alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52414ba7148b46e52c000001/anggota-dpra-belum-lunasi-pengembalian-dana-tki-gerak-surati-mendagri
Anggota DPRA Belum Lunasi Pengembalian Dana TKI, GeRAK Surati Mendagri
BANDA ACEH - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh akan menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait masih banyaknya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Periode 2004-2009, yang belum melunasi pengembalian Dana Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) dan Dana Operasional Pimpinan DPRA.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut oleh GeRAK Aceh terhadap kesepakatan bersama antara DPRA dengan GeRAK Aceh dalam Sidang Ajudikasi yang difasilitasi oleh Komisi Informasi Aceh.

"Kami akan segera menyurati Mendagri, agar jelas kepastian hukum bagi anggota yang belum lunas atau masih menyicil," kata Isra Safril, Kepala Divisi Kebijakan Publik GeRAK Aceh kepada acehonline.info , Senin (23/9), usai Sidang Pembacaan Putusan oleh Komisi Informasi Aceh (KIA) di Aula Seuramoe Informasi Aceh.

Putusan dan balasan dari Mendagri, Isra menjelaskan, akan menjadi kekuatan bagi GeRAK Aceh untuk melakukan publikasi data Anggota DPRA yang masih menunggak pengembalian dana Tki tersebut.

"Jika balasan dari Mendagri belum ada, sesuai keputusan sidang, GeRAK Aceh masih tidak diperbolehkan mempublikasi ke publik," papar Isra Safril.

Dari 69 anggota DPRA periode 2004-2009, kata Isra, baru belasan yang sudah melunasi pengembalian dana tersebut secara keseluruhan.

"Masih banyak yang belum lunas. Nantinya, jika sudah ada balasan dari pihak Kemendagri, GeRAK akan segera mempublikasi melalui media massa," imbuh Isra.

Seperti diketahui, Anggota DPRA periode 2004-2009 menerima sejumlah dana Tunjangan Komunikasi Intensid dan Bantuan Penunjang Operasional (BPO). Sesuai PP No. 21 Tahun 2007 dan Permendagri No. 21 Tahun 2007 ditegaskan bahwa, Pimpinan dan Anggota DPRD yang telah menerima TKI dan BPO, harus melunasi dan menyetorkan kembali ke Kas Umum Daerah. Namun hingga kini, masih banyak anggota dewan yang belum mengembalikan dana tersebut.(sumber)


KPK mana KPK????? emoticon-Matabelo