alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/516255c17b12430e77000007/penjelasan-logis-kecelakaan-xenia-vs-juke-di-tol-purbaleunyi
Penjelasan Logis Kecelakaan Xenia vs Juke di Tol Purbaleunyi
Penjelasan Logis Kecelakaan Xenia vs Juke di Tol Purbaleunyi

Mudah-mudahan info dibawah ini dapat menambah pengetahuan dan meredam komentar miring terhadap kecelakaan ini.

Keep respect and always safety driving
emoticon-Berduka (S)


Penjelasan Logis Kecelakaan Xenia vs Juke di Tol Purbaleunyi

Ini bukan berita mengenai kecelakaan Nissan Juke vs Daihatsu Xenia yang menelan 5 orang korban dan 1 orang terluka, tetapi sedikit sebuah sudut pandang dari saya yang agak gatal melihat komentar-komentar awam yang kurang bijaksana dalam menyikapi kecelakaan ini. Sebelumnya saya dan seluruh tim redaksi Autonet Magz turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi seluruh keluarga korban dalam kecelakaan ini.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 13.15 hari Minggu 7 April 2013 tersebut terjadi di Tol Purbaleunyi (Kopo) KM 135 Bandung. Kecelakaan tersebut terjadi karena sebuah Nissan Juke menyebrang ke arah berlawanan menabrak sebuah Daihatsu Xenia. Dalam kecelakaan tersebut Daihatsu Xenia yang menjadi korban tabrakan maut tersebut mengalami kerusakan yang amat parah dibandingkan mobil Nissan Juke yang menabrak, mengapa bisa terjadi?

Sebelumnya mari kita lihat gambar Daihatsu Xenia terlebih dahulu. Daihatsu Xenia yang ditabrak memiliki kerusakan yang bisa dibilang hampir tak bersisa pada bagian kanan dan depan mulai dari atap hingga pintu-pintu mobil yang nyaris tidak tersisa. Lantas ada apa dengan sisi keamanan mobil ini? Apakah mobil ini benar-benar sangat tidak aman dan tidak layak? Yap, pasti hal tersebut yang menjadi banyak komentar dan stereotype orang-orang yang kurang paham mengenai permobilan dan kronologi terjadinya kecelakaan.

Ok, apa benar mobil-mobil di Indonesia kurang aman? Pastinya jika dibandingkan dengan mobil-mobil Eropa yang memiliki standar keamanan tinggi pasti mobil Indonesia kalah telak. Tetapi sebenarnya jika melihat kasus-kasus kecelakaan yang ada di Jakarta mulai dari Avanza terbakar dan Nissan Juke terbakar lantaran menabrak dengan kecepatan 120 km/jam sebenarnya hal tersebut sangat logis sekali. Coba simak video dibawah ini?

youtube-thumbnail


Video tersebut ialah video yang menunjukan bagaimana mobil anda jika ditabrakan kepada sebuah dinding yang diam dengan sebuah mobil sedan kelas menengah dengan kecepatan 120 Km/jam. Seram? Pastinya sangat menyeramkan dan sudah dapat dipastikan pengemudi kendaraan akan tewas seketika.

Bagaimana dengan crash test Euro NCAP? Euro NCAP memang seringkali menjadi acuan seseorang dalam memilih kendaraan karena mempertimbangkan faktor safety. Tetapi tahukah anda bahwa crash test Euro NCAP dilakukan dengan kecepatan 64 km/jam saja (40Mph)? Bagaimana jika kecepatan tersebut dikalikan menjadi 2 kali lipatnya dari 60 km/jam menjadi 120 km/jam? Video diatas adalah jawabannya.

Sekuat-kuatnya mobil pasti tidak akan mampu berkutik ketika ditabrakan dalam kecepatan tinggi, ingat sebesar dan seaman apapun tetap saja akan hancur berkeping-keping. Apalagi kecelakaan yang terjadi antara Nissan Juke vs Daihatsu Xenia ini merupakan kecelakaan frontal crash yang keduanya sama-sama dalam kecepaan tinggi lawan arah. Sehingga dapat dipastikan gaya tabrakan keduanya lebih dari kecelakaan 120 km/jam.

Dibawah ini saya berikan contoh bagaimana hasil kerusakan antara crash test Toyota Yaris sedan (Vios) menurut IIHS dengan sebuah tembok dan Toyota Camry yang masing-masing memiliki kecepatan 40 Mph (64km/h)

youtube-thumbnail


youtube-thumbnail


Luar biasa bukan perbedaannya? Itulah bedanya antara crash test dengan objek diam dan objek bergerak. Jika pengemudi Vios menghadapi sebuah objek tidak bergerak mungkin sang pengemudi masih selamat, namun jika menabrak mobil yang berlawanan arah, dari video yang ditunjukan oleh IIHS tentunya sudah tidak ada harapan bagi pengguna Toyota Vios.

Misalkan begini, Jika Xenia berjalan dengan kecepatan 100 km/jam dan Nissan Juke dari lawan arah dengan kecepatan 100 km/jam. Maka tentunya gaya tabrakan yang terjadi lebih dari 100 km/jam melawan tembok diam bukan? Mungkin gaya yang diberikan bisa menyamai gaya tabrakan sebuah mobil yang menabrak objek diam dalam kecepatan 160 km/jam. Oke, saya bukan ahli fisika untuk menghitung kedua gaya tersebut. Namun dibawah ini saya berikan contoh bagaimana kerusakan ketika sebuah mobil menabrak sebuah dinding diam dalam kecepatan 190 km/jam

youtube-thumbnail


Video tersebut ialah sebuah crash test video yang dilakukan team fifth gear kepada Ford Focus generasi pertama yang memiliki nilai 4 bintang Crash Test Euro NCAP. Namun ketika menabrak tembok pada kecepatan 190 km/jam, mobil tersebut nyaris tak bersisa bentuknya, padahal Ford Focus memiliki 4 bintang.

Jadi apapun mobilnya, mobil aman maupun tidak aman pastinya mengalami kerusakan parah ketika mengalami tabrakan melebihi kecepatan 64 km/jam, segala fitur keselamatan maupun konstruksi mobil tetap saja tidak akan berdaya, apalagi jika menabrak mobil lawan arah.

Lalu bagaimana dengan kecelakaan Nissan Juke vs Xenia di tol Purbaleunyi? Mengapa Nissan Juke tidak memiliki kerusakan yang terlampau parah seperti yang terjadi pada Xenia. Mungkin kesaