alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5243a0d8be29a00f348b456d/ahok-tuding-ada-provokator-demo-lurah-susan
Peringatan! 
Ahok Tuding Ada Provokator Demo Lurah Susan
Ahok Tuding Ada Provokator Demo Lurah Susan

Ahok Tuding Ada Provokator Demo Lurah Susan


TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menilai pendemo Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli hanya dilakukan segelintir orang alias provokator. Motifnya pun, menurut Basuki, tidak jelas.

"Jangan-jangan mereka juga bukan warga Lenteng Agung," kata Basuki di Balai Kota pada Rabu, 25 September 2013. Basuki menegaskan tak akan menuruti permintaan warga. (Baca: Demo Lurah Susan Digerakkan Dua Tokoh Ini)

Wali Kota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor bahkan menuding ada provokator dalam demo tersebut. Dia mengaku sudah mengantongi nama-nama oknum yang melatarbelakangi penolakan. Menurut Syamsuddin, oknum-oknum ini malah datang dari golongan muda. "Kalau tokoh yang sepuh cenderung tidak mempermasalahkan," ujarnya. Begitupun dengan mayoritas masyarakat Lenteng Agung.

Syamsuddin menambahkan, akan mengadakan pendekatan kepada masyarakat, dan sering melibatkan Lurah Susan dengan kegiatan masyarakat.

Sumber:
http://id.berita.yahoo.com/ahok-tudi...235620870.html

Klo provokator, itu sudah bisa di pastikan ada, tar tinggal diselidiki sapa dibalik semua ini..... emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By ozombie
Selidiki ini saja. emoticon-Big Grin

Rabu, 25/09/2013 09:59 WIB
Di Depan Kantor Lurah Susan, Warga Gelar Spanduk dan Keranda Mayat
Moksa Hutasoit - detikNews

Ahok Tuding Ada Provokator Demo Lurah Susan
Jakarta - Penolakan warga Lenteng Agung, Jaksel akan sosok Lurah Susan Jasmine berlanjut. Mereka menyatroni kantor kelurahan. Ada sekitar 200-an warga yang berunjuk rasa. Mereka menggelar spanduk yang berisi tanda tangan penolakan di tengah jalan, dan keranda mayat.

Berdasarkan pantauan di depan kantor Kelurahan Lenteng Agung, Rabu (25/9/2013) warga berorasi menuntut agar Lurah Susan diganti. Mereka juga membawa kertas kuning tanda kematian yang dikibar-kibarkan.

Para pengunjuk rasa mengaku berasal dari perwakilan setiap RW. Selain para pria yang mengenakan pakaian muslim, ada juga ibu-ibu yang memakai kerudung ikut berunjuk rasa. Mereka datang diangkut dengan odong-odong hias.

Sementera itu, gerbang kantor kelurahan ditutup. Ada puluhan polisi yang berjaga. Unjuk rasa masih berlangsung tertib. Pimpinan pengunjuk rasa masih terus berorasi. Sayangnya mereka tak kooperatif, para pendemo dilarang memberikan keterangan kepada wartawan.

"Ibu-ibu jangan kasi keterangan ke wartawan, jangan. Hanya satu suara saja," kata seorang koordinator pengunjuk rasa.

[url]http://news.detik..com/read/2013/09/25/095942/2368627/10/di-depan-kantor-lurah-susan-warga-gelar-spanduk-dan-keranda-mayat[/url]

Ada yg takut ketahuan nih ye. emoticon-Big Grin


Demo tolak lurah Lenteng Agung diumumkan lewat masjid-masjid
Reporter : Saugy Riyandi
Rabu, 25 September 2013 12:33:04


Sejumlah warga Lenteng Agung menggelar demonstrasi menolak kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang menempatkan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung. Sebelum menggelar aksi tersebut, para peserta demo mengaku menerima ajakan melalui masjid-masjid setempat.

"Tahu kan udah diumumin di masjid-masjid kalau ada aksi ini," kata salah seorang pendemo, Yanti di depan Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (25/9).

