ahmad Maulana menawarkan investor menawarkan investor dari Korea Selatan. Andi Pakurimba pernah bertemu dengan Fathanah di Hotel Kempinski.
bonmgkar semua deh .. kaya partai bemokrat hancuurrr emoticon-Najis

Hakim Tegur Anis Matta Agar Bicara Jujur

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

Sumber TRIBUN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Hakim Nawawi Pomolango menegur Presiden PKS Anis Matta agar jujur memberi keterangan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (26/9/2013). Hal itu dicetuskan Hakim Nawawi secara tiba-tiba saat Jaksa bertanya kepada Anis.

"Di ruangan ini kita bicara jujur. Jujur keharusan orang bermartabat, itu syariat juga," kata Nawawi.

Peringatan tersebut dikatakan Hakim Nawawi lantaran Anis dinilai tidak tegas menjelaskan urusan pembiayaan yang dibayarkan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dalam pencalonan Pilgub Sulawesi Selatan, yang diurus Fathanah.

"Tadi penuntut umum menyampaikan saksi Wali Kota Makassar memberi tahu pertemuan di Makassar dan segala sesuatunya diurus Fathanah. Anda beri jawaban yang yang jujur, apa perantara ini termasuk dari segi pembiayaan untuk mendapat dukungan dari PKS? Apakah istilah perantara yang digunakan meliputi pembiayaan?" Tanya Nawawi.

"Iya termasuk," jawab Anis Matta.

Dalam keterangannya, Anis Matta mengakui Ahmad Fathanah menjadi perantara Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin agar mendapat dukungan PKS untuk maju di Pilgub Sulsel.

"Memang kita tahu beliau perantaranya Pak Ilham ke PKS," kata Anis.

Anis membenarkan, Ilham meminta dukungan partainya. Saat itu Ilham berkomunikasi dengan DPW PKS Sulsel dan segala urusan terkait Pilkada, ujarnya dikelola oleh DPW.

"Semua proses penentuan calon pemimpin daerah kita serahkan secara otonomi ke DPW untukk mengurusnya. Selanjutnya DPW mengajukan surat ke DPP untuk diserahkan," kata Anis.

Selain Pilgub Sulsel, Fathanah Juga Urusi Calon PKS di Pilkada Takalar

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

Jakarta - Komunikasi Ahmad Fathanah dengan Presiden PKS Anis Matta soal Pilkada Takalar, Sulawesi Selatan, disinggung dalam sidang lanjutan. Fathanah dan Anis pernah berbicara mengenai gugatan calon PKS yang kalah Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

"Ada (pembicaraan), Fathanah bertanya kepada saya, eksekusi biaya termasuk pengacara. Tapi saya bilang jangan dulu," ujar Anis menjelaskan pembicaraannya dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Kamis (26/9/2013).

Menurutnya, keterlibatan Fathanah muncul karena Pilgub Sulsel dan Pilkada Takalar merupakan satu paket. Diakui Anis, Fathanah juga jadi perantara PKS dengan Ilham Arief Sirajuddin yang meminta dukungan pencalonan.

"Karena pelaksanaan Pilkada Takalar sebelum Pilgub," ujarnya.

Hakim ketua Nawawi Pomolango juga bertanya ke Anis soal keterkaitan Fathanah ikut terlibat dalam gugatan PKS. "Karena (Fathanah) sudah terlibat di Pilkada PKS," ujarnya.

Anis mengaku tidak tahu biaya pengurusan gugatan di MK. "Saya tidak tahu karena saya waktu itu tidak setuju," jelasnya.

[url]http://news.detik..com/read/2013/09/26/152726/2370338/10/selain-pilgub-sulsel-fathanah-juga-urusi-calon-pks-di-pilkada-takalar?nd772204btr[/url]
Patanah ini bukan kader pks, tapi dia yang minta dan megang uang mahar ilham arief buat pks
Kenapa uang maharnya gk diserahkan langsung ke pengurus partai emoticon-Belo
Kenapa ya ?
Apa sebelum masuk kas partai uangnya dibuat sesajen dulu ya emoticon-Ngakak
Ternyata calo jg dia
Quote:Original Posted By Vikutorika
Patanah ini bukan kader pks, tapi dia yang minta dan megang uang mahar ilham arief buat pks
Kenapa uang maharnya gk diserahkan langsung ke pengurus partai emoticon-Belo
Kenapa ya ?
Apa sebelum masuk kas partai uangnya dibuat sesajen dulu ya emoticon-Ngakak


Justru disitu gan peran spesial AF.
Mungkin juga AF ini emang udah disiapin sama petinggi2 PKS (baca:LHI,Anie..)

yang ane gak abis pikir tuh kenapa bisa2 nya Anis Mata jadi presiden PKS ?
Gw pikir Anis Mata itu bener2 fresh..
hmm tau nya..
kirain anies kenal biasa aja, sebagai sahabat LHI emoticon-Wowcantik


ternyata ngurusin duit mahar yee emoticon-Wowcantik
Mantap lah Ex-Presiden udah kena,

Sekjen yang naik jadi Presiden segera menyusul...

