alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51b87e6d3f42b2713a000005/surat-dari-tanah-seberang
Surat Dari Tanah Seberang
Salam Saudara..

Saya baru terjumpa blog saudara dalam pencarian blog penulisan militer yang aktif dari Indonesia. Saya kagum dengan perkembangan industri militer Indonesia terutamanya produk hasilan dari dalam negara Indonesia. Begitu juga dengan semangat nasionalisma rakyat Indonesia yang sangat kuat dan sentiasa berada dibelakang pihak pemerintah dalam urusan penambahbaikan atau modenisasi angkatan TNI.

Tetapi ada beberapa perkara yang sedikit dikesalkan berkenaan penulisan saudara. Dari senarai entri yang mendapat komentar hangat, kebanyakannya adalah berkenaan Malaysia. Apa yang saya dapati adalah saudara sering menyebut sikap arogansi(arrogant) pihak Malaysia dalam isu yang berkaitan kekuatan tentera.

Saya ingin bertanya saudara, bisakah saudara perjelaskan sikap arogasi itu berdasarkan apa? Penulisan blog? Komentator? Pencerobohan ruang udara/laut? Atau mana-mana sumber yang jelas menyatakan Malaysia umumnya mendabik dada dan memandang rendah kekuatan TNI.

Saudara, di Malaysia amat sedikit blog atau laman forum yang membicarakan soal militer. Setakat ini saya masih ragu dimana benarnya tuduhan saudara berkenaan arogansi negara kami yang kecil ini. Tidak mustahil ada sedikit yang bersifat keanak-anakan, tapi itu biasa.

Berbeda sekali dengan Indonesia dan komentar yang diberi sekiranya penulisan itu terkait isu Malaysia. Lihat saja penulisan saudara dalam entri Mengukur Nyali Malaysia. Kata saudara, isu penangkapan petugas KKP Indonesia dimegaphonekan media Malaysia. Beberapa lagi ayat saudara menyatakan Malaysia aggresif dan sentiasa mau tunjuk jago. Saya hairan sekali dengan kenyataan saudara. Pendekatan Malaysia berkenaan isu hubungan sesama tetangga amat pasif. Tindakan agresif berada ditempat terakhir sekali.

Sebagai contoh isu Lahad Datu. Malaysia sanggup berunding dengan tempoh masa panjang untuk mengelakkan pertumpahan darah walaupun pihak penceroboh bukanlah sebuah negara yang berdaulat dan memerlukan pematuhan garis panduan Geneva. lagi soal lanun Somalia di Teluk Aden. Bisa saja dibunuh sama PASKAL. Tapi semuanya ditangkap hidup dan dibicarakan di Mahkamah.

Kerna apa? Mereka juga orang ISLAM. Malang sekali peluang yang diberi kepada Sulu tidak dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama. Mereka memilih untuk mati atas desakan dan dorongan dari 'tangan ghaib'. Benar,memang ada kelemahan dari segi risikan. Tapi saudara harus tahu,di Sabah sangat banyak warga Filipin yang keluar masuk dengan dua kerakyatan.

Berkenaan pembelian aset, setiap negara bisa saja membeli apa saja yang mampu dibayar. Jadi apa masalahnya? Kenapa harus sering saja menulis Malaysia ini arogan,melecehkan tetangga dan sebagainya. Barangkali saudara suka melihat penulisan saudara dikomentar begitu banyak oleh warga RI yang hatinya terbakar gara-gara penulisan saudara?

Di peringkat rakyat RI, segalanya panas jika melibatkan tentera. Harus saudara tahu, hubungan ATM dan TNI sangat baik dan bertuah sekali kedua-dua pemerintah tidak mudah melompat dengan isu-isu remeh. Mahu mengakui atau tidak, kita serumpun. Seperti kata Saudara juga, negara serumpun tapi sering 'panas'. Di tulisan lain, saudara katakan tidak serumpun sama sekali.

Ingat saudara, negara kita sama-sama ISLAM. Banyak sekali pihak yang mahu kita perang, biar sama-sama lumpuh. Tapi mahukah begitu hanya kerana soal nasionalisma? Adakah bakal dinilai soal nasionalisma itu di hari kiamat nanti?

Saudara, saya juga berasal dari Indonesia iaitu Kalimantan. Separuh diri saya adalah Indonesia. Begitu juga dengan ramai lagi warga Malaysia yang berasal dari Indonesia. Tetapi kami tidak mudah diprovokasi soal remeh kekuatan tentara jiran. Mau beli apa? Ya udah, beli aja. Sama sekali tidak ganggu urusan harian kami.

Akhir kata, saya mohon saudara tidak menulis dengan menggambarkan jiran saudara ini suka memprovokasi. Fahami provokasi itu datang dari mana, barangkali dalam diri saudara sendiri. Saya tahu, segala yang ditulis adalah pendapat peribadi saudara, tetapi saudara lihat impaknya terhadap pembaca tulisan saudara. Siapa yang sebenarnya "megaphone'.

Sekian, pendapat peribadi saya, mewakili kebanyakan warga malaysia yang bertolak ansur dan menghormati jiran tetangga.

