alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/522754a23dcb17711f000003/persis-solo-vs-pss-sleman-isu-suporter-meninggal
[persis solo vs pss sleman] Isu suporter meninggal
saat media rep* memberitakan kerusuhan suporter dengan foto close up pemukulan seorang oknum.
Spoiler for Hajar:

Quote:Sejumlah suporter terlibat baku pukul saat berlangsungnya pertandingan antara tuan rumah Persis Solo melawan PSS Sleman, dalam lanjutan Divisi Utama LPIS di Stadion Manahan, Solo, Jateng, Rabu (4/9).

Persis Solo dinyatakan menang Walk Out dengan skor 3-0, setelah PSS Sleman menolak melanjutkan permainan seusai babak pertama akibat intimidasi suporter


Ditambah isu yang beredar mengenai tewasnya beberapa suporter slemania.
entah lewat sms berantai atau media jejaring sosial. sehingga pecah kerusuhan antar suporter yang berkelanjutan. Hingga berbuntut sweeping

Quote:Arus lalu lintas Solo-Jogja sempat terhenti di sejumlah persimpangan jalan berlampu bangjo, seperti menjelang masuk Kota Klaten, Rabu (4/9/2013). Kondisi itu diklaim Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susatya telah pulih 20.30 WIB.

Wartawan Solopos.com yang melaporkan untuk Radio Solopos FM mengungkapkan saat dilakukan pantauan menjelang pukul 20.00 WIN mengungkapkan kendaraan berpelat nomor AD disarankan menunda perjalanan ke Jogja. Alhasil, di tepian jalur jalan Solo-Jogja, saat itu, tampak deretan mobil dan motor yang menunggu situasi kondusif. “Sebagian memilih kembali ke Solo,” lapornya.

Jumlah kendaraan bermotor yang terpaksa menunggu sinyal polisi untuk melanjutkan perjalanan saat itu mencapai ratusan unit. Mobil dan motor yang menunda perjalanan itu hanya yang berpelat nomor AD, sementara kendaraan bermotor lain yang berpelat nomor selain SAD tetap melanjutkan perjalanan.

Situasi tak kondusif itu dipicu beredarnya kabar yang menyebutkan adanya korban tewas di pihak suporter Sleman pascapertandingan Persis Solo melawab PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, petang harinya. Kabar itu tak konfirmasi kendati beredar luas di situs jejaring sosial maupun pesan singkat telepon seluler para penggila bola.

Isyu itu tegas dibantah Kapolres Ragil Heru Susatya yang dihubungi Radio Solopos FM, Rabu malam. Ia juga membantah isyu yang menyebutkan adanya sweeping oleh para suporter PSS di perbatasan Jateng-Yogyakarta. Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan klaim bahwa jajarannya telah mengembalikan kondusivitas jalur jalan Solo-Jogja yang sempat tegang. “Tolong sampaikan kepada masyarakat yang mau ke Jogja, saat ini jalan sudah aman.” Sumber


Dan berita yang dibawah adalah versi lain :
Quote:Pertandingan laga sepakbola antara PSS Sleman lawan Persis Solo di Stadion Manahan sore tadi diwarnai kericuhan suporter. Sejumlah suporter pendukung klub Persis Solo ricuh di antara mereka sendiri. Akibat kericuhan itu, 7 orang dilarikan ke rumah sakit.

"Itu bukan kerusuhan, mereka berantem sesama rekan mereka sendiri suporter Pasopati," ujar Kapolresta Solo Kombes Pol Asjima'in saat dihubungi, Rabu (4/9/2013).

