alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/518df8a30a75b4d918000004/buat-yg-suka-posting-sara-satu-alamat-untuk-gereja-dan-masjid-wujud-indahnya-keber
[BUAT YG SUKA POSTING SARA] 1 Alamat untuk Gereja dan Masjid; Indahnya Kebersamaan
Spoiler for Masjid Al Hikmah dan Gereja Kristen Jawa Joyodiningratan:


Yang tinggal di Solo barangkali sudah tahu atau minimal pernah lewat Jl Gatot Subroto, sebuah jalan raya cukup besar yang membelah Kota Solo bagian selatan. Tepat di kampung Joyodiningratan di sisi sebelah barat jalan itu, ada pemandangan cukup unik, yaitu dua bangunan tempat ibadah, berupa masjid dan gereja.Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al Hikmah.

Apa yang unik dari kedua bangunan itu? Tak lain adalah letaknya yang tepat bersebelahan, bahkan berbagi tembok. Gereja dengan simbolnya berupa salib, dan masjid simbol berupa kubah dan bintang-bulan ada di lokasi yang berdempetan. Lebih unik lagi karena alamat untuk kedua bangunan ini sama, yaitu Jl Gatot Subroto 222. Berbagai sumber dan literatur menjelaskan, gereja dibangun terlebih dahulu, pada tahun 1939.

Bermula dari adanya komunitas Kristen yang tinggal di Solo bagian selatan, namun beribadah di GKJ Margoyudan yang ada di Solo bagian utara. Kemudian komunitas ini membeli tanah milik H Zaini di Joyodiningratan untuk mendirikan bangunan gereja. H Zaini sendiri masih memiliki sebagian tanah di lokasi tersebut. Pada tahun 1947, sisa tanah milik H Zaini diwakafkan untuk dibangun tempat ibadah bagi komunitas muslim di kawasan itu. Maka jadilah dua tempat ibadah berbeda yang menempati satu pekarangan.

Menyadari adanya potensi konflik, kedua komunitas beda keyakinan ini sepakat untuk hidup berdampingan dengan selalu menjaga toleransi. Hal ini ditandai dengan bangunan prasasti dalam bentuk tugu lilin setinggi satu meter yang ada tembok antara kedua bangunan tersebut.

Warga muslim setempat, Is Ariyanto, menceritakan, prasasti itu bukan simbol semata. Nilai kerukunan, kebersamaan dan toleransi benar-benar telah merasuk pada dua komunitas beda keyakinan ini. Suatu ketika, pernah Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Minggu. Umat Islam berduyun-duyun menuju masjid Al Hikmah melaksanakan ibadah Salat Id yang hanya dilaksanakan sekali dalam setahun. Sementara gereja tampak sepi. Pimpinan GKJ ternyata sengaja memindah jadwal kebaktian yang biasa dilaksanakan pada Minggu pagi, demi menghormati umat Islam yang merayakan Idul Fitri.

Warna nonmuslim juga membantu persiapan Hari Raya Idul Fitri, bahkan ikut bersedekah saat takmir masjid mengumpulkan zakat fitrah. Sementara itu saat Natal tiba, sudah menjadi kebiasaan, warga muslim ikut membantu persiapan Natal di GKJ Joyodiningratan, dan pemuda masjidlah yang kemudian mengurusi keamanan dan parkirnya. Saat Lebaran, sudah turun temurun warga nonmuslim mengirimkan parcel kepada warga muslim. Gantian saat Natal, warga muslim mengirim parcel kepada warga nonmuslim.

Ketika Bulan Ramadhan tiba, biasanya gereja ikut menyediakan makanan dan minuman untuk buka puasa di Masjid Al Hikmah. Warga berbeda keyakinan ini juga sudah terbiasa bahu-membahu untuk urusan kemanusiaan. Misalnya saat ada gempa besar yang menimpa wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, mereka bersama-sama mengumpulkan bantuan, dan mengirimkannya kepada korban gempa.

Is Ariyanto juga menjelaskan, selama 30-an tahun tinggal di kawasan itu belum pernah ada konflik antara komunitas Kristen dan komunitas Islam di kawasan tersebut. Turun temurun warga menanamkan nilai toleransi, sehingga kebersamaan dan kerukunan menjadi hal yang harus diutamakan.

Sebagai seorang muslim, saya sendiri mencoba menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan toleransi, karena di dalam ajaran agama saya hal itu diperintahkan. Dalam Alquran, tersebut sebuah ayat yang sangat terkenal: “lakum diinukum waliyadiin”, artinya “bagimu agamamu, bagiku agamaku”. Saya memaknainya bahwa keyakinan sangatlah privat, urusan masing-masing.

Agama saya juga mengajarkan bersikap tasamuh, yaitu: “sabar dan menghargai pendapat orang yang berbeda keyakinan bahkan yang menyembah selain Allah sekalipun, tidak mencela atau bahkan menyerang hingga membuat perasaan mereka sakit”. Sikap tasamuh ini dituangkan dalam Surat Al An’am ayat 108 yang berbunyi: yaitu: “Dan janganlah kalian mencela orang-orang yang berdo’a kepada selain Allah, yang menyebabkan mereka mencela Allah dengan permusuhan dengan tanpa ilmu. Demikianlah Kami menghiasi untuk setiap umat amalan mereka, lalu Dia mengabarkan kepada apa yang mereka lakukan“.

GKJ Joyodiningratan dan Masjid Al Hikmah yang kini menjadi bangunan cagar budaya, merupakan wujud Indonesia kecil di Solo. Betapa ikrar “bhinneka tunggal ika” benar-benar mewujud di sana.

Berbeda tetapi tetap satu jua.
Begitu indahnya.

sumber
hal ini yg pertama kali saya pelajari , saat merantau di Sumatera..
Maklum pekerjaan saya yg menuntut saya untuk berkeliling, dan terkadang masuk ke pedalaman..emoticon-Big Grin
saya menemukan toleransi antar Agama disini .
Sungguh tanpa pretensi, tulus..
Bahkan saya yg beragama Islam.. Sangat ditrima saat berkumpul dgn mereka yang ber Agama Kristen..
Dan sempat d beri izin foto2 , d saat ada acara pembaptisan..emoticon-Smilie
Kesimpulanya.. Kita memang berbeda,entah itu agama, ras , genderlines,tp bukankah perbeda'an yang membuat jalan ini menjadi berwarna - warni.. Dan menjadi menarik..emoticon-Big Grin
itu gereja sama masjid nyatu gan? emoticon-Bingung (S)

Quote:titip lapak gan [BUAT YG SUKA POSTING SARA] Satu Alamat untuk Gereja dan Masjid; Wujud Indahnya Keber
Kemeja jeans denim zara man termurah se kaskus
ini yang garus di contoh
Alangkah indahnya hidup berdampingan ya gan
nice thread gan emoticon-2 Jempol
subhanallah...
emoticon-2 Jempol gan.
Di komplek ane juga ada 4 masjid dan 4 gereja, adem ayem aja tuh, nggak pernah ada persoalan.
nice thread! emoticon-Blue Guy Cendol (L)

cek kulkas!
perlu di contoh hal kek gini mah
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
indahnya gan...
yg lebih hebat lagi gan... tu dari taun 1939....

orang2 skarang yg lebih pinter, lebih ber-ilmu kok masih berpikiran sempit....

Indah sekali kan gan wujud kebersamaan nya?


#terima kasih buat agans yg udh kasih cendol
Dket rumah ane tu gan emoticon-thumbsup
Mantap nih kerukunannya dan toleransi beragamanya, harus ditiru nih disetiap kota di indonesia
coba klo di Indonesia semua bgitu ,pasti indahnya kebersamaan emoticon-Matabelo
di tempat ane juga ada gan, nabi juga dulu hidup berdampingan sama org yahudi & nasrani tapi fine2 aja tuh ,ga kaya skrg ibadah jarang tapi sok2 ributin masalah agama
Bener tuh gan emoticon-thumbsup

Kebersamaan emang paling indah emoticon-Belo

Dari tahun 1940an sampe sekarang masih tentram aja emoticon-Belo

Semua warga Dunia juga harus mencontoh seperti ini juga. Bener kata agan diatas, kalo masalah agama itu masalah yang bener-bener privasi. Urusan masing-masing dengan Tuhan.

Yang penting kita hidup dengan damai emoticon-I Love Indonesia (S)
INdahnya hidup berdampingan dengan damai...

*itu lokasinya deket kost ane gan.. emoticon-Malu (S)
indahnya keharmonisan
beda tapi satu
Bener bgt!!!! Indah nya kebersamaan...
emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2