alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52280dbbbdcb17cc10000008/jangan-abaikan-jika-anda-mengantuk-berlebihan
Jangan abaikan jika anda mengantuk berlebihan
sebelumnya , maaf gan kalo emoticon-Purple Repost
tapi , jujur trit ini ane buat atas inspirasi ane pribadi emoticon-Ngakak

langsung aja , yoo gan sesuai dengan judul emoticon-Ngakak


Apabila anda merasa mengantuk berlebihan, yang datang berulang, apalagi jika disertai halusinasi, maka bisa jadi anda terkena gejala “narcolepsy”. Masih banyak orang di Indonesia yang mengabaikan anggota keluarganya, jika mengalami kondisi seperti ini. Narcolepsy memang tidak mematikan, tapi bisa mengurangi kualitas hidup.

Apa yang dimaksud dengan narcolepsy?

Narcolepsy is a neurological condition most characteristized by Excessive Daytime Sleepiness (EDS). A narcoleptic will most likely experience disturbed nocturnal sleep, which is often confused with insomnia, and disorder of REM or rapid eye movement sleep. It is one of the dyssomnias. A narcoleptic may also sleep at any random time.

“Satu dari 2000 orang Indonesia menderita narkolepsi dan sebagian besar diantaranya disebabkan oleh keturunan”, kata Effy Afifah, S. Kep. M.Kes yang dikutip oleh Gloria Daniela Pasaribu, dari majalah Suara Mahasiswa UI. Kecilnya angka tersebut disebabkan oleh banyak masyarakat yang tidak sadar bahwa gangguan tidur yang mereka alami adalah narkolepsi.

Bagaimana gejalanya?

Karakteristik dari narkolepsi adalah mengantuk berlebihan, walaupun telah tidur cukup pada waktu malam hari. Seseorang penderita narkolepsi bisa mendadak jatuh tertidur, dimanapun dan waktu kapanpun.

Dalam bahasa sehari-hari, narkolepsi dapat dikatakan sebagai serangan tidur yang mendadak, tanpa melihat tempat. Penderita sulit menahan kantuk, bahkan pada saat sedang melakukan aktifitas. Oleh karena itu, penderita narkolepsi sering dicap pemalas, dan tukang tidur, karena selalu mengantuk dan kekurangan tenaga.

Narkolepsi tidak membahayakan kesehatan penderitanya, namun bisa membahayakna diri sendiri atau orang lain. Bayangkan, jika saat memasak jatuh tertidur, atau mengantuk saat sedang dalam kondisi menyetir.

Sayangnya sampai saat ini obat-obatan yang ada hanya untuk mengurangi gejalanya, dan tidak menyembuhkan.

Bagaimana jika anda mempunyai keluarga yang menderita narkolepsi?

Dibutuhkan dukungan seluruh keluarga, juga teman-teman dekat penderita untuk men support nya. Teman dekat bisa membantu penderita, yang sering jatuh tertidur bukan di tempat yang tepat, misalnya sedang menunggu kuliah. Jika ini dibiarkan, maka penderita akan ketinggalan pelajaran, karena sering mereka bermimpi telah mengikuti kuliah, padahal jatuh tertidur di bangku di luar ruang kuliah. Apabila penderita bisa datang di tempat kuliah yang tepat, walaupun saat kuliah jatuh tertidur, maka penderita masih dapat mengikuti pelajaran, walaupun tak seefektif teman-temannya yang normal. Walau demikian, di saat-saat tertentu, penderita bisa seperti orang normal, tahan belajar sampai malam mengerjakan tugas.

Keluarga penderita dapat mendukung, dengan meminta jadual kuliah, jadual tugas serta agenda kegiatan sehari-hari, sehingga memudahkan untuk monitoring, mengingatkan dan membantu membangunkan penderita jika sudah waktunya untuk berangkat kuliah. Dukungan pengajar, dosen, untuk memahami penderita sangat penting, sehingga penderita bisa melakukan aktifitasnya sebagai mahasiwa secara normal.

Apakah penderita narkolepsi bisa hidup normal?

Jawabannya adalah “ya”. Disekeliling saya, pada saat kuliah, dalam lingkungan keluarga, saya mengenal beberapa penderita narkolepsi. Saat saya masih mahasiswa, istilah ini belum familier. Saya mempunyai sahabat dekat, yang setiap jam kuliah selalu tertidur. Pada saat kuliah telah masuk ke tahap penjurusan, jumlah mahasiwa setiap kuliah hanya berjumlah delapan orang, sehingga kalau tertidur akan terlihat sangat menyolok.

Jadi, pada saat yang mengajar adalah dosen yang sangat disiplin (atau galak), sahabatku tadi selalu duduk diapit teman-teman dekatnya…yang berfungsi untuk setiap kali mencubit tangannya jika dia telah menunjukkan gejala mengantuk. Bisa dibayangkan betapa tangannya membiru selesai kuliah. Kalau dosennya baik dia sering langsung melorot dari tempat duduk, dan tidur di bawah bangku kuliah, ditutupi oleh teman yang duduk di kiri kanannya agar tak terlihat oleh dosen. Dia sangat menderita, dan saat mengeluh pada ayahnya, ternyata ayahnya juga mengatakan kalau lagi tak sibuk di kantor sering mengantuk.

