alexa-tracking

Siapa yang pengen diginiin?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52145102be29a0c74e000004/siapa-yang-pengen-diginiin
Peringatan! 
Siapa yang pengen diginiin?
Sebelumnya ane sharing ginian bukan untuk menilai suatu sistem, baik itu politik, sosial atau sekalipun agama.
Ane cuman mau ngingetin ajah terutama buat ane sendiri, tapi bukan berarti ane ngerasa paling suci gitu... emoticon-Maaf Aganwati
jadi... whatever lah..

Apa ada diantara agan sekalian yang berpendapat kalo ini sadis gak?
Spoiler for ini:


dan yang ini

Spoiler for kalo ini?:

itu semua di Aceh,

kalo di Iran begini nih:

Hukum rajam bagi pezina

Spoiler for :


Petugas dan saksi dalam perkara dihadirkan 48 jam sebelum eksekusi.
Menurut UU Iran, terpidana berhak menyampaikan keinginan terakhirnya dan dengan prosesi bagaimana seharusnya jasadnya dikebumikan nantinya. Jika terpidana menginginkan makanan atau minuman, petugas diwajibkan untuk memenuhinya kecuali apabila permintaan tersebut hanya dibuat-buat atau menghlangi kelancaran eksekusi.
Tangan terpidana diikat dan tubuhnya dibalut tiga lapis kain seperti dalam proses pemakaman.

Batu untuk melempar terpidana
Spoiler for :


Batu untuk melempar haruslah tidak terlalu besar agar tidak membunuh terpidana dalam satu atau dua lemparan saja, tetapi juga tidak terlalu kecil. batu yang dimaksud adalah sekitar sekepalan tangan

Hari eksekusi
Spoiler for :


Petugas yang berwenang memeriksa lubang yang telah digali, untuk laki-laki dipendam sebatas pinggang sedangkan untuk wanita sebatas dada.
Pelempar batu pertama adalah Hakim yang telah memutus bersalah si terpidana, kemudian dilanjutkan oleh para saksi dalam perkara tersebut, juga masyarakat yang ingin turut berpartisipasi.

Eksekusi
Spoiler for :


Eksekusi ini bisa memakan waktu 20 menit sampai 2 jam, dan sekali-sekali seorang dokter yang telah dipersiapkan memeriksa terpidana apakah ia sudah mati ataukah masih hidup. Jika demikian, maka proses pelemparan batu akan diteruskan.


Spoiler for :


ini adalah protes wanita Iran di Brussels yang menentang Hukum Rajam bagi Pezina, Sumber&fotografi: Thierry Roge/Reuters
Siapa yang pengen diginiin?

Maap kalo gak menampilkan penampakan aslinya, karena jujur aja gw aja ngeri liatnya.

Makasi udah berkunjung, gw jangan dilempar kecuali emoticon-Cendol (S) yaa.. emoticon-I Love Indonesia (S)




Quote:Original Posted By ordinaryluk
hukum rajam bukan hukum iran gan tp hukum syariah umat islam, membunuh di pancung, mencuri dipotong, berzinah belum nikah di cambuk 100x, klo berzinah sudah menikah di rajam / ditimpukin batu seperti di Trit ini. Tp untuk melaksanakan hukum2 itu sebelumnya ada syarat2 yg harus dipenuhi dulu gan bukan main eksekusi ajah. Hukuman itu untuk melepaskan si pelaku dari siksa akhirat yg lebih pedih gan dalam hadist ada pemuda yg mengaku telah berzinah kepada Rasulullah dan pemuda ini ingin segera dihukum agar dosa2nya itu tidak memberatkanya di akhirat, maka Rasulullah memerintah Sahabat untuk melaksanakan hukuman itu kepada pemuda itu. hingga akhirnya pemuda itu mati, ketika Rasulullah menyaksikan kematian pemuda itu beliau tiba2 memandang keatas langit dan segera menundukan wajahnya seketika. Sahabat bertanya, kenapa engkau ya Rasulullah?, beliau menjawab bahwasanya dia melihat ruh pemuda itu ditarik kelangit oleh para bidadari-bidadari surga hingga salah satu bidadari tersingkap betisnya dan Rasulullah segera memalingkan wajahnya itu.


