alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/524136d70e8b46db0d000006/muke-gile-marzuki--timnas-u-19-berasal-dari-lpi-sby-dan-saya-penganggasnya
Kesel 
[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penggagasnya
[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penganggasnya

[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penganggasnya


Lewat drama adu penalti, Tim Nasional Indonesia U-19 berhasil meraih juara untuk pertama kalinya selama 22 tahun terakhir di ajang AFF Cup U-19. Hasil ini disebut-sebut berkat Liga Pendidikan Indonesia (LPI) yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tahun 2009 silam.

Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, kemenangan Indonesia semalam bukan karena kerja singkat. Melainkan hasil dari pembinaan empat tahun lalu yang dilakukan oleh LPI.

"Kemenangan ini bukan kerja singkat, tapi melalui proses kompetisi yang sudah berjalan hampir empat tahun yang dilakukan oleh LPI. Kompetisi sepakbola antar pelajar tingkat SMP, SMA dan universitas," kata Marzuki dalam pesan singkat, Senin (23/9).

Menurut Marzuki, line up para pemain Timnas U-19 mayoritas berasal dari binaan LPI. Dia mengaku sebagai penggagas LPI saat kampanye Pemilu 2009 yang lalu.

"Rata-rata mereka yang masuk dalam U-19 tahun adalah mereka yang pernah main dalam LPI. LPI ini saya gagas tahun 2009 yang dibuka oleh SBY saat Pemilu Presiden 2009," tegas Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

LPI, lanjut dia, juga diselenggarakan atas kerjasama bersama PSSI, Menteri Pendidikan dan Menteri Pemuda dan Olahraga. "Sudah disepakati bahwa satu-satunya lembaga pembibitan adalah LPI," imbuhnya.

Dia menjelaskan, bahwa LPI adalah organisasi yang bersifat tanpa mengambil keuntungan materi. Anggarannya, kata dia, berasal dari kementerian yang bersangkutan.

"LPI ini organisasi non profit, hanya wadah yang mengkoordinasikan ke tiga lembaga tersebut, sifatnya hanya melaksanakan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan dari APBN, dikeluarkan langsung oleh masing-masing kementerian," tutur dia.

Marzuki menambahkan, organisasi LPI juga sudah diikuti oleh 8.000 sekolah di seluruh Indonesia. Bagi pemain potensial dan berbakat, lanjut dia, akan dikirim untuk berlatih ke luar negeri.

"Tahun lalu sudah ada 8.000 sekolah yang ikut. Target kami 1.5000 sekolah yang ikut kompetisi rutin tahunan. Pemain terbaik dari LPI kami kirim untuk sekolah ke negara-negara yang maju sepakbolanya, tahun ini ke Spanyol," pungkasnya.



Quote:Quote:Ya, inilah watak politisi kita: segera mengklaim atas keberhasilan, segera ingkar atas kegagalan. Boro-boro memberikan apresiasi kepada pelatih dan pemain yang merebut Piala AFF U-19, Ketua DPR Marzuki Alie, malah mengklaim, bahwa pihaknya punya andil besar dalam kemenangan ini. Juga Presiden SBY. Kok bisa?

"Rata-rata mereka yang masuk dalam U-19 tahun pernah main dalam LPI. LPI saya gagas tahun 2009 yang dibuka oleh SBY saat Pilpres 2009," kata Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu. LPI yang dimaksud Marzuki adalah Liga Pelajar Indonesia. Inilah kompetisi sepak bola antarpelajar SMP, SMA dan universitas, yang digelar sejak empat tahun lalu. "LPI ini organisasi nonprofit," tegas Marzuki.

Sampai di sini, kita memberi acungan jempol buat Marzuki. Gagasan nonprofitnya membuahkan hasil. Padahal, kalau mau jujur, pertandingan antarpelajar sesungguhnya, bukan soal baru. Sudah dipraktikkan bertahun-tahun. Tapi LPI memang menawarkan kompetisi teratur sehingga prestasi bisa diukur.

Tetapi ketika Marzuki mengatakan, kompetisi antarpelajar itu diselenggarakan atas kerja sama PSSI, Kemendiknas, dan Kemenpora, kita mulai mengerti situasi dan latar belakanya. "LPI satu-satunya lembaga pembibitan sepak bola yang diakui pemerintah," tegasnya. Coba bayangkan, kalau SBY bukan presiden, kalau Marzuki bukan ketua DPR, apa mungkin gagasan itu bisa terwujud?

Karena itu, bisa dipahami kalau LPI jadi wadah tunggal yang diakui pemerintah. Tentu saja ada implikasinya. "LPI hanya mengkoordinasikan ke tiga lembaga tersebut. Sifatnya hanya melaksanakan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan dari APBN, dikeluarkan langsung oleh masing-masing kementerian," tutur Marzuki.

Pertanyaannya, sudah berapa banyak dana APBN yang dikeluarkan untuk LPI selama empat tahun? Lalu siapa saja yang terlibat dalam LPI? Mungkin benar LPI nonprofit, tetapi percayakah Anda, ada orang (politisi, birokrat, atau orang bola) yang tulus ikhlas begitu saja mau bercapek-capek mengurus sepak bola pelajar?

Jika Timnas U-19 diklaim sebagai keberhasilan LPI, bagaimana dengan Timnas U-16, yang gagal meraih sukses dalam AFF U-16, beberapa waktu lalu? Mengapa Marzuki diam saja, seakan tak ada hubungannya dengan dengan LPI?

Kita harus bangga dengan apa yang diraih oleh Timnas U-19. Karena tim inilah yang mempersembahkan gelar setelah 22 tahun bangsa besar ini kalah melulu di lapangan bola. Tapi kita juga tidak bisa menutup mata, tim ini menang juga faktor kebetulan. Vietnam tampil lebih baik; tak hanya tampak dalam permainan malam itu, tetapi juga pertandingan sebelumnya, yang berhasil menekuk timnas.

Tetapi di sini kita tidak sedang bicara soal permainan sepak bola, tetapi permainan politik yang memanfaatkan sepakbola sebagai olah raga paling populer di jagad Indonesia. Marzuki, bahkan SBY sekalipun boleh saja mengklaim, bahwa keberhasilan Timnas U-19 adalah atas gagasan dan jasanya. Namun percayalah, klaim itu tidak begitu saja mudah dipercaya banyak orang.

Bukti sederhananya adalah, berita tentang klaim Marzuki itu justru diragukan orang di dunia maya. Semua orang berkomentar negatif, bahkan cenderung melecehkan. Malah di antara mereka justru melihat, gagasan LPI tidak lain adalah upaya untuk memanfaatkan dana APBN untuk kepentingan lain.

Mungkin Marzuki tidak punya niat korupsi. Tetapi dana berlimpah di Kemendiknas dan Kemenpora, adalah lahan besar bagi para politisi untuk menangguk duit haram. Kasus Hambalang dan tender soal UN adalah petunjuk nyata soal itu.

Lagi pula, waktu 20 tahun terakhir ini sudah menunjukkan: jika sepak bola diurus oleh para politisi, hasilnya tidak akan pernah baik. Bukan hanya soal sepak bola bukan bidangnya, tetapi mengurus sepak bola perlu dedikasi, fokus. Jika diurus sambil lalu, timnas hanya jadi bulan-bulanan tim negara lain, seperti selama ini. Apalagi jika motifnya hanya mencari keuntungan: pencitraan atau pendapatan.

Politisi memang pekerjaan yang menuntut banyak bicara, banyak berdebat, dan banyak berdiskusi. Tetapi bicara asal-asalan, justru bisa jadi sasaran. Banyak politisi yang tidak percaya dengan kemampuan sosial media dalam merespons bicarannya. Mereka percaya duit bisa membeli suara rakyat. Silakan saja, pemilu nanti akan membuktikan.