Masih menanti konfirmasi dari bung Fahri Hamzah
or Cyber Warrior Piyungan

*nunggu di pojokan dulu emoticon-Cendol (S)

Rekaman Fathanah-Anis Diperdengarkan, Ada Omongan Soal Duit

Jakarta - Jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK memperdengarkan dua rekaman percakapan Anis Matta dengan Ahmad Fathanah. Dalam pembicaraan disinggung juga soal uang.

Dua rekaman yang diputar adalah pembicaraan mengenai gugatan hasil hitung suara Pilkada Takalar, Sulsel, ke MK dan pembicaraan soal hitung cepat untuk Pilgub Sulsel.

Namun sayang, bunyi rekaman tidak terlalu jelas terdengar. Berikut sebagian petikannya:

Fathanah: Berarti gini aja, ana yang cover duluan. Saya rasa itu kan penting sekali.
Anis: (tidak jelas)
Fathanah: kira-kira besok saya bisa siapkan, 30 ribu ya
Anis: 300
Fathanah: oh 300 dalam rupiah
Fathanah: dia senang karena kita yang... (terpotong)
Anis: kita sudah 80 persen ke situ.. (tidak jelas)

Usai diputar rekaman, hakim langsung mengkonfirmasi ke Anis Matta. Menurut presiden PKS tersebut, uang digunakan untuk quick count.

"Jadi itu setahu saya untuk quick count karena sudah mau pencoblosan (Pilgub Sulsel)," terang Anis.

Anis mengaku menyebut angka Rp 300 juta karena Fathanah bertanya biaya quick count untuk calon gubernur yang didukung PKS yakni Ilham Arief Sirajuddin. "Itu biaya quick count, karena beliau bertanya saya jelaskan," tuturnya.

Di akhir sidang, Fathanah membenarkan keterangan Anis. "Semua sesuai," ujarnya.

Soal duit 30 ribu (tidak disebutkan mata uang, red), Fathanah menyebut itu untuk biaya quick count yang rencananya akan dikerjakan Indo Barometer. "Ada Pak Qodari," ujarnya.

[URL="http://news.detik..com/read/2013/09/26/171259/2370501/10/rekaman-fathanah-anis-diperdengarkan-ada-omongan-soal-duit?991101mainnews"]sumber[/URL]

Anis Matta Dicecar Soal Pembicaraan 'Eksekusi' dengan Fathanah

[URL="http://news.detik..com/read/2013/09/26/175339/2370618/10/anis-matta-dicecar-soal-pembicaraan-eksekusi-dengan-fathanah?nd771104bcj"]sumber[/URL]

Jakarta - Selain memutar rekaman pembicaraan antara Ahmad Fathanah dan Anis Matta yang membahas soal uang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK juga membuka tentang Pilkada. Ada kalimat soal dorong yang jadi perhatian utama.

Berikut sebagian rekamannya yang diputar di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (26/9/2013):

Fathanah: Saya dapat laporan dari ustad Luthfi bahwa Rozi dia itu mengatakan dijamin menang.
Anis: Oh gitu, bagus.
Fathanah: Jadi saya dorong aja ya. Kalau misalnya ustad Luthfi tanya, kita.... (tidak jelas). Saya dorong deh ya.
Anis: Boleh
Fathanah: Kita dijamin menang setelah membaca berkas perkara yang dimajukan di MK.

Anis Matta membenarkan soal isi rekaman tersebut berkaitan dengan Fathanah. Mereka sedang bicara soal Pilkada Takalar.

"Betul ini materi (rekaman) berkaitan dengan terdakwa. Ini terkait Pilkada Takalar dan PKS kalah di situ. Saya meminta jangan dieksekusi dulu. Saya harus bertemu dengan Fathanah. Tapi tidak jadi ketemu. Kita ingin gugat ke MK," ujar Anis dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Kamis (26/9/2013).

Hakim Nawawi Pomolango penasaran dengan maksud kata eksekusi dan dorong yang disampaikan. Dia pun sempat mencecar Anis.

