alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523fe93f108b463872000001/jokowi-ahok-akan-larang-pagar-perkantoran-di-sudirman-thamrin
Jokowi-Ahok akan Larang Pagar Perkantoran di Sudirman-Thamrin
Jokowi-Ahok akan Larang Pagar Perkantoran di Sudirman-Thamrin

Nih gan Joko-hok punya kebijakan lagi.. kali ini di Jakarta, tepatnya jalan sudirman thamrin di larang didirikan pagar, nantinya halaman gedung akan di jadikan food court, taman, ataupun tempat PKL

berikut beritanya:

Quote:TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Demi menciptakan kota humanis yang memungkinkan terjadinya interaksi yang baik antarpenduduk, gedung-gedung tinggi di Jakarta nantinya tidak boleh memiliki pagar pembatas. Pagar-pagar yang kini ada akan dirobohkan, diganti dengan taman yang bisa dimanfaatkan orang untuk bersantai ria.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi pembicara dalam acara "Kanisius Education Fair" di SMA Kolese Kanisius, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2013).
Dia menjelaskan, di antara gedung-gedung tersebut nantinya akan ada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan. Konsep ini akan diterapkan di gedung-gedung yang berada di kawasan Jalan Sudirman, Thamrin, dan HR Rasuna Said (Kuningan).
"Tapi PKL-nya kita didik dan kalau ketahuan tidak menjaga kebersihan, akan kita denda dan kita usir," kata Basuki.
Karena tidak lagi memiliki pagar, kata Basuki, nantinya pengamanan di gedung harus diperketat, utamanya dengan CCTV. Selain berfungsi sebagai alat pengamanan, CCTV juga berfungsi untuk mengawasi PKL bandel yang tidak menjaga kebersihan.
Selain itu, lanjut Basuki, nantinya di tiap taman akan ada kursi-kursi tempat duduk buat dua orang. Keberadaan CCTV juga untuk mengawasi agar tidak ada yang berpacaran dengan bertindak macam-macam di tempat tersebut.
"Pengamanan diperketat, biar orang bisa santai tapi tetap aman," jelasnya

Sumber


Karena berdasarkan Pergub Jarak dari gedung ke jalan raya minimal 6 Meter gan... Sedangkan sekarang Jaraknya hanya 2-3 Meter saja.. Nantinya pagar di kawasan akan di larang..
Kata Om Ahok sih tujuannya:
- Biar Pejalan Kaki Aman
- Menambah Ruang Terbuka Hijau
- Untuk Foodcourt (tempat jualan) agar kawasan Sudirman-Thamrin nanti tetap rame selama 24 jam

Tapi ada yang harus di pertimbangkan gan..

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com —Jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serius untuk menerapkan peraturan bahwa gedung-gedung di Jalan Sudirman-Thamrin harus tanpa pagar, maka harus mulai dipikirkan jaminan keamanan kepada pengelola gedung. Apalagi, Jalan Sudirman-Thamrin merupakan kawasan langganan aksi unjuk rasa.
"Demonya dalam jumlah besar lagi, apakah Pemrov DKI bisa memberikan jaminan keamanan?" kata pengamat perkotaan Nirwono Yoga saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/9/2013).
Nirwono mengungkapkan, rencana pembongkaran pagar gedung-gedung di kawasan Sudirman-Thamrin telah muncul sejak tahun 2005. Saat itu masih era pemerintahan Sutiyoso.
Saat itu, melalui program "Pedestrianisasi Jalan Thamrin", Sutiyoso mengingingkan pagar di depan jalan raya maupun pagar pembatas antargedung dibongkar. Pembongkaran pagar depan bertujuan supaya trotoar bisa dilebarkan.
"Pembongkaran pagar pembatas antargedung supaya orang bisa mengggunakan teras gedung untuk berjalan kaki agar perpindahan dari gedung satu ke gedung lain menjadi lebih mudah," jelas Nirwono.
Saat itu, lanjut Nirwono, pada dasarnya para pengelola gedung tidak keberatan. Namun, mereka menginginkan adanya jaminan keamanan. Saat itu, Sutiyoso menawarkan patroli satpol PP selama 24 jam. Namun, langkah tersebut membutuhkan biaya operasional yang besar karena membutuhkan banyak Satpol PP yang secara bergantian menjaga kawasan tersebut.
Terlebih lagi, ada tiga kedutaan besar negara asing yang ada di kawasan tersebut, yaitu Kedubes Jepang, Inggris, dan Jerman. Tentunya tidak mungkin untuk membongkar pagar pembatas tiga gedung kedubes negara lain.
"Dibongkar jelas tidak bisa tapi dimundurkan untuk pelebaran trotoar, mereka (kedubes asing) mendukung. Jadi waktu itu akhirnya pagarnya tidak dibongkar, tapi dimundurkan. Jadilah yang saat itu lebar trotoar hanya 1,5-2 meter, sekarang sudah 6 meter. Itu salah satu keberhasilan program itu," jelas Nirwono.
Lebih lanjut, kata Nirwono, dia sangat senang apabila nantinya gedung-gedung di kawasan Sudirman-Thamrin tanpa pagar. Hal itu untuk menghidupkan lantai bawah gedung-gedung yang ada di kawasan itu.
"Kalau tanpa pagar akan lebih enak. Mau makan siang bisa berjalan di teras-teras gedung. Kalau sekarang kan harus keluar gedung dulu, jalan di trotoar, baru masuk ke gedung yang lain," ujarnya.
Untuk itu, dia mengharapkan Pemprov DKI harus mulai menyusun urban design guidelines dari saat ini. Hal itu tentu saja menyangkut aspek keamanan serta bagaimana nantinya batas area antargedung jika tanpa pagar.
Wacana untuk meniadakan pagar gedung-gedung di Jalan Sudirman-Thamrin dilontarkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi pembicara dalam acara Kanisius Education Fair di SMA Kolese Kanisius, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2013).
Basuki menjelaskan, tujuan peniadaan pagar untuk menciptakan kota yang humanis dan interaksi yang baik antarpenduduk. Pagar-pagar nantinya akan diganti dengan taman yang bisa untuk orang bersantai ria. Di taman itu, nantinya juga akan ada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang diperkenankan berjualan.
"Tapi PKL-nya kita didik dan kalau ketahuan tidak menjaga kebersihan, akan kita denda dan kita usir," tegasnya.
sumber