Quote:TS : Giliran menang aja, pada saling Klaim sebagai pahlawan...
Tapi giliran kalah, yang ada saling lempar tanggung jawab.....emoticon-Cape d... (S)


SAMBER

kalo menurut trit ini yang paling berjasa itu pelatih pembinanya gan......emoticon-Malu
Quote:Original Posted By hipmad.2nd
kalo menurut trit ini yang paling berjasa itu pelatih pembinanya gan......emoticon-Malu


makanya ... banyak orang yang jadi pahlawan kesiangan dan hasil kerja tim sesungguhnya malah dibikin kabur sama si om juki..emoticon-Cape d... (S)
olahraga dicampur politik, umur nya sependek jagung

cari nama nih ye, buat kampanye 2014 emoticon-Ngakak
but sori to say, warga yg berinternet 60jt ++ alias 1/4 penduduk Indonesia
gak bisa di bodohi pak.
emoticon-Ngakak
benar-benar parah.. dipolitikin lagi... dasar pejabat anjeng, presiden juga anjeng...
si juki ini spertinya belum pernah dikepret sama baginda kami tercinta la nyalla mataitil....emoticon-Mad (S)
hahahahahahaha... emoticon-Ngakak (S)
ngaca dulu dong :P
asal mengakui aja... Olah raga di campur Politik bisa kacau ntar..
tinggal nunggu waktu aja... makanya jangan ada orang Politik di Olahraga :P
oooh gtu......
giliran begini pada dulu-duluan jadi pahlawan kesiangan....ya maklumlah untuk menaikkan popularitas pemilu taon depan
kalo misal kemaren kalah....suaranya sama kyk yg sekarang ga ya?? emoticon-Malu (S)
emoticon-thumbdown uda kaga bisa emoticon-Thinking kali nie orang..kalo udah team emoticon-I Love Indonesia (S) menang aja...enak aja nie orang klaim sana sini...pake unsur politik lagee...giliran kalah...pelatih ama pemain yg disalahkan...otak isi nya emoticon-Tai semua kalee ya
woi goblok olahraga jgn dibawa politik... "sport is a fair play"

emoticon-Hammer
pinjemin gw pistol dong pengen gw tembak kepalanya ni org emoticon-Mad (S)
PESAN DARI Baginda JUNJUNGAN don Ical :



[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penganggasnya
Quote:Original Posted By telenji200772
[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penganggasnya

[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penganggasnya


Lewat drama adu penalti, Tim Nasional Indonesia U-19 berhasil meraih juara untuk pertama kalinya selama 22 tahun terakhir di ajang AFF Cup U-19. Hasil ini disebut-sebut berkat Liga Pendidikan Indonesia (LPI) yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tahun 2009 silam.

Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, kemenangan Indonesia semalam bukan karena kerja singkat. Melainkan hasil dari pembinaan empat tahun lalu yang dilakukan oleh LPI.

"Kemenangan ini bukan kerja singkat, tapi melalui proses kompetisi yang sudah berjalan hampir empat tahun yang dilakukan oleh LPI. Kompetisi sepakbola antar pelajar tingkat SMP, SMA dan universitas," kata Marzuki dalam pesan singkat, Senin (23/9).

Menurut Marzuki, line up para pemain Timnas U-19 mayoritas berasal dari binaan LPI. Dia mengaku sebagai penggagas LPI saat kampanye Pemilu 2009 yang lalu.

"Rata-rata mereka yang masuk dalam U-19 tahun adalah mereka yang pernah main dalam LPI. LPI ini saya gagas tahun 2009 yang dibuka oleh SBY saat Pemilu Presiden 2009," tegas Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

LPI, lanjut dia, juga diselenggarakan atas kerjasama bersama PSSI, Menteri Pendidikan dan Menteri Pemuda dan Olahraga. "Sudah disepakati bahwa satu-satunya lembaga pembibitan adalah LPI," imbuhnya.

Dia menjelaskan, bahwa LPI adalah organisasi yang bersifat tanpa mengambil keuntungan materi. Anggarannya, kata dia, berasal dari kementerian yang bersangkutan.

"LPI ini organisasi non profit, hanya wadah yang mengkoordinasikan ke tiga lembaga tersebut, sifatnya hanya melaksanakan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan dari APBN, dikeluarkan langsung oleh masing-masing kementerian," tutur dia.