"Saudara harus jujur dalam berikan kesaksian pengadilan. Apa betul eksekusi itu uang?" tanyanya

"Saya pahamnya begitu (uang). Tapi saya tidak tahu apa maksud terdakwa begitu," terang Anis.

Hakim Nawawi tak puas dengan jawaban tersebut. Kemudian menanyakan, siapa yang menanggung uang itu. Apakah benar yang menanggung uangnya adalah Fathanah?

"Itu yang saya pahami. Saya jelaskan ini tapi harus ketemu dulu," ujar Anis.

Setelah rekaman diputar, Jaksa KPK Muhibuddin menanyakan maksud kata 'dorong' yang disebut Fathanah seperti terdengar dari rekaman. "Saya tidak tahu persis. Dia mau eksekusi maksudnya. Saya tidak tahu persis," jawab Anis.

Saat diberi kesempatan, Fathanah menjelaskan kata 'dorong' yang dipertanyakan jaksa dan hakim. Dia bermaksud membicarakan persiapan Pilgub Sulsel dengan mengusahakan kemenangan di Pilkada Takalar.

"Dorong itu artinya mari kita mulai bicara lagi. Karena pilgubnya Ilham, harus didorong dengan kemenangan Pilkada Takalar. Kita push," papar Fathanah.

Anis Matta: Wajar PKS Dikasih Rp 8 Miliar untuk Menangkan Ilham

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menilai wajar uang Rp 8 miliar yang diberikan oleh Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin untuk partainya guna mendukung Pilgub Sulawesi Selatan. Menurut Anis uang itu bisa menjadi logistik menggerakan tim kampanye.

"Wajar itu kan untuk pemenangan," kata Anis dikonfirmasi wartawan usai bersaksi untuk terdakwa Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Ditegaskan Anis, uang itu masuk ke tim pemenangan yang anggotanya juga dari pengurus DPW PKS Sulsel. Dia berdalih bukan sebagai uang suap untuk memilih Ilham semata.

"Itu bukan dana mahar," ujarnya.

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

Anis menambahkan, segala urusan Pilkada diserahkan ke pengurus wilayah partai. Untuk Sulsel, DPP hanya memberi surat persetujuan dukungan pencalonan Ilham yang diajukan DPW.

Karena itu, Anis mengaku tak tahu rinci duit yang dikucurkan Ilham. DPP PKS terang dia tak pernah menerima laporan tertulis penggunaan uang yang diberikan.
perantara walkot ke PKS


ame


perantara PKS ke walkot



sama gak seh emoticon-Ngakak

gaya elu emoticon-Cape d...

Luthfi Hasan dan Anis Matta Siapkan US$ 25 Ribu Urus Pilkada

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

Liputan6.com, Jakarta : Terdakwa kasus suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan pencucian uang, Ahmad Fathanah, membenarkan kesaksian Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta yang menyebut dirinya pernah bersama-sama mengurus gugatan hasil Pilkada Takalar ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Anis Matta dan Fathanah Pernah Bersama Urus Gugatan Pilkada di MK Anis Matta dan Fathanah Pernah Bersama Urus Gugatan Pilkada di MK
Untuk mengurus gugatan itu, PKS menurut Fathanah telah menyiapkan uang sebesar US$ 25 ribu. "Uangnya dari mereka berdua. Pak LHI (Luthfi Hasan Ishaaq) dan Pak Anis Matta," jelas Fathanah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Uang tersebut, lanjut Fathanah, selain untuk membiayai pengurusan gugatan juga sekaligus untuk membayar pengacara yang ditunjuk PKS, Ahmad Rozi.

"Tapi itu untuk bayar pengacara Rp 250 juta untuk pengacara Ahmad Rozi," tukas Fathanah.

Dalam sidang yang mendengarkan rekaman sadap KPK, Fathanah juga sempat menawarkan opsi "dorong" kepada Anis Matta agar gugatan PKS dalam Pilkada Takalar, Sulsel, bisa "lancar".

Anis pun mengaku dorong yang dimaksud Fathanah adalah memberikan uang untuk pengurusan perkara di MK

Anis Matta dan Fathanah Pernah Bersama Urus Gugatan Pilkada di MK

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

Liputan6.com, Jakarta : Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengakui dirinya pernah mengurus gugatan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah Takalar, Sulawesi Selatan, ke Mahkamah Konstitusi (MK) bersama Ahmad Fathanah.

Anis Matta Akui Fathanah Perantara PKS dan Cagub Sulsel Anis Matta Akui Fathanah Perantara PKS dan Cagub Sulsel

Pengakuan itu diungkapkan Anis saat menjadi saksi terdakwa suap impor daging Kementerian Pertanian dan pencucian uang, Ahmad Fathanah.

