alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/524251fe05346a3c6d000005/skorea-reject-f-15-se-will-fx-iii-restart
S.Korea reject F 15 SE, will FX III Restart
Korea decided Tuesday not to select Boeing’s F-15 Silent Eagle (SE) as its next generation fighter, meaning that the $7.5 bil. project will start again from scratch.

The nation’s arms procurement agency said it recommended the Boeing fighter jet to its top decision-making committee, chaired by Defense Minister Kim Kwan-jin, but the latter did not pick the company as a provider of 60 new aircraft to replace the Air Force’s older jets.

“The committee reached the decision after an in-depth discussion based on a comprehensive evaluation,” Defense Acquisition Program Agency (DAPA) spokesman Baek Youn-hyeong said in a briefing.

He added that DAPA will promptly restart the project to minimize the security vacuum by consulting related organizations to revise the total budget and requirements.

The Ministry of National Defense said that the current security situation heavily affected the committee’s decision.

“A majority of the committee members agreed to reject the F-15 and restart the project, taking into consideration North Korea’s threats including nuclear weapons and the latest advances in aerospace technology development,” ministry spokesman Kim Min-seok said.

“They agreed that the Air Force needs fifth-generation combat jets to keep pace with the latest trend and to deter provocations by North Korea.”

In response, Boeing said it was “deeply disappointed” by the decision. “Boeing has rigorously followed the Defense Acquisition Program Administration’s instructions throughout the entire process. We await details from DAPA on its basis for the delay while evaluating our next option,” it said in a statement.

With no decision, the introduction of new planes might be further delayed for up to a couple of years. The program has been put back four times since last October, which has pushed the first delivery date to August 2017 from December 2016.

Following the arms procurement agency’s extended bidding from June to August, Boeing remained the lone bidder within the 8.3 trillion won budget.

However, due to the public image of the F-15 SE being developed from a 1970s F-15 platform and having limited stealth functions, the aircraft faced strong opposition.

Boeing stressed that improvements would have included its newest radar system.

“We can deliver the APG-82 AESA radar and the Korean Air Force would be the first, other than the U.S. Air Force, to use the system,” said a Boeing official.

Despite the improvements, the stealth function seems to have doomed the Silent Eagle, which was to have featured a conformal weapons bay and radar-absorbent material.

To make Boeing’s situation worse, 15 retired Air Force chiefs last month sent letters to the National Assembly, presidential office and defense ministry recommending the government acquire an “asymmetric air defense capability,” which prioritizes stealth jets such as the F-35, to protect against North Korea.

The F-X III is aimed at replacing an aging fleet of F-4s and F-5s, but further delays are expected to create a void in the Air Force’s strength as about 140 old jets are to be retired in 2019.

Given the possible lack of aircraft in the near future, the Air Force, initially keen to purchase the F-35 due to its stealth capability, changed its stance due to concern over further delays in replacing its older jets.

http://koreatimes.co.kr/www/news/nat...16_143190.html

F - 15SE diduga menjadi pemenang kompetisi dan dengan pengumuman resmi bulan ini hanya sekedar formalitas..ee..ternyata Ditolak juga..
Makin Lama deh program KFX/IFXemoticon-Berduka (S)
akhirnya ditolak nich
setelah Typhoon dan Rafale gatot
jelas bakal lebih lamaemoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By wahwibson
akhirnya ditolak nich
setelah Typhoon dan Rafale gatot
jelas bakal lebih lamaemoticon-Malu (S)


Lho rafale apa ikut juga?..
The FX-III competition to sell South Korea 60 new fighter aircraft had been a three way race between the F-15SE, Lockheed Martin’s F-35 Lightning II Joint Strike Fighter and EADS' Eurofighter Typhoon

Issue hibah f 5 ROKAF utk sementara tak terdengar lagi..emoticon-Ngakak (S)
jangan2 mulai tertarik f35
FX I dan FX II dah menang F-15
atau
ToT buat bantu KFX dikit yg ditawarin....
Quote:Original Posted By satrianegara77
jangan2 mulai tertarik f35
FX I dan FX II dah menang F-15
atau
ToT buat bantu KFX dikit yg ditawarin....