Yg PKL ane ga setuju krn bikin kumuh emoticon-army
kalo d jadiin taman sih bagus2 aj jadi kliatanny hijau...
tapi kalo ada banyak PKLny kekny jangan deh...
kesanny kumuh dan lagi nantiny bakalan banyak sampah dmn2...

ide yang bagus tapi tolong pedagangnya juga di saring pak, dan di sesuaikan dengan kondisi lapangan, jangan gedung ato perkantoran elit trus di depannya jualan otak2, ntar jadi tempat nongkrong preman malah lebih ribet lagi ngurusnya
Jiahhh, ntar buntutnya jadi tempat mangkalnya lonte kantoran tuch space!! Si Joko ama Dewa Bir ada -ada aja dah ah!! emoticon-Mad (S)
kalau ada kerusuhan gimana ya
pkl nya diatur yang rapih ..tp yg tunggu dijelasin lebih lanjut aja deh sama om ahok
Wakakakaka ide nya ahok diaku idenya Jokongok emoticon-Ngakak
luar biasa memang ide2nya jokohok
gk belagu ntar para pkl nya emoticon-Matabelo
yah kita nunggu gmn jadi nya? yang pasti lahan akan menjadi lebih luas.
asalkan rapi dan bisa menjamin keamanan
contohnya ane lihat di depan komple WTC (wisma metropolitan) deket flyover karet
depannya udah kyk pasar ,dari joki ,pengamen2, jualan gorengan, ibu2 yg minta2 duit buat ongkos emoticon-Cape deeehh
trotoar jadi sempit, jalan jadi susah ,belom lagi tukang ojek yg ikut mangkal ,dipojokan dekat halte busway emoticon-Cape deeehh
tanem banyak pohon juga yah biar adem trotoarnya...
semoga jadi kenyataan deh ...emoticon-Big Grin
cuma ntar kendalanya harus berhadapan sama pemilik gedung2 nih...
bisa2 saling skut menykut
Disolo gladag deket patung slamet riyadi, kantor2 gak pakai pager.
Jadinye lebih bagus gan.
klo gak ada sutiyoso jga gak ada busway.. ide2 sutiyoso emang maknyus..
Hrus makasih Johok nih, banyak dibantu peninggalan gubernur sbelumnya smentara proyek2 dia blum ada wujudnya

emoticon-Ngakak
sekali lagi bukan ide yg fresh dari jokohok
jaman sutiyoso udah pernah diwacanakan
akhir nya kurang berjalan efektif dengan alasan keamanan
apalagi karena sepanjang thamrin banyak demo yg cenderung rusuh

Quote:RENCANA membangun pedestrian yang manusiawi sebenarnya sudah mengemuka sejak Surjadi Soedirja menjabat Gubernur DKI Jakarta. Tetapi, rencana itu tidak pernah terwujud, sampai akhirnya Gubernur Sutiyoso mengangkat persoalan tersebut pada tahun 2003.

Untuk itu, pemilik atau pengelola gedung perkantoran, hotel, dan sarana-sarana vital (seperti kedutaan dan Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa) di kawasan sepanjang sekitar 1,5 kilometer itu diminta menyediakan fasilitas untuk pejalan kaki. Trotoar yang selama ini ada, selebar 2,5 meter, harus diperlebar.

Meski diselimuti perasaan waswas terhadap kemungkinan tindak kriminal, pemilik gedung itu diminta merombak sebagian lahan bagian depan hingga terlihat hidup alias tanpa pagar. Bukan hanya di depan, tetapi juga pagar antargedung. Tujuannya, agar lahan "dibuka" itu dapat dimanfaatkan untuk lalu lalang para pejalan kaki.

http://bataviapedestrian.blogspot.co...pa-konsep.html
ide yg bgus tuh moga mkin bnyk phon di tnam n tmpt jualan mkin rapih tnpa macet
Quote:Original Posted By Asynchronous
asalkan rapi dan bisa menjamin keamanan
contohnya ane lihat di depan komple WTC (wisma metropolitan) deket flyover karet
depannya udah kyk pasar ,dari joki ,pengamen2, jualan gorengan, ibu2 yg minta2 duit buat ongkos emoticon-Cape deeehh
trotoar jadi sempit, jalan jadi susah ,belom lagi tukang ojek yg ikut mangkal ,dipojokan dekat halte busway emoticon-Cape deeehh


iya juga ya gan.. kalo nanti ga ada pagar dan di jadiin foodcourt malah jadi lahan PKL..
dah gitu nanti kalo kaga ada pagarnya pas macet motor malah bisa seenaknya naik ke trotoar..

emoticon-Hammer2


PKL di sudirman thamrin?
no no no big no pak