"Pernah. Jadi waktu itu kita (PKS) kalah Pilkada Takalar. Dan kita ikut menggugat di MK," kata Anis Matta di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9/2013).

Pernyataan Anis Matta itu menanggapi rekaman sadapan pembicaraannya dengan Fathanah yang diputar Jaksa Penuntut Umum. Dalam rekaman tersebut sempat terdengar kata-kata 'dorong' dari Fathanah yang mengurus gugatan ke MK.

"Ini apa yang dimaksud dengan 'biar saya yang dorong'?" tanya Jaksa kepada Anis Matta.

"Saya tidak tahu persis. Dia mau eksekusi maksudnya," jawab Anis.

Tak puas dengan jawaban Anis, Hakim Ketua Nawawi Pomolango pun minta Anis menjelaskan lebih detail apakah yang dimaksud dorong oleh Fathanah adalah memberikan uang untuk pengurusan perkara di MK.

"Saya pahamnya begitu (uang). Tapi saya tidak tahu apa maksud terdakwa begitu," sambung Anis.

Anis menuturkan, partainya berkepentingan mengajukan gugatan ke MK lantaran dalam waktu dekat bakal bertarung kembali di Pemilihan Umum Kepala Daerah Sulawesi Selatan.

"Karena Pilkada Takalar ini sebelum Pilkada Gubernur. Fathanah sudah terlibat saja di Pilkada Gubernur. Karena ini rangkaian," jelas Anis.

Pengakuan kedekatan Anis dengan Fathanah itu berbanding terbalik dengan kesaksian Saldi Matta. Saldi mengatakan kakaknya tidak mengenal dekat Fathanah.

"Dekat juga tidak," kata Saldi saat ditanya jaksa KPK, Rini Triningsih, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 12 September 2013.

Mendengar keterangan tersebut, JPU kembali menegaskan dengan menanyakan apakah Anis sering bertemu Fathanah. Saldi mengakui memang pernah bertemu, namun pertemuan itu terjadi ketika kakaknya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR. Pertemuan itupun dilakukan beramai-ramai, tidak seorang diri.

"Kalau ketemu, pernah. Ketemu di kantor, saat (Anis) masih di ruangan di DPR. Tapi selalu beramai-ramai," imbuh Saldi.

Hakim Sindir Anis Matta Dirikan Pabrik Benang Baru

Jakarta - Ketua Majelis Hakim, Nawawi Pomolango menyindir Presiden PKS, Anis Matta untuk memproduksi benang baru dengan mendirikan pabrik baru, jika susah menegakan benang basah.

"Kalau anda susah menegakkan benang basah. Kenapa tidak dirikan pabrik baru saja untuk buat benang baru," kata hakim Nawawi di penghujung kesaksian Anis dalam persidangan lanjutan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (26/9/13).

Sindiran itu berawal dari permintaan maaf Anis yang hadir mengenakan kemeja ungu lengan panjang itu lantaran datang satu jam setelah sidang dimulai. "Yang mulia, saya mohon maaf datang terlambat. Karena surat panggilan kedua baru saya terima sekitar pukul 10.00 WIB," ucap Anis.

Hakim Nawawi langsung menimpalinya dengan sindiran setelah mendengar permohonan itu. "Saya paham anda pekerja keras. Tugas anda kan menegakkan benang basah. Makanya saya bilang anda adalah pekerja keras," ucap hakim Nawawi.

Sebelumnya, Anis Matta pernah mengungkapkan istilah 'benang basah'. Anis mengungkapkan hal tersebut saat dirinya baru menjabat Presiden PKS, menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq yang menjadi terdakwa kasus yang sama dengan Fathanah.

Anis menyampaikan pernyataan itu lantaran serangan bertubi-tubi kepada PKS. Terlebih setelah skandal dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi mencuat dan menggoncang internal partai.

HANYA ANIS MATTA YANG PALING BERSIH DARI KORUPSI DAN PLING BERANI MEMBERANTAS KORUPSI

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

DUKUNG ANIS SEBAGAI PRESIDEN RI 2014

HANYA ANIS MATTA YANG PALING BERSIH DARI KORUPSI DAN PLING BERANI MEMBERANTAS KORUPSI

Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

DUKUNG ANIS SEBAGAI PRESIDEN RI 2014
Quote:Original Posted By dukungpks
Anis Matta: Fathanah Perantara Wali Kota Makassar ke PKS

DUKUNG ANIS SEBAGAI PRESIDEN RI 2014

gan gan, harga booking nya berapa semalam, PM aja

buat anjing gue lagi galau dia gak ML