alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523e670140cb175020000001/bukan-di-aceh-1000-bendera-merah-putih-sambut-hut-yogyakarta
Cool 
[Bukan di Aceh] 1.000 bendera Merah Putih sambut HUT Yogyakarta!!
Quote:1.000 bendera sambut HUT Yogyakarta

Sabtu, 21 September 2013 20:03 WIB | 2797 Views

Quote:[Bukan di Aceh] 1.000 bendera Merah Putih sambut HUT Yogyakarta!!
Aksi Seribu Bendera Merah Putih Seribu bendera merah putih dikibarkan dalam kegiatan yang bertajuk Seribu Cita Satu Indonesia di Pantai Depok, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (17/8). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).


Yogyakarta (ANTARA News) - Warga Kelurahan Mantrijeron memilih cara yang unik untuk ikut memeriahkan peringatan hari ulang tahun Kota Yogyakarta dengan mengibarkan 1.000 bendera Merah Putih, sekaligus untuk membangkitkan semangat nasionalisme warga Yogyakarta.

"1.000 bendera Merah Putih ini dikibarkan mulai hari ini selama tiga pekan ke depan di sepanjang Jalan Mangkuyudan," kata Ketua Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun ke-257 Kota Yogyakarta Kelurahan Mantrijeron S Purnama di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, bendera Merah Putih sebagai identitas bangsa Indonesia adalah lambang dari jiwa nasionalisme masyarakatnya, tidak terkecuali warga Kelurahan Mantrijeron.

"Usia Kota Yogyakarta memang lebih tua dari Indonesia. Namun, karena Yogyakarta telah memilih bersatu dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka jiwa dan semangat nasionalisme itu harus terus dipupuk dan dikembangkan," katanya.

Namun demikian, lanjut dia, keistimewaan DIY yang dimiliki oleh masyarakatnya juga tidak boleh luntur. Ulang tahun Kota Yogyakarta diperingati setiap 7 Oktober.

Warga Kelurahan Mantrijeron meminjam 1.000 bendera tersebut dari para seniman karena sebelumnya juga pernah dilakukan kegiatan serupa di Pantai Depok Bantul pada saat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemilihan Jalan Mangkuyudan sebagai "panggung" untuk pengibaran bendera Merah Putih disebabkan ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan utama di wilayah Mantrijeron.

"Diharapkan, pemasangan 1.000 bendera di jalan yang menjadi poros utama Kelurahan Mantrijeron ini akan menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat dan wisatawan yang singgah di wilayah ini," katanya.

Di wilayah tersebut, juga terdapat sejumlah hotel dan penginapan yang kerap disinggahi wisatawan asing. "Kami harapkan, wisatawan yang datang juga dapat mengetahui bahwa sedang ada kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta," katanya.

Selain pengibaran bendera, Kelurahan Mantrijeron juga akan menggelar sejumlah kegiatan lain seperti malam kesenian yang menampilkan tarian, macapat, keroncong hingga lawak.
(E013)

Editor: Ruslan Burhani

AntaraNews




Yogya, ibukota lama perjuangan NKRI, ketika sang Sultan mengeluarkan seluruh simpanan emas kesultanan hingga kesultanan hampir bangkrut demi membiayai perjuangan revolusi fisik, ketika sang Sultan dikhianati oleh Soeharto dalam karir politiknya, ketika rakyat Jogja adalah yang pertama mendukung deklarasi kemerdekaan RI di Jakarta, hingga kini merekapun selalu mendukung Merah Putih tanpa pernah melupakannya sekalipun. Pantaslah daerah ini mendapat status Istimewa. Selamat Ulang Tahun Jogja.
aceh mau misahin diri dari indonesia bukan gara2 mereka gak setuju ama pancasila, tapi gara2 ladang ganjanya sering digerebek ama BNN, makanya mereka ngamuk emoticon-Ngakak
Keduax emoticon-Matabelo
mantap emoticon-I Love Indonesia (S)
beda sekali sama daerah Bungong Jembut
Yups Jogja adalah Daerah Istimewa di Indonesia yang benar benar layak mendapatkannya. Secara eksistensi, mereka atau Kesultanan Yogya sudah ada lebih dahulu daripada Indonesia (jauh kebelakang malah), dan hingga kini suara Sultan Yogya masih sangat dihormati di seantaro Jawa Tengah dan Jogja, walaupun orang Jawa Timuran pasti gak bakalan suka sih emoticon-Stick Out Tongue:
ane djgja ko gak tau ada gnian ya... hahaa
Quote:Original Posted By newmomotaro
Yups Jogja adalah Daerah Istimewa di Indonesia yang benar benar layak mendapatkannya. Secara eksistensi, mereka atau Kesultanan Yogya sudah ada lebih dahulu daripada Indonesia (jauh kebelakang malah), dan hingga kini suara Sultan Yogya masih sangat dihormati di seantaro Jawa Tengah dan Jogja, walaupun orang Jawa Timuran pasti gak bakalan suka sih emoticon-Stick Out Tongue:


inilah pikiran jawa sentris semprul yang selalu menghantui orang sumatra dan kalimantan
dipikirnya cuma kesultanan JOGJA yang ada sebelum negara RI berdiri

kau pasti tak pernah belajar sejarah indonesia
emoticon-Tai:
pasti trit ini jadi HT karena menyentil aceh emoticon-Recommended Seller

Happy B'day buat Jogja, moga tetap terjaga tradisinya emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)


Kalo di Aceh ane hopeless dah bisa ada kayak ginian emoticon-Cape d... (S)
salah kaprah juga nih emoticon-Nohope

picik emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By Tib0


inilah pikiran jawa sentris semprul yang selalu menghantui orang sumatra dan kalimantan
dipikirnya cuma kesultanan JOGJA yang ada sebelum negara RI berdiri

kau pasti tak pernah belajar sejarah indonesia
emoticon-Tai:


makanya belajar sejarah lagi nak? Semua kesultanan dan kerajaan lain di Nusantara sudah pada hancur semenjak Belanda datang dan Belanda melikuidasi mereka dan hanya menyisakan pemerintahan mereka sebagai bentuk simbolis belaka (dimana Raja digaji setara dengan gaji seorang Bupati atau pemimpin kerasidenan) , mulai dari Aceh hingga kerajaan Buleleng di Bali atau kesultanan Sumba Opu atau Kesultanan Ternate, tapi Kesultanan Yogya dibiarkan hidup oleh Belanda, lengkap beserta segala administrasinya dan kelengkapan kenegaraannya (rakyat, pemerintah, tentara, dan tatanan hukum Jogja) asalkan Kesultanan Yogya mau berjanji untuk tidak terlibat upaya peperangan anti Belanda semacam Perang Diponegoro emoticon-Big Grin CMIIW. Dan sekali lagi, cuman kesultanan Jogja yang pertama kali mengakui NKRI diantara kesultanan yang lainnya sebelum yang lain mbebek atau mbeo karena mereka mengira Belanda cukup kuat untuk mengganyang Republik yang baru berdiri ini.


BTW ava id lu itu pertanda kalau elu itu ekstremis kan? tiga martir laknat, merusak perdamaian di Poso saja ................. emoticon-Ngacir sebelum dipenggal
ane orang kalimantan, orang dayak.bangga dengan masyarakat jogjakarta dan masyarakat indonesia diamanapun mereka berada bahkan dipelosok negri yang benar2 menghargai dan mengerti akan makna merah putih sebagai kebanggaan dan identitas bangsa. emoticon-Kiss emoticon-I Love Indonesia
begitu nkri berdiri, hanya kesultanan yogya yg mendukung penuh baik itu dr harta,maupun bahan panganan untuk mendukung kedaulatan negara nkri

entah knp masi ada aja orang tolol tdk mau belajar sejarah, asbun merasa pintar pdhl keyboard warrior emoticon-Malu (S)
gan judulnya ga usah nyebut aceh jg kali.
Quote:Original Posted By newmomotaro




