alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/523b399417cb17b456000003/ms-hidayat--mobil-murah-rusak-jika-diisi-premium-------pertamina--gak-rusak-tuh
MS. HIDAYAT : mobil murah rusak jika diisi premium. PERTAMINA : GAK RUSAK TUH..
Menperin: Mesin Mobil Murah Bisa Rusak jika Diisi Premium]


JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perindustrian MS Hidayat menyarankan kepada pemilik mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) agar tidak memakai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab, hal tersebut akan merusak mesin mobil.

"Bagi pemilik mobil murah ini, kalau dia menggunakan BBM di bawah Ron 92 (Pertamax) dan dalam satu-dua tahun mobilnya rusak," kata Hidayat saat ditemui di JI Expo Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Ia menambahkan, bila pemilik mobil murah memaksakan pemakaian premium dan mesin rusak, tidak akan mendapatkan garansi dari produsennya. Hal ini untuk menjaga kualitas mesin mobil murah tersebut.

Pemerintah menjelaskan bahwa produksi mobil murah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah agar bisa membeli mobil murah. Harapannya, semua kalangan ini bisa menikmati membeli mobil.

Ditemui di tempat yang sama, VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, penggunaan premium (BBM jenis Ron 88) untuk mobil murah tidak akan merusak mobil tersebut. Namun, menurutnya, penggunaan jenis BBM subsidi akan mengurangi performa atau kinerja dari mobil itu sendiri.

"Kalau merusak sih tidak. Tapi akan menurunkan performa mobil tersebut,"
kata Ali. Dengan demikian, Ali menyarankan kepada pemerintah untuk segera membuat kebijakan yang jelas soal konsumsi jenis BBM untuk mobil murah tersebut.

Meski demikian, Pertamina sebagai penyedia BBM tidak bisa melarang mobil murah untuk mengonsumsi BBM bersubsdi jika tidak ada aturan yang pasti soal ini.

"Dasar hukumnya harus ada, baik peraturan menteri atau apa pun, itu akan jadi dasar bagi Pertamina untuk operasional sehari-hari di lapangan, seperti mobil tambang, BUMN kan sudah jelas peraturan menterinya. Kalau LCGC kan belum ada. Kalau bisa diterbitkan, ya bisa dilakukan," ujarnya.


http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...campaign=Khlwp


INI MENTERINYA YG KEBANGETAN PINTER...APA PERTAMINA YG GUOBLOK...emoticon-Cape d... (S)

GUE SIH LEBIH PERCAYA KLO MENTERINYA YG KEBANGETAN GOBLOKNYA....emoticon-Cendol (S)
kalo kompresi mesin tergolong rendah misal 8:1 si emang ga masalah gan. coba kalo kompresi nya 11:1 atw 12?? kalo ga setang seher bengkok ya detonasi. alias piston bolong
kalo peraturan mobil diatas 1500CC musti pertamax. gimana yg make mobil holden jenis premier atw sebangsanya? cc gede tapi kompresi masih dibawah standar buat make pertamax?

mbkin beliau belum dapet apesnya gan emoticon-Ngakak
sepertinya gak rusak, tapi nanti ngaruh di tarikan. ya ga papa si.. kan kita ga mau ngebut2 hehe
kLO GUE LIAT..SI HIDAYAT INI UDAH KAYA SALES MOBIL AJA...NGOTOT BANGET BELAIN MOBIL2 MURAH...

DISINI MENTRI LAIN AJA BILANG ITU BERTENTANGAN DENGAN PROGRAM PEMERINTAH http://www.kaskus.co.id/thread/523b1...ur-tak-setuju/
kalo mobil murah pake pertamax emang keknya lebih bagus deh ( kata pemerintah)...coz pemerintah kita takut naekin lagi harga BBM kalo mobil murah semuanya pake premium bersubsidiemoticon-Ngakak
secara mobil 1000cc kok ngarep tarikan, tuh mobil LCGC buat jalan sante aja emoticon-Big Grin
klo mobil murah dibawah 120jt pke pertamaz seharusnya malu donk mobil diatas 120jt minum premium
emoticon-Malu (S)
Quote:Original Posted By toko88online
INI MENTERINYA YG KEBANGETAN PINTER...APA PERTAMINA YG GUOBLOK...emoticon-Cape d... (S)

GUE SIH LEBIH PERCAYA KLO MENTERINYA YG KEBANGETAN GOBLOKNYA....emoticon-Cendol (S)


emoticon-Ngakak

tuh menteri ... GOBLOK ajah belum

emoticon-Ngakak
crv aja pake premium aman2, gimana ceritanya mobil cc kecil pake premium bisa rusak ?? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By arbei.net
secara mobil 1000cc kok ngarep tarikan, tuh mobil LCGC buat jalan sante aja emoticon-Big Grin
klo mobil murah dibawah 120jt pke pertamaz seharusnya malu donk mobil diatas 120jt minum premium
emoticon-Malu (S)


kenapa malu, emang premiumnya minta sama pertamina emoticon-Ngacir
LCGC terkini = cc kecil - putaran tinggi - langkah pendek - minimum gesekan - kompresi besar- sistem injeksi - konsumsi bahan bakar (1 L = 20-30km) -> efisiensi tinggi jelas semakin merupakan pertimbangan teknis diluar performa yg diinginkan. Selisihnya pemakain bahan bakar premium dengan pertamax plus = Rp 3.900 jelas merupakan pertimbangan ekonomis pertama bagi pengguna dibandingkan PERFORMA (APA juga gunanya PERFORMA apabila dipakai di Jakarta yang banyak macetnya dan lampu merahemoticon-Bingung (S)).

Naik mobil ini kan yang penting kan gak kehujanan, kepananasan, debuan, denger MP3, adem ada AC sekalian megang2 tangan si doi di samping, hehehehe... emoticon-Ngacir2
mentri perindustrian indonesia yang menyukai produk jepang .. emoticon-Matabelo
Quote:
Meski demikian, Pertamina sebagai penyedia BBM tidak bisa melarang mobil murah untuk mengonsumsi BBM bersubsdi jika tidak ada aturan yang pasti soal ini.

"Dasar hukumnya harus ada, baik peraturan menteri atau apa pun, itu akan jadi dasar bagi Pertamina untuk operasional sehari-hari di lapangan, seperti mobil tambang, BUMN kan sudah jelas peraturan menterinya. Kalau LCGC kan belum ada. Kalau bisa diterbitkan, ya bisa dilakukan," ujarnya.


yang ane tangkep..
kalo mau ngelarang mobil murah pake premium..ya tinggal dibuat peraturannya..
gak usah ngibul pake alesan cepet rusak...
emoticon-Malu (S)
Soalnya kata pertamina yang penting bisa jalan gan. emoticon-Ngakak


Mampir ke trit ane juga ya gan:

5 Klub Sepak Bola Tersukses dari Wilayah Ruhr, Jerman

Wisata Kuliner Kebab (+Resep ala Anak Kost)
dan kenaikan harga bbm pun akan terjadi lg dalam waktu dekat emoticon-Angkat Beer
mentri ya aja cari alasan mobil kelas menengah aja isi premium aman aman aja .buat nyiasati agar subsidi premium kaga ngebengkak lagi ... ini mobil murah katanya ditentang juga sama menhub ya ko bisa saling bentrok gitu ya .
yang penting komisi jualan mobil turun, mo rusak apa kagak, tuh menteri kagak perduli
harusnya si mentri bilang kalo diisi solar baru rusak, biarpun keliatan bodo tpi omonganya tetep bener emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By TheKrabbyPatty
kalo kompresi mesin tergolong rendah misal 8:1 si emang ga masalah gan. coba kalo kompresi nya 11:1 atw 12?? kalo ga setang seher bengkok ya detonasi. alias piston bolong
kalo peraturan mobil diatas 1500CC musti pertamax. gimana yg make mobil holden jenis premier atw sebangsanya? cc gede tapi kompresi masih dibawah standar buat make pertamax?

mbkin beliau belum dapet apesnya gan emoticon-Ngakak


komen cerdas ini menurut ane gan.. setuju
dikit dikit rusak..dikit dikit rusak...
emoticon-Cape d... (S) RUSAK kok dikit dikit, banyak sekalian napaah
LCGC menghasilkan kebijakan yg berbelit2, ntar lagi ni mentri bakal kebelit.... emoticon-Shutup

Gak Sinkron

Quote:Original Posted By toko88online
Menperin: Mesin Mobil Murah Bisa Rusak jika Diisi Premium]


JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perindustrian MS Hidayat menyarankan kepada pemilik mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) agar tidak memakai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab, hal tersebut akan merusak mesin mobil.

"Bagi pemilik mobil murah ini, kalau dia menggunakan BBM di bawah Ron 92 (Pertamax) dan dalam satu-dua tahun mobilnya rusak," kata Hidayat saat ditemui di JI Expo Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Ia menambahkan, bila pemilik mobil murah memaksakan pemakaian premium dan mesin rusak, tidak akan mendapatkan garansi dari produsennya. Hal ini untuk menjaga kualitas mesin mobil murah tersebut.

Pemerintah menjelaskan bahwa produksi mobil murah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah agar bisa membeli mobil murah. Harapannya, semua kalangan ini bisa menikmati membeli mobil.

Ditemui di tempat yang sama, VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, penggunaan premium (BBM jenis Ron 88) untuk mobil murah tidak akan merusak mobil tersebut. Namun, menurutnya, penggunaan jenis BBM subsidi akan mengurangi performa atau kinerja dari mobil itu sendiri.

"Kalau merusak sih tidak. Tapi akan menurunkan performa mobil tersebut," kata Ali. Dengan demikian, Ali menyarankan kepada pemerintah untuk segera membuat kebijakan yang jelas soal konsumsi jenis BBM untuk mobil murah tersebut.

Meski demikian, Pertamina sebagai penyedia BBM tidak bisa melarang mobil murah untuk mengonsumsi BBM bersubsdi jika tidak ada aturan yang pasti soal ini.

"Dasar hukumnya harus ada, baik peraturan menteri atau apa pun, itu akan jadi dasar bagi Pertamina untuk operasional sehari-hari di lapangan, seperti mobil tambang, BUMN kan sudah jelas peraturan menterinya. Kalau LCGC kan belum ada. Kalau bisa diterbitkan, ya bisa dilakukan," ujarnya.


http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...campaign=Khlwp


katanya buat rakyat menengah kebawah, knp bbmnya pertamax pak mentri ???
udah mampu nih ceritanya beliin rakyat pertamax emoticon-Stick Out Tongue