Saat ditanya alasannya ikut berdemo, Yanti mengatakan sebagai Lurah Lenteng Agung, Susan tak pernah menghadiri pengajian karena berbeda agama. Padahal, dirinya berharap dengan kehadiran Susan membuat warga merasa lebih dekat.

"Iya bu lurah kalau ada pengajian enggak pernah hadir. Kita kan juga mau ngobrol sama bu lurah biar tahu kekurangan pengajian ibu-ibu," ungkapnya.

Dia pun mendukung ajakan dari para tetangganya yang meminta agar Susan tidak ditempatkan di Lenteng Agung. Namun, dia mengaku hanya membantu sejumlah pria agar aspirasinya ikut didengar Jokowi.

"Kita sih minta dia dipindah saja. Lagipula, kalau masyarakat sini kan mayoritas Islam. Jadi kita bantu para bapak-bapak biar aspirasinya didenger," pungkasnya.

http://www.merdeka.com/jakarta/demo-...id-masjid.html

Klaimnya pendemo bukan demo SARA tapi kok diumumin di masjid2? emoticon-Big Grin


Salah satu faktor radikalisme di Lenteng Agung. emoticon-Big Grin

Said Aqil: Ada 12 Yayasan Cikal Bakal Teroris
Laporan: Faisol Taselan
Kamis, 22 Agustus 2013 | 22:41 WIB


Metrotvnews.com, Surabaya: Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Jawa Timur menduga 12 yayasan Islam di sejumlah daerah adalah cikal bakal teroris di Tanah Air. Mereka mengajarkan doktrin pengeboman di Indonesia.

"12 yayasan Islam sebagai salafi Wahabi, penebar benih radikal dan teror yang mengajarkan doktrin pengeboman di Indonesia," kata Ketua Umum PBNU Kiai Haji Said Aqil Siradj usai melantik pengurus PWNU Jatim di Surabaya, Kamis (22/8).

Said mengatakan, salah satu yayasan itu adalah Yayasan Al-Fitroh, beralamat di Perumahan Galaxi Ruko 26-30, Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya. Yayasan ini diketuai Ainul Haris.

Di Jakarta, tambah Said, ada Yayasan Al-Sofwa di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. "Diketuai Maman Abdurrahmadan dan Farid Uqbah," jelas Said.

Ajaran salafi Wahabi juga ada di Jalan Kali Tanjung, Kecamatan Grahsan, Cirebon, Jawa Barat. Faham mereka, menurut Said, dibawa Yayasan As-Sunnah.

Said menjelaskan, salafi Wahabi memang tak mengajarkan cara mengebom. Tapi mereka Islam radikal. Mereka menganggap ziarah kubur itu bid`ah dan menuduh warga NU kafir sehingga halal untuk dibunuh.

"Ajaran mereka sedikit lagi jadi teroris. NU tegaskan tak terlibat terorisme. NU akan melawan dan siap di belakang Presiden bubarkan ormas radikal," tegas Said.

http://www.metrotvnews.com/metronews...-Bakal-Teroris
pertamax gan
Quote:Original Posted By skywalls
pertamax gan


apaan sih lu norak bener, btw atas ane pertamax gan,
provokatornya 2, pasukannya 18, makanya yang demo 20an orang mulu emoticon-Ngakak
ga perlu dituding semua juga tau pasti ada provokatornya...

masalahnya apakah provokator tersebut dibiarkan begitu saja ?

ingat Bhinekka tunggal ika coy emoticon-army
Selidiki ini saja. emoticon-Big Grin

Rabu, 25/09/2013 09:59 WIB
Di Depan Kantor Lurah Susan, Warga Gelar Spanduk dan Keranda Mayat
Moksa Hutasoit - detikNews

Ahok Tuding Ada Provokator Demo Lurah Susan
Jakarta - Penolakan warga Lenteng Agung, Jaksel akan sosok Lurah Susan Jasmine berlanjut. Mereka menyatroni kantor kelurahan. Ada sekitar 200-an warga yang berunjuk rasa. Mereka menggelar spanduk yang berisi tanda tangan penolakan di tengah jalan, dan keranda mayat.

