alexa-tracking

Pemerintah Pusat Menghambat Industri Lokal. Apa Kata Jokowi?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523dc7eb8127cf9357000000/pemerintah-pusat-menghambat-industri-lokal-apa-kata-jokowi
Pemerintah Pusat Menghambat Industri Lokal. Apa Kata Jokowi?
Jangan lupa baca komentar ane gan...

Quote:
TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, menyatakan, pemerintah pusat masih angin-anginan memperlakukan industri lokal. Pemerintah, menurut dia, sangat kurang ketika diminta dorongan pada rintisan industri lokal khususnya otomotif yang mencoba berkembang sehingga pabrikan luar terus mendominasi tanpa pesaing dari dalam.

Ia mencontohkan, ketika mempersiapkan mobil Esemka. Mobil rakitan yang pernah coba dirintis di Solo saat ia masih menjadi wali kota itu pun kandas sebagai alternatif mobil nasional. Ia menyatakan bidang industri apa pun, pemerintah tetap kuncinya. Apa industri itu bisa berkuasa di rumah sendiri. "Padahal (Esemka) itu kami siapkan lima tahun. Uji emisi sudah lolos semua. PT (Persoroan Terbatas) juga sudah siap. Tapi enggak ada support pemerintah, jadi ya...," katanya.

Pernyataan ini, menurut dia, bukannya anti-asing yang senantiasa kolot menolak masuknya segala produk dari luar negeri. "Saya tegaskan sekali lagi, saya bukan anti-asing," kata Jokowi, saat menghadiri dialog pendidikan di Yogyakarta, Sabtu, 21 September 2013.

Pernyataan tersebut dilontarkan mantan Wali Kota Solo itu ketika seorang peserta dialog menanyakan sikapnya soal kebijakan pemerintah tentang peredaran mobil murah. Jokowi sendiri menjadi satu kepala daerah yang tak setuju kebijakan tersebut.

Jokowi menyatakan, ia tak mempersalahkan jika jalanan di Indonesia, khususnya Jakarta, dibanjiri dengan mobil pabrikan luar negeri. "Sudah saatnya melihat jalanan sendiri, kita menemukan produk Indonesia ada di samping produk Jepang, Korea, Malaysia itu," ujarnya serius.

Ia mempersilakan pemerintah terus menerus mengundang investor asing masuk ke Indonesia selama itu menyejahterakan nasib masyarakat. Meski untuk merealisasikan mimpi melihat produk mobil lokal beredar di jalanan sekarang prosesnya lama, menurut Jokowi seharusnya menjadi prioritas pemerintah. "(Industri mobil lokal) itu bisa jadi sesuatu yang prinsipil, yang asli dan original Indonesia, yang bisa dibanggakan. Karena sekarang banyak produk tak prinsipil sudah ikut masuk ke Indonesia," tuturnya.

PRIBADI WICAKSONO

Sumber



Bener yg dibilang Jokowi. Banyak industri lokal yg justru dihancurkan oleh pemerintah sendiri. Lebih mengutamakan produk2 impor.

Sebagai contoh. Perusahaan BUMN PT. DI yg produknya harus dipajaki sampai 50% untuk produknya saat ada yg mau membeli pesawat atau helikopter buatannya. Sedangkan produk2 impor justru jauh lebih kecil pajaknya. Jadi pihak pembeli menjadi urung membeli. Dalam negeri lebih memilih beli dari luar (impor). Sedangkan luar negeri, tidak mau beli dari PT. DI. Baca disini: (Pemerintah Sableng) Kena Pajak Barang Mewah, Pesawat Made in Bandung Lebih Mahal 50%

Perusahaan mobil lokal, seperti AsiaNusa dan lingkup yg lebih kecil ESEMKA, yg tidak ada dukungan dari pemerintah. Dan justru malah terlihat sengaja selalu dijegal untuk ikut bersaing dgn mobil2 import Jepang dan Korea. Tidak diberi ruang untuk berkembang.

Ada yg salah dgn pemerintah ini. Bagaimana bangsa ini bisa mandiri, kalau justru pemegang kebijakan utama tidak berpihak ke bangsa sendiri.

Lihat contohnya, perusahaan2 besar luar negeri, seperti Jepang dan Korea itu, bisa berhasil di luar negeri, bukan murni karena ketangguhan perusahaan tersebut. Tapi juga kerja keras dari pemerintahnya untuk bisa melobi negara2 lain, supaya memakai produk mereka. Kalau perlu menyogok elit pemerintah Indonesia, supaya diijinkan produk mereka menguasai Indonesia.

Kita sekarang ini sejatinya benar2 terjajah secara ekonomi. Bukan karena dipaksa untuk dijajah. Tapi justru menyerahkan diri untuk dijajah.

Biasanya kongkalikong seperti ini berwujud: Pemegang kebijakan diberi komisi oleh pihak pelobi untuk memuluskan ijin bagi produk2 mereka.

Habis deh, perusahaan2 dalam negeri.
emoticon-Cape d... (S)


Pelengkap berita:
Quote:
Terlanjur Jengkel, Jokowi Tak Datang ke IIMS

TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku sampai saat ini sengaja tak mau mendatangi pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 di JIExpo Kemayoran 19-29 September 2013. "Saya sengaja tak datang, lha sudah terlanjur jengkel," kata Jokowi, panggilan Joko Widodo, saat berada di Yogyakarta, Sabtu, 21 September 2013.

Kejengkelan mantan Wali Kota Solo itu tak lain dilatarbelakangi kebijakan soal mobil murah low cost green car (LCGC) yang diwacanakan pemerintah, yang kemudian menjadi bagian utama produk pameran itu. Jokowi sendiri sampai sekarang menganggap kebijakan mobil murah ini tak benar karena transportasi massal belum siap."Makanya saya tidak datang (ke pameran). Arti mobil green-nya juga di mana saya bingung. Wong, jelas semua masih pakai bensin yang dipamerkan. Bukan listrik atau energi matahari," kata Jokowi.

Pameran otomotif yang mengusung wacana mobil murah itu diikuti puluhan merek kendaraan. Khususnya merek asal luar, seperti Jepang, Korea, dan lainnya. Dalam dialog di Yogya, Jokowi sempat mengungkapkan pula kekecewaannya pada industri otomotif lokal yang terpuruk, sedangkan industri otomotif asing kian berkibar. Termasuk dengan wacana mobil murah kali ini.

Bahkan, Jokowi sempat melayangkan keberatannya kepada Wakil Presiden Boediono tentang kebijakan LCGC itu. Namun, saat ditanya Tempo usai dialog apakah ia sudah mendapat balasan dari yang bersangkutan, Jokowi mengatakan belum. "Belum, belum dapat balasan," kata Jokowi.

Dia menyatakan surat yang dilayangkannya itu bukan sebagai bentuk perlawanan pada pemerintah. "Siapa yang melarang, tidak ada. Yang menolak juga enggak ada. Tapi mobil murah itue nggak bener," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Boediono sendiri baru bertemu dengan wakil Jokowi, yakni Basuki Tjahaja Purnama, saat pembukaan pameran IIMS, Kamis, 19 September lalu. Boediono baru menjawab secara lisan surat yang dilayangkan Jokowi.

PRIBADI WICAKSONO

Sumber
Quote:Ia mencontohkan, ketika mempersiapkan mobil Esemka. Mobil rakitan yang pernah coba dirintis di Solo saat ia masih menjadi wali kota itu pun kandas sebagai alternatif mobil nasional. Ia menyatakan bidang industri apa pun, pemerintah tetap kuncinya. Apa industri itu bisa berkuasa di rumah sendiri. "Padahal (Esemka) itu kami siapkan lima tahun. Uji emisi sudah lolos semua. PT (Persoroan Terbatas) juga sudah siap. Tapi enggak ada support pemerintah, jadi ya...," katanya.
Aduh pakde, kayak ga tau aja, orang pusat mah tugasnya terima duit, bukan keluar duit emoticon-Ngakak


Bener kata TS, industri korea-jepang sukses di sini karna ada lobinya ama orang pusat, dengan cara............................. emoticon-Big Grin
terus terang saja dulu ane kira Jokowi itu pemimpin yang lugu dan ga suka cari kambing hitam dan sekarang baru ketahuan belang nya ...

ente kan sekarang gubernur DKI kenapa ga mulai dari diri sendiri buat industri otomotif lokal ? kan DKI banyak duit ?
Bisa studi banding ke China, di sana pemda (pemerintah daerah) nya pada punya pabrik mobil dengan cara joint dengan merk terkenal yang sudah ada atau dengan bikin merk sendiri ...

Jangan suka membenturkan pemerintah pusat dengan rakyat kebanyakan demi muka sendiri ...

Tahu kan pemerintah pusat harus mikir buat lapangan kerja buat rakyatnya, target inflasi, kurs dollar, desakan asing buat membuka diri ...

dan mengenai mobil murah, memang Jokowi ga tahu kalau negara kita sudah jauh jauh hari menandatangi traktat perdagangan bebas ?

Janganlah mengail di air keruh, kalau nge-ciprat bisa kena muka sendiri emoticon-Ngakak

harusnya sebagai pemimpin yang bijak Jokowi harus ngerti susahnya pemerintah pusat ... omong kasarnya kalau pemerintah pusat mengikuti maunya Jokowi. pasti asing akan marah ...macam2 tinggal di remote dari Singapura tuh dollar bakal naik kenceng ...

Siapa yang susah entar ? semuanya ...bisa bisa rusuh lagi, maka itu kalo cari muka yang bijaklah toh Indonesia juga dapat hasil dan asal tahu saja GDP Indonesia itu dari konsumsi, tanpa konsumsi akan loyo

mengenai macet ya itu tugas Jokowi lah, sudah digaji mahal ya buat mikir, jangan cuma mewek sambil ngipasin panasbung
kan bisa misalnya seperti yang banyak diusulkan, berdasarkan genap ganjil, berdasarkan warna, tanpa perlu membebani biaya mahal seperti parkir mahal yang merupakan sumber dari in-efisiensi dan inflasi dan ujung2 nya juga kurang jelas duitnya lari ke mana

biar yang punya mobil nebeng ke temannya atau naik angkutan umum kalo pas mobil dia merah ga bisa jalan
Heran? Trit keren gini kok gak ada yg komeng yaa..emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By FT86
terus terang saja dulu ane kira Jokowi itu pemimpin yang lugu dan ga suka cari kambing hitam dan sekarang baru ketahuan belang nya ...

ente kan sekarang gubernur DKI kenapa ga mulai dari diri sendiri buat industri otomotif lokal ? kan DKI banyak duit ?
Bisa studi banding ke China, di sana pemda (pemerintah daerah) nya pada punya pabrik mobil dengan cara joint dengan merk terkenal yang sudah ada atau dengan bikin merk sendiri ...

Jangan suka membenturkan pemerintah pusat dengan rakyat kebanyakan demi muka sendiri ...

Tahu kan pemerintah pusat harus mikir buat lapangan kerja buat rakyatnya, target inflasi, kurs dollar, desakan asing buat membuka diri ...

dan mengenai mobil murah, memang Jokowi ga tahu kalau negara kita sudah jauh jauh hari menandatangi traktat perdagangan bebas ?

Janganlah mengail di air keruh, kalau nge-ciprat bisa kena muka sendiri emoticon-Ngakak

harusnya sebagai pemimpin yang bijak Jokowi harus ngerti susahnya pemerintah pusat ... omong kasarnya kalau pemerintah pusat mengikuti maunya Jokowi. pasti asing akan marah ...macam2 tinggal di remote dari Singapura tuh dollar bakal naik kenceng ...

Siapa yang susah entar ? semuanya ...bisa bisa rusuh lagi, maka itu kalo cari muka yang bijaklah toh Indonesia juga dapat hasil dan asal tahu saja GDP Indonesia itu dari konsumsi, tanpa konsumsi akan loyo

mengenai macet ya itu tugas Jokowi lah, sudah digaji mahal ya buat mikir, jangan cuma mewek sambil ngipasin panasbung
kan bisa misalnya seperti yang banyak diusulkan, berdasarkan genap ganjil, berdasarkan warna, tanpa perlu membebani biaya mahal seperti parkir mahal yang merupakan sumber dari in-efisiensi dan inflasi dan ujung2 nya juga kurang jelas duitnya lari ke mana

biar yang punya mobil nebeng ke temannya atau naik angkutan umum kalo pas mobil dia merah ga bisa jalan


pemikirannya sungguh luar biasa agan ini emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By FT86
terus terang saja dulu ane kira Jokowi itu pemimpin yang lugu dan ga suka cari kambing hitam dan sekarang baru ketahuan belang nya ...

ente kan sekarang gubernur DKI kenapa ga mulai dari diri sendiri buat industri otomotif lokal ? kan DKI banyak duit ?
Bisa studi banding ke China, di sana pemda (pemerintah daerah) nya pada punya pabrik mobil dengan cara joint dengan merk terkenal yang sudah ada atau dengan bikin merk sendiri ...

Jangan suka membenturkan pemerintah pusat dengan rakyat kebanyakan demi muka sendiri ...

Tahu kan pemerintah pusat harus mikir buat lapangan kerja buat rakyatnya, target inflasi, kurs dollar, desakan asing buat membuka diri ...

dan mengenai mobil murah, memang Jokowi ga tahu kalau negara kita sudah jauh jauh hari menandatangi traktat perdagangan bebas ?

Janganlah mengail di air keruh, kalau nge-ciprat bisa kena muka sendiri emoticon-Ngakak

harusnya sebagai pemimpin yang bijak Jokowi harus ngerti susahnya pemerintah pusat ... omong kasarnya kalau pemerintah pusat mengikuti maunya Jokowi. pasti asing akan marah ...macam2 tinggal di remote dari Singapura tuh dollar bakal naik kenceng ...

Siapa yang susah entar ? semuanya ...bisa bisa rusuh lagi, maka itu kalo cari muka yang bijaklah toh Indonesia juga dapat hasil dan asal tahu saja GDP Indonesia itu dari konsumsi, tanpa konsumsi akan loyo

mengenai macet ya itu tugas Jokowi lah, sudah digaji mahal ya buat mikir, jangan cuma mewek sambil ngipasin panasbung
kan bisa misalnya seperti yang banyak diusulkan, berdasarkan genap ganjil, berdasarkan warna, tanpa perlu membebani biaya mahal seperti parkir mahal yang merupakan sumber dari in-efisiensi dan inflasi dan ujung2 nya juga kurang jelas duitnya lari ke mana

biar yang punya mobil nebeng ke temannya atau naik angkutan umum kalo pas mobil dia merah ga bisa jalan


Jakarta macet, disuruh bikin industri otomotif emoticon-Belo
ternyata kebijakan mobil murah karena tekanan asing, nice info gan emoticon-Belo
orang indonesia tanpa mobil murahpun sudah konsumtif, kenapa ga bikin komputer, motor, atau internet murah aja brow, orang miskin didorong konsumtif, bayar ngutang, BBM pake pertamax lagi emoticon-Belo
nanti kalo kebijakan itu diterapin pasti protesnya ke jokowi beda lagi emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Ngacir
dulu ada slogan "Aku Cinta Produk Indonesia"

sudah ada penggeraknya malah pemerintah pusat cuek ... ya itulah kalo orientasi cuman duit , sapa yang kasih upeti gede ya itu yang jalan
setuju sama ts

sedih juga tahu faktanya begini

"aku cinta produk indonesia"

