alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52421c9f3dcb17cb33000008/banyak-kendaraan-penjemput-yang-ngetem-kasudinhub-jaktim-surati-sekolah
Banyak Kendaraan Penjemput yang Ngetem, Kasudinhub Jaktim Surati Sekolah
Jakarta - Ruas jalan di sekitar sekolah-sekolah di Jakarta sering menjadi macet saat jam masuk atau pulang sekolah. Untuk mengatasi hal itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mengirimkan surat kepada pihak sekolah untuk ikut terlibat dalam penertiban kendaraan penjemput siswa.

"Masalah fasilitas parkir, kita berkali-kali menghubungi sekolah. Kita sosialisasikan bahkan menyurati untuk tidak berlama-lama parkir," ujar Kasudinhub Jakarta Timur, Mirza Aryadi saat dihubungi, Selasa (24/9/2013).

Mirza mengatakan terdapat sejumlah titik rawan kemacetan yang berada di sekitar sekolah. Di antaranya di Jalan Pemuda, tepatnya di depan SMA Tarakanita dan Labschool. Sejumlah tempat parkir bisa menjadi alternatif bagi penjemput siswa sekolah di Jalan Pemuda.

"Kalau mau parkir lama sebenarnya bisa di gedung UNJ, gedung olahraga dekat perempatan lampu merah, atau stadion balap sepeda. Sedangkan di Tarakanita bisa di pakirkan Mal Arion dan balap sepeda. Kita sudah berkali-kali kasih imbauan tapi tidak didengar," imbuhnya.

Dirinya menjelaskan jika memang tak ada lahan parkir, sebaiknya pemilik kendaraan tidak memakirkan kendaraan berlama-lama. Sebaiknya menggunakan sistem antar jemput drop off.

"Mbok ya orang tua yang jemput anaknya jangan nunggu satu sampai dua jam. Kan bisa tunggu 15 menit dengan sistem drop off, pas anak pulang langsung jalan," tandasnya.


sumber: [url]http://news.detik..com/read/2013/09/25/014411/2368454/10/banyak-kendaraan-penjemput-yang-ngetem-kasudinhub-jaktim-surati-sekolah?991101mainnews[/url]
------------------------------------------
Komentar TS:

banyak orang tua berlaku seperti ini:

- ngetem berlama-lama ketika jemput anaknya. ketika ada aba2 dari suster/ pembantu/ istri maka sopir akan TANCAP GAS ke gerbang. hal ini membahayakan jika ada siswa berlarian.

- karena takut anak kena sinar matahari (takut hitam) lalu ngetem di dekat gerbang lama2. Kenapa harus takut hitam ? Pigmen kulit itu akan terbentuk dan regenerasi terus. Jikapun hitam saya rasa tetap wajar. anak saya saja malah saya suruh main di taman/ kebun rumah. kena sinar matahari. itu hal menyehatkan.

- diakui atau tidak, jam 7 ketika anak sekolah masuk sekolah memang cukup banyak membuat kemacetan.

Lebih baik Kepolisian melakukan tindakan tegas dengan para pengetem begini. Hal ini juga membuat tidak nyaman tetangga dari sekolah tersebut.
kalo punya mobil harus ngetem lah.
masa punya mobil ditaroh dirumah aja.
apa kata tetangga nanti. lagi pula yang lain juga begitu. kalo banyak yang ngelakuin secara hukum rimba itu sah
kempesin aja lagi paaakkkk
biar pada kapoookkk emoticon-Ngakak
Ngetem karena sekolah gak nyediain tempat parkir gan
Quote:Banyak Kendaraan Penjemput yang Ngetem, Kasudinhub Jaktim Surati Sekolah
ini bisa mempertakut orang tua murid yang akan menjemput anaknya.. emoticon-Takut
Harusnya pemda memperbanyak lahan dan menegaskan kembali statutisasi tukang parkir, agar hal ini tidak dianggap sebagai konspirasi kemakmuran dari dinas perhubungan DKI... CMMIW
bus sekolah sudah cukup?
Quote:Original Posted By lunar1980



"Kalau mau parkir lama sebenarnya bisa di gedung UNJ, gedung olahraga dekat perempatan lampu merah, atau stadion balap sepeda. Sedangkan di Tarakanita bisa di pakirkan Mal Arion dan balap sepeda. Kita sudah berkali-kali kasih imbauan tapi tidak didengar," imbuhnya.




udah dikasih tau solusinya, otak dan hatinya aja yang pada somplak gak nyadar ada hak pengguna jalan lain.
Quote:Original Posted By lunar1980
Jakarta - Ruas jalan di sekitar sekolah-sekolah di Jakarta sering menjadi macet saat jam masuk atau pulang sekolah. Untuk mengatasi hal itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mengirimkan surat kepada pihak sekolah untuk ikut terlibat dalam penertiban kendaraan penjemput siswa.

"Masalah fasilitas parkir, kita berkali-kali menghubungi sekolah. Kita sosialisasikan bahkan menyurati untuk tidak berlama-lama parkir," ujar Kasudinhub Jakarta Timur, Mirza Aryadi saat dihubungi, Selasa (24/9/2013).

Mirza mengatakan terdapat sejumlah titik rawan kemacetan yang berada di sekitar sekolah. Di antaranya di Jalan Pemuda, tepatnya di depan SMA Tarakanita dan Labschool. Sejumlah tempat parkir bisa menjadi alternatif bagi penjemput siswa sekolah di Jalan Pemuda.

"Kalau mau parkir lama sebenarnya bisa di gedung UNJ, gedung olahraga dekat perempatan lampu merah, atau stadion balap sepeda. Sedangkan di Tarakanita bisa di pakirkan Mal Arion dan balap sepeda. Kita sudah berkali-kali kasih imbauan tapi tidak didengar," imbuhnya.

Dirinya menjelaskan jika memang tak ada lahan parkir, sebaiknya pemilik kendaraan tidak memakirkan kendaraan berlama-lama. Sebaiknya menggunakan sistem antar jemput drop off.

"Mbok ya orang tua yang jemput anaknya jangan nunggu satu sampai dua jam. Kan bisa tunggu 15 menit dengan sistem drop off, pas anak pulang langsung jalan," tandasnya.


sumber: [url]http://news.detik..com/read/2013/09/25/014411/2368454/10/banyak-kendaraan-penjemput-yang-ngetem-kasudinhub-jaktim-surati-sekolah?991101mainnews[/url]
------------------------------------------
Komentar TS:

banyak orang tua berlaku seperti ini:

- ngetem berlama-lama ketika jemput anaknya. ketika ada aba2 dari suster/ pembantu/ istri maka sopir akan TANCAP GAS ke gerbang. hal ini membahayakan jika ada siswa berlarian.

- karena takut anak kena sinar matahari (takut hitam) lalu ngetem di dekat gerbang lama2. Kenapa harus takut hitam ? Pigmen kulit itu akan terbentuk dan regenerasi terus. Jikapun hitam saya rasa tetap wajar. anak saya saja malah saya suruh main di taman/ kebun rumah. kena sinar matahari. itu hal menyehatkan.

- diakui atau tidak, jam 7 ketika anak sekolah masuk kerja memang cukup banyak membuat kemacetan.

Lebih baik Kepolisian melakukan tindakan tegas dengan para pengetem begini. Hal ini juga membuat tidak nyaman tetangga dari sekolah tersebut.


sekolahnya disuruh sedia-in bus sekolah aja, or bikin lapangan parkir yang luas ........ emoticon-Cape d... (S)
cabutin pentilnya juga nggak ya
Koq pake disuratin segala bro? Mending langsung kempesin aja bannya!! Cabutin pentil bannya bro!!! Berani nggak?? Jangan cuman beraninya ama motor doank loe nyabutin pentil bannya!! emoticon-Mad (S)

Kalo si Joko dan tim nggak berani nyabutin pentil ban yang parkir di Lab's dan TarQ, taon depan si Joko jangan ngimpi nyapres daahh!!! Urusin dulu tuh pentil Jok!!!! emoticon-Mad (S)
Quote:Original Posted By fuckfpi
Ngetem karena sekolah gak nyediain tempat parkir gan


Quote:Original Posted By Cemananyaa

ini bisa mempertakut orang tua murid yang akan menjemput anaknya.. emoticon-Takut
Harusnya pemda memperbanyak lahan dan menegaskan kembali statutisasi tukang parkir, agar hal ini tidak dianggap sebagai konspirasi kemakmuran dari dinas perhubungan DKI... CMMIW


sebenarnya:
- pihak sekolah bisa melakukan model drop dan jalan. sopirnya bisa kembali ke kantor / menunggu di mall terdekat (ini yang saya lakukan jika dapat giliran antar anak saya sekolah).

- banyak sekolah didirikan tidak di tempat seharusnya. contoh: di kompleks perumahan. sehingga lokasi parkir terkendala. tapi biarkan ini jadi problema pihak pengelola sekolah.

cabuti pentil ? saya sangat setuju sekali. biar kapok. nanti lama-lama juga para sopir itu akan hilang dengan sendirinya. biar mereka cari solusi sendiri-sendiri mau parkir mobil dimana.
Tempo hari ketika nganter bini ke wing Kirana di RSCM di sana sudah ada gedung parkir bertingkat, gedungnya cukup sempit dan mobil kita dinaikan dengan mekanisme mekanik. 1 gedung kecil itu bisa menampung 96 mobil dan total sehari yang masuk keluar 300 kendaraan.

Gua ngobrol2 ma yg jaga dan dia katakan ini satu2nya di Jakarta.

Mungkin bisa jadi alternatif nih...
Gedung parkir elektrik.
Quote:Original Posted By lunar1980
Jakarta - Ruas jalan di sekitar sekolah-sekolah di Jakarta sering menjadi macet saat jam masuk atau pulang sekolah. Untuk mengatasi hal itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mengirimkan surat kepada pihak sekolah untuk ikut terlibat dalam penertiban kendaraan penjemput siswa.

"Masalah fasilitas parkir, kita berkali-kali menghubungi sekolah. Kita sosialisasikan bahkan menyurati untuk tidak berlama-lama parkir," ujar Kasudinhub Jakarta Timur, Mirza Aryadi saat dihubungi, Selasa (24/9/2013).

Mirza mengatakan terdapat sejumlah titik rawan kemacetan yang berada di sekitar sekolah. Di antaranya di Jalan Pemuda, tepatnya di depan SMA Tarakanita dan Labschool. Sejumlah tempat parkir bisa menjadi alternatif bagi penjemput siswa sekolah di Jalan Pemuda.

"Kalau mau parkir lama sebenarnya bisa di gedung UNJ, gedung olahraga dekat perempatan lampu merah, atau stadion balap sepeda. Sedangkan di Tarakanita bisa di pakirkan Mal Arion dan balap sepeda. Kita sudah berkali-kali kasih imbauan tapi tidak didengar," imbuhnya.

Dirinya menjelaskan jika memang tak ada lahan parkir, sebaiknya pemilik kendaraan tidak memakirkan kendaraan berlama-lama. Sebaiknya menggunakan sistem antar jemput drop off.

"Mbok ya orang tua yang jemput anaknya jangan nunggu satu sampai dua jam. Kan bisa tunggu 15 menit dengan sistem drop off, pas anak pulang langsung jalan," tandasnya.


sumber: [url]http://news.detik..com/read/2013/09/25/014411/2368454/10/banyak-kendaraan-penjemput-yang-ngetem-kasudinhub-jaktim-surati-sekolah?991101mainnews[/url]
------------------------------------------
Komentar TS:

banyak orang tua berlaku seperti ini:

- ngetem berlama-lama ketika jemput anaknya. ketika ada aba2 dari suster/ pembantu/ istri maka sopir akan TANCAP GAS ke gerbang. hal ini membahayakan jika ada siswa berlarian.

- karena takut anak kena sinar matahari (takut hitam) lalu ngetem di dekat gerbang lama2. Kenapa harus takut hitam ? Pigmen kulit itu akan terbentuk dan regenerasi terus. Jikapun hitam saya rasa tetap wajar. anak saya saja malah saya suruh main di taman/ kebun rumah. kena sinar matahari. itu hal menyehatkan.

- diakui atau tidak, jam 7 ketika anak sekolah masuk kerja memang cukup banyak membuat kemacetan.

Lebih baik Kepolisian melakukan tindakan tegas dengan para pengetem begini. Hal ini juga membuat tidak nyaman tetangga dari sekolah tersebut.


kalo ngelanggar kenapa ngak di tilang aja pak pol??? kecuali banyak anak pejabat sekolah disana jadi pak pol nya takiuttt emoticon-Ngakak

pak pol emoticon-Najis banget dah.. kalo ama sekolah mahal perlakuannya sama kayak ngadepin sesama pol atau sama pejabat emoticon-Najis
bener neh, apalagi ke tempat sekolah2 elite, nih mobil penjemput bikin macet aja......emoticon-Mad (S)
gembok aja lah, kelamaan ngambil jalan nego trus
emang ngeselin tuh anak2 orang kaya.. bikin macet aja.. malesnya ga ketulungan.. masa satu siswa dijemput satu mobil.. padahal rumahnya juga deket..
harusnya pemerintah tu cerdas.. wajibken itu sekolah sekolah bonafit buat ngadain bus sekolah.. trus itu tempat kantoran wajib adain mobil antar jembut karyawan.....








*eh jemput
wilayahnya prokis

kasih rambu larangan parkir

ngelanggar tilang

ngelanggar lagi? Derek
Quote:Original Posted By ErnestoGuevara.
Tempo hari ketika nganter bini ke wing Kirana di RSCM di sana sudah ada gedung parkir bertingkat, gedungnya cukup sempit dan mobil kita dinaikan dengan mekanisme mekanik. 1 gedung kecil itu bisa menampung 96 mobil dan total sehari yang masuk keluar 300 kendaraan.

Gua ngobrol2 ma yg jaga dan dia katakan ini satu2nya di Jakarta.

Mungkin bisa jadi alternatif nih...
Gedung parkir elektrik.


ah kata siapa...ada noh kantoran kecil make sistim parkir sistim lift gini, walaupun cuma 2 tingkat sih...susurin aja jl fatmawati, sebrangnya masjid deket bca...hehehe
Quote:Original Posted By lunar1980
Jakarta - Ruas jalan di sekitar sekolah-sekolah di Jakarta sering menjadi macet saat jam masuk atau pulang sekolah. Untuk mengatasi hal itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mengirimkan surat kepada pihak sekolah untuk ikut terlibat dalam penertiban kendaraan penjemput siswa.

"Masalah fasilitas parkir, kita berkali-kali menghubungi sekolah. Kita sosialisasikan bahkan menyurati untuk tidak berlama-lama parkir," ujar Kasudinhub Jakarta Timur, Mirza Aryadi saat dihubungi, Selasa (24/9/2013).

Mirza mengatakan terdapat sejumlah titik rawan kemacetan yang berada di sekitar sekolah. Di antaranya di Jalan Pemuda, tepatnya di depan SMA Tarakanita dan Labschool. Sejumlah tempat parkir bisa menjadi alternatif bagi penjemput siswa sekolah di Jalan Pemuda.

"Kalau mau parkir lama sebenarnya bisa di gedung UNJ, gedung olahraga dekat perempatan lampu merah, atau stadion balap sepeda. Sedangkan di Tarakanita bisa di pakirkan Mal Arion dan balap sepeda. Kita sudah berkali-kali kasih imbauan tapi tidak didengar," imbuhnya.

Dirinya menjelaskan jika memang tak ada lahan parkir, sebaiknya pemilik kendaraan tidak memakirkan kendaraan berlama-lama. Sebaiknya menggunakan sistem antar jemput drop off.

"Mbok ya orang tua yang jemput anaknya jangan nunggu satu sampai dua jam. Kan bisa tunggu 15 menit dengan sistem drop off, pas anak pulang langsung jalan," tandasnya.


sumber: [url]http://news.detik..com/read/2013/09/25/014411/2368454/10/banyak-kendaraan-penjemput-yang-ngetem-kasudinhub-jaktim-surati-sekolah?991101mainnews[/url]
------------------------------------------
Komentar TS:

banyak orang tua berlaku seperti ini:

- ngetem berlama-lama ketika jemput anaknya. ketika ada aba2 dari suster/ pembantu/ istri maka sopir akan TANCAP GAS ke gerbang. hal ini membahayakan jika ada siswa berlarian.

- karena takut anak kena sinar matahari (takut hitam) lalu ngetem di dekat gerbang lama2. Kenapa harus takut hitam ? Pigmen kulit itu akan terbentuk dan regenerasi terus. Jikapun hitam saya rasa tetap wajar. anak saya saja malah saya suruh main di taman/ kebun rumah. kena sinar matahari. itu hal menyehatkan.

- diakui atau tidak, jam 7 ketika anak sekolah masuk kerja memang cukup banyak membuat kemacetan.

Lebih baik Kepolisian melakukan tindakan tegas dengan para pengetem begini. Hal ini juga membuat tidak nyaman tetangga dari sekolah tersebut.


".. anak sekolah masuk kerja .." ? ? emoticon-Bingung emoticon-Bingung