alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5177eaf78327cff144000001/kisah-presiden-dan-wakil-presiden-yang-menyamar-menjadi-rakyat-biasa-inspiratif-gan
Kisah presiden dan wakil presiden yang menyamar menjadi rakyat biasa (inspiratif gan)
Ini Thread pertama ane gan, maaf kalau masih acak acakan emoticon-Matabelo

mudah mudahan gak
Spoiler for repost:



1. Bung Karno
Seperti dikisahkan oleh Mangil Martowidjojo, mantan Komandan Detasemen Kawal Pribadi, dalam buku Kesaksian tentang Bung Karno 1945-1967, Sang Proklamator sering menyamar sebagairakyat biasa.
Ketika sedang berjalan kaki dan melihat adacacing merayap di tengah jalan, BK memerintahkan pengawalnya untuk memasukkan cacing itu ke sawah. Ada anggota polisi pengawal merasa jijik memegang cacing, dengan cepat BK memegang cacing kepanasan itu dan memasukkannya ke sawah.
Bung Karno juga sering berbincang denganrakyat jelata, di kampung maupun di tengah sawah. Rakyat yang dia ajak ngobrol kelihatan gembira.
Keluar dari istana secara incognito sering dilakukan. Suatu hari Bung Karno berkata pada Mangil, “Yo, Mangil. Bapak ingin keluarsebentar. Bapak ingin melihat umpyeke wong golek pangan di Jakarta (Bapak ingin melihat kesibukan orang mencari rejeki di Jakarta).”
Bung Karno bisa pergi ke daerah Senen, jalan mendekati gerbong kereta api yang ditempati orang-orang yang tidak punya tempat tinggal. Dia bercakap-cakap dengan para gelandangan itu. Ada seorang perempuan yang berkata keras, “Lo, itu ‘kansuara Bapak! Itu Bapak, ya?” Karuan saja, sekitar tempat itu penuh dengan orang. Mangil langsung membawa Bung Karno pergi.
Spoiler for Sri Sultan hamengkubuwono IX

2. Sri Sultan Hamengku Buwono
Sri Sultan Hamengku Buwono IX terkenal merakyat. Banyak kisah menarik yang terjadi antara Sultan dan masyarakat Yogyakarta. Sultan bahkan membuat seorang wanita pedagang beras pingsan.
Hal ini pernah disaksikan langsung oleh SK Trimurti, istri dari Sayuti Melik, pengetik naskah proklamasi. Dalam buku 'Takhta Untuk Rakyat' wanita yang merupakan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia itumenceritakan bagaimana dirinya mengalami langsung sikap ringan tangan Sultan.
Kejadiannya berlangsung pada tahun 1946,ketika pemerintah Republik Indonesia pindah ke Jogjakarta. Saat itu, Trimurti dari Jalan Malioboro ke utara menuju ke rumahnya di Jalan Pakuningratan (Utara Tugu). Dia penasaran dengan kerumunan yang ada. Setelah ditanyakan, ternyata ada wanita pedagang yang jatuh pingsan di depan pasar. Ternyata yang membuat warga berkerumun bukan karena wanita yang jatuh pingsan di pasar, melainkan penyebab wanita itu jatuh pingsan.
Ceritanya berawal ketika wanita pedagang beras ini memberhentikan jip untuk menumpang ke pasar Kranggan. Setelah sampai di Pasar Kranggan, sang pedagang wanita ini meminta sang sopir untuk menurunkan semua dagangannya. Setelah selesai dan bersiap untuk membayar jasa, dengan halus, sang sopir menolak pemberian itu. Dengan nada emosi, wanita pedagang ini mengatakan kepada sang sopir, apakah uang yang diberikannya kurang. Tetapi tanpa berkata apapun sang sopir berlalu menuju ke arah selatan.
Seusai kejadian itu, seorang polisi datang menghampiri dan bertanya kepada pedagang wanita itu. "Apakah mbakyu tahu, siapa sopir tadi?" tanya polisi.
"Sopir ya sopir. Habis perkara! Saya tidak perlu tahu namanya. Memang sopir satu ini agak aneh." jawab sang wanita dengan nada emosi.
"Kalau mbakyu belum tahu, akan saya kasih tahu. Sopir tadi adalah Sri Sultan Hamengku Buwono IX, raja di Ngayogyakarta ini." jawab sang polisi.
wanita pedagang itu pingsan setelah mengetahui sopir yang dimarahinya karenamenolak menerima uang imbalan dan membantunya menaikan dan menurunkan barang dagangan, adalah Sultan Hamengku Buwono IX.
Sultan yang gemar menyetir sendiri ini memang senang memberikan tumpangan. Berkali-kali orang yang mau nunut alias numpang terkejut karena yang ditumpanginya adalah mobil Sultan Yogyakarta sekaligus menteri negara. Sultansendiri cuek-cuek saja. Dia malah senang bisa membantu masyarakat.

3. Pak Harto
Presiden kedua RI Soeharto sering melakukan incognito atau penyamaran. PakHarto blusukan keliling daerah terpencil untuk melihat hasil-hasil pembangunan.
Biasanya saat melakukan kunjungan tidak resmi tersebut, Soeharto hanya ditemani ajudan, satu atau dua pengawal dan dokterpribadi. Hal ini dikisahkan mantan ajudan Soeharto yang akhirnya menjadi Wapres Jenderal (Purn) Try Soetrisno.
"Pak Harto selalu melakukan incognito. Pak Harto selalu berpesan tidak boleh ada satu pun yang tahu kalau Pak Harto mau melakukan incognito," ujar Try dalam buku Pak Harto, The Untold Stories. Saat menyamar, Pak Harto selalu membawa makanan sendiri. Makanan itu dimasak olehIbu Tien Soeharto. Menunya sederhana sambal teri dan kering tempe. Soeharto selalu makan bersama ajudan dan pengawalnya.

Kisah presiden dan wakil presiden yang menyamar menjadi rakyat biasa (inspiratif gan)


Mohon di bantu
Spoiler for rate:


Berharap juga di timpuk
Spoiler for cendol:


Sumber
keren ya gan emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By ap23
keren ya gan emoticon-Matabelo


Iya gan emoticon-Matabelo

alhamdulillah ada contoh yg patut ditiru.. emoticon-Baby Boy 1emoticon-Baby Boy 1
emoticon-Matabelo

Mantap gan
sungguh inspiratif sekali bapak soekarno ini ya gan emoticon-Matabelo
keren nehemoticon-2 Jempol
ing madyo mangun karsa
ing arsa mangun tulada
tut wuri handayani
gitu kali bos