Asjima'in mengatakan penyebab kericuhan itu karena yel-yel. Kericuhan terjadi saat pertandingan berlangsung di babak kedua sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibat kericuhan itu, 7 suporter Persis Solo itu mengalami luka-luka. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Tidak ada yang meninggal. Cuma luka-luka saja," ujarnya.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/09/04/211744/2349638/10/ricuh-karena-yel-yel-7-suporter-persis-solo-dilarikan-ke-rs?9922022"]Sumber[/URL]


Foto-foto bisa dilihat di #persis solo vs pss sleman

Quote:Berikut Ini Daftar Nama Korban Dirawat, Bukan tewas

Sebanyak tujuh suporter laki-laki tanpa atribut mengalami luka-luka setelah terlibat bentrok antarsuporter dalam pertandingan Persis Solo kontra PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi Grup 2 Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (DU LPIS) di Stadion Manahan, Rabu (4/9/2013).

Suporter luka-luka langsung dilarikan ke RS Brayat Minulya Solo oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Banjarsari, Kompol I Ketut Raman, menyatakan pihaknya masih mengadakan penyelidikan. Ia mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Sejauh ini para pelaku belum bisa teridentifikasi karena jumlah suporter yang menyaksikan laga ini sangat banyak.

Berikut Daftar Korban Bentrok Antarsuporter PSS Sleman Vs Persis Solo

1. Haryanto Wibisono, 19, Alamat: Jl Letjend Sutoyo 74 RT 001/RW 012, Genengan, Mojosongo, Jebres, Solo

2. Harry Sukma Pramana Putra, 23, Alamat: Manahan RT 023/RW 005, Manahan, Banjarsari, Solo

3. Gani Eka, 16, Pelajar SMKN 1 Sedayu Bantul, Alamat: Gamol RT 007/RW 017, Balecatur, Gamping, Sleman

4. Diki Arie Pradana, 17, SMKN 1 Sedayu Bantul, Alamat: Tamantirto RT 003/RW 003, Kasihan, Bantul

5. Yuneri Dwi Nugroho, 20, Alamat: Blobo Padas RT 007/RW 005, Karanganom, Klaten

6. Tita Nico,15, Alamat: Kebondalem Kulon RT 001/RW 007, Prambanan, Klaten

7. Candra,17, Alamat: Jlatren, Sumberharjo, Prambanan, Klaten Sumber
Quote:Original Posted By zobain
isu yg kaya gini nih yg bisa nyulut amarah lawannya emoticon-Sorry

[persis solo vs pss sleman] Isu suporter meninggal


yang nggak tahu apa-apa yang kena getahnya
Quote:Massa Diduga Slemania Aniaya Warga dan Rusak Bengkel di Klaten
Sekitar 500 orang yang diduga massa suporter PSS Sleman merusak dan menjarah Bengkel Eka Jaya Motor di tepi jalur jalan Jogja-Solo, wilayah Jonggrangan, Klaten Utara, Rabu (4/9/2013). Ratusan orang yang diduga Slemania itu juga menganiaya pemilik dan puluhan warga yang menongkrong di bengkel dengan sengatan listrik.

Ironisnya, tindakan anarkis massa itu tepat terjadi berseberangan jalan dengan Markas Koramil 24, Klaten Utara. Pemilik bengkel, Dwi Wahyono, 33, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, ada dua orang pegawainya dan puluhan warga yang berada di bengkel.

Dari arah Jogja, muncul 500-an orang mengendarai sepeda motor dan berhenti di Bengkel Eka Jaya Motor di tepi barat jalur jalan Jogja-Solo. Puluhan di antara ratusan orang itu lalu turun dan memerintahkan supaya bengkel itu tutup. “Puluhan orang itu kemudian meneriakkan ‘Iki bengkele Pasoepati, cepet tutup’ dan sekitar 30 orang masuk ke bengkel,” kata Dwi saat ditemui wartawan di lokasi, Rabu.

Padahal, Dwi dan warga setempat yang sedang menjalankan aktivitas di tempat itu tak tahu menahu soal fanatisme sepak bola. Nyatanya, ratusan orang itu lalu melempari bengkel tersebut dengan batu sehingga memecahkan kaca-kaca bengkel tersebut.

Dwi sempat melawan dengan mencoba menangkap salah seoran di antara mereka. Namun, perlawanan Dwi tersebut justru dijawab dengan tindakan yang lebih brutal oleh massa. Salah seorang dari mereka menyerang Dwi dengan sengatan listrik. “Saya disengat listrik dari arah belakang dan lemas, akhirnya orang itu lepas,” katanya.