?
blm rame ya threadnya,menarik nh tuk di ikuti dan di bahas emoticon-Kiss (S)
Quote:Original Posted By FT86
terus terang saja dulu ane kira Jokowi itu pemimpin yang lugu dan ga suka cari kambing hitam dan sekarang baru ketahuan belang nya ...

ente kan sekarang gubernur DKI kenapa ga mulai dari diri sendiri 1. buat industri otomotif lokal ? kan DKI banyak duit ?
Bisa studi banding ke China, di sana pemda (pemerintah daerah) nya pada punya pabrik mobil dengan cara joint dengan merk terkenal yang sudah ada atau dengan bikin merk sendiri ...

Jangan suka membenturkan pemerintah pusat dengan rakyat kebanyakan demi muka sendiri ...

Tahu kan pemerintah pusat harus mikir buat lapangan kerja buat rakyatnya, target inflasi, kurs dollar, 2. desakan asing buat membuka diri ...

dan mengenai mobil murah, memang Jokowi ga tahu kalau negara 3. kita sudah jauh jauh hari menandatangi traktat perdagangan bebas ?

Janganlah mengail di air keruh, kalau nge-ciprat bisa kena muka sendiri emoticon-Ngakak

harusnya sebagai pemimpin yang bijak Jokowi harus ngerti susahnya pemerintah pusat ... omong kasarnya kalau pemerintah pusat mengikuti maunya Jokowi. 4. pasti asing akan marah ...macam2 tinggal di remote dari Singapura tuh dollar bakal naik kenceng ...

Siapa yang susah entar ? semuanya ...bisa bisa rusuh lagi, maka itu kalo cari muka yang bijaklah toh Indonesia juga dapat hasil dan asal tahu saja 5. GDP Indonesia itu dari konsumsi, tanpa konsumsi akan loyo

mengenai macet ya itu tugas Jokowi lah, sudah digaji mahal ya buat mikir, jangan cuma mewek sambil ngipasin panasbung
kan bisa misalnya seperti yang banyak diusulkan, berdasarkan genap ganjil, berdasarkan warna, tanpa perlu membebani biaya mahal seperti parkir mahal yang merupakan sumber dari in-efisiensi dan inflasi dan ujung2 nya juga kurang jelas duitnya lari ke mana

biar yang punya mobil nebeng ke temannya atau naik angkutan umum kalo pas mobil dia merah ga bisa jalan


1. Ente kira perijinan gampang, pusat terlibat.. kalo gampang sih produk lokal (tawon, arina, perkasa, dll) udah banyak keliaran dijalan, udah pake iklan komersil bukan berita aja. Pemerintah pusat kaya gak rela.. tanya kenapa??
emoticon-cystg
2. Mental kaya gini yg akan menggadaikan bangsa dan negara kepada asing. Ngapain juga mau didesak asing. ente terlalu menganggap remeh potensi bangsa dan negara ente sendiri
emoticon-No Hope
3. Jadi mentang2 perdagangan bebas kita cuma jadi pembeli yg konsumtif?? kalau memang ingin memajukan rakyat dan negara, harusnya produksi kita yg diusahakan menguasai pasar. Kalo gini sih sama aja bikin miskin negara sendiri krn gak pemasukan dari pasar yg ada beli terus, lama2 tergadai negara ini
emoticon-No Hope
4. Balik lagi, ente terlalu menganggap remeh potensi bangsa dan negara ente sendiri yang dianggap gak mampu berdikari
emoticon-Cape d...
5. Jadi mentang2 konsumsi trus beli barang orang?? kalo pajak masuk aja udah nol mau pendapatan darimana tong.. ujung2nya buat nambah APBN nanti pajak tanah ditinggikan, hasil pertanian dipajak, udah kaya tuan tanah aja nunggu upeti dari pajak tanah tinggi
emoticon-Cape d...
Sekarang semua tergantung PEMERINTAH PUSAT.
Pantes aja Pemerintahan sekarang ancur.. orang pejabat2nya mentalnya kaya dia ini nih semua emoticon-No Hope

Ane yakin kalau sumber daya Indonesia dikelola dengan benar maka Indonesia lepas dari ketergantungan bangsa lain, balik lagi ke jaman SWASEMBADA
emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
sby udah ngakuin gan kalo proses perizinan di indonesia yang paling berbelit di indonesia --> http://www.kaskus.co.id/thread/523a9...nnya-berbelit/
Jeng jeng...

udah dah pak jok minta sana approval dari megatron untuk jadi capres 2014 emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By hotvodka
Jeng jeng...

udah dah pak jok minta sana approval dari megatron untuk jadi capres 2014 emoticon-Big Grin


sebenernya kalo jokowi dibantu aje sama pemerintah pusat pasti jokowi ogah nyapres, die cuma minta program DKI disupport doang kok
emoticon-Ngakak
tapi kalo ampe nga disupport ya ntar die kesel die nyalon dah, ahok seneng bener,suruh bu risma jadi mendagri, KPK langsung buka kantor dikemendagri , nah loe banyangin tuh bakal diawasin dan tuh apbn/apbd emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak
Iyalah gan...secara "mereka" dapat fulus lebih banyak dari produk luar...
emoticon-Sorry


Mampir ke trit ane juga ya gan:

5 Klub Sepak Bola Tersukses dari Wilayah Ruhr, Jerman

Wisata Kuliner Kebab (+Resep ala Anak Kost)

Quote:Original Posted By FT86
terus terang saja dulu ane kira Jokowi itu pemimpin yang lugu dan ga suka cari kambing hitam dan sekarang baru ketahuan belang nya ...

ente kan sekarang gubernur DKI kenapa ga mulai dari diri sendiri buat industri otomotif lokal ? kan DKI banyak duit ?
Bisa studi banding ke China, di sana pemda (pemerintah daerah) nya pada punya pabrik mobil dengan cara joint dengan merk terkenal yang sudah ada atau dengan bikin merk sendiri ...

Jangan suka membenturkan pemerintah pusat dengan rakyat kebanyakan demi muka sendiri ...

Tahu kan pemerintah pusat harus mikir buat lapangan kerja buat rakyatnya, target inflasi, kurs dollar, desakan asing buat membuka diri ...

dan mengenai mobil murah, memang Jokowi ga tahu kalau negara kita sudah jauh jauh hari menandatangi traktat perdagangan bebas ?


Janganlah mengail di air keruh, kalau nge-ciprat bisa kena muka sendiri emoticon-Ngakak

harusnya sebagai pemimpin yang bijak Jokowi harus ngerti susahnya pemerintah pusat ... omong kasarnya kalau pemerintah pusat mengikuti maunya Jokowi. pasti asing akan marah ...macam2 tinggal di remote dari Singapura tuh dollar bakal naik kenceng ...

Siapa yang susah entar ? semuanya ...bisa bisa rusuh lagi, maka itu kalo cari muka yang bijaklah toh Indonesia juga dapat hasil dan asal tahu saja GDP Indonesia itu dari konsumsi, tanpa konsumsi akan loyo

mengenai macet ya itu tugas Jokowi lah, sudah digaji mahal ya buat mikir, jangan cuma mewek sambil ngipasin panasbung
kan bisa misalnya seperti yang banyak diusulkan, berdasarkan genap ganjil, berdasarkan warna, tanpa perlu membebani biaya mahal seperti parkir mahal yang merupakan sumber dari in-efisiensi dan inflasi dan ujung2 nya juga kurang jelas duitnya lari ke mana