[quote]
and having limited stealth functions, the aircraft faced strong opposition.
[/quote[
Lebih mungkin memang maunya cuman F-35, cuman cara Korea utk mancing LM ikut tender supaya dapet F-35 murah.

aku jadi deg degan dengan program serupa di Filipina, hanya saja program tsb bukan pesawat tempur, melainkan tender untuk angkatan laut....
jgn bilang korsel maunya F22 emoticon-Ngakak
Typhoon Gagal, F15SE Gagal, Restart lagi. jangan2 SK mmg udahdari awal maunya JSF Lightining II. emoticon-Malu (S).
hmmm tender kok gak kelar2....
konsekuensi logis dari tabiat menggantungkan nasib keberhasilan produk nasional dng produk luar.....makan dah tuh TOT !

beban berat yg harus di tanggung kfx.....dan para investornya tentu.emoticon-Sorryemoticon-Sorry
Trit repost. Tukangsimulasi kemarin sore duluan.
Quote:Original Posted By y4m4d1p4t1
Typhoon Gagal, F15SE Gagal, Restart lagi. jangan2 SK mmg udahdari awal maunya JSF Lightining II. emoticon-Malu (S).



mereka sih pengennya yg RCS kecil kayak F-35, bukan RCS Gede kayak F-15 SE... Kalo bisa RCS lebih kecil dari Typhoon.. tp harganya ga boleh lebih dari $8 M...

dan harus kasih jaminan dukungan terhadap project KFX... hehehe jd susah deh... hahah
Quote:Original Posted By DragonTigerGate
jgn bilang korsel maunya F22 emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By silent.reader.4

mereka sih pengennya yg RCS kecil kayak F-35, bukan RCS Gede kayak F-15 SE... Kalo bisa RCS lebih kecil dari Typhoon.. tp harganya ga boleh lebih dari $8 M... dan harus kasih jaminan dukungan terhadap project KFX... hehehe jd susah deh... hahah


kayaknya memang korsel "memaksa" F22 ikut...
Dan rame lagi nih di formil nyari stop gap KFX yang makin mooollooooerrr (gripen & rafale maniac beraksi kembali)
Quote:Original Posted By fs169




kayaknya memang korsel "memaksa" F22 ikut...
Dan rame lagi nih di formil nyari stop gap KFX yang makin mooollooooerrr (gripen & rafale maniac beraksi kembali)

Grippen/JF-17 paling masuk akal
kan KFX buat workhorseemoticon-Cendol (S)
Klo mo 5th gen pilihan barat ya pilihannya terbatas. Ya asal jgn minta F-22 aja emoticon-Big Grin
Mentok F-35 paling. Kecuali mrk mau beli barang tetangga Pak-fa ato J-31 emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By clay.keys
Klo mo 5th gen pilihan barat ya pilihannya terbatas. Ya asal jgn minta F-22 aja emoticon-Big Grin
Mentok F-35 paling. Kecuali mrk mau beli barang tetangga Pak-fa ato J-31 emoticon-Big Grin

mosok kroya make barang papa bear ato koko panda
urusan politik lach paling banter F-35 kalo F-22 jelas kemungkinan kecil dikasihemoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By wahwibson

Grippen/JF-17 paling masuk akal
kan KFX buat workhorseemoticon-Cendol (S)


Keduanya gk mungkin. Dari segi harga S.Kor udah ada FA-50, harga nya gk beda jauh dgn JF-17 dan murah jauh banding Grippen. Sementara dari segi performa kalo Rafale/Typhoon aja udah ditolak apalagi Grippen/Jf-17

Di testnya swiss thn 2008 sih, Grippen scorenya rendah sekali banding Rafale.
http://files.newsnetz.ch/upload//1/2/12332.pdf
nooooooooooooooooo~ emoticon-Frown

Quote:Original Posted By Momokdud

“We can deliver the APG-82 AESA radar and the Korean Air Force would be the first, other than the U.S. Air Force, to use the system,” said a Boeing official.


ga mempan juga...emoticon-Frown

kenapa F-22 ga dilirik yak? malah ngelirik F-35 yg masih belum mateng bener pesawatnya emoticon-Bingung (S)
f22 ga diekspor keluar amerika gan
Quote:Original Posted By dark3lf


Keduanya gk mungkin. Dari segi harga S.Kor udah ada FA-50, harga nya gk beda jauh dgn JF-17 dan murah jauh banding Grippen. Sementara dari segi performa kalo Rafale/Typhoon aja udah ditolak apalagi Grippen/Jf-17

Di testnya swiss thn 2008 sih, Grippen scorenya rendah sekali banding Rafale.
http://files.newsnetz.ch/upload//1/2/12332.pdf

maksud ane kalo project KFX terlalu lama menjurus gatot
maka mending kita beralih cari lisensi pespur lain
lagipula KFX/IFX kan tujuannya cari pengganti F-16 yang grounded
kalo dilihat lebih jelas lebih siap untuk lisensi make Grippen/JF-17
kalo FA-50 mending menunggu biar lebih siap teknologinya dech, yang make cuma kita (T-50), pinoy, dan kroyaemoticon-Malu (S)

terus terang buat pengganti F-16 kita yang grounded ane prefer Grippenemoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By wahwibson

kalo dilihat lebih jelas lebih siap untuk lisensi make Grippen/JF-17
kalo FA-50 mending menunggu biar lebih siap teknologinya dech, yang make cuma kita (T-50), pinoy, dan kroyaemoticon-Malu (S)

terus terang buat pengganti F-16 kita yang grounded ane prefer Grippenemoticon-Malu (S)


Kalau anda kurang afdol dengan FA-50 dengan alasan di atas, otomatis JF-17 ikut gugur lho. Itu pesawat pemakainya cuma satu. Pakistan. Cina sendiri tidak memakai. Soal kesiapan teknologi.... Ya kalau mau blok 1 sih siap, tapi kalau mau blok 2, lebih baik kita tunggu 5 tahun lagi. Sebab Pakistan kesulitan membiayai upgrade teknologinya. Cina sendiri, karena tidak memakai JF-17, tidak mau keluar uang banyak-banyak. Jadi blok 2 yang katanya dipesan pada tahun 2011 sampai sekarang tidak ada kabarnya.

Kalau memang cari pespur murah, tunggu 5 tahun, lalu bandingkan antara JF-17 blok 2 dengan FA-50.

Gripen E harus saya akui lebih mahal daripada kedua pesawat di atas.

Quote:Original Posted By dark3lf


Keduanya gk mungkin. Dari segi harga S.Kor udah ada FA-50, harga nya gk beda jauh dgn JF-17 dan murah jauh banding Grippen. Sementara dari segi performa kalo Rafale/Typhoon aja udah ditolak apalagi Grippen/Jf-17

Di testnya swiss thn 2008 sih, Grippen scorenya rendah sekali banding Rafale.
http://files.newsnetz.ch/upload//1/2/12332.pdf


Sebagai sales Gripen, kami harus memberikan sedikit penjelasan. Yang di-tes saat itu (2009) adalah Gripen C yang dipasangi radar AESA dengan mesin F-414. Walaupun radar baru dan mesin baru adalah upgrade yang signifikan, tetapi Gripen E bukan hanya radar baru dan mesin baru. Struktur airframe sudah dirubah untuk meningkatkan daya angkut dan jarak jelajah. Avionik sudah diganti. Komputer yang baru 4,5x lebih cepat daripada yang lama. Perbaikan di intake juga akan mengurangi RCS. Banyak lagi hal-hal lain yang sudah dikembangkan selama 4 tahun ini. Kami percaya bahwa keputusan parlemen Swiss yang telah memilih Gripen tepat sekali dan kami yakin kami bisa melebihi harapan mereka.

Kami juga tidak pernah mengatakan bisa melebihi EF Typhoon atau Rafale atau F-35. Tapi tidak semua negara membutuhkan Typhoon atau Rafale atau F-35. Atau mungkin kebutuhan pertahanan mereka bisa dipenuhi dengan menggunakan kombinasi hi-lo yang ekonomis. Di sinilah kelebihan Gripen E. Kami menawarkan solusi pertahanan udara dengan kemampuan yang mendekati pesawat-pesawat mahal tetapi dengan biaya operasional yang jauh lebih ekonomis. Solusi kami menggunakan off-the-shelf military technology yang proven dan reliable. Dengan supermaneuverability dan low-observable profile dan radar AESA, Gripen E adalah pesawat tempur generasi 4,5 yang mampu memenuhi kebutuhan pertahanan udara negara anda tanpa harus mengorbankan anggaran negara.

Inden segera! Kami menawarkan program pembayaran yang fleksibel dan dengan bonus-bonus menarik. Untuk pembeli dalam jumlah besar, kami juga siap memberikan transfer of technology yang relevan dan melakukan sebagian proses produksi di tempat anda.

(Lho, kok jadi trit nyales?)