alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523dd6764f6ea19636000006/bandara-termegah-di-indo-lumpuh-gara2-pln-mengistirahatkan-pasokan-listriknya
Inspiratif 
Bandara Termegah di indo lumpuh gara2 PLN mengistirahatkan pasokan listriknya
Quote:Penumpang Pesawat Terlantar di KNIA


Ads by Google
Listrik Padam 2 jam

DELI SERDANG-PM

Akibat pemadaman listrik selama 2 jam siang kemarin (18/9), ratusan penumpang pesawat di Kualanamu International Air Port (KNIA) terlantar.

Bandara yang beberapa bulan lalau diresmikan itu pun tak luput dari kecaman beberapa penumpang pesawat, yang hendak berangkat ke Jakarat dan beberapa kota lainnya. “Apa sepertini pelayanan bandara bertaraf internasional, yang tidak mengutamakan kenyamanan penumpang,” ungkap Dedi, salah seorang penumpang pesawat yang hendak berangkat ke Jakarta.

Terganggunya jadwal keberangkatan domestik, maupun internasional itu disebabkan proses chek in dilakukan secara manual, sehingga mengakibatkan antrean panjang. Ricardo Shalom (22) dan orangtuanya Nurma (40), warga Semarang, terlihat menjerit-jerit, karena ketinggalan pesawat yang hendak membawa mereka ke Jakarta. “Udah 4 jam kami antre disini, tapi listrik padam. Bagaimana ini, pesawat sudah terbang,” ujar Nurma, sembari menunjukkan tiket pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 303.

Pun begitu, salah seorang pimpinan Lion Air yang mendatangi Ricardo Shalom dan ibunya Nurma bersedia memberangkatkan keduanya dengan pesawat lain. “Memang ibu dan anaknya itu berangkat pukul 14.30 Wib, tapi mau bagaimana lagi, pesawatnya sudah berangkat, yah terpaksalah kita ganti tiketnya, mereka akan kita berangkatkan pukul 15.30 ke Jakarta,” ujar salah seorang perwakilan Lion Air, kepada wartawan koran ini.

Sementara itu, Duty Manager Airport, Prio Ambardi mengatakan, kekacauan terhadap penumpang di KNIA itu akibat padamnya listrik selama 2 jam. “Memang 2 jam padamnya, tapi sewaktu kita hidupkan genset sistem kita ngedrop dan harus melakukan perbaikan lagi oleh teknisi,” ujarnya.

Pun begitu, dia berkilah X-Ray masih berfungsi dengan normal, karena menggunakan sumber listrik UPS yang bertahan hingga beberapa jam. “Hal ini akan menjadi pelajaran bagi petugas teknisi, dan lebih menganalisa pasokan listrik ke terminal,” ungkapnya lagi.

(cr-2/fit)

http://www.posmetro-medan.com/?p=13127



sudah tahu PLN malas supply listrik ke sumatra, kok ndak sediain genset, apa kata duniaemoticon-Ngakak
Di Indonesia jangan ngandelin PLN.

Semua pesawat yang ke Indonesia harus pasang lampu depan, kaya motor atau mobil.
Jadi gak tergantung listrik bandara kalau mau mendarat.
Pln edaaan.
Pengelola kuala namu gendeng
Quote:Original Posted By Pitung.Kw



sudah tahu PLN malas supply listrik ke sumatra, kok ndak sediain genset, apa kata duniaemoticon-Ngakak


Bukan malas, ada banyak faktor lain. salah satunya ya ini.....
emoticon-Malu (S) emoticon-Malu (S)