Bukan hanya Dwi, sejumlah warga yang menongkrong pun ikut menjadi sasaran amukan massa. Salah satu warga yang saat itu nongkrong, Agung Wiyono, 24, juga merasakan pukulan besi panjang. Beruntung, dia bisa menangkis dengan tangannya dan sedikit mengalami luka pada telapak tangannya. “Saya sempat diserang namun berhasil saya tangkis dengan tangan,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Tidak berselang lama, ratusan orang yang diduga sebagai suporter fanatif klub sepak bola itu berlalu ke arah Solo. Saat berhenti di lampu merah RS Islam Klaten, massa hendak kembali menyerang bengkel milik Dwi, namun tempat itu sudah ditutup pemiliknya. Puluhan aparat dari Polres Klaten dan Polsek Ketandan yang saat itu sudah berada di lokasi itu langsung menggiring ratusan massa untuk kembali ke perbatasan Jateng-Yogyakarta.

Kapolsek Ketandan, Iptu Jofian Wijaya, membenarkan peristiwa itu. Namun, dia belum bisa memastikan berapa jumlah korban dari insiden itu. “Sore ini kami bersama Polres Klaten memperketat keamanan di sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya serangan susulan setelah pertandingan usai,” ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Sementara, berdasarkan informasi dari berbagai sumber, ratusan massa yang diduga Slemania juga merusak bus umum yang melintas di Jl Solo-Jogja, Rabu sore. Sumber
kayanya ada provokator nih bikin isu sembarangan
emng harus di boikot FIFA kali ya gan
Quote:Original Posted By suratijin
kayanya ada provokator nih bikin isu sembarangan


sebelum-sebelumnya emang udah panas gan ... katanya .emoticon-Bingung (S)

Quote:PSS Sleman Minta Pertandingan Dihentikan, Persis Menang WO

Duel Persis Solo kontra PSS Sleman di Stadion Manahan, Rabu (4/9/2013) sore terpaksa dihentikan karena pihak PSS Sleman mengkhawatirkan masalah keamanan. Hasil akhir 0-0, namun Persis Solo menang WO.

Sebelumnya, meski berlangsung satu babak, atmosfer di stadion sudah panas. Dari pantauan solopos.com di lapangan, terjadi kericuhan di tribun suporter di beberapa titik.

Kericuhan itu terpantau seperti di tribun selatan dan utara. Belum diketahui secara pasti penyebab tindak anarkis ini. Namun, terlihat dua suporter digiring pihak keamanan dengan muka berdarah dan babak belur. Selain itu, teror juga mengintai sepanjang laga.

Suporter melemparkan berbagai benda ke lapangan. Mulai dari botol, gulungan kertas, hingga batu dan mercon berdaya kejut cukup besar.

Di samping itu, area kubu PSS Sleman menjadi bulan-bulanan suporter tuan rumah. Aksi pelemparan pun tak terelakkan saat pasukan Elang Jawa ini masuk ke ruang ganti pemain. Suporter Persis Solo pun langsung menghujani dengan lemparan botol dan sebagainya. Laga pun masih dihentikan sementara selama 30 menit.

Di babak pertama, meski menguasai jalannya pertandingan, Ferry Anto dkk gagal mencetak gol di babak pertama.

Persis memiliki peluang emas di menit ke-25. Sayang, sundulan Rony Ardian alias Grandong berada di atas mistar. Roni kembali memiliki peluang di menit ke-50. Lagi-lagi, Roni gagak mengkonversi menjadi gol. Di sisi lain, PSS minim menciptakan peluang di babak pertama.

Saat jeda pertandingan, pemain PSS Sleman tak langsung masuk ke ruang ganti. Mereka memilih berada di tengah lapangan guna menghindari lemparan batu dari suporter Solo. Perseturuan Persis dengan PSS mulai memanas dalam dua musim terakhir.Sumber
kok banyak banget yak gan kerusuhan sekarang gan
bhineka tunggal ika nya kemana nich emoticon-Berduka (S)
Dari sweepingan hingga bakar-bakaran ... emoticon-Cape d... (S)
Moga aja kaga bener. Ini yang bikin tambah smrawut emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:Suporter Mengamuk, Satu Motor Pelat AD Dibakar

Ratusan suporter yang diduga pendukung klub PSS Sleman, membakar satu unit sepeda motor bernomor polisi AD 5783 V, Rabu (4/9/2013) malam. Peristiwa itu terjadi di jalur sisi utara Jalan Jogja-Solo, kilometer 17, Prambanan, atau tepat di sebelah selatan Candi Prambanan.

Sugiono, salah satu saksi di lokasi kejadian menceritakan, kejadian itu berawal ketika ratusan suporter melakukan sweeping di perbatasan Klaten – Jogja sekitar pukul 19.30 WIB. Sasaran mereka yakni menghentikan mobil dan motor bernomor polisi AD.

Saat itulah, seorang pemuda mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna merah bernomor polisi AD 5783 V melintas.

Melihat ada pengendara motor pelat AD nekat melintas, ratusan suporter kemudian menghentikan, merusak dan membakar motor itu.
Sedangkan pengendara motor langsung melarikan diri, meski sempat dikejar dan dipukuli beberapa suporter.

“Dia [pengendara Jupiter AD 5783 V] sempat bilang saya tidak tahu, saya tidak tahu. Kemudian lari ke timur,” ujarnya saat ditemui Harian Jogja.com di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas pemilik kendaraan. Pembakaran satu unit motor bernopol AD itu terjadi di perbatasan Jogja-Klaten tepatnya di wilayah RW 01, Kebon Kidul, Prambanan, Klaten.Sumber
Kapolsek Banjarsari, Kompol I Ketut Raman, menyatakan pihaknya masih mengadakan penyelidikan. Ia mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Sejauh ini para pelaku belum bisa teridentifikasi karena jumlah suporter yang menyaksikan laga ini sangat banyak. emoticon-I Love Indonesia (S)
maaf bkn provokasicuma menyaimpaikan info yg langsung dialami temen.
jadi massa supporter solo sebelum pertandingan skitar pukul 3-4 sore juga melakukan sweeping di delanggu dengan kawalan polisi, temen ane yg kebetulan lewat dengan plat ab kemundia di berhentikan namun hanya dimintai ktp nya karen temen seorang cewek dan tidak bertujuan nonton bola,.
ada lagi kejadian lain teman waktu pulang, sekitar pukul 17.00 karena sudah tau ada sweeping mereka hati2 cari jalan, pas kebetulan nunggu temen beli bensin temen ane liat arak2an suporter pasoepati pkai colt dan motor sambil membawa keranda bertulisankan jogja harus mati.. emoticon-Bingung (S) emoticon-Takut
superter indonesia emang kampungan,doyan tawur...ama tetangga dekat aja kok gk bisa bersatu.
kalo berani jangan sweeping warga yang dijalanan..
mending berantem didalem stadion smpe habis habisan.. dah habis itu dikubur aja di lapangan bolanya..
mending sepak bola diindonesia dihapuskan dh.. dr pd mkan korban mulu..
emoticon-Cape d...
yang ginian mau Go international emoticon-Cape d... (S)
malu jadi bangsa indonesia emoticon-Mad (S)
Owh jadi yang benar sampe sekarang belum ada korban nyawa ya gan...
kalaupun sebelumnya udah panas , tetep parah nih provokator yg nyebar isu mati 5 orang 3 orang diperkosa puluhan kritis , tujuannya buat apa ? malah membuat situasi tambah runyam aja.
bahaya, gara gara isu orang tak bertanggung jawab
aneh, salah satu korban alamatnya manahan solo. emoticon-Bingung (S)
cuman acara sepakbola aja ampe kek gini emoticon-Cape deeehh...