alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523fdede1f0bc37654000007/jebret-ow-ow-ow
Jebret Ow Ow Ow
Ada yang menarik selain kemenangan Indonesia dalam Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di bawah usia 19 tahun (U-19). Siapa lagi kalau bukan komentatornya.

Banyak yang merasa terganggu. Tapi lebih banyak yang kemudian meniru teriakan “Jebret” atau “Ow ow ow” yang diteriakkan sang komentator, baik dalam obrolan maupun status di jejaring sosial.

Dihubungi Tempo, Senin, 23 September 2013i, Valentino Simanjuntak mengaku tidak mengira teriakan itu kemudian menjadi pembicaraan.

Bagaimana awal mula Anda memilih kata-kata "jebret"?

Ceritanya begini, biasanya saya membawakan acara play by play lebih mengarah ke Inggris, lebih kepada memberikan data-data sambil menyebut nama pemain. Tapi waktu di AFF saya diminta membawakan gaya Amerika Latin dan Italia. Kalau di sini seperti di RRI (Radio Republik Indonesia) dan di kampung-kampung. Saya kan besar di kampung, Mbak. Namanya Srengseng Sawah.

Pada pertandingan pertama sampai pertandingan ketiga, saya hanya berkomentar “Ooooooo”. Tapi setelah itu saya merasa kok kepanjangan dan kurang nancep. Akhirnya, kata “ooooo” itu hanya saya pakai kalau peluangnya terbuang.

Tapi saya masih mikir, saya butuh sesuatu kalau nendang. Waktu Indonesia lawan Malaysia itu, sebenarnya saya cuma keluarin “jebret” sekali. Pas siaran ulang gol pemain kita, saya lepas saja. “Jebreet.” Di babak final semalam, setiap peluang saya teriak, “Jebreeet, oooo.”

Sebenarnya kata “jebret” itu biasa saya pakai kalau main bola waktu kecil. Kampung saya, Srengseng Sawah, kalau kita nendang kenceng, istilahnya kan “kita jebretin kipernya aja”. Atau “Awas loe ya, gue jebret loe.”

Penampilan Anda di AFF banyak menuai komentar negatif, tanggapan Anda?

Bagi saya komentar itu adalah bukti perhatian masyarakat sama kita. Apakah itu positif atau negatif, saya sih melihat kebanyakan positif. Tapi prinsip saya kita tidak bisa menyenangkan setiap orang setiap saat. Kita berusaha yang terbaik.

Darimana tahu positif?

Dari stasiun teve setiap pertandingan, ratingnya selalu tinggi.

Anda juga memberi kutipan orang-orang terkenal?

Kutipan-kutipan itu untuk memberi nilai tambah. Karena bagi saya, pertandingan kemarin itu seperti Indonesia sedang bertempur. Makanya, saya kasih banyak kutipan dari para pahlawan.

Anda juga mengajak penonton berdoa?

Itu saya tiru dari Bung Sambas (komentator TVRI era 1980-an). Mengajak penonton untuk berdoa. Selain itu, kita juga di dalam studio tegang, lho. Sambil meyakinkan diri sendiri, saya ajak juga penonton untuk berdoa. Seperti yang saya bilang, harapan itu selalu ada.

Kalau ucapan saudara sebangsa dan se-Tanah Air, itu saya kutip dari Bung Karno.

Jadi komentator sejak kapan?


Awal karier saya jadi presenter sejak tahun 2006. Empat tahun di Indovision, tiga tahun di Global TV, dan sekarang baru Global TV sama MNC TV.

Pengalaman jadi komentator pertama kali?

Waktu pertandingan AFF under-19 tahun 2006 Korea lawan Jepang. Itu baru pertama kali, mendadak. Karena komentator dari luar yang kita undang berhalangan hadir, jadi saya harus mengomentari pertandingan yang bahkan saya belum tahu nama pemainnya. Tapi Puji Tuhan lancar dan masih dipakai. Setelah itu di Liga Italia, Liga Champion, dan Liga Eropa.

salam jebret gan.emoticon-Salamanemoticon-Salaman

Tempo
jeger udah ga musim ya .. sekarang musimnya JEBREEETTT emoticon-Ngakak
happening emoticon-Smilie
siap-siap naikin tarif ente mas bro
Jegeeeeerrrrr VS Jebreeeeeeeeeettt

bumi gonjang ganjing
emoticon-Cool
jebereeeeettttt jegerrrrrr
Yang enak jebret dan menang!!!!
Kalau gak menang gak tau deh emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
emg berasa nonton bola jaman dulu, di tvri, rri, atwpun kelas tarkam, tp asyik2 aja kok, drpd dikit2 cari si anu, cari si anu.
kata2nya jg historis n puitis, skali2 balik k djaman doeloe asyik jg emoticon-Big Grin
Alhamdulillah, ane sm istri berbahagia, belasan tahun nonton timnas, selalu jd nomor 2, skr jd nomor 1 emoticon-I Love Indonesia (S)
di kandang ? cuma level junior ? terserahlah, emg lu bisa apa ???
kocak nih komentator Valentino Simanjuntak .. emoticon-Ngakak

toplah menghibur.. emoticon-Embarrassment
klo menurut ane komentator ya harus begitu,berapi2 dan membangkitkan semangat penonton nya,dan bikin olah raga jantung emoticon-Big Grin
ikutan jebrat....jebret dah gw semalem
selamat buat indonesia .....emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
Jebret Ow Ow Ow
gak malu mengaku anak kampungan emoticon-Angkat Beer

boleh dari kampung asal gak kampungan yah, grogol rasa singapur emoticon-Ngacir
udah lewat masanya CR7vs Messi
2013 mah eranya Jebret vs Ahay
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
ane suka bget nih gaya komentator ini,bikin kita semangat,dan merasakan apa yg dirasakan para punggawa merahputih,semoga kita bs ke piala dunia,dan jebret2in negara lain emoticon-Big Grin
jebret bisa jadi trending topik emoticon-Ngakak
keren lah pokoknya

jebretlah pokoknya
Jebrettttttt, owh3x...yes2x...Apa yg terjadi...? emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Jlebbbbbbbbbb breeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttemoticon-Ngakak
kalo ane sih suka ya gayanya, ya bikin kita semangat nonton gitu. maklum deh ane orang kampung juga kali hehehehe

kalo gaya inggris gitu kan cenderung bosan, tapi karena biasanya pertandingannya seru ya jadi ikut seru juga. hehehehe. nah kalo kemaren udah seru banget ditambah komentator yang seru juga alhasil pada jantungan deh

Jebrrreeettttt
Ooooooooooo