Berdasarkan pantauan di depan kantor Kelurahan Lenteng Agung, Rabu (25/9/2013) warga berorasi menuntut agar Lurah Susan diganti. Mereka juga membawa kertas kuning tanda kematian yang dikibar-kibarkan.

Para pengunjuk rasa mengaku berasal dari perwakilan setiap RW. Selain para pria yang mengenakan pakaian muslim, ada juga ibu-ibu yang memakai kerudung ikut berunjuk rasa. Mereka datang diangkut dengan odong-odong hias.

Sementera itu, gerbang kantor kelurahan ditutup. Ada puluhan polisi yang berjaga. Unjuk rasa masih berlangsung tertib. Pimpinan pengunjuk rasa masih terus berorasi. Sayangnya mereka tak kooperatif, para pendemo dilarang memberikan keterangan kepada wartawan.

"Ibu-ibu jangan kasi keterangan ke wartawan, jangan. Hanya satu suara saja," kata seorang koordinator pengunjuk rasa.

[url]http://news.detik..com/read/2013/09/25/095942/2368627/10/di-depan-kantor-lurah-susan-warga-gelar-spanduk-dan-keranda-mayat[/url]

Ada yg takut ketahuan nih ye. emoticon-Big Grin


Demo tolak lurah Lenteng Agung diumumkan lewat masjid-masjid
Reporter : Saugy Riyandi
Rabu, 25 September 2013 12:33:04


Sejumlah warga Lenteng Agung menggelar demonstrasi menolak kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang menempatkan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung. Sebelum menggelar aksi tersebut, para peserta demo mengaku menerima ajakan melalui masjid-masjid setempat.

"Tahu kan udah diumumin di masjid-masjid kalau ada aksi ini," kata salah seorang pendemo, Yanti di depan Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (25/9).

Saat ditanya alasannya ikut berdemo, Yanti mengatakan sebagai Lurah Lenteng Agung, Susan tak pernah menghadiri pengajian karena berbeda agama. Padahal, dirinya berharap dengan kehadiran Susan membuat warga merasa lebih dekat.

"Iya bu lurah kalau ada pengajian enggak pernah hadir. Kita kan juga mau ngobrol sama bu lurah biar tahu kekurangan pengajian ibu-ibu," ungkapnya.

Dia pun mendukung ajakan dari para tetangganya yang meminta agar Susan tidak ditempatkan di Lenteng Agung. Namun, dia mengaku hanya membantu sejumlah pria agar aspirasinya ikut didengar Jokowi.

"Kita sih minta dia dipindah saja. Lagipula, kalau masyarakat sini kan mayoritas Islam. Jadi kita bantu para bapak-bapak biar aspirasinya didenger," pungkasnya.

http://www.merdeka.com/jakarta/demo-...id-masjid.html

Klaimnya pendemo bukan demo SARA tapi kok diumumin di masjid2? emoticon-Big Grin


Salah satu faktor radikalisme di Lenteng Agung. emoticon-Big Grin

Said Aqil: Ada 12 Yayasan Cikal Bakal Teroris
Laporan: Faisol Taselan
Kamis, 22 Agustus 2013 | 22:41 WIB


Metrotvnews.com, Surabaya: Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Jawa Timur menduga 12 yayasan Islam di sejumlah daerah adalah cikal bakal teroris di Tanah Air. Mereka mengajarkan doktrin pengeboman di Indonesia.

"12 yayasan Islam sebagai salafi Wahabi, penebar benih radikal dan teror yang mengajarkan doktrin pengeboman di Indonesia," kata Ketua Umum PBNU Kiai Haji Said Aqil Siradj usai melantik pengurus PWNU Jatim di Surabaya, Kamis (22/8).

Said mengatakan, salah satu yayasan itu adalah Yayasan Al-Fitroh, beralamat di Perumahan Galaxi Ruko 26-30, Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya. Yayasan ini diketuai Ainul Haris.

Di Jakarta, tambah Said, ada Yayasan Al-Sofwa di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. "Diketuai Maman Abdurrahmadan dan Farid Uqbah," jelas Said.

Ajaran salafi Wahabi juga ada di Jalan Kali Tanjung, Kecamatan Grahsan, Cirebon, Jawa Barat. Faham mereka, menurut Said, dibawa Yayasan As-Sunnah.

Said menjelaskan, salafi Wahabi memang tak mengajarkan cara mengebom. Tapi mereka Islam radikal. Mereka menganggap ziarah kubur itu bid`ah dan menuduh warga NU kafir sehingga halal untuk dibunuh.

"Ajaran mereka sedikit lagi jadi teroris. NU tegaskan tak terlibat terorisme. NU akan melawan dan siap di belakang Presiden bubarkan ormas radikal," tegas Said.

http://www.metrotvnews.com/metronews...-Bakal-Teroris
awas ada oknum2 teroris yg menunggangi, supaya lancar operasinya
orang udah males demo demo....
emoticon-Ngakak
TANGKAP!!
Yah jelas ada lah, pasti ada.
biang nya ahok sendiri gan

coba pikir siapa yang seenak nya mengganti lurah terdahulu

MALING TERIAK MALING
masak pimpinan di liat agamanya. itu mah cara ngak rasional
kalo liat pimpinan itu di liat kemampuanya dan ke jujurannya
contoh nya yg ada di senayan itu gimana
berapa yg baik berapa yg buruk.
kelihtan kan banyak sekali yg buruk
emoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Pleaseemoticon-No Sara Please
Pasti ada lah...
Buanyak panasbung di LA

emoticon-Ngakak
hahaha memang ane liat bodo ma primitif banget buat yg punya ide demo dan provokatornya, yah para pesrta demo yg kurang terpelajar yah jdnya ikt2an deh dgn alasan SEAGAMA
patutkah kepemimpinan diliat dr Agama? jd prestasinya? malah bnyk yg pada ngomongin akhlak2an
ini de yg plg ngakak bin ajaib, memang ssh kalau rakyat kt otaknya 2D doank, negara ini sulit maju2, makanya kalau negara itu berdasarkan education, jgnkan berdsrkan religi, dalam negara ya utamakan konstitusi drpd kitab suci
kalau berkenan ini nih kasi page one apa yang didemo tp malah warganya puji Susan (ane blm bs trh isi brita disini, kalau berkenan TS trh isi britnaya d page one)
[url]http://news.detik..com/read/2013/08/28/113613/2342829/10/ibu-ibu-peserta-demo-mengaku-cuma-ikut-ikutan-malah-puji-lurah-susan[/url]
Yang provokator itu orang yang meninggalkan masa jabatannya seperti anda. Baru beberapa bulan di Belitung, eh sudah ngebet pingin jabatan yang lebih besar. Benar2 pemimpin yang setia pada rakyatnya ya..
Quote:Original Posted By bapakspons
biang nya ahok sendiri gan

coba pikir siapa yang seenak nya mengganti lurah terdahulu

MALING TERIAK MALING


ah ha? ganti lurah krn alasanya apa??? ya karena kualitas dan prestasi kerja, yg g bs kerja = out, ini alasanya apa? Agama dijdin alasan? org bilang A anda bilang B g nyambung amat, nanti lurahnya pd g berskill, malas2an makan gaji buta, g bbecus kerja yah agan protesnya ke Ahok lagi, ssh deh kalau pikiranya masi primitif ma anda, MALINGNYA MANA YAH? MALING SALAH TERIAK MALING OE!!!!
Quote:Original Posted By bapakspons
biang nya ahok sendiri gan

coba pikir siapa yang seenak nya mengganti lurah terdahulu

MALING TERIAK MALING


Quote:Original Posted By plumbob
Yang provokator itu orang yang meninggalkan masa jabatannya seperti anda. Baru beberapa bulan di Belitung, eh sudah ngebet pingin jabatan yang lebih besar. Benar2 pemimpin yang setia pada rakyatnya ya..


Besar kemungkinan kedua orang ini adalah orang yang ikutan demo itu emoticon-Ngakak

Gan, nasi bungkus hari ini lauknya apa ? masih semur jengkol + sayur nangka ? ga bosen apa itu2 terus ? Harusnya koordinator demonya yang lebih dulu kalian demo biar dikasi yang agak bergizi dikit menunya, biar ga tolol terus kalian.
lucu jg ya bp saling tuding menuding, pdahal blum tntu bemar smua tudingamnya emoticon-Ngakak politik oh politik, engkau kotor, jahat , tp dibutuhkan dan dimainkan setiap peran emoticon-Ngakak
Panastak style : Labelilisasi dan ciptain musuh bersama buat jdi alas pencitraan dewanya emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By kefarhat.abbis
Panastak style : Labelilisasi dan ciptain musuh bersama buat jdi alas pencitraan dewanya emoticon-Cape d...

Jangan berkhayal dan lihatlah kenyataan. emoticon-Big Grin

Rabu, 25/09/2013 10:17 WIB
Pendemo Lurah Susan: Ucapan Salam di Lenteng Agung Jadi Good Morning
Moksa Hutasoit - detikNews


Jakarta - Lurah Susan Jasmine kembali didemo sekelompok orang yang mengaku warga Lenteng Agung, Jaksel. Mereka menolak keberadaan Susan karena persoalan keyakinan. Pendemo yang berjumlah sekitar 200-an orang ini pun meminta Gubernur DKI Jokowi memindahkan Susan.

"Sekarang ucapan salam di Lenteng Agung sudah diganti," teriak pendemo Haji Ruslan yang mengaku perwakilan warga RW O2 Lenteng Agung dalam unjuk rasa di depan kantor kelurahan di Lenteng Agung, Rabu (25/9/2013).

Ruslan berapi-api berorasi. Di depan pendemo yang terdiri dari para pria berpakaian muslim dan ibu-ibu berkerudung, dia membeberkan kalau ucapan salam kini sudah diganti.

"Sekarang ucapan salam menjadi good morning, selamat pagi, bonjour," terang dia.

Ruslan menerangkan, kata-kata itu yang dipakai Susan kala bertemu warga. Dia menyampaikan kekhawatirannya soal ucapan salam itu.

"Ini bisa mengganggu akidah," terang dia.


Susan merupakan lurah yang terpilih lewat proses lelang. Susan dikenal lurah yang doyan blusukan. Dia juga rajin menyambangi warga. Entah kenapa, karena hanya soal keyakinan dia demo sejumlah warga.

[url]http://news.detik..com/read/2013/09/25/101722/2368641/10/pendemo-lurah-susan-ucapan-salam-di-lenteng-agung-jadi-good-morning?9911012[/url]

Berarti imannya labil dan gampang terguncang dong gara2 ucapan selamat pagi. emoticon-Big Grin


Warga Lenteng cari-cari kesalahan Lurah Susan soal bendera
Reporter : Saugy Riyandi
Rabu, 25 September 2013 11:14:31


Warga Lenteng Agung kembali berdemonstrasi penolakan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menempatkan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung.

Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli dinilai tidak nasional dan menghargai para leluhur bangsa Indonesia. Alasannya, pada 17 Agustus lalu, Lurah Susan tidak memasang bendera merah putih di depan Kelurahan Lenteng Agung.

"Pada tanggal 17 Agustus, itu hari Kemerdekaan bangsa kita. Dan untuk menghormati para leluhur, kita harus memasang bendera merah putih tetapi Lurah Susan tidak memasang bendera merah putih di Kelurahan Lenteng Agung. Banyak warga dan tokoh masyarakat yang mengadu," ujar Tokoh masyarakat Lenteng Agung, KH. Sholihin Ilyas dalam aksi damai di Depan Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (25/9).

