alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52436c744f6ea1c603000002/syarat-administrasi-lengkap-corby-si-ratu-mariyuana-segera-bebas
Syarat Administrasi Lengkap, Corby Si Ratu Mariyuana Segera Bebas
Kamis, 26/09/2013 04:34 WIB

Syarat Administrasi Lengkap, Corby Si Ratu Mariyuana Segera Bebas

Gede Suardana - detikNews

Jakarta - Terpidana si ratu mariyuana asal Australia Schaphelle Leigh Corby akan segera menghirup udara bebas. Ia telah melengkapi semua berkas bebas bersyarat.

Dokumen bebas bersyarat tersebut berupa surat pernyataan tidak akan melanggar hukum oleh Corby, surat jaminan dari Kedutaan Australia, surat jaminan dari keluarga, surat dari Imigrasi yang menyatakan Corby dibebaskan dari ijin tinggal dan surat dari NCB-Interpol yang menyatakan Corby tidak terlibat dalam jaringan kejahatan internasional.

"Dokumen persyaratan itu semua sudah kami terima," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Bali Sunar Agus Sunar di Denpasar, Rabu (25/9/2013).

Pihak Lapas Kerobokan telah menyerahkan berkas dokumen bebas bersyarat tersebut kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Hukum dan HAM Bali.

Lapas Kerobokan juga memberikan rekomendasi persetujuan usulan pembebasan bersyarat kepada Corby.

Rencananya, semua kelengkapan dokumen itu akan segera diverifikasi kemudian dikirim ke Kementerian Hukum dan HAM untuk diverifikasi dan disidangkan ulang.

"Jika mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM maka akan diterbitkan surat keputusan (SK) persetujuan pembebasan bersyarat," kata Sunar.

Corby dihukum 20 tahun penjara atas tindak pidana penyelundupan sebanyak 4,2 kilogram mariyuana dari Australia ke Bali ada tahun 2005.

[url]http://m.detik..com/news/read/2013/09/26/043447/2369616/10/syarat-adßéministrasi-lengkap-corby-si-ratu-mariyuana-segera-bebas[/url]

emoticon-Ngakak (S) enak yaa hukuman ringan buat bule dpt grasi dari sir beye lagi
Pertamakss gk ya emoticon-Malu (S)
Presiden kita memang baik hati dan suka menolong emoticon-Malu (S)





Quote:
Originally posted by:
profesor.idiot

Quote:Original Posted By profesor.idiot
Presiden kita memang baik hati dan suka menolong emoticon-Malu (S)







Sir beye apa dlm tekanan yaa kok baik begini
hukum memble dan mencla-mencle emoticon-Cape d... (S)

Quote:Original Posted By GPO2A


Sir beye apa dlm tekanan yaa kok baik begini


sir beye,sama pengusaha aja takut emoticon-Ngakak
Syarat Administrasi Lengkap, Corby Si Ratu Mariyuana Segera Bebas
Sir SBY, jangan tinggal diam dong emoticon-Sorry
sungguh mulia presiden kita

bener2 mengamalkan Pancasila

hmmmm

Quote:
7 Tahun, Presiden Kabulkan 19 Grasi Kasus Narkotika
VIVAnews - Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menjelaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima 128 permohonan grasi kasus narkotika dalam kurun 2004-2011. Dari 128 permohonan itu, kata Amir, Presiden menolak 109 permohonan.

"Yang dikabulkan 19 orang," kata Amir di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Selasa 16 Oktober 2012.

Ada 10 pemohon yang masuk kategori anak, di bawah umur. Hukuman mereka rata-rata dua sampai empat tahun. Selain itu ada satu orang yang tuna netra yang dihukum 15 tahun dan mendapat pengurangan. "Kemudian ada lima terpidana lainnya yang di mana tiga diantaranya adalah hukuman mati, yaitu Ola alias Tania, Rani alias Melisa, Deni alias Rafi Muhammad Madjid, khusus terpidana mati ketiga orang ini grasinya dikabulkan menjadi hukuman seumur hidup," jelas Amir.

Selain warga Indonesia di atas, Presiden juga mengambulkan tiga grasi warga asing, yakni Indra Bahadur Tamal, karena pertimbangan dari hukuman mati menjadi seumur hidup. "Mengingat usianya muda dan hanya kurir, sama dengan Deni," jelasnya.

Kedua, Schapelle Corby warga Australia yang diberi grasi sehingga pidana awal 20 tahun dikurangi 5 tahun. Ketiga, imbuhnya, Peter Hashim Frans Rogman. Dia dihukum empat tahun mendapat grasi dua tahun.
Pemberian grasi kepada terpidana narkotika menuai kontroversi karena pada 2006, SBY pernah menegaskan dirinya tidak akan mengampuni pelaku kejahatan narkotika. Alasannya saat itu, narkotika merupakan kejahatan biasa.
"Saudara ketua Mahkamah Agung, saya sendiri, tentu memilih untuk keselamatan bangsa dan negara kita, memilih keselamatan generasi kita, generasi muda kita dibandingkan memberikan grasi kepada mereka yang menghancurkan masa depan bangsa," tegas Presiden ketika memberikan sambutan dalam peringatan Hari Anti-Narkoba Internasional yang diselenggarakan di Istana Negara, 30 Juni 2006. (eh)


source
pasti si FA terinspirasi dari sini, seorang presiden kasih grasi narkoba