Yogya, ibukota lama perjuangan NKRI, ketika sang Sultan mengeluarkan seluruh simpanan emas kesultanan hingga kesultanan hampir bangkrut demi membiayai perjuangan revolusi fisik, ketika sang Sultan dikhianati oleh Soeharto dalam karir politiknya, ketika rakyat Jogja adalah yang pertama mendukung deklarasi kemerdekaan RI di Jakarta, hingga kini merekapun selalu mendukung Merah Putih tanpa pernah melupakannya sekalipun. Pantaslah daerah ini mendapat status Istimewa. Selamat Ulang Tahun Jogja.


Benar2 Nasionalis sejati memang Jogjakarta gan, bangga sekali ane sm Jogjakarta, Jogjakarta adalah wilayah yg konsisten dari awal dalam sejarah pendirian Republik ini, yg berkorban tanpa pamrih dan tidak pernah mengungkit2 semua kebaikan dan pengorbanan mereka ke Republik ini, itulah Patriotisme sejati, itulah mereka para Nasionalis

Salam Nasionalis Garis Keras !!!

Gw gantenk \emoticon-Big Grin/
Ouch..... Judulnya itu lho... :*)


Mesen tempat dulu dimari, soalnya bentar lagi massanya pasti bakalan rame ngumpul dimarih :-D
Aceh satu-satu nya daerah yang gak pernah ditaklukkan ama belanda.... tapi entah kenapa endon maksa maksa aceh gabung ama endon...

PS: emang jokja doang yang bekorban ama kemerdekaan endon.... emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By newmomotaro


makanya belajar sejarah lagi nak? Semua kesultanan dan kerajaan lain di Nusantara sudah pada hancur semenjak Belanda datang dan Belanda melikuidasi mereka dan hanya menyisakan pemerintahan mereka sebagai bentuk simbolis belaka (dimana Raja digaji setara dengan gaji seorang Bupati atau pemimpin kerasidenan) , mulai dari Aceh hingga kerajaan Buleleng di Bali atau kesultanan Sumba Opu atau Kesultanan Ternate, tapi Kesultanan Yogya dibiarkan hidup oleh Belanda, lengkap beserta segala administrasinya dan kelengkapan kenegaraannya (rakyat, pemerintah, tentara, dan tatanan hukum Jogja) asalkan Kesultanan Yogya mau berjanji untuk tidak terlibat upaya peperangan anti Belanda semacam Perang Diponegoro emoticon-Big Grin CMIIW. Dan sekali lagi, cuman kesultanan Jogja yang pertama kali mengakui NKRI diantara kesultanan yang lainnya sebelum yang lain mbebek atau mbeo karena mereka mengira Belanda cukup kuat untuk mengganyang Republik yang baru berdiri ini.


BTW ava id lu itu pertanda kalau elu itu ekstremis kan? tiga martir laknat, merusak perdamaian di Poso saja ................. emoticon-Ngacir sebelum dipenggal


mengakui ? hahahaha
Quote:
tapi Kesultanan Yogya dibiarkan hidup oleh Belanda, lengkap beserta segala administrasinya dan kelengkapan kenegaraannya (rakyat, pemerintah, tentara, dan tatanan hukum Jogja) asalkan Kesultanan Yogya mau berjanji untuk tidak terlibat upaya peperangan anti Belanda


udah jelas lah siapa yang jadi antek belanda.. jadi babu belanda kok ngaku-ngaku nasionalisme.... nasionalisme cacat mental....
Hidup liberal-nasionalis garis keras! emoticon-army: emoticon-I Love Indonesia (S):
Yang penting JOGJA is the BEST
dan jgn bawa BUDAYA ARAB WANABE ke BUMI MATARAM...

JOGJA mendukung PANCASILA emoticon-Kiss