Quote:Original Posted By Meoooww


Sory no offense sebelumnya.. bnernya ane males comment d trid ginian n cuma mau mantau stlh ane ninggalin jejak..

Tapi gara2 liat yg ginian, ane mau sedikit share.

Kalau ente bilang tegas It's ok kita memang harus tegas trhdp pelaku pembuat kesalahan

Tapi apa Eternal Punishment pantas untuk diterapkan ke orang itu..??

Kenapa ane bilang eternal punishment..?
Kita semua percaya surga neraka ada stlh mati ok..
Ya kalo dia dibunuh tanpa ada pertobatan kembali kejalan yg benar. Apa gak namanya memaksa dia menerima tiket Express ke Neraka??

Bahkan di beberapa kepercayaan ada perhitungan tentang seberapa banyak dia ibadah dan berbuat baik yg akan menentukan masum atau tidaknya dia.. Nah kalo gini caranya apa dia punya kesempatan untuk memperbaiki nasibnya?? kecuali di beberapa kepercayaan, juga ada cukup kita percaya kepada Tuhannya dosa kita diampuni dan masuk surga.. Tapi jelas ini ada di kepercayaan yg berbeda..

Lantas tujuan kita dilahirkan itu apa?
Kalo menurut pendapat saya. supaya kita diuji layak atau tidak kah kita masuk surga.. Yaitu dengan menjalani kehidupan ini dan belajar pahit manisnya kehidupan. Kadang kita berbuat kesalahan seperti pada saat kita masih anak2 dan kita dimarahi. Dari situ kita belajar terus untuk semakin menjadi baik. Dari situ pula akhirnya kita bisa semakin mengenal pencipta kita. Hingga tiba saatnya kita layak untuk masuk kedalam Surga.

Dan kita tau setiap kita pasti punya kesalahan tanpa terkecuali. kita semua pernah buat dosa, entah itu yg ketahuan atau yg tidak. Kita adalah pendosa.. Entah besar entah kecil.

Bedanya kita2 bisa elus dada lega karena hidup di negara demokrasi.. Sehingga stlh berbuat salah dan d tegur/dihukum. kita masih bisa merenungkan kesalahan yg telah kita perbuat dan belajar dr kesalahan itu supaya tidak terulang lagi..

Syukurlah kita memiliki Tuhan yg Maha Pengampun.

Dan kalau menurut ane Setiap orang layak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki Hidupnya selagi bisa. Tidak mengambil kesempatan itu dengan paksa..
Dan kita semua adalah pendosa dan tidaklah layak sesama pendosa menghakimi pendosa seperti itu. Hanya orang/pribadi yang benar2 tidak pernah berbuat dosa yang boleh menghakimi seorang pendosa, Yaitu Tuhan sendiri.

Jadi ane sangat ga setuju dengan yg namanya hukuman mati. Hukuman seumur hidup ane setuju, krn dr situ dia bisa merenung dan bertobat juga.

Sekian pendapat ane..

Sory no offense cuma mau sharing pandangan ane utk di renungkan.



Quote:Original Posted By elameccha


apabila hukuman dikenakan kepadanya paling tidak, dengan dua dalil, ia tidak akan lagi dihukum di akhirat:
1. Berdasarkan beberapa riwayat menyebutkan bahwa hukuman-hukuman Ilahi adalah pensuci (mutahhir) dan pembersih yaitu mensucikan para pendosa dari noda-noda dosa. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa seseorang datang kepada Amirul Mukminin As dan berkata, “Wahai Amirul Mukminin! Aku telah melakukan zina. Bersihkanlah aku dari dosa. Semoga Allah Swt mensucikanmu dari dosa. Karena azab dunia lebih mudah ketimbang azab akhirat yang sekali-kali tidak akan terputus…”
2. Pada dasarnya apabila seseorang itu adil tidak akan menghukum seseorang (pendosa) dua kali atas sebuah perbuatan dosa. Apatah lagi Allah Swt yang Mahaadil tentu tidak akan menghukum dua kali atas sebuah perbuatan dosa. Dalam beberapa riwayat yang dinukil dari Imam Ali As yang bersabda bahwa, “Allah Swt sangat agung dan sangat mulia untuk menghukum hamba-Nya dua kali.”


