alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523da81f1bcb17d771000003/ini-kata-pengamat-transportasi-soal-investasi-erp
Ini Kata Pengamat Transportasi Soal Investasi ERP
Ini Kata Pengamat Transportasi Soal Investasi ERP
Pengendara sepeda motor di kawasan TB.Simatupang, Jakarta, Rabu (3/2). Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan, selama sarana transportasi belum baik kami tidak merekomendasikan pembatasan pengguna sepeda motor. TEMPO/Aditia Noviansyah

Quote:Jakarta - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Darmaningtyas, menyarankan pemerintah ikut menanggung biaya investasi proyek Electronic Road Pricing (ERP) agar pengadaan proyek bisa berlangsung lebih cepat. Selain itu, keuntungan dari ERP juga masuk ke kas daerah.

"Nantinya keuntungan digunakan untuk memperbaiki sistem transportasi umum di Jakarta juga, tidak ada kepentingan yang berbenturan," kata Darmaningtyas ketika dihubungi pada Sabtu, 21 September 2013.

Dia menilai akan ada banyak investor swasta yang tertarik berinvestasi dalam program ERP karena akan sangat menguntungkan di kemudian hari. Dia memperhitungkan, biaya investasi proyek ERP ini bisa mencapai Rp 2 triliun. "Tetapi dalam tiga sampai lima tahun sudah bisa untung," ujar dia.

Jika investasi ERP sepenuhnya diserahkan ke pihak swasta, pemerintah hanya akan mendapat sebagian kecil keuntungan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak akan memiliki wewenang penuh untuk mengelola keuntungan dari jalan berbayar di dalam kota ini.

Darmaningtyas juga mengatakan bahwa penerapan ERP tak akan terhalang oleh aturan mengenai retribusi di jalan umum. Sudah ada aturan hukum yang menjadi dasar ERP, yaitu Pasal 133 dan Pasal 472 dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kedua pasal itu memungkinkan pemerintah memungut retribusi pengendalian lalu lintas, dalam hal ini ERP.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan kendala utama dalam proyek Electronic Road Pricing bukanlah aturan tentang jalan berbayar. Kendala utamanya adalah cara membuat proyek itu bisa berjalan tanpa menggunakan anggaran daerah.

"Masalahnya itu kami tidak ingin pakai uang kami, tapi pakai uang swasta," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 20 September 2013. "Jadi kami ingin melakukan lelang investasi, siapa yang mampu membiayai proyek ini," katanya

Darmaningtyas mengatakan, keputusan pelaksanaan program ERP ini berada di tangan Gubernur Joko Widodo. Komunikasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah juga perlu dilakukan supaya legislatif sama-sama mengetahui apa yang dilakukan eksekutif.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI, Selamat Nurdin, mengatakan belum ada komunikasi antara pemerintah dengan DPRD mengenai program ERP.


sumber: TEMPO

betul juga ya, kalau pakai uang pemerintah kan nanti baliknya ke pemerintah lagi, kalau pakai swasta kan untungnya kecil, tapi kenapa si ahok maunya swasta ya? ada yang bisa kasih alasan logis? emoticon-Bingung (S)
tutup mulut lo ts, pokonya konsep jokowi ahok udh yg paling bener,,nti kan ada ahok center yg ngawasin emoticon-Mad (S)
Quote:Original Posted By bagaswara
betul juga ya, kalau pakai uang pemerintah kan nanti baliknya ke pemerintah lagi, kalau pakai swasta kan untungnya kecil, tapi kenapa si ahok maunya swasta ya? ada yang bisa kasih alasan logis? emoticon-Bingung (S)


karena kalo pake duit APBD itu lama. Belum tentu juga ALAYidrus dan kecoak2 disekitarnya "setuju". Kalo mau jugak, Investasi pertama yang bikin swasta. Ntar anggaran 2014-2015 akuisisi sama Pemda. Itupun lagi lagi kalo ALAYidrus dan kecoak2 disekitarnya gak pengen sok eksis...
Quote:Original Posted By bagaswara
Ini Kata Pengamat Transportasi Soal Investasi ERP
Pengendara sepeda motor di kawasan TB.Simatupang, Jakarta, Rabu (3/2). Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan, selama sarana transportasi belum baik kami tidak merekomendasikan pembatasan pengguna sepeda motor. TEMPO/Aditia Noviansyah