Quote:4 Pejabat PLN Sumut Ditahan Kejari Medan

20 September, 2013


plnMEDAN- Belum keluarnya Sumut dari krisis listrik ternyata salah satunya diakibatkan oleh ulah sejumlah oknum pejabat PLN yang melakukan penggelembungan anggaran (mark- up) proyek pengadaan mesin pembangkit listrik di PLTGU Belawan. Alhasil, mesin turbin yang rusak akibat dibeli tak sesuai spesifikasi tersebut teronggok karena tak bisa digunakan.
Aroma mark- up ini langsung dicium penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan menyeret lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan flame turbine pada pekerjaan Life Time Extention (LTE) Major Overhouls Gas Turbine (GT)- 12 di PLN Sektor Pembangkit Belawan dengan total kerugian negara senilai Rp23,9 miliarn
Kelima tersangka masing-masing Edward Silitonga (General Manajer Bidang Perencanaan PT PLN), Fahmi Rizal Lubis (Manager Bidang Produksi PT PLN), Albert Pangaribuan (General Manajer PT PLN Pembangkit Sumatera Bagian Utara), Robert Manyuzar (Ketua Panitia Pengadaan Barang Jasa) dan Yuni (Direktur CV Sri Makmur) yang kini masih status buron.
Kejagung sendiri resmi melakukan pelimpahan tahap dua tersangka korupsi pengadaan Flame Turbine untuk GT 12 Belawan ini kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan pada Kamis (19/9).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi di Jakarta, Kamis (19/9) mengatakan, penahanan dilakukan setelah sebelumnya penyidik menyatakan berkas atas kelima tersangka telah lengkap atau P-21 sejak Selasa (17/9) kemarin. Kemudian pada Kamis (19/9) dilaksanakan penyerahan berkas perkara.
“Tersangka dan barang bukti ada di Kejaksaan Negeri Medan dan selanjutnya dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Tanjunggusta Medan untuk 20 hari ke depan. Yaitu dari tanggal 19 September hingga 8 Oktober 2013 mendatang,” katanya.
Selain telah menyelesaikan penyidikan, saat ini menurut Untung, penyidik masih berupaya semaksimal mungkin untuk dapat segera menyelesaikan berkas penyidikan atas tersangka lain yang berinisial Y. Tersangka yang dimaksud merupakan Direktur CV Sri Makmur.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Muhammad Yusuf didampingi Kasi Pidsus Kejari Medan, Jufri Nasution, mengatakan, penahanan itu dilakukan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan berkas perkara para tersangka kepada Kejari Medan.
“Kasus ini terkait pengadaan flame Turbine GT-12 Tahun 2007 di Belawan yang tak sesuai spesifikasi dalam kontrak. Pengadaan GT12 yang dikerjakan CV Sri Makmur tersebut mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp23,94 miliar. Kerugian negara dihitung secara total los, karena pengadaan barangnya tak sesuai kontrak,” kata Yusuf di ruang kerjanya, kemarin.
Yusuf menyebutkan para tersangka akan dijerat dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman 20 tahun penjara. Dia juga menyatakan kemungkinan munculnya tersangka baru dalam kasus ini mengingat Direktur CV Sri Makmur Yuni hingga kini masih dicari keberadaannya. Yuni sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Medan. “Ada satu tersangka yang dikenai pasal tambahan, yakni Pasal 9,” ujarnya.
Dalam pengamatan Sumut Pos, kemarin, para tersangka duduk didampingi keluarga dan tim penasehat hukum. Mereka menunggu di lantai dua Ruang Kasi Pidsus. Para tersangka yang sempat ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta itu langsung diboyong ke Rutan Tanjunggusta, Medan. Salah seorang kerabat tersangka sempat melarang wartawan memotret.
Kasus ini bermula saat penyidik Kejagung mendapat dokumen rahasia soal adanya mark-up dalam pengadaan mesin pembangkit di PLN Sumut. Di dalam dokumen itu dipaparkan barang yang diterima tak sesuai spesifikasi Flame Turbin di PLN Belawan. Disebutkan, pada tahun anggaran 2007, PT PLN KITSBU (Pembangkit Sumatera Bagian Utara) melakukan pengadaan barang berupa flame Turbine DG 10530 merek Siemens, yakni dua set Gas Turbine (GT) senilai Rp23,98 miliar, dengan perincian harga material Rp21,8 miliar ditambah Pajak Pertambahan nilai (PPn) Rp2,18 miliar.
Ketika itu, Edward Silitonga selaku General Manajer bidang Perencanaan PLN membuat perencanaan pengadaan flame Turbine DG 10530, serta meneruskannya kepada Manager Bidang Produksi Fahmi Rizal Lubis untuk menyusun detail perencanaan tersebut. Setelah perencanaan disusun, ditunjuklah Panitia Pengadaan Barang/Jasa yang diketuai Robert Manyuzar. Surat pengangkatan panitia pengadaan diteken pada 2 Januari 2007 oleh selaku General Manajer PT PLN KITSBU, Albert Pangaribuan.
Selanjutnya, Robert Manyuzar menyusun Harga Perkiraan sendiri (HPS) berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibuat dan diteken oleh Edward Silitonga. Dari proses lelang ditetapkan pemenangnya adalah CV Sri Makmur.
Tak lama kemudian, Albert Pangaribuan dan Direktur Sri Makmur, Yuni meneken kontrak pada 7 Juni 2007 untuk proses pengadaan flame Turbine DG 10530 merek Siemens sebanyak dua set dengan total nilai Rp23,98 miliar. Sesudah barang dibeli CV Sri Makmur kemudian diperiksa oleh Fahmi Rizal Lubis. Saat dicek barang dalam kondisi fisik baik dengan spesifikasi teknik sesuai permintaan dalam kontrak.
Laporan pembelian barang yang sudah dilengkapi faktur, sertifikat garansi, dan sertifikat pabrikan itu mendapat persetujuan tertulis dari Albert Pangaribuan.
Akan tetapi di belakang hari, pihak teknik PLN Sumut menemukan perbedaan desain flame turbine yang didatangkan CV Sri Makmur dengan flame turbin existing di PLTGU Belawan. Dalam rapat teknis PLN pada 14 Maret 2008 terungkap flame turbin tersebut tak sesuai desain sehingga sewaktu dioperasikan mengalami kerusakan permanen. Akibatnya, barang tersebut sampai saat ini menjadi barang rongsokan di PLTGU Belawan. (far/gir)
Sumber

makin puyeng liat keadaan negara kita
Salahnya sendiri, mendesain bandara modern kok gak dilengkapi paket panel surya.
emoticon-Big Grin
seteres la mana bsk mau ke kuala namu pulak ebtah kejadiannya sama ga yah
kalo di jawa pasti dirut PLN akan segera meminta maaf
emoticon-Marah
startnya (bandara) saja sudah mengandung pemaksaan walau belum siap. PLN lagi disalahkan. Kan turbine di Sicanang lagi repair 1.
Taraf internasional kok begini.
malu malu in dah .... kenapa gak pake energi cadangan gitu , genset kek , solar cell kek
pegawai bandara genjot aja buat bikin listrik

kyk gini nih

Bandara Termegah di indo lumpuh gara2 PLN mengistirahatkan pasokan listriknya

emoticon-Ngakak
Koreksi
Bandara YANG BAKAL JADI termegah di Indonesia
Kalo sekarang sih itu bandara ampas

Quote:Original Posted By www.hapejadoel
seteres la mana bsk mau ke kuala namu pulak ebtah kejadiannya sama ga yah

Kemungkinan:
- salah terminal (keberangkatan dan kedatangan beda jauhnya gila bener)
- salah gate
- bagasi nyasar (ati2!!!!)

Quote:Original Posted By yudoLin
malu malu in dah .... kenapa gak pake energi cadangan gitu , genset kek , solar cell kek


Masih separoh jadi gan emoticon-Ngakak
Udah untung tu desainnya KNM banyak cahaya masuk. Kalo ngga, bisa abis listrik separoh Sumatra utk ngidupin bandara segede gaban kayak gitu 24 jam
ini bandara kuala namu banyak banget masalahnya semenjak di operasikan emoticon-Nohope
Angkasa Pura tidak belajar dari pengalaman bandara Soeta... untuk hal yang sama........... bandara baru tanpa punya suplay Listrik Cadangan/gengset ................. hadeew.......... kemana azaa boossss............. ntar radar traffic control rusak..... ribut lagiiiii.......emoticon-Belomatabelo
Kalau listrik hanya dimonopoli saja ya begini gan jadinya. emoticon-Cape d... (S)
Seharusnya listrik diserahkan ke perusahaan2 swasta dalam negeri agar ada persaingan dalam menjaga kualitas. emoticon-Shakehand2


Mampir ke trit ane juga ya gan:

5 Klub Sepak Bola Tersukses dari Wilayah Ruhr, Jerman

Wisata Kuliner Kebab (+Resep ala Anak Kost)

itu bandaranya aja yang belum siap. kalo gk listrik, harusnya genset mereka siap.
ane pernah studi tour ke ngurah rai. dan pas kena di bagian genset dan switching listrik. pokoknya, gk ada istilah mati listrik.
wa miris bacanya gan emoticon-Cape d... (S)
berarti pln kaga profesional gan. wkkkk
Quote:Original Posted By landscaping
berarti pln kaga profesional gan. wkkkk


PLN kok malah diharap profesional, perusahaan yg dikelola pemalas semuaemoticon-Cape deeehh

tapi yah, angkasa pura juga perusahaan yg setali 3 uang, pemalas juga

BUMN indo mana ada yg bener
tiru bandara modern di China, pake solar energy semua...nggak ngaruh PLN mau meleduk, listrik tetep nyala!emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak