alexa-tracking

Gita Pilih Pencitraan Politik Ketimbang Kepentingan Rakyat!

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523d47b8138b463b2a000005/gita-pilih-pencitraan-politik-ketimbang-kepentingan-rakyat
Gita Pilih Pencitraan Politik Ketimbang Kepentingan Rakyat!
Jakarta - Indonesia Economic Development Studies (IEDS) menilai, kabar yang dihembuskan langsung oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan bahwa dirinya sudah mengajukan pengunduran diri dari posisinya di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II membuktikan bahwa pencitraan politik ternyata lebih penting dibandingkan pertanggungjawaban seorang pejabat negara kepada rakyat dan bangsanya.

“Pasalnya, alasan yang diajukan bahwa dirinya siap mengundurkan diri dari jabatan menteri, jika ada benturan persepsi dan kepentingan terkait keikutsetraan dia dalam Konvensi Partai Demokrat dan bukan karena berbagai kebijakan pro impor dan pro asing yang dijalankannya justru menunjukkan bahwa politik pencitraan yang dijalaninya di Partai Demokrat itu lebih penting dari tanggungjawabnya sebagai pejabat publik,” tegas Peneliti IEDS Musyafaur Rahman, Sabtu (21/9/2013).

Bagaimana tidak, menurutnya, segala sorotan dan kritik yang selama ini dilontarkan oleh banyak kalangan, termasuk dari IEDS mengenai kebijakan impor yang dijalankannya secara "jor-joran" dan memicu kelangkaan dan mahalnya sejumlah komoditas pangan, mulai dari cabai, bawang putih, daging, kedelai, hingga gula rafinasi ternyata tidak masuk dalam persolan penting serta prinsipil yang menjadi tanggung jawabnya dan patut dijadikan alasan kemunduran dirinya dari posisi menteri.

“Namun justru karier politik yang dikejarnya dalam konvensi Partai Demokrat lah yang dianggapnya sebagai poin penting pengunduran dirinya dari posisi menteri. Nampaknya politik etis dan kepatutan bagi Menteri Gita hanya berlaku jika terkait dengan pencitraan Partai Demokrat saja namun tidak berlaku jika berhubungan dengan kesulitan ekonomi rakyat kecil dan hancurnya kemandirian ekonomi bangsa ini,” tandas Musyafaur.

Buktinya, ungkap dia, Menteri Gita bahkan menjawab berbagai kritik yang dilontarkan terkait mahalnya harga kedelai justru dengan membebaskan Bea Masuk Impor Kedelai yang nyata-nyata membuka jalan tol bagi para pencari rente dan kartel-kartel yang menguasai jalur perdagangan kedelai untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya atas nama penderitaan para petani kedelai di negeri ini dan para pengusaha serta konsumen kedelai di republik ini.

“Jika Menteri Gita adalah seorang negarawan yang memikirkan nasib rakyat kecil, maka semestinya sejak duduk di kursi menteri yang difikirkannya adalah meningkatkan produksi dan swasembada di berbagai sektor agar indonesia memiliki komoditi untuk diperdagangkan, dan bukan menjadi broker alias pedagang baru yang mencari keuntungan dari rakyat dan bangsanya sendiri!” serunya.

Ia mencontohkan , meski Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki laut luas dan pantai di seantero negeri, namun garam saja yang menjadi kebutuhan utama bagi seluruh ibu rumah tangga di negeri ini ternyata harus impor dari luar negeri. Bahkan menurut catatan BPS, negara sekecil Singapura saja yang tidak memliki lahan luas untuk lahan produksi garam ternyata mampu menjadi negara ke empat terbesar penyuplai garam bagi republik ini. “Sungguh menyakitkan!” serunya pula.

Menurut Musyafaur, sungguh ironis jika kenyataan demi kenyataan tersebut dipaparkan kepada rakyat secara terbuka. “Jika di negara lain ada Presiden yang mundur karena gagal mensejahterakan rakyat, ada Menteri yang mundur bahkan bunuh diri karena terbukti korup dan salah dalam menerapkan sebuah kebijakan maka di negeri hal itu masih merupakan peristiwa yang langka,” tegasnya.

Ia menuturkan, tanggungjawab atas kebijakan publik dan tanggung jawab kepada rakyat selamanya masih menjadi prioritas ke sekian setelah tanggung jawab kepada partai dan pencitraan politik yang jelas menjadi alasan utama kenapa para pejabat ini bisa menduduki posisinya sekarang.

“Ini juga menjadi jawaban atas pertanyaan kenapa republik ini tidak juga mampu berubah meski banyak orang-orang berpendidikan yang menduduki posisi-posisi strategis di pemerintahan. Karena mereka duduk bukan disebabkan kompetensi dan kemampuannya mensejahterakan rakyat namun lebih karena pertimbangan politik belaka dan sekali lagi pencitraan saja,” tambahnya. [*]



Sumber Berita: www.edisinews.com http://www.edisinews.com/berita-gita...#ixzz2fVdAuhpL
pdhl kalo nyalon peluang menangnya kecil emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By iwanenator
pdhl kalo nyalon peluang menangnya kecil emoticon-Bingung (S)


Sebagian masyarakat terutama masyarat yang mengikuti perkembangan dinamika politik, tentu sdh tahu kemungkinan kecilnya bisa meraih RI 1 bagi Gita Wiryawan.

Ini kan memang akal2an SBY dg membuat konvesi capres
ngurus bulu tangkis aja beliau.
lebih keren.
Quote:Original Posted By bunkq
ngurus bulu tangkis aja beliau.
lebih keren.


Sepertinya begitu.
Dan bisa jadi juga sepertinya dia mengikuti konvensi itu sebagai bentuk kepatuhan kepada Presiden yg memintanya untuk nyapres di Konvensi
mau di sejajarkan dengan jokowi emoticon-Ngakak

rakyat cerdas tau mana yang pencitraan dan mana yang berkerja demi rakyat
Tp komentar soal lebih baik swasembada ketimbang impor jg sesat menurut gw.. oke swasembada tp itu untuk jangka panjang. Satu2nya cara menurunkan harga kedelai ya membuka keran impor. Sambil harga stabil, produksi baru digenjot. Biar demand n supply gak timpang..
Quote:Original Posted By iwanenator
pdhl kalo nyalon peluang menangnya kecil emoticon-Bingung (S)


Obama dulu juga peluangnya kecil emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By byntangvanilla
Tp komentar soal lebih baik swasembada ketimbang impor jg sesat menurut gw.. oke swasembada tp itu untuk jangka panjang. Satu2nya cara menurunkan harga kedelai ya membuka keran impor. Sambil harga stabil, produksi baru digenjot. Biar demand n supply gak timpang..


Emang sesat, kalau gak impor perajin bangkrut semua, makan tuh nasionalisme. emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By valravn


Obama dulu juga peluangnya kecil emoticon-Big Grin

bitch please, masa gita wiryawan dibandingkan dgn seorang barack obama??? mang nya si gita apa hebatnya si?? emoticon-Cape d... (S)

sudah sepantasnya pejabat publik yang mau nyalon mundur dari jabatannya

emoticon-Malu (S)


itu baru gentle
jokowi & jk for 2014 emoticon-Kiss
jokowi & ahok for 2019 emoticon-Kiss
gita jadi presiden?!?! nggak deh... meskipun ane suka banget sama lagunya: pergi kau ke luar angkasa, hipotermia di gurun sahara, hilang di benua antartika... dan jangan kembali!
Sungguh ku .. akuiiiii .. tak bisa ke lain hati emoticon-Kaskus Radio

ORA JOKOWI ORA NYOBLOS
emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kambingcakep

bitch please, masa gita wiryawan dibandingkan dgn seorang barack obama??? mang nya si gita apa hebatnya si?? emoticon-Cape d... (S)



Hehehe....Belom dipoles media aja... emoticon-siul:
siapa itu Gita,nggak kenal dan asing dengernya...


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By valravn


Hehehe....Belom dipoles media aja... emoticon-siul:

seorang figur akan dipoles media bila dia bisa membawa perubahan / pembaharuan, contoh nya pak dhe.
sedangkan seorang figur tdk akan dipoles media bila dia tdk bisa membawa perubahan / pembaharuan, contoh nya si kumis emoticon-Cool

gak kenal ganemoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By Mr.Batako
jokowi & jk for 2014 emoticon-Kiss
jokowi & ahok for 2019 emoticon-Kiss


Jokowi yang SUCI dan BENAR tepat buat RI-1
Quote:Original Posted By Yohanor


Sebagian masyarakat terutama masyarat yang mengikuti perkembangan dinamika politik, tentu sdh tahu kemungkinan kecilnya bisa meraih RI 1 bagi Gita Wiryawan.

Ini kan memang akal2an SBY dg membuat konvesi capres


Eits.. jangan lupa..
Selain Gita ada juga Anies Baswedan emoticon-Big Grin

Bukan sembarang akal2an gan, liat aja siapa aja yang ikut konvensi demokrat.
SBY keknya bener2 butuh obat buat sembuhin partai nya ini.

Jika entar masuk 3 besar ane bakalan bener2 kaget.:P
×