alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/522899634f6ea1ff12000002/pilgub-riau-calon-saling-klaim-menang-bakal-perang-riau-1
Pilgub Riau, Calon Saling Klaim Menang (bakal Perang Riau 1)
PEKANBARU - Penghitungan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Riau
usai dilaksanakan, Rabu (4/9). Tapi, hingga tadi malam belum diperoleh hasil
yang final. Di antara para tim calon pasangan Calon Gubernur Riau (Cagub)
dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Riau masih terjadi saling klaim dengan
sistem real count (penghitungan) yang dilakukan masing-masing.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2, Anas Maamun-Ir
H Arsyadjuliandi Rachman MBS (Aman) yang diusung Partai Golkar mengklaim
mereka memenangi 40,6 persen suara dalam Pilgubri 2013. Keyakinan
tersebut mengacu pada hasil real count yang digelar tim pemenangan ini.
'Dari hasil sementara kami, suara yang masuk sekitar 875 ribu suara. Kalau
dihitung posisi kita, 40,16 persen. Angka ini juga kita cek secara manual ke
kabupaten, kota, dan ini mendekati informasi yang kita dapat dari kabupaten
kota yang ada,' ujar Arsyadjuliandi Rachman dalam jumpa pers yang dilakukan
Rabu (4/9) malam di posko pemenangannya, Lantai II SPBU Jalan Tuanku
Tambusai Pekanbaru.
Wajah Arsyadjuliandi saat memaparkan ini tampak tenang. Ia didampingi oleh
penanggungjawab legal dan hukum tim pemenangan, Evanora dan penanggung
jawab Saksi dan IT, Nasir Day. Kepada beberapa wartawan yang hadir,
Arsyadjuliandi mengungkapkan dari data yang dihimpun dari beberapa DPD II
Partai Golkar, pasangan Annas
Maamun dan dirinya meraih kemenangan yang cukup meyakinkan di lima
kabupaten. 'Di Bengkalis 56,1 persen, Siak 32,9 persen, Pelalawan 33,84
persen,' paparnya.
Angka ini ditambah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang menjadi basis massa
Anas Maamun. Dari real count yang dilakukan pasangan ini, mereka menang
telak 85 persen. 'Jadi Rohil merupakan kantong suara kita,' ungkap
Arsyadjuliandi sambil mengatakan bahwa di Dumai pasangan nomor urut 2
juga menang dengan perolehan suara 31,8 persen.
Di luar 5 daerah tersebut, Arsyadjuliandi mengakui ada pasangan calon lain
yang lebih kuat. Meski begitu, ia memaparkan pasangan nomor dua tetap
berada pada tiga besar. 'Di Inhu (Indragiri Hulu) kita bersaing dengan satu
pasangan yang lain, bisa kita nomor 1, bisa nomor 2. Rohul juga posisi kita
sementara di nomor 2. Meranti kita di nomor 2. Inhil (Indragiri Hilir) kita di
nomor 3, Kampar kita di nomor 3 dan Pekanbaru kita di nomor 3,' urainya.
Raihan 40 persen lebih ini, diyakini Arsyadjuliandi Rachman tak akan banyak
berubah, karena ia menegaskan bahwa data tersebut didapatkan dari saksi-
saksi yang memang disebar ke seluruh TPS yang ada. 'Untuk menjaga
bagaimana hasil perhitungan ini bisa tetap terjaga, kami juga melakukan
pengawalan ke KPU Provinsi dan ini saksi dan juga tim yang lain melakukan
pengawasan untuk hasil suara ini,' ucapnya.
Keyakinan tersebut dipertebal dengan kondisi bahwa berdasarkan perhitungan
tim ini, keunggulan di lima kabupaten yang diraih dan parisipasi masyarakat
lebih kurang 50 persen. 'Dan suara yang belum masuk 1,2 juta. Kamipun
melihat dari perhitungan ini, daerah-daerah basis Golkar belum semuanya
masuk. Jadi ini membuat keyakinan kami untuk memenangi Pemilukada
Gubernur Riau. Ditambah Inhu, Inhil dan Meranti juga menjadi basis partai
Golkar,' ujarnya.
Wartawan sempat menanyakan, jika memang pasangan ini mengklaim
memenangi 40 persen suara, hal itu menimbulkan kemungkinan pasangan ini
akan memenangi Pilgubri hanya dalam satu putaran.'Kalau 40 persen, ya satu
putaran,' jawab Arsyadjuliandi.
Meski meyakini kemenangan 40 persen lebih, Arsyadjuliandi menolak
mengungkapkan persentasi angka yang diraih pasangan lain dalam real count
pasangan nomor urut 2 ini, etika menjadi alasannya. 'Rasanya tidak etis jika
mengungkapkan angka itu. Kita angka ini rill dari DPD II,' tuturnya.
Walau begitu, dalam real count yang terpampang di proyektor dan di laptop
tim pemenangan hingga pukul 20.30 WIB, terinci perolehan tiap-tiap
pasangan yang ada. Dalam grafik terlihat, Herman Abdullah-Agus Widayat
memperoleh 194250 atau 22,2 persen, Anas Maamun-Ir H Arsyadjuliandi
Rachman MBS memperoleh 359625 suara atau 41 persen, Lukman Edy-
Suryadi Khusaini memperoleh 70875 atau 9,1 persen, Achmad-Masrul Kasmy
memperoleh 124250 suara atau 14 ,20 persen dan Jon Erizal-Mambang Mit
memperoleh 115500 suara atau 13,20 persen dengan suara tidak sah
keseluruhan berjumlah 10500 atau 1,20 persen.
HA Akui Unggul 33,51 Persen
Di sisi lain, Tim Media Herman Centre terus melakukan real count. Hingga
pukul 21.45 WIB tadi malam, tim ini berhasil menghitung jumlah suara untuk
HA. Hasil itu adalah 33,51 persen yang berasal dari seluruh kabupaten dari
600.071 jumlah suara sah.
'Kita telah menerima data dari semua kabupaten yakni 600.071 suara sah.
Memang belum semua suara, tapi sudah berasal dari semua kabupaten. HA
masih unggul sementara,' kata ketua penghitungan suara HA, Masnur
kepada Riau Pos tadi malam di Hotel Aryadutha.
Diakui Masnur, penghitungan suara Meski begitu, suara HA tidak pernah di
bawah 30 persen. Masnur belum bisa memastikan kapan penghitungan akan
berakhir. 'Kita lakukan penghitungan cermat. Semua data kita kumpulkan
dari saksi-saksi di lapangan. Lokasi TPS yang jauh dari kecamatan di berbagai
kabupaten, membuat pengumpulan data cukup lambat,' lanjutnya.
Jika suara HA masih di atas 33 persen, tidak begitu dengan calon lainnya.
Nomor urut dua diakui berada di nomor dua dengan perolehan suara sekitar
24 persen dan Nomor urut 4 di posisi ketiga dengan jumlah suara sekitar 20
persen.
Sementara itu, Herman Abdullah saat dikonfirmasi tidak berkomentar
banyak. 'Penghitungan suara masih berlangsung. Dari penghitungan yang kita
lakukan dan dari berbagai informasi yang kita terima, posisi kita masih
teratas. Mudah2an begitu utk selanjutnya,' kata Herman.
Saat ditanya soal kemungkinan Pilgubri dua kali putaran, Herman mengaku
tidak berharap sama sekali. 'Kalau bisa sekali putaran kenapa harus dua kali,'
katanya.
Lurus Sebut Tinggalkan Aman
Sementara klaim kemenangan serupa juga dilakukan tim pasangan Lukman
Edy-Suryadi Khusaini (Lurus). Dari hasil real count yang dilakukan oleh tim
Laba-Laba Centre dalam penghitungan suara Pemilihan Calon Gubernur Riau
dimenangkan oleh pasangan Lukman Edy dan Suryadi Khusaini. Pasangan
LURUS jauh meninggalkan Aman.
Hasil sementara real count yang dipimpin oleh Rusli Ahmad dan Sekjen Laba-
laba Centre Prof Dr H Sufyan Hamim SH MSi yang juga menjabat sebagai
rektor Unisi menyatakan pukul 21.35 WIB, Rabu (4/9), pasangan lurus jauh
meninggalkan pasangan Aman.
Dari total 320.817 pemilih, pasangan Lurus memperoleh 87.530 suara atau
27.28 persen. Sementara diurutan kedua pasangan Aman memperoleh 72.006
suara atau 22.44 persen. Diurutan ketiga pasangan Jon Erizal dan Mambang
Mit dengan perolehan 60.240 suara atau 18.78 persen. Diurutan keempat
diduduki oleh pasangan Beramal dengan jumlah suara 54.017 suara atau 16.84
persen. Sementara diurutan terakhir diduduki pasangan HA dengan jumlah
suara 47.024 atau 14.66 persen.
Ketua Tim Laba-laba, Rusli saat kepada Riau Pos mengatakan, suara Lurus
dominan di Kabupaten Meranti, Kabupaten Kuansing, Kabupaten Bengkalis,
Kabupaten Inhu dan Kabupaten Inhil.
'Jumlah suara yang diperoleh pasangan Lurus jauh meninggalkan pasangan
Aman. Hasil itu baru didapatkan dari 43 persen suara dari Indragiri Hilir.
Kalau Indragiri Hilir sudah 70 persen, kami yakin hanya satu putaran saja
karena Lurus akan mendapatkan suara lebih dari 30 persen pemilih,' kata Rusli
Ahmad.
Ditambahkan Rusli Ahmad juga bahwa mereka belum mendapatkan rekapitulasi
suara dari Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu.
'Kalau ditambah dengan suara yang dihasilkan tim Lurus di Kabupaten
Pelalawan dan Rohul, suara Lurus juga akan jauh bertambah kuat,' kata
Rusli Ahmad. (jpnn)
(http://www.jpnn.com/read/2013/09/05/189367/Pilgub-Riau,-Calon-Saling-Klaim-Menang-)
emoticon-Rate 5 Star gan...
kasi abu-abu dulu, belum iso gan
Nais inpoh...
ok gan.. cepat iso