Marzuki menambahkan, organisasi LPI juga sudah diikuti oleh 8.000 sekolah di seluruh Indonesia. Bagi pemain potensial dan berbakat, lanjut dia, akan dikirim untuk berlatih ke luar negeri.

"Tahun lalu sudah ada 8.000 sekolah yang ikut. Target kami 1.5000 sekolah yang ikut kompetisi rutin tahunan. Pemain terbaik dari LPI kami kirim untuk sekolah ke negara-negara yang maju sepakbolanya, tahun ini ke Spanyol," pungkasnya.





SAMBER


wajarlah namanya juga politisi,.,selalu mengambil kesempatan dalam hal apapun,.,.Tapi jadi eneg nih kodokemoticon-Najis
si JUKI siang-siang di kantor udah MABOK LEM AIBON....emoticon-Malu (S)
Kebanyakan rapat nih orang,..KECAPEKAN ya????
Quote:Original Posted By velozcity
si JUKI siang-siang di kantor udah MABOK LEM AIBON....emoticon-Malu (S)


wkwkwkwk....emoticon-Ngakak
badak jawa! jebret! ahay! emoticon-Mad emoticon-Marah giliran menang aje, bapak angkat nya banyak...coba kalah, beeh...langsung di cap anak h.r..m tuh emoticon-Ngacir2
Quote:Original Posted By telenji200772
[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penganggasnya

[MUKE GILE] Marzuki : TIMNAS U-19 Berasal dari LPI, SBY dan Saya Penganggasnya


Lewat drama adu penalti, Tim Nasional Indonesia U-19 berhasil meraih juara untuk pertama kalinya selama 22 tahun terakhir di ajang AFF Cup U-19. Hasil ini disebut-sebut berkat Liga Pendidikan Indonesia (LPI) yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tahun 2009 silam.

Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, kemenangan Indonesia semalam bukan karena kerja singkat. Melainkan hasil dari pembinaan empat tahun lalu yang dilakukan oleh LPI.

"Kemenangan ini bukan kerja singkat, tapi melalui proses kompetisi yang sudah berjalan hampir empat tahun yang dilakukan oleh LPI. Kompetisi sepakbola antar pelajar tingkat SMP, SMA dan universitas," kata Marzuki dalam pesan singkat, Senin (23/9).

Menurut Marzuki, line up para pemain Timnas U-19 mayoritas berasal dari binaan LPI. Dia mengaku sebagai penggagas LPI saat kampanye Pemilu 2009 yang lalu.

"Rata-rata mereka yang masuk dalam U-19 tahun adalah mereka yang pernah main dalam LPI. LPI ini saya gagas tahun 2009 yang dibuka oleh SBY saat Pemilu Presiden 2009," tegas Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

LPI, lanjut dia, juga diselenggarakan atas kerjasama bersama PSSI, Menteri Pendidikan dan Menteri Pemuda dan Olahraga. "Sudah disepakati bahwa satu-satunya lembaga pembibitan adalah LPI," imbuhnya.

Dia menjelaskan, bahwa LPI adalah organisasi yang bersifat tanpa mengambil keuntungan materi. Anggarannya, kata dia, berasal dari kementerian yang bersangkutan.

"LPI ini organisasi non profit, hanya wadah yang mengkoordinasikan ke tiga lembaga tersebut, sifatnya hanya melaksanakan. Sedangkan biaya yang dikeluarkan dari APBN, dikeluarkan langsung oleh masing-masing kementerian," tutur dia.

Marzuki menambahkan, organisasi LPI juga sudah diikuti oleh 8.000 sekolah di seluruh Indonesia. Bagi pemain potensial dan berbakat, lanjut dia, akan dikirim untuk berlatih ke luar negeri.

"Tahun lalu sudah ada 8.000 sekolah yang ikut. Target kami 1.5000 sekolah yang ikut kompetisi rutin tahunan. Pemain terbaik dari LPI kami kirim untuk sekolah ke negara-negara yang maju sepakbolanya, tahun ini ke Spanyol," pungkasnya.








SAMBER





hahahahaha.......jebreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttt.....emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
ane malu, 1 daerah kelahiran ma mahluk ini
×