sumber: TEMPO

betul juga ya, kalau pakai uang pemerintah kan nanti baliknya ke pemerintah lagi, kalau pakai swasta kan untungnya kecil, tapi kenapa si ahok maunya swasta ya? ada yang bisa kasih alasan logis? emoticon-Bingung (S)


swasta yg operatornya duit langsung ke bank
swasta atau negara sama aja gan... yang penting erp jadi dan kemacetan di jakarta bisa dikurangi...
Quote:Original Posted By Krabberz
tutup mulut lo ts, pokonya konsep jokowi ahok udh yg paling bener,,nti kan ada ahok center yg ngawasin emoticon-Mad (S)

ini maksudnya pro apa kontra? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By ajyto


karena kalo pake duit APBD itu lama. Belum tentu juga ALAYidrus dan kecoak2 disekitarnya "setuju". Kalo mau jugak, Investasi pertama yang bikin swasta. Ntar anggaran 2014-2015 akuisisi sama Pemda. Itupun lagi lagi kalo ALAYidrus dan kecoak2 disekitarnya gak pengen sok eksis...

hmm begitu, bener juga emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kakaknyawamin


swasta yg operatornya duit langsung ke bank

maksudnya?
Quote:Original Posted By afganrossa
swasta atau negara sama aja gan... yang penting erp jadi dan kemacetan di jakarta bisa dikurangi...

sip deh, semua orang juga berharap kemacetan dapat diatasi emoticon-Smilie
pakek swasta biar kemungkinan duit ditilepnya kecil. pelaksanaan secara pro dan tepat waktu, kalo melanggar akan gampang dibawa ke jalur hukum.
biasanya kalau pake APBD diribetin dari menku atau DPRD atau yang lainnya yang sok campur tangan
karena nanti di setujui nya lama sama anggota dewan. mending swasta aja biar cepet gak lelet seperti dulu dulu di pemerintahan yg lalu
yang penting jakarta bebas macet..
Quote:Original Posted By bagaswara
Ini Kata Pengamat Transportasi Soal Investasi ERP
Pengendara sepeda motor di kawasan TB.Simatupang, Jakarta, Rabu (3/2). Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan, selama sarana transportasi belum baik kami tidak merekomendasikan pembatasan pengguna sepeda motor. TEMPO/Aditia Noviansyah



sumber: TEMPO

betul juga ya, kalau pakai uang pemerintah kan nanti baliknya ke pemerintah lagi, kalau pakai swasta kan untungnya kecil, tapi kenapa si ahok maunya swasta ya? ada yang bisa kasih alasan logis? emoticon-Bingung (S)


Mungkin ahok mau pake skema PPP, tapi skema PPP ini harus bener-bener prudent, kalau enggak APBD dibebankan buat subsidi/garansi proyek.
Monorel jkt itu mangkrak ya gara-gara skema PPP ini, minta garansi dan subsidi dll.
kalo pake APBD kayanya ribet sama DPRD nya gan. program penyediaan 1000 bus baru untuk angkutan aja jadinya hanya 750 karena ada hak budgeting DPRD yang cuma ngizinin 750 bus.

yang kedua mungkin ahok berpikir biar pihak swasta yg udah profesional aja yg ngerjain tuh proyek. kalo pake orang pemprov toh butuh konsultan. ya mungkin biar ga ribet ngurusin nya kali emoticon-Big Grin.

Quote:Original Posted By anzacwarriors
kalo pake APBD kayanya ribet sama DPRD nya gan. program penyediaan 1000 bus baru untuk angkutan aja jadinya hanya 750 karena ada hak budgeting DPRD yang cuma ngizinin 750 bus.

yang kedua mungkin ahok berpikir biar pihak swasta yg udah profesional aja yg ngerjain tuh proyek. kalo pake orang pemprov toh butuh konsultan. ya mungkin biar ga ribet ngurusin nya kali emoticon-Big Grin.



Kalau swasta ada juga unsur benturan kepentingan... harus hati-hati...
Quote:Original Posted By bagaswara
Ini Kata Pengamat Transportasi Soal Investasi ERP
Pengendara sepeda motor di kawasan TB.Simatupang, Jakarta, Rabu (3/2). Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan, selama sarana transportasi belum baik kami tidak merekomendasikan pembatasan pengguna sepeda motor. TEMPO/Aditia Noviansyah



sumber: TEMPO

betul juga ya, kalau pakai uang pemerintah kan nanti baliknya ke pemerintah lagi, kalau pakai swasta kan untungnya kecil, tapi kenapa si ahok maunya swasta ya? ada yang bisa kasih alasan logis? emoticon-Bingung (S)



Duitnya dolar singapur kali gan emoticon-Ngakak

bner jg kata agan2 di atas, kalo dna apbd keluarnya psti sulit krn para anggota dHEWAN ikut canpur...
pengen cpet ya di lelang....
Quote:Original Posted By zeroyonline



Duitnya dolar singapur kali gan emoticon-Ngakak



Ada apa dengan singapur? emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By tole_90
pakek swasta biar kemungkinan duit ditilepnya kecil. pelaksanaan secara pro dan tepat waktu, kalo melanggar akan gampang dibawa ke jalur hukum.

hmm bisa jadi sih ya, ane tampung dulu pendapatnya
Quote:Original Posted By Ryokamazaky
biasanya kalau pake APBD diribetin dari menku atau DPRD atau yang lainnya yang sok campur tangan

mungkin, jadi banyak kepentingan yang miring2 ya
Quote:Original Posted By miss...afet
karena nanti di setujui nya lama sama anggota dewan. mending swasta aja biar cepet gak lelet seperti dulu dulu di pemerintahan yg lalu

bisa, mengingat di indonesia birokrasinya bener2 ribet
Quote:Original Posted By shierlockheart
yang penting jakarta bebas macet..

amin, semua warga juga pengen kaya gitu gan emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By valravn


Mungkin ahok mau pake skema PPP, tapi skema PPP ini harus bener-bener prudent, kalau enggak APBD dibebankan buat subsidi/garansi proyek.
Monorel jkt itu mangkrak ya gara-gara skema PPP ini, minta garansi dan subsidi dll.

waduh ini yang ane ga ngerti emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By anzacwarriors
kalo pake APBD kayanya ribet sama DPRD nya gan. program penyediaan 1000 bus baru untuk angkutan aja jadinya hanya 750 karena ada hak budgeting DPRD yang cuma ngizinin 750 bus.

yang kedua mungkin ahok berpikir biar pihak swasta yg udah profesional aja yg ngerjain tuh proyek. kalo pake orang pemprov toh butuh konsultan. ya mungkin biar ga ribet ngurusin nya kali emoticon-Big Grin.


hmm bener juga ya gan, semoga saja cepat terlaksana deh programnya
Quote:Original Posted By valravn


Kalau swasta ada juga unsur benturan kepentingan... harus hati-hati...

contohnya gan? yang paling utama masalah keuntungan ya
Quote:Original Posted By cimot07
bner jg kata agan2 di atas, kalo dna apbd keluarnya psti sulit krn para anggota dHEWAN ikut canpur...
pengen cpet ya di lelang....

mungkin gan emoticon-Smilie
mending dikelola swasta karena kemungkinan besar akan jauh lebih akuntabel emoticon-Big Grin
nasib jd orang miskin
baru nabung mo beli mobil
dah nongol peraturan ini emoticon-Berduka (S)

kalo mikirnya gini gimana sih..?
"sbg pemerintah, saya wajib membangun jalan dan sarana yang lain sebanyak mungkin, krn semua rakyat diasumsikan punya mobil" emoticon-Hammer2


Kalo pake uang pemerintah:
1. Birokrasi berbelit dan dipersulit sama tikus2 berdasi
2. Cairnya lama, jangan heran nanti pengerjaannya bisa mundur 2x lebih lama karena nunggu pencairan dana
3. Nilai nominal yg diterima ga sama dengan yg tertulis di atas kertas
4. Dana pemerintah bisa dialihkan buat hal lain