alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52429d2d8227cf4c19000003/miris-ibu-hamil-terpaksa-melahirkan-anak-di-kelotok
Miris, Ibu Hamil Terpaksa Melahirkan Anak di Kelotok
Selamat sore agan/aganwati sekalian khususnya dari Kalsel. Ane baru saja baca berita yang menurut ane miris untuk dilihat dan didengar saat kita bicara kemerdekaan. Berikut ini beritanya :

Quote:Terpaksa melahirkan di kelotok. Itulah yang dialami sejumlah kaum perempuan di kawasan pinggiran Banjarmasin. Seperti yang dialami warga RT 25 RW 02 Basirih Selatan.

Tidak adanya akses jalan darat yang representatif dan terbatasnya tenaga kesehatan yang berada di kawasan itu, membuat perempuan hamil dipaksa dibawa menggunakan kelotok untuk menuju rumah sakit saat hendak melahirkan.

Tragisnya, karena jarak yang jauh, ada di antara perempuan iu yang tak mampu bertahan sehingga melahirkan di dalam kelotok. Hingga September 2013 ini, sudah tiga perempuan hamil yang mengalami nasib tersebut.

“Sulit sekali kalau mau berobat, belum lagi kalau ada ibu yang mau melahirkan. Kadang ada ibu-ibu melahirkan di kelotok, karena jauhnya perjalanan menuju kota. Kami ini berada di kota (Banjarmasin) tapi mau apa-apa susah. Tidak mungkin ibu hamil naik sepeda motor melewati jalan darat yang rusak parah,” ujar seorang warga, Aminah kepada BPost, kemarin.

Selama ini, kampung yang dihuni 448 orang itu memang terkesan terisolasi. Akses jalan darat hanya selebar satu hingga dua meter, berupa susunan kayu galam yang diuruk tanah dan pasir. Kanan kirinya ilalang dan sungai. Jalan itupun gelap gulita di malam hari karena tidak ada penerangan jalan umum (PJU). Bertahun-tahun kondisi itu terjadi, tanpa adanya ‘sentuhan’ pemko.

Karena ‘jauh’ dari kota itulah, segala aktivitas warga terkendala. Termasuk di bidang kesehatan. Di kampung itu memang ada Poskedes (Pos Kesehatan Desa). Namun cuma buka sekitar dua hingga tiga jam di pagi hari. Tidak ada petugas medis yang standby setelah pukul 11.00 Wita.

Warga yang mendadak sakit kala malam terpaksa harus menahan deritanya hingga pagi. Kalau sakitnya parah, satu-satunya jalan menggunakan kelotok menembus sungai yang gelap menuju rumah sakit.

“Pokoknya kalau ada yang sakit kami pasti kebingungan. Cuma pagi saja ada tenaga kesehatan. Untuk itu kami mohon agar ada bidan tunggu di tempat kami. Untuk apa ada balai rumah kesehatan kalau tidak berpenghuni,” tegas Ketua RT 25 Juhansyah.

Berdasar pantauan koran ini, kondisi Poskedes yang dibangun pada 2008 di kampung itu terbilang terawat dan bersih. Sayang, seringkali tertutup.

“Kami berdoa dan berharap semoga ada bidan tunggu yang tinggaldi tempat kami. Yang ada ini memang selalu hadir di jam kerja, tapi singkat banar pelayanannya. Dan juga, kami pun tidak punya penerangan jalan,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Achmad Rudiansyah mengatakan sebenarnya ketersediaan tenaga bidan sudah memadai.

“Karena yang baru lulus pun mereka bisa mengabdi sebagai tenaga bidan karena sudah punya kompetensi. Kecuali yang sangat tepencil, dengan pertimbangan keselamatan dan keamanan serta efektivitas pelayanan dan cakupan” tegas dia.


Sumber

Thread ane yang lain:
Lima Model Asia yang Banyak Disukai oleh Orang Barat
wew parah bgt ya...

harusnya pemda setempat menyediakan puskesmas terapung...buat menjangkau masyarakat yang ada di pedalaman tuh
seharusnya untuk ibu2 hamil sebulan sebelum melahirkan ada baiknya msk ke kota, tinggal d rumah famili, kalaupun ga ad famili mungkin bisa ngontrak untuk sebulan, apalagi kalau tinggalnya d daerah terisolasi, jng hari H baru mau keluar hutan, melahirkan d tengah jalan kan jadinya,.. emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By Pongasi
seharusnya untuk ibu2 hamil sebulan sebelum melahirkan ada baiknya msk ke kota, tinggal d rumah famili, kalaupun ga ad famili mungkin bisa ngontrak untuk sebulan, apalagi kalau tinggalnya d daerah terisolasi, jng hari H baru mau keluar hutan, melahirkan d tengah jalan kan jadinya,.. emoticon-Smilie


setuju.. logikanya memang ga bisa selalu ngarepin pemerintah..
antisipasi aja dulu sendiri..
Gak ada bidan satupun?dukun beranak jg gak ada kah? Woi pemerintah gimana nih...
Quote:Original Posted By lagoeladjawa
wew parah bgt ya...

harusnya pemda setempat menyediakan puskesmas terapung...buat menjangkau masyarakat yang ada di pedalaman tuh


Semoga saja nanti ada !
Quote:Original Posted By Pongasi
seharusnya untuk ibu2 hamil sebulan sebelum melahirkan ada baiknya msk ke kota, tinggal d rumah famili, kalaupun ga ad famili mungkin bisa ngontrak untuk sebulan, apalagi kalau tinggalnya d daerah terisolasi, jng hari H baru mau keluar hutan, melahirkan d tengah jalan kan jadinya,.. emoticon-Smilie

Masalahnya mereka rata-rata miskin. Mana bisa ngontrak rumah selama sebulan. Asal agan tahu biaya kontrak rumah di kota itu mahal apalagi bagi masyarakat pinggiran kota yang tidak punya penghasilan tetap.
Quote:Original Posted By Pongasi
seharusnya untuk ibu2 hamil sebulan sebelum melahirkan ada baiknya msk ke kota, tinggal d rumah famili, kalaupun ga ad famili mungkin bisa ngontrak untuk sebulan, apalagi kalau tinggalnya d daerah terisolasi, jng hari H baru mau keluar hutan, melahirkan d tengah jalan kan jadinya,.. emoticon-Smilie


setuju sih gan. mungkin ngekos ya lebih tepatnya. walaupun mungkin agak sulit kalo gak ada famili di kota besarnya.

kalau kondisi di kalimantan sendiri emang banyak yang gitu.
kalo ke muara teweh malah jalur utamanya via sungai, jadi pola penyebaran penduduknya ada di tepi2 sungai. transportasi ya via speed boat ato kelotok. cuma speed boat emang mahal biayanya dibanding kelotok.
Quote:Original Posted By kanataqueen


setuju.. logikanya memang ga bisa selalu ngarepin pemerintah..
antisipasi aja dulu sendiri..


Kita tidak bisa bicara logika jika orang yang kita hadapi adalah masyarakat terpencil di mana tingkat pendidikan sangat rendah bahkan tidak bersekolah. Perlu kita ketahui juga ada benarnya jika tingkat pendidikan mempengaruhi pola pikir. Orang yang jadi sarjana akan berbeda pemikirannya dengan yang masih sekolah. Begitu juga orang yang sekolah akan berbeda pola pikirnya dengan orang yang tidak sekolah.
Quote:Original Posted By sist.lolipop
Gak ada bidan satupun?dukun beranak jg gak ada kah? Woi pemerintah gimana nih...

Ada bidan tapi cuma sampai jam 10 pagi menurut berita itu. Jadi, lewat jam itu sudah tidak ada lagi.
kasihan bener sampai bersalin di kelotok
btw poskesdes kenapa beroperasi cuma tiga jam doang? emoticon-Bingung (S)
kasian cuma gara gara sulit akses emoticon-Sorry

If you can't make it good, at least make it look good.
Bill Gates
Quote:Original Posted By pus_abuabu


setuju sih gan. mungkin ngekos ya lebih tepatnya. walaupun mungkin agak sulit kalo gak ada famili di kota besarnya.

kalau kondisi di kalimantan sendiri emang banyak yang gitu.
kalo ke muara teweh malah jalur utamanya via sungai, jadi pola penyebaran penduduknya ada di tepi2 sungai. transportasi ya via speed boat ato kelotok. cuma speed boat emang mahal biayanya dibanding kelotok.


kasian pasien dan keluarganya gan, harus mengeluarkan biaya extra, sedangkan menurut TS masyarakat disana hidup pas pasan, klo menurut ane ya solusinya pemerintah daerah disana wajib menyediakan puskesmas terapung dengan fasilitas layaknya puskesmas biasa, jadi klo ibu yang ingin melahirkan bisa segera mendatangi puskesmas terapung itu atau sebaliknya


Quote:Original Posted By Pongasi
seharusnya untuk ibu2 hamil sebulan sebelum melahirkan ada baiknya msk ke kota, tinggal d rumah famili, kalaupun ga ad famili mungkin bisa ngontrak untuk sebulan, apalagi kalau tinggalnya d daerah terisolasi, jng hari H baru mau keluar hutan, melahirkan d tengah jalan kan jadinya,.. emoticon-Smilie


bener bangt om..
cuma sampai akses jalan dan penerangan aja mpe gada, pemdanya kemana ya?? harusnya kan puskesmas ato bidan mnimal ada di setiap daerah yang aksesnya kurang..
Quote:Original Posted By Pongasi
seharusnya untuk ibu2 hamil sebulan sebelum melahirkan ada baiknya msk ke kota, tinggal d rumah famili, kalaupun ga ad famili mungkin bisa ngontrak untuk sebulan, apalagi kalau tinggalnya d daerah terisolasi, jng hari H baru mau keluar hutan, melahirkan d tengah jalan kan jadinya,.. emoticon-Smilie

Best koment today
Tumben pong

Quote:Original Posted By Pongasi
seharusnya untuk ibu2 hamil sebulan sebelum melahirkan ada baiknya msk ke kota, tinggal d rumah famili, kalaupun ga ad famili mungkin bisa ngontrak untuk sebulan, apalagi kalau tinggalnya d daerah terisolasi, jng hari H baru mau keluar hutan, melahirkan d tengah jalan kan jadinya,.. emoticon-Smilie


giru dong pong kalo komentemoticon-Cendol (S)
WAHDAERAH ANE TUH GAN.. IYA NAMANYA JUGA MELAHIRKAN,KAN GA ADA YANG TAU TIBA2 MBROJOL,EMANGNYA MANUSIA BISA MEMASTIKAN KALO USIA KEHAMILAN ITU PASTI 9 BULAN?GAK KAN,..
puskesmas dan tenaga kesehatan disana ada, tapi petugas pemalas karena ditempatkan di daerah terpencil buka cuma dari pagi sampai jam 10
di perahu klotok ya?
11 12 lah sama ditempat ane, tempat ane malah, kagak ada jalan darat samasekali emoticon-Mewek
terus tuh duit pajak di kemanain aja? emoticon-Cape d... (S)

Ngakak 


Hmmm ,.Kejadiannya Di Kalimantan Yee.

Jadi Ingat Dgn 2 Episode Dr Metro Yang Membahas Seputer : Org2 Yang Tinggal di Perbatasan Kalimantan ,..Dan Lebih Memilih Menjadi Warga Negara Malaysia ,..Dgn Segala Fasilitas dan Infrastruktur Yang Mumpuni.

Buat Pemerintah ,...Alangkah Lebih Baiknya ,..Mulai Konsen Thd Masalah2 Penduduk Yang Tinggal Di Perbatasan Dgn Negara Tetangga.

Jangan Sampe Timbul Separatis Yang Berniat Lepas Dr NKRI Nantinya (No Offense) ,..Just IMHO.