alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52099e9ee474b4df67000007/menantang-nyali-pejabat-ri-ala-pm-norwegia-yang-nyamar-jadi-sopir-taksi
Menantang nyali pejabat RI ala PM Norwegia yang nyamar Jadi Sopir Taksi
Bukti No RepsMenantang nyali pejabat RI ala PM Norwegia yang nyamar Jadi Sopir Taksil

Menantang nyali pejabat RI ala PM Norwegia yang nyamar Jadi Sopir Taksi
(detikNews)




PM Norwegia saat menyamar jadi
sopir taksi (news.com.au)

Jakarta - Aksi menyamar Perdana
Menteri Norwegia Jens Stoltenberg
bukan sembarang menyamar. Dia
menyamar menjadi sopir taksi guna
menyerap aspirasi rakyatnya. Sambil menyopir dia mendapat pandangan jujur dari rakyatnya. Cara Stoltenberg yang menyamar patut ditiru pejabat di Indonesia. Sesekali, dengarkanlah suara rakyat.

"Nah, politisi kita perlu mencontoh
itu. Sudah nggak zaman sekarang
kerja politik denga pencitraan, tapi
riil benar-benar," jelas pegiat
antikorupsi Apung Widadi dalam
perbincangan, Selasa (13/8/2013).
Apa yang dilakukan Stoltenberg, amat positif selaku pejabat dan politisi.

Memang sesekali seorang pejabat
perlu mendapatkan pengakuan jujur dari rakyatnya soal bagaimana pemerintahan mereka.
"Kalau sekarang di Indonesia,
risetnya sejauh mana elektabilitas
calon akan dipilih rakyat. Rakyat
sebagai objek, bukan subjek. Tapi
PM Norwegia membaliknya, rakyat
sebagai subjek yang harus didengar, sejauh mana pelayanan pemerintah dirasakan masyarakat,
mendengarkan dengan riset lalu
memperbaikinya," urainya.
Apung menyarankan, para pejabat
agar tak sungkan untuk menyamar.
Dengarkanlah suara rakyat dan
keluhan mereka. "Ada baiknya juga
mumpung jelang pemilu, politisi di
Indonesia harus meniru PM
Norwegia," tutupnya.

( internasional.kompas.com )

Gaya "blusukan" ternyata bukan monopoli Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. PM Norwegia Jens Stoltenberg juga gemar "blusukan".
Namun, PM Stoltenberg tidak masuk keluar kampung kumuh seperti yang dilakukan Jokowi. Dia memilih menjadi pengemudi taksi di ibu kota Oslo, selama satu hari.
Kegiatan unik ini dilakukan diam-diam sang perdana menteri pada Juni lalu.

Karuan saja, penumpang taksi banyak yang menduga pemimpinnya itu sudah
tidak lagi bekerja sebagai perdana
menteri.

Dengan mengenakan seragam
pengemudi taksi dan kacamata hitam,Stoltenberg mengantar penumpang taksi ke berbagai tempat di Oslo.

Dia baru mengakui identitasnya
sebagai perdana menteri jika
penumpangnya mengenali dirinya.
Aksi Stoltenberg ini dirancang sebagai bagian dari kampanye Stoltenberg yang maju kembali sebagai kandidat
perdana menteri.

Semua aksi Stoltenberg direkam sebuah kamera video tersembunyi.
Dalam wawancara dengan harian VG , Minggu (11/8/2013), Stoltenberg mengatakan, tujuan aksi jadi sopir sehari itu adalah untuk mendengar pendapat jujur warga tentang politik.

"Salah satu tempat orang mengatakan banyak hal dengan jujur adalah di dalam taksi," kata Stoltenberg.

Banyak hal mengejutkan selama
Stoltenberg menjadi sopir taksi. Salah satunya adalah penumpang yang mengira dia sudah berhenti dari jabatannya.

"Jadi Anda sekarang mengemudi
taksi? Apakah Anda sudah berhenti jadi perdana menteri?" tanya seorang penumpang.

Para penumpangnya kebanyakan
terkejut, sekaligus senang bercampur curiga dengan aksi Stoltenberg itu sebelum mereka akhirnya mendiskusikan politik.

Salah satu hal yang tak disukai
penumpang dari Stoltenberg yang
sudah delapan tahun menjadi perdana menteri Norwegia adalah cara mengemudinya yang buruk.
"Saya tak suka caranya mengemudi. Cara mengemudi Anda sangat buruk," kata penumpang ketiga Stoltenberg.

Politisi di Norwegia dan negara-
negara Skandinavia cenderung lebih mudah "diakses" rakyatnya dibanding para politisi Eropa Barat lainnnya.

Warga Oslo terkadang bertemu perdana menterinya tengah berjalan-jalan santai di kawasan hutan di sekitar Oslo pada akhir pekan.

Saat VG menanyakan apakah
Stoltenberg mempertimbangkan profesi menjadi pengemudi taksi jika tak terpilih lagi, dia memberi jawaban diplomatis.

"Saya kira bangsa dan penumpang
taksi Norwegia lebih memilih saya
menjadi perdana menteri dan bukan sopir taksi," ujar dia.

Pemilihan parlemen Norwegia akan
digelar pada 9 September mendatang.Partai Buruh yang menauingi Stoltenberg akan berkompetisimelawan oposisi, Partai Konservatif.


hal kaya gini yang harus dimilikin sama pejabat indonesia , tapi harus diakuin di indonesia ada jokowi sama ahok tapi pejabat laen cuman duduk di sana kaya orang males
×