31 Mei 2013
Major Raidenovich <faizalrsd@gmail.com>
Catatan: Imel sbg komen dari blog alutsista Marsekal81/Jagvane
padahal provokasi lebih banyak berasal dari katro tipi dan tipi bloon emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By kabei
padahal provokasi lebih banyak berasal dari katro tipi dan tipi bloon emoticon-Embarrassment


ai ada beberapa temen dari malay, adem semua tuh... gesekan adalah pasti, cuma terkadang media juga berperan dalam pembentukan opini publik...
Quote:Original Posted By kabei
padahal provokasi lebih banyak berasal dari katro tipi dan tipi bloon emoticon-Embarrassment


Terdepan melebaykan!! 😁

tp emang kdg2 keterlaluan jg si kelakuan malay..
klo malaysia mah yg alay pemerintahnya.. mereka yg maenin isu.. klo rakyatnya mah anteng aja... toh dah makmur..


ya namanya jg image malaysia di sini udah mines gt.. karena banyak yg di klaim dar negri ini oleh negri jiran tsb.. jd ya sensitifitasnya jd lbih dbanding negara lain..
Quote:Original Posted By nylekamin


Terdepan melebaykan!! 😁

tp emang kdg2 keterlaluan jg si kelakuan malay..


Setuju om, mungkin sekarang agak baikan & memang gak semua. Tapi Coba dulu pas kita lagi terperosok & TNI sedang lemah apa sikap mereka sama?

Saat ekonomi & pertahanan kita amburadul beberapa tahun yang lalu apa tetangga2 yg nakal memandang kita seperti sekarang? bukankah kapal perang & pesawat tetangga atas dan bawah bisa masuk seenaknya ke wilayah kita?

IMHO kita harus waspada, si vis pacem parabellum
Begitulah ... mari kita tingkatkan Militer kita secara kalem saja. Nanti yang suka nakal nakal juga akan kalem sendiri.
Quote:Original Posted By kensama


Setuju om, mungkin sekarang agak baikan & memang gak semua. Tapi Coba dulu pas kita lagi terperosok & TNI sedang lemah apa sikap mereka sama?

Saat ekonomi & pertahanan kita amburadul beberapa tahun yang lalu apa tetangga2 yg nakal memandang kita seperti sekarang? bukankah kapal perang & pesawat tetangga atas dan bawah bisa masuk seenaknya ke wilayah kita?

IMHO kita harus waspada, si vis pacem parabellum


yupp giliran alutsista kita agak mendingan baru dehh mereka ngalem2..cobaa kilas balik ke 4 atau 5 tahun lalu,dijejek abis kita..

kalo mengulurkan tali silaturahmi yaa monggo aja..tapi tetepp 'kaloo lu cabut patok,gw sikattt!!' dgn catatan leo dan apache udah pada dtg,biar enak nyikatnya emoticon-Big Grin
itu emang yang di Ambalat, sapa yang mem provokasi yahh?
TDM atau TNI kah?
ini otak gw yg udah di brainwash atau dia yang gag tau apa-apa emoticon-Ngakak
tapi, lucu juga nih orang yah. malah bawa-bawa yang nama nya agama emoticon-Cape d... (S)
Karena nasionalisme (yg berkaitan dg kedaulatan fisik) adalah hal sensitif bangsa ini shg mudah menjadi komoditas, terutama media yg berafiliasi politik. Disisi lain, bisa jadi rakyat Malaysia merasa adem ayem saja, lha persnya disetir penguasa.
Ga tau bener apa ga, tmn ane kuliah di kuala lumpur kok katanya merasa ga nyaman, kalo di lingkungan kampus sih OK, kalo diluaran merasa ga nyaman dengan sikap orang sono sama orang Indo. Maaf OOT emoticon-Sorry
Isu dengan Malaysia adalah lahan subur buat politisi buat mengalihkan isu2 tertentu.Yang jelas jd lahan subur buat troller ababil yang kesepian buat menarik korban2nya ke lingkaran nestapa kehidupan troller-victim.emoticon-Big Grin
kalau disini om jagvane di jiran shahpaskal...ya 11-12 harap maklum sajalah
Quote:Original Posted By TherMit
Karena nasionalisme (yg berkaitan dg kedaulatan fisik) adalah hal sensitif bangsa ini shg mudah menjadi komoditas, terutama media yg berafiliasi politik. Disisi lain, bisa jadi rakyat Malaysia merasa adem ayem saja, lha persnya disetir penguasa.


idem..... yg seperti saya bilang dari awal, media itu yg membentuk opini publik...
Ternyata ada complaint dari jiran toh pak, santai saja pak saya tau pasti bapak bisa menjawab dengan bukti2 yang akurat.

Tapi ada juga sih sisi positifnya dari provokasi sebelah, bikin negara kita jadi sadar dan membangun kembali postur TNI yang sempat amburadul emoticon-I Love Indonesia (S)
Bukannya mereka yang paling jaguh yach ..... emoticon-Big Grin

Jujur media disini memang agak lebay, tapi kalau gak dilebaykan begitu DPR dan rakyat gak akan bisa disatukan suaranya dalam hal pentingnya modernisasi Alutsista TNI CMIIW.

Tapi sekali sekali dech melongok ke negara Selatan kita, media dan rakyatnya itu (walaupun ada yang masih rasional) paranoid abis kalau menyinggung isu modernisasi di tubuh TNI.
kalo lihat riwayat cerita saudara, saya pribadi dah byk lupa, krn itu tempo waktu bbrp waktu yg lampau. Utk provokasi terbaru dari pihak malaysia blm terdengar dan terlihat di tv. tmksh mengingatkan kembali.

emoticon-Ngakak
masih banyak PR yang belum terselesaikan...

thats way ...
Quote:Original Posted By Bowo1908
Ga tau bener apa ga, tmn ane kuliah di kuala lumpur kok katanya merasa ga nyaman, kalo di lingkungan kampus sih OK, kalo diluaran merasa ga nyaman dengan sikap orang sono sama orang Indo. Maaf OOT emoticon-Sorry


dimana-mana juga gitu om.. klo di kampus biasanya intelektualitas yg dikedepankan.. klo dilingkungan masyarakat ya.. yg intelek banyak.. yg picik juga lebih banyak, ini juga dirasakan mahasiswa malay di indo kok..