Dengan begitu, lanjut dia, Lurah Susan tidak menghormati perjuangan para leluhur bangsa Indonesia termasuk Presiden Soekarno.

"Ini sama saja lurah Susan tidak menghormati perjuangan para leluhur kita. Karena mereka telah berjuang untuk memerdekakan bangsa Indonesia termasuk Presiden Soekarno," tegas dia.

Namun rupanya para pendemo itu tidak mendapatkan data yang valid. Sebabnya, bendera di depan kelurahan selalu berkibar setiap hari. Jangankan ada hari besar atau perayaan, hari biasa pihak kelurahan mengibarkan bendera.

"Setiap hari selalu pasang bendera merah putih. Walaupun, ada aksi ataupun tidak kami tetap pasang," kata Debby, seorang staf kelurahan Lenteng Agung.

http://www.merdeka.com/peristiwa/war...l-bendera.html

Para pendemo itu belum tahu hukum "No Pic= Hoax". emoticon-Big Grin


Lagi, warga Lenteng Agung demo Lurah Susan
Ronald Steven
Rabu, 25 September 2013 - 11:22 WIB


Sindonews.com - Lagi-lagi, warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan melakukan demonstrasi di depan kantor Kelurahan Lenteng Agung. Aksi itu masih terkait dengan penolakan warga terhadap Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli yang menganut agama non muslim.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, setidaknya ratusan warga yang mengklaim dari Kelurahan Lenteng Agung turun menentang kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jumlah ini pun lebih besar dibandingkan massa demonstran sebelumnya yang hanya berkisar puluhan orang.

Dalam menggelar aksinya, pendemo tampak membawa bendera kuning dan tak ketinggalan spanduk-spanduk yang berisikan penolakan. Tujuan dari bendera kuning adalah sebagai gambaran bahwa hati nurani para pemegang kewenangan dan kuasa tidak mendengar aspirasi pendemo yang menolak Susan untuk memimpin warga sekitar.

Kemudian dari beberapa spanduk-spanduk tersebut di antaranya bertuliskan "Aksi Damai, Mengoreksi dan Mengkritisi Kebijakan Gubernur Atas Penempatan Lurah Hasil Lelang dan Doa Bersama", kemudian ada juga spanduk bertuliskan "Carilah Pemimpin yang se-akidah dengan mayoritas", "Beri Kami Lurah Semestinya, Bijaksanalah".

Salah seorang demonstran bernama Suparma mengatakan, bahwa dirinya bersama dengan warga lainnya menolak Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli karena dinilai sebagai seorang kafir.

"Hari ini kami demo menggunakan bendera kuning maksudnya untuk memberi gambaran bahwa Wali Kota Jakarta Selatan, Gubernur, hingga tingkat DPR telah mati rasa," kata warga Lenteng Agung tersebut saat ditemui di lokasi, Rabu (25/9/2013).

Dia pun menganggap, Pemerintah Daerah telah mati rasa, karena aksi damai dalam menyampaikan aspirasi mereka beberapa waktu lalu tidak direspon oleh Wali Kota, Gubenur ataupun pihak DPR.

"Aspirasi kami adalah menyingkirkan Lurah yang kafir, kafir karena lurah yang memimpi kami, agamanya berbeda dengan kami atau non muslim," tukasnya.

Warga hanya ingin dipimpin oleh lurah yang sama dengan warga yaitu sama-sama beragama muslim. Agar lurah dapat mengikuti setiap kegiatan Islami.

"Bila aksi damai kami kali ini tetap tidak direspon, maka kami akan mendatangkan massa yang jauh lebih banyak," tandasnya.

Akibat aksi demonstrasi yang telah digelar sejak pukul 09.00 tersebut, Jalan Raya Agung I pun ditutup sehingga warga tidak dapat melintasi jalan itu. Dalam demo tersebut pun tampak puluhan anggota Kepolisian berjaga-jaga.

http://metro.sindonews.com/read/2013...mo-lurah-susan

Tuh kan keluar kata2 saktinya, padahal klaimnya gak SARA. emoticon-Big Grin