alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523eb2133dcb179b35000001/konspirasi-pendzoliman-pada-bang-ruhut-sbg-ketua-komisi-iii-dpr-yang-baru-why
Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?
Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?
Politisi Tajir di Gedung Wakil Rakyat, DPR, Ruhut Sitompul yang mengoleksi mobil Bentley seharga miliaran rupiah, punya hobi menghisab cerutu Cuba yang harga sebatangnya paling murah Rp 300 ribu.(Indopos.com)

Pakar: Ruhut tidak Mampu Representasikan Wibawa Komisi III
Jum'at, 20 September 2013 | 11:42

Metrotvnews.com, Jakarta: Pakar psikologi politik Universitas Indonesia (UI) Hamdi Moeloek menyebut penolakan terhadap politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR merupakan hal wajar. Pasalnya, Ruhut dianggap tak merepresentasikan kesan kewibawaan untuk komisi DPR yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan itu. "Ini karena memang tingkah Ruhut yang suka omong sembarangan, sering menuai kontroversi. Padahal untuk kapasitas sebagai pimpinan komisi, soal kewibawaan ini penting," ujar Hamdi ketika dihubungi, Jumat (20/9).

Sehingga, Hamdi menilai penolakan terhadap Ruhut jangan dilihat dalam konteks keabsahan legal. Pasalnya, secara legal, penunjukan Ruhut adalah hak mutlak Partai Demokrat. "Penolakan terhadap Ruhut harus lebih dilihat dalam konteks keabsahan secara moral dan sosial ketimbang keabsahan legal. Secara legal toh itu hak Partai Demokrat," ujar Hamdi. Hamdi juga menyebut penolakan itu menjadi hal yang wajar karena karakter Ruhut yang dinilai selalu menimbulkan kontroversi saat mengatakan sesuatu. Ruhut juga dianggap kurang merepresentasikan kewibawaan Komisi III.

Penolakan untuk Ruhut marak dibicarakan setelah Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR menggelar koferensi pers soal rotasi fraksi serta pipimpinan komisi dan alat kelengkapan. Dalam surat yang ditandatangi Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan dan Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro 'Ibas' Yudhoyono, Ruhut ditunjuk sebagai Ketua Komisi III menggantikan Gede Pasek Suardika.
http://www.metrotvnews.com/metronews...awa-Komisi-III

Penolakan Terhadap Ruhut Sitompul Menguat
20 September 2013

itoday - Pasal 52 Ayat 6 Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD tentang Tata Cara Pemilihan Alat Kelengkapan DPR menyebutkan pemilihan pimpinan komisi berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika tidak tercapai maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak. Atas dasar itulah, penunjukan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR RI oleh Fraksi Partai Demokrat, bisa ditolak oleh anggota Komisi. Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsudin di Gedung DPR, Jumat (20/09). “Penolakan dimungkinkan, kan ada pasalnya, tergantung pleno,” kata Aziz di Gedung DPR, Jumat 20 September 2013. “Itu (pimpinan komisi) kan harus diterima secara aklamasi, kalau tidak bisa diterima secara aklamasi baru kita voting,” jelasnya.

Sebagian besar anggota komisi III terang-terangan menolak Ruhut untuk menjadi pimpinan. Mereka meragukan kemampuan Ruhut memimpin komisi bergengsi itu. Mereka merujuk pada Ruhut yang bertabiat suka ceplas-ceplos, meledak-ledak dan cenderung tidak santun dalam forum-forum rapat/sidang. Namun, Partai Demokrat berkukuh tidak akan menganulir keputusan mereka menunjuk Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR
http://www.itoday.co.id/politik/peno...tompul-menguat

Balada Politik Ruhut
Apa Motif 'Trio SBY' Tolak Ruhut Jadi Ketua Komisi III?
Jumat, 20/09/2013 10:21 WIB

Jakarta - Ruhut Sitompul telah ditunjuk menjadi Ketua Komisi III DPR, namun sejumlah anggota komisi hukum itu menolaknya. Apa sebenarnya motif utama mereka menolak kepemimpinan Ruhut? Belum juga dilantik, Ruhut memang sudah bersuara keras akan tegas kepada anggota-anggotanya. Ruhut tak peduli dirinya diejek jadi badut, baginya motif para anggota Komisi III DPR yang menolaknya karena takut Ruhut tak bisa diajak kompromi. "Yang nggak bersih pasti nolak aku," kata Ruhut saat berbincang dengan detikcom, Jumat (20/9/2013).

Sejumlah anggota Komisi III DPR yang menolak Ruhut tak asing di telinga masyarakat. Seperti Syarifudin Sudding (Hanura), Bambang Soesatyo (Golkar), Ahmad Yani (PPP) yang dikenal sebagai trio 'SBY' (Sudding, Bambang, Yani) dan beberapa lainnya seperti Nasir Jamil (PKS). Mereka tak bicara substansi utama menolak Ruhut sebagai Ketua Komisi III DPR. Mereka menonjolkan kekhawatiran Komisi III DPR jadi komisi badut kalau Ruhut -- pemeran Poltak, raja minyak dari Tarutung dalam sinetron Gerhana -- jadi ketuanya. "Agar Komisi III tidak menjadi komisi badut, ada peluang untuk menghindarinya dengan mengacu ada tata tertib dewan dan UU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD," kata Bambang terpisah. Lalu apa sebenarnya motif para geng 'SBY' dkk menolak pengisap cerutu tersebut jadi Ketua Komisi III DPR? Apakah benar kesimpulan Ruhut, atau ada motif lainnya?
[url]http://news.detik..com/read/2013/09/20/102153/2364322/10/apa-motif-trio-sby-tolak-ruhut-jadi-ketua-komisi-iii[/url]

Dijegal 'Trio SBY', Ruhut Dilantik Jadi Ketua Komisi III Minggu Depan
Sabtu, 21/09/2013 10:22 WIB

Jakarta - FPD DPR tak menggubris penolakan di kalangan Komisi III terkait penunjukan Ruhut Sitompul jadi Ketua Komisi III DPR. FPD sudah meminta pimpinan DPR mengagendakan pelantikan Ruhut pekan depan. "Kalau surat masuk, saya agendakan Minggu depan," kata Wakil Ketua DPR bidang Polhukam, Priyo Budi Santoso, kepada detikcom, Sabtu (21/9/2013). Ruhut sendiri mengaku sudah siap dilantik.

Meskipun sejumlah anggota Komisi III seperti Syarifuddin Suding, Bambang Soesatyo, dan Ahmad Yani (Trio SBY) dan kawan-kawan menolak. "Aku tertawa termehek-mehek. Yang nggak bersih pasti nolak aku," katanya santai. Penolakan tersebut didasarkan ketakutan Komisi III dipimpin Ruhut menjadi komisi badut. Namun FPD DPR mewanti-wanti agar para anggota fraksi lain di DPR tersebut menghormati hak PD menempatkan pimpinan Komisi III DPR.
[url]http://news.detik..com/read/2013/09/21/102217/2365352/10/dijegal-trio-sby-ruhut-dilantik-jadi-ketua-komisi-iii-minggu-depan?nd771104bcj[/url]

5 Alasan anggota Komisi III tolak dipimpin Ruhut
Sabtu, 21 September 2013 06:00

Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?

Ruhut Sitompul ditunjuk Fraksi Partai Demokrat menjadi Ketua Komisi III DPR menggantikan Gede Pasek Suardika. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara itu sudah tidak asing lagi lantaran wajahnya sering mejeng di sejumlah stasiun televisi. Politikus nyentrik dengan gaya bicara ceplas-ceplos, meledak-ledak, cerutu, dan penuh kontroversial menjadi daya tarik tersendiri. Namun, sebelum dirinya dilantik, sejumlah koleganya di Komisi III menolak dipimpin oleh Ruhut.

Berbagai alasan penolakan dan kritik keras dilontarkan oleh anggota komisi yang membidangi hukum dan HAM itu. Mereka menilai kepemimpinan Ruhut belum teruji hingga khawatir Komisi III akan menjadi komisi badut. Menurut Ruhut, penolakan-penolakan yang dilakukan sejumlah anggota komisi III lantaran mereka kHawatir akan kepemimpinannya. Ruhut menilai, dirinya merupakan ancaman terbongkarnya praktIk suap dan korupsi di Komisi III. "Mereka terusik dengan aku menjadi ketua komisi. Sudah capek aku dengarnya. Kebayang kan kalau saya ketua," kata Ruhut saat dihubungi, Jumat (20/9). Berikut 5 alasan anggota komisi III DPR menolak dipimpin Ruhut:

1. Kurang arif dan bijaksana
Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?

Meski belum resmi dilantik, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul akhirnya ditunjuk menjadi Ketua Komisi III DPR menggantikan posisi Gede Pasek Suardika. Ruhut yang merupakan mantan pemain sinetron memiliki gaya yang khas. Tak jarang Ruhut bersitegang dengan politisi lainnya. Bahkan pemeran Poltax dalam sinetron Gerhana itu pernah bersitegang dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf yang merupakan pimpinannya di DPR. "Jika Ruhut tidak mampu menempatkan diri sebagai pemimpin institusi Komisi III DPR dengan cara-cara yang arif dan bijaksana maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi penolakan-penolakan dari rekan-rekan anggota," ujar Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Achmad Basarah, Jakarta, Kamis (19/9).

2. Khawatir Komisi III jadi komisi badut
Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengaku jika dirinya belum pernah melihat Ruhut Sitompul memimpin rapat-rapat seperti rapat pansus di DPR. Oleh karena itu, wajar jika banyak anggota DPR yang mencibir dan meragukan kredibilitas Ruhut. "Jangan sampai apa yang dikhawatirkan sebagian orang bahwa saat Ruhut jadi ketua, maka komisi III menjadi komisi badut," ujar Nasir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9). Nasir yang pernah menjadi wakil ketua Komisi III ini mengakui jika rekan-rekannya di komisi hukum meragukan kepemimpinan Ruhut. Terlebih, Ruhut juga pernah bersitegang dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf. "Makanya saya meragukan kepemimpinan Ruhut. Tapi karena ini permintaan Partai Demokrat ke Fraksi Demokrat di komisi III, ya tentu kita hormati," kata Nasir.

3. Komisi III pasti tambah lucu
Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?

Ke depannya, segala rapat di Komisi III DPR akan dipimpin Ruhut Sitompul . Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo berpendapat komisi yang membidangi hukum tersebut akan semakin lucu. "Saya kehabisan kata-kata. Saya hanya bisa komentar, huahaaa..haaa... Komisi III pasti akan tambah lucu. Agar Komisi III tidak menjadi komisi badut, ada peluang untuk menghindarinya dengan mengacu pada Tata Tertib Dewan dan UU MD3 pasal 52 UU MD3 soal tata cara pemilihan pimpinan alat kelengkapan DPR," kata Bambang saat dihubungi, Kamis (19/9). Politikus Golkar ini menilai, Pasek cukup akomodatif dalam menerima segala aspirasi dan masukan yang disampaikan dari anggota komisi III selama dia memimpin. Berbeda dengan Ruhut yang penuh kontroversi dan mau menangnya sendiri. Usai dicopotnya Pasek dan diganti dengan Ruhut, wajah komisi III DPR diprediksi akan semakin menggemaskan dan tambah lucu. "He he he, jadi tambah lucu," katanya singkat.

4. Kepemimpinan Ruhut belum teruji
Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?

Penunjukan Ruhut Sitompul sebagai ketua Komisi III merupakan hak Fraksi Demokrat. Karena Ruhut belum memiliki pengalaman dalam memimpin, anggota komisi hukum menolak keras untuk dipimpin Politisi Demokrat tersebut. "Secara kepemimpinan belum pernah teruji karena belum pernah memimpin komisi, dia kan selalu mengklaim lawyer 30 tahun," ujar Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani di Gedung DPR, Jakarta, (19/9). Politisi PPP ini menegaskan, semua anggota komisi III memiliki hak dan kewenangan untuk menolak penunjukan Ruhut tersebut. Yani mengatakan, keputusan Ruhut menggantikan Gede Pasek Suardika belum final. "Ya pertama, kita belum tahu resmi apakah betul, karena surat tersebut belum masuk di Komisi III dan secara internal itu hak fraksi. Mutlak itu, tetapi nanti ada rapat internal di Komisi III, kalau rapat dan di dalam rapat tidak diterima silakan fraksi mengganti," jelas Yani.

5. Ruhut penuh kontroversi
Konspirasi Pendzoliman pada Bang Ruhut sbg Ketua Komisi III DPR yang Baru. Why?

Dengan lantang dan keras, Anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding menolak jika Ruhut Sitompul menjadi ketua komisi bidang hukum DPR. Bahkan, ia mengancam akan keluar dari komisi hukum jika Ruhut benar-benar jadi ketua. "Komisi III ini komisi yang sangat dinamis, orang yang memimpin komisi III harus orang yang betul-betul memenuhi berbagai macam kriteria, kapabilitas, integritas, kredibilitas. Bagi saya pribadi saya enggak layak ya, saya tidak layak dipimpin oleh saudara Ruhut Sitompul . Secara pribadi, saya tidak merasa layak dipimpin Ruhut," jelas Sudding di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/9). Menurut Sudding, Komisi III adalah salah satu komisi penting dan dinamis. Sosok Ruhut yang penuh kontroversi dinilainya tak layak untuk memimpin komisi yang membidangi hukum dan HAM itu. "Itu memang wewenang Partai Demokrat. Kami tidak akan ikut campur. Tapi jangan berikan orang yang penuh kontroversi. Saya tidak mau jadi komisi dagelan, dan komisi badut. Mitra-mitra komisi III itu bidang hukum, sangat dinamis," tambahnya.
http://www.merdeka.com/politik/5-ala...pin-ruhut.html

-------------------------------

Lucu dan mbanyolnya serta kontroversialnya Bang Ruhut, sebenarnya kalau mau dibandingkan dengan anggota DPR dulu, Roy Suryo, masih lumayan bang Ruhut. Toh nyatanya Roy Suryo bisa saja diangkat jadi menteri kabinet KIB II oleh SBY. Padahal jabatan menteri itu adalah sebuah jabatan yang jauh lebih bergengsi dan berwibawa dibanding hanya sekedar menduduki kursi jabatan di DPR, apalagi hanya Ketua Komisi aja! DPR kagak usah munafiklah!


emoticon-Ngakak
Makin suram aja
mending bang poltaklah daripada trio sby itu. dari skill lawyering pun masih menang poltak dimana ama.
Cuma cuap2 bela demokrat ud dapet Bentley emoticon-Betty (S)
biarkan waktuu yang menjawabnya......
ruhut ga pernah korupsi, ruhut gak pernah ikut melemahkan kpk. barangkali itu bisa digarisbawahi.

ruhut dekat dengan militer, ada plus ada minusnya.
Quote:Original Posted By hawk
Cuma cuap2 bela demokrat ud dapet Bentley emoticon-Betty (S)


bamsut naiknya bentley juga emoticon-Smilie jadi ini perang bentley emoticon-Big Grin
daftar jika agan ikut menolak si poltak jadi ketua emoticon-army

1.Carinbs

Lanjut gan!
Quote:Original Posted By rase.terbang
mending bang poltaklah daripada trio sby itu. dari skill lawyering pun masih menang poltak dimana ama.


setuju sama agan ini
sampai skrg poltak jg blm pernah disebut-sebut terlibat korupsi, tapi siapa yg tau
Rame dah tuh komisi III emoticon-Big Grin
Ruhut: Sudirman Said Layak Direshuffle?

uru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menilai, Menteri ESDM Sudirman Said layak diganti karena terlalu banyak berpolemik serta melakukan politisasi.

"Saya pernah bilang ke Presiden Jokowi kalau Sudirman Said harus di-reshuffle,"tegas Ruhut dalam diskusi Aktual Forum bertema 'Tata Kelola Energi di Era Jokowi-JK, di Jakarta Selatan, Minggu (31/5)

Contoh aksi Sudirman yang jelas merugikan Jokowi salah satunya yakni kunjungan Sudirman ke Singapura tanpa sepengetahuan Jokowi. Terlebih Sudirman menikmati fasilitas jet pribadi dari Petral.

"Terbukti kan, dia naik private jet yang dibongkar oleh Pak Yusri Usman (pengamat energi-red)," sambungnya.

Selain itu, disebut Ruhut, Sudirman bersama dengan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri melakukan politisasi atas pembubaran Petral PES. Di era kepemimpinan SBY, sambung Ruhut, soal pembubaran Petra PES sangat hati-hati.

"Pak SBY pernah menjadi menteri ESDM. Ibarat menarik benang dalam tepung beliau hati-hati. Waktu itu dia berkoordinasi dengan Wapres Boediono, Menseskab Sudi Silalahi dan Dirut Pertamina Karen Agustiawan soal pembubaran Petral PES," paparnya.

sumber : Skalanews
trit kapan nih