Praktis, teman saya tiap hari meminjam catatan kuliah dari temannya, karena kalau dipaksa menulis, isi catatan kuliah bisa lucu-lucu. Dimanakah dia sekarang? Setelah menjadi sarjana dan bekerja, dia menikah…dan saat ini telah mempunyai gelar S2, dan menjadi pejabat teras di suatu Departemen. Saat ketemu, saya bertanya…”apakah masih suka mengantuk?” Dia menjawab, bahwa setelah melahirkan anak, mengantuknya menjadi berkurang.

Sumber bacaan:

Wikipedia (http://en.wikipedia.org)
Gloria Daniela Pasaribu. “Narkolepsi, bukan serangan tidur biasa.” Suara Mahasiswa. Majalah Universitas Indonesia.Edisi 23/Xv/2007 hal.40-41
Catatan:

Banyak pertanyaan yang tak mungkin saya jawab. Sebetulnya ada juga blogger yang juga dokter, dan mengambil spesialisasi tentang penyakit tidur ini di Melbourne, sayang saya lupa nama blognya, karena jarang saling mengunjungi.

Bagi teman-teman yang putranya, ada saudaranya, atau diri sendiri punya gejala seperti ciri-ciri narcolepsy ini, sekarang telah ada di RSCM dan beberapa rumah sakit yang khusus bisa mendeteksi masalah ini (setahuku di RS Mitra Keluarga).
wah aku juga punya temen sekampus yg ngidap itu tuh,tp kalo kata aku sih emang dianya aja males emoticon-Embarrassment


sialan atas ane cepet banget amat , gagal amankan pertamax emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By bahariyadi
pertamax diamankan dr seorang junker emoticon-Ngakak


diamankan mbahmu... emoticon-Ngakak
mandi dulu sana
Quote:Original Posted By bahariyadi
pertamax diamankan dr seorang junker emoticon-Ngakak


pertamax emoticon-Bingung (S)

emang yang berlebihan itu gak baik emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By miss..beeanca90


diamankan mbahmu... emoticon-Ngakak
mandi dulu sana


ampun , gaan emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By AntiKorupsi


pertamax emoticon-Bingung (S)

emang yang berlebihan itu gak baik emoticon-Embarrassment


pasti laah , gaan berlebihan itu emang engga baik lebih baik yang menengah aja emoticon-Ngakak
lumayan menyiksa jg ya klo punya penyakit itu
beuhh...cepet2 diatasi lah supaya ga kesiksa..
Ane sering begadang gan emoticon-Ngakak Mulai skrng bakal di kurangin deh
Wakakka ane auditor gan, jujur klo dah jam 1 ke atas ane langsung tidur di meja kantor..bodo amat dah dimarahin
wah ane juga gitu gan, sering tidur klo ngantuk emoticon-Malu
Quote:Original Posted By haendeuae
wah ane juga gitu gan, sering tidur klo ngantuk emoticon-Malu


patut dicurigai tuh , gan . waspada , gan emoticon-Malu
ane sering jg ngantuk berlebihan gan. tp untung gk sampe berhalusinasi. emoticon-Blue Guy Peace
Ini gue banget.
Cuma gue ga ngerti sama kata halusinasi. Tau nya gue suka keder sendiri setelah ketiduran itu isi bayangan (mungkin halusinasi) nya yang gue dapet berasa kaya kenyataan dan berasa kaya mimpi tapi bukan mimpi murni kaya elo elo tidur dapet mimpi. BUKAN!!! gue tidur sambil mikir sambil mimpi (gue sendiri bingung jelasinnya). Contoh mimpi (atau apalah apalah namanya) yang pernah gue dapet begini :
Gue bangun dari ketiduran, gue inget gue barusan ngitung 20+1-6=83 (ini gue ngarang, mimpi gue kurang lebih sama kek gini). Di mimpi gue yakin banget hasilnya 83, dan dari hasil 83 ini gue tau cara cara untuk dapat hasil segitu, cara caranya sendiri gue ga inget, pokoknya caranya kompleks, dan saat mimpi saking logis dan kompleksnya, otak mengiyakan itu benar hasilnya. Pas gue udah sadar, gue iseng ngitung ya hasilnya 15. Otak gue paksain buat ngitung dengan cara cara seperti di mimpi, gue nyerah, makin pusing.

Ini kejadian doyan tidur ini udah berlangsung kurang lebih 2 tahun terakhir, dimana efek yang paling berada ya di satu tahun terakhir.
Awal awal gue juga curiga, kenapa gue suka ketiduran lepas kendali begini, maksudnya susah bener kalo udah tau lagi ngantuk susah di ajak sadar. Sebelum nya kalo gue tau ngantuk, ya saat itu juga gue bisa langsung menempatkan diri dalam kondisi kesadaran.

Dulu jaman jaman sekolah ga kaya gini, ini terjadi saat gue di dunia kerja. #FYI gue lulusan smk, udah kurleb 3th nyicip dunia kerja.

Nice thread, bro, ini membuka mata gue. Dan gue dengan senang hati berbagi pengalaman jika ada yang sependeritaan, atau seseorang yang peduli atau tertarik dengan kondisi seperti yang gue alami.

* mejengin di pekiwan, please.