biar yang punya mobil nebeng ke temannya atau naik angkutan umum kalo pas mobil dia merah ga bisa jalan


yang di bold emoticon-Big Grin
panastak g diajari yang beginian emoticon-Big Grin yang mereka tau jokowi itu selalu benar emoticon-Big Grin
dukung pakde joko jadi presiden aja deh biar kaga dapet hambatan industri lokal. wkkkk
perdagangan bebas itu cuma omong kosong gan... buktinya banyak pedagang kaki lima di tanah abang yang diusirin... berarti kita kaga bebas berdagang dong... dengan kata lain kaga ada perdagangan bebas di indonesia emoticon-Ngacir2
emang ESEMKA itu mobil nasional? kandung lokalnya berapa persen sih.........bukanya itu cuma ngerakit dari mobil cina.........bandingkan dengan mobil murah yang kandungan lokalnya 85%
Di sini keliatan ada agan2 yg ga ngerti proses birokrasi sampe Jokowi bs jengkel itu kurangnya dimana. Atau mungkin sudah tau, tp mencari celah untuk bs mengkritik. Atau sekedar org2 pesimis yg ga percaya Indonesia bisa maju.

Sebenernya kt punya BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) yg notabene gemar menjaring investor asing untuk naro uang di Indonesia. Entah dlm bentuk perusahaan (pabrik, gudang, dll) atau macem2 lah. Bs search2 sendiri kalo mau tau. Kemudian belum lagi Kemenperin, Kemendag, dll. Banyak gan. Jokowi yg berinteraksi dan berproses langsung dgn pemerintahan, bisa lebih tau situasi dan kondisi lapangan spt apa. Dia punya alasan untuk jengkel dan pasti org2 yg sering berinteraksi dan berproses dgn pemerintahan tau apa alasan jokowi bisa jengkel.

Komposisi birokrasi di Indonesia ini sudah bagus.

Urusan perjanjian kerjasama ekonomi dgn asing, dll. Pernah ada yg baca detailnya??? Kalo ngga pernah, jangan sok tau. Coba search2 kalo dapet via online, atau dateng aja ke instansi terkait. Ga semudah itu pihak asing bisa 'menyetir' Indonesia. Kayak yg lemah banget negara ini. Org2 di pemerintahan itu memang banyak yg doyan 'cari untung', tp mereka jg pintar untuk cari untung. Ga sebodoh itu menyetujui suatu perjanjian kalau merugikan negara. Yakini satu hal aja, kalau agan punya ide atau pemikiran ttg kritik dlm pemerintahan, maka para birokrat pun sebenernya sudah tau. Jd jgn di anggap remeh.

Krn Jokowi tidak menganggap remeh dan percaya bahwa pemerintah sebenenarnya BISA tapi TIDAK/BELUM MAU, maka dia jengkel. Begitulah hal serupa yg sering terjadi di antara para pengusaha, petinggi2 pemerintahan, dll.
Sekali lagi, itu pun BELUM TENTU ide-nya Jokowi memang betul2 bagus. Jd tolong menilai dgn bijak.


nb: Sy tdk ber-KTP Jakarta, tidak tinggal di Jakarta, bukan org Solo dan tidak tinggal di Solo, dan bukan org yg punya hubungan apapun dgn Jokowi. Sy membantah dan berkomentar sesuai dgn pengalaman sy di lapangan. Jd jgn dikait2kan dgn para pendukung Jokowi.. Thx.


Quote:Original Posted By toobill
emang ESEMKA itu mobil nasional? kandung lokalnya berapa persen sih.........bukanya itu cuma ngerakit dari mobil cina.........bandingkan dengan mobil murah yang kandungan lokalnya 85%


Untuk komen ini ane setuju. Memang kayak gitu.
×