alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/524278e419cb173e15000003/jet-tempur-f-16-lepas--landas-tanpa-pilot
Jet Tempur F-16 Lepas Landas Tanpa Pilot
Jet Tempur F-16 Lepas Landas Tanpa Pilot

Liputan6.com, Florida: Pabrik pesawat Boeing menguak uji coba terbaru, yang mengubah jet tempur yang tak lagi digunakan di medan perang menjadi pesawat tanpa awak (drone)

Salah satu armada F-16 bikinan Lockheed Martin telah melakukan penerbangan perdana dengan kokpit kosong, pekan lalu, dengan rute dari pangkalan udara di Florida menuju Teluk Meksiko. Kendali dilakukan oleh 2 pilot Angkatan Udara AS yang ada di darat.

Boeing mengatakan, inovasi tersebut bisa digunakan untuk membantu pelatihan pilot, juga menyediakan 'musuh' untuk jadi sasaran tembak dalam latihan.
Jet tempur yang digunakan -- yang sebelumnya teronggok di Arizona selama 15 tahun -- terbang di ketinggian 40 ribu kaki atau 12,2 kilometer, dengan kecepatan Mach 1.47 atau 1.800 km/jam.
Jet Tempur F-16 Lepas Landas Tanpa Pilot
Dalam uji terbang tersebut juga dilakukan sejumlah manuver, termasuk barrel rolldan "split S"-- manuver yang biasa digunakan dalam pertempuran untuk menghindar dari penguncian rudal.
Boeing menambahkan, pesawat F-16 tak berawak diikuti 2 jet pengejar untuk memastikan ia terus berada dalam pantauan. Juga berisi peralatan yang akan memungkinkan ia menghancurkan diri jika diperlukan.

Uji coba terbang tersebut sebelumnya ditargetkan mencapai akselerasi atau percepatan 7G. Namun dalam praktiknya bisa melakukan manuver 9G -- sesuatu yang berpotensi mengakibatkan masalah fisik bagi pilot.

"Ia terbang dengan luar biasa, semua berjalan sempurna dan mendarat dengan indah -- mungkin salah satu pendaratan terbaik yang pernah saya saksikan," kata Paul Cejas, kepala teknik proyek, seperti dimuat BBC, 24 September 2013.

Sementara, Komandan 82nd Aerial Targets Squadron Angkatan Udara AS, Letkol Ryan Inman memuji jalannya uji coba.

"Sedikit tak biasa melihat pesawat terbang tanpa seorang pun di dalamnya, tapi itu penerbangan yang luar biasa," kata dia.

Boeing mengatakan, pihaknya memiliki total 6 unit F-16 yang dimodifikasi, yang namanya lantas diganti jadi QF-16. Militer AS berencana menggunakan beberapa di antaranya dalam uji tembak.

Di pihak lain, juru bicara Campaign to Stop Killer Robots -- organisasi penentang robot pembunuh mengingatkan bahaya jika F-16 yang dijadikan drone itu digunakan dalam perang. Mengerikan!

"Kami khawatir, itu bisa digunakan untuk menargetkan orang-orang di darat," kata Profesor Noel Sharkey. "Khususnya soal kecepatan jelajahnya yang tinggi, alat itu tidak mungkin bisa membedakan sasaran dengan jelas."

"Ada banyak alasan untuk percaya bahwa apa yang disebut 'target' bisa menjadi platform uji coba drone perang. Ini makin dekat dan lebih dekat ke pembunuhan otomatis." (Ein/Yus)
Sumber

maaf jikalau repost emoticon-Embarrassment
youtube-thumbnail
Quote:Original Posted By Donkpretz
Jet Tempur F-16 Lepas Landas Tanpa Pilot

Liputan6.com, Florida: Pabrik pesawat Boeing menguak uji coba terbaru, yang mengubah jet tempur yang tak lagi digunakan di medan perang menjadi pesawat tanpa awak (drone)

Salah satu armada F-16 bikinan Lockheed Martin telah melakukan penerbangan perdana dengan kokpit kosong, pekan lalu, dengan rute dari pangkalan udara di Florida menuju Teluk Meksiko. Kendali dilakukan oleh 2 pilot Angkatan Udara AS yang ada di darat.

Boeing mengatakan, inovasi tersebut bisa digunakan untuk membantu pelatihan pilot, juga menyediakan 'musuh' untuk jadi sasaran tembak dalam latihan.
Jet tempur yang digunakan -- yang sebelumnya teronggok di Arizona selama 15 tahun -- terbang di ketinggian 40 ribu kaki atau 12,2 kilometer, dengan kecepatan Mach 1.47 atau 1.800 km/jam.
Jet Tempur F-16 Lepas Landas Tanpa Pilot
Dalam uji terbang tersebut juga dilakukan sejumlah manuver, termasuk barrel rolldan "split S"-- manuver yang biasa digunakan dalam pertempuran untuk menghindar dari penguncian rudal.
Boeing menambahkan, pesawat F-16 tak berawak diikuti 2 jet pengejar untuk memastikan ia terus berada dalam pantauan. Juga berisi peralatan yang akan memungkinkan ia menghancurkan diri jika diperlukan.

Uji coba terbang tersebut sebelumnya ditargetkan mencapai akselerasi atau percepatan 7G. Namun dalam praktiknya bisa melakukan manuver 9G -- sesuatu yang berpotensi mengakibatkan masalah fisik bagi pilot.

"Ia terbang dengan luar biasa, semua berjalan sempurna dan mendarat dengan indah -- mungkin salah satu pendaratan terbaik yang pernah saya saksikan," kata Paul Cejas, kepala teknik proyek, seperti dimuat BBC, 24 September 2013.

Sementara, Komandan 82nd Aerial Targets Squadron Angkatan Udara AS, Letkol Ryan Inman memuji jalannya uji coba.

"Sedikit tak biasa melihat pesawat terbang tanpa seorang pun di dalamnya, tapi itu penerbangan yang luar biasa," kata dia.

Boeing mengatakan, pihaknya memiliki total 6 unit F-16 yang dimodifikasi, yang namanya lantas diganti jadi QF-16. Militer AS berencana menggunakan beberapa di antaranya dalam uji tembak.

Di pihak lain, juru bicara Campaign to Stop Killer Robots -- organisasi penentang robot pembunuh mengingatkan bahaya jika F-16 yang dijadikan drone itu digunakan dalam perang. Mengerikan!

"Kami khawatir, itu bisa digunakan untuk menargetkan orang-orang di darat," kata Profesor Noel Sharkey. "Khususnya soal kecepatan jelajahnya yang tinggi, alat itu tidak mungkin bisa membedakan sasaran dengan jelas."

"Ada banyak alasan untuk percaya bahwa apa yang disebut 'target' bisa menjadi platform uji coba drone perang. Ini makin dekat dan lebih dekat ke pembunuhan otomatis." (Ein/Yus)
Sumber

maaf jikalau repost emoticon-Embarrassment


Thought I saw one like this in KAF last year. Maybe I was wrong emoticon-Embarrassment

QF-4 dah abis... makanya sekarang ada QF-16 emoticon-Embarrassment


Quote:Original Posted By Donkpretz
Jet Tempur F-16 Lepas Landas Tanpa Pilot

Liputan6.com, Florida: Pabrik pesawat Boeing menguak uji coba terbaru, yang mengubah jet tempur yang tak lagi digunakan di medan perang menjadi pesawat tanpa awak (drone)

Salah satu armada F-16 bikinan Lockheed Martin telah melakukan penerbangan perdana dengan kokpit kosong, pekan lalu, dengan rute dari pangkalan udara di Florida menuju Teluk Meksiko. Kendali dilakukan oleh 2 pilot Angkatan Udara AS yang ada di darat.

Boeing mengatakan, inovasi tersebut bisa digunakan untuk membantu pelatihan pilot, juga menyediakan 'musuh' untuk jadi sasaran tembak dalam latihan.
Jet tempur yang digunakan -- yang sebelumnya teronggok di Arizona selama 15 tahun -- terbang di ketinggian 40 ribu kaki atau 12,2 kilometer, dengan kecepatan Mach 1.47 atau 1.800 km/jam.
Jet Tempur F-16 Lepas Landas Tanpa Pilot
Dalam uji terbang tersebut juga dilakukan sejumlah manuver, termasuk barrel rolldan "split S"-- manuver yang biasa digunakan dalam pertempuran untuk menghindar dari penguncian rudal.
Boeing menambahkan, pesawat F-16 tak berawak diikuti 2 jet pengejar untuk memastikan ia terus berada dalam pantauan. Juga berisi peralatan yang akan memungkinkan ia menghancurkan diri jika diperlukan.

Uji coba terbang tersebut sebelumnya ditargetkan mencapai akselerasi atau percepatan 7G. Namun dalam praktiknya bisa melakukan manuver 9G -- sesuatu yang berpotensi mengakibatkan masalah fisik bagi pilot.

"Ia terbang dengan luar biasa, semua berjalan sempurna dan mendarat dengan indah -- mungkin salah satu pendaratan terbaik yang pernah saya saksikan," kata Paul Cejas, kepala teknik proyek, seperti dimuat BBC, 24 September 2013.

Sementara, Komandan 82nd Aerial Targets Squadron Angkatan Udara AS, Letkol Ryan Inman memuji jalannya uji coba.

"Sedikit tak biasa melihat pesawat terbang tanpa seorang pun di dalamnya, tapi itu penerbangan yang luar biasa," kata dia.

Boeing mengatakan, pihaknya memiliki total 6 unit F-16 yang dimodifikasi, yang namanya lantas diganti jadi QF-16. Militer AS berencana menggunakan beberapa di antaranya dalam uji tembak.

Di pihak lain, juru bicara Campaign to Stop Killer Robots -- organisasi penentang robot pembunuh mengingatkan bahaya jika F-16 yang dijadikan drone itu digunakan dalam perang. Mengerikan!

"Kami khawatir, itu bisa digunakan untuk menargetkan orang-orang di darat," kata Profesor Noel Sharkey. "Khususnya soal kecepatan jelajahnya yang tinggi, alat itu tidak mungkin bisa membedakan sasaran dengan jelas."

"Ada banyak alasan untuk percaya bahwa apa yang disebut 'target' bisa menjadi platform uji coba drone perang. Ini makin dekat dan lebih dekat ke pembunuhan otomatis." (Ein/Yus)
Sumber

maaf jikalau repost emoticon-Embarrassment






kalua shukoi bisa ngga ya???
kalau dijadiin drone sasaran tembakan, udah biasa, bahkan udah lama dilakuin pada pesawat2 lawas amerika sejak dekade tahun 60-an...bahkan herky tanpa awak juga ada utk test hard landing, atau short take off...

tp kalau mau dijadiin UCAV, terlalu mahal...dibanding kirim 1 real ucav, atau kirim satu rudal berpemandu...
jd drone sasaran tembak yg sungguh real emoticon-Matabelo
Wah f-16 bisa diremot nih, gawat nih kalo hal ini sampe terjadi dengan hibahan falcon kita, bisa2 di remot mereka:-) emoticon-Ngakak
S.T.E.A.L.T.H. Is real emoticon-Belo
pengamat sono bs bodrek jg ya
btw palkon kita mustinya diapgred gini aja
mayan hemat ongkos kirim.. kan ga usah kirim pilot sama sewa kapal/antonov
dimana posisi kameranya?
Ini trit menghina banget sama negara aktif pemakai F-16 jadul emoticon-Stick Out Tongue
versi bhs asing nya ini brita sdh ada sini duluan.... emoticon-Thinking
Kalau pesawat tempur aja bisa dipasangin alat pengendali jarak jauh, apa susahnya masang alat sejenis ini di pesawat penumpang terus ditabrakin ke WTC, bener nggak agan-agan? Dapat deh alasan buat nyerang Afghanistan sama Irak emoticon-Shutup

emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-Cendol (S)
Quote:Original Posted By ojongonole
versi bhs asing nya ini brita sdh ada sini duluan.... emoticon-Thinking


kalo dirasa repost mah.. Silahken lapor sama om BD,,, emoticon-Embarrassment
jadi inget AU jerman yang phase out F-4 phantom trus dijadiin target drone latihan Live AAM..ternyata gak cuma sekali pake loh..

akankah 6th Gen aircraft mengarah ke Unmanned Combat Aircraft?
emoticon-Matabelo