Sanksi dalam pidana Islam bersifat zawajir (membuat jera di dunia) dan jawabir (menghapus dosa di akhirat).
Maka, dalam sistem pidana Islam, kalau orang mencuri lalu dihukum potong tangan, di akhirat Allah tidak akan menyiksanya lagi akibat pencurian yang dilakukannya di dunia(jadi lebih baik hukuman di dunia atau di akhirat?). Hukum potong tangan sudah menebus dosanya itu. Tapi dalam sistem pidana sekuler, sifat jawabir ini tidak ada. Nihil (hanya dunya dunya dan dunya). Jadi kalau seseorang mencuri dan dipenjara (bukan dipotong tangan), di akhirat nanti masih akan diazab oleh Allah karena pencurian yang dilakukannya di dunia. Jadi, dengan sistem pidana sekuler, orang akan menderita secara double, di dunia sekaligus di akhirat. Mengerikan, bukan? Nauzhu billah….

Jadi kalo dia berzina di dunia, dan dihukum seperti itu (rajam) maka dia telah menebus dosanya dan tidak akan disiksa lagi di akhirat.

(nyomot dari trit sebelah, originally by kaampreet) emoticon-Kiss
siang ganemoticon-Smilie ngeri gan makanya jangan berzinah dah
#Assalamualaikum gan, ane gak mau gan
manusia itu kalo gak ditegasin ya ngelunjak harusnya di Indo tu hukuman buat koruptor emoticon-Ngakak
Ane muslim, tapi ane miris kalo liat hukuman yg seperti itu emoticon-Sorry malah buat ane itu seperti maen hakim sendiri gan emoticon-Frown
Ngeri gan

hukuman seperti ini buat koruptor jg dong......emoticon-Mad (S)
Ngeri gann emoticon-Takut
emang uda sepantesnya gtu
koruptor jga digituin,bahkan lebih keras dari itu jga ga papa
terlihat sadis juga ya...
ni hukum iran pa hukum islam ya???
menyeramkan gan
Quote:Original Posted By sazka7
Ane muslim, tapi ane miris kalo liat hukuman yg seperti itu emoticon-Sorry malah buat ane itu seperti maen hakim sendiri gan emoticon-Frown

justru biar ada efek jera gan, biar kapok dan biar buat contoh yang lain
Quote:Original Posted By chakil22

hukuman seperti ini buat koruptor jg dong......emoticon-Mad (S)

Quote:Original Posted By Radeon13
emang uda sepantesnya gtu
koruptor jga digituin,bahkan lebih keras dari itu jga ga papa

koruptor itu hukumannya seperti pencuri gan, POTONG TANGAN !!!
Quote:Original Posted By theviandyka
manusia itu kalo gak ditegasin ya ngelunjak harusnya di Indo tu hukuman buat koruptor emoticon-Ngakak


emoticon-Jempol iya kalo buat koruptor ntu ane juga setuju... emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
hmmmmmmmmmmm
Quote:Original Posted By sazka7
Ane muslim, tapi ane miris kalo liat hukuman yg seperti itu emoticon-Sorry malah buat ane itu seperti maen hakim sendiri gan emoticon-Frown


ane juga sama tuh, tp coba kita pikir dari sudut pandang lain juga.. :emoticon-Bingung (S) kalo hukuman di dunia aja sesadis ini, gimana ntar yaa....emoticon-Belomatabelo
Hukuman dunia tidaklah begitu sadis di banding hukuman akhirat gan...ambil hikmah nya saja...

emoticon-Kiss



ane kaga mau gan.... ngeri banget deh
bagus sih biar kapok, kalo buat koruptor mungkin di potong tangannya emoticon-Cool
rajam tu sereeem... yg liat aj pasti tkut ngelakuinnya
emoticon-Takut Serem gan kek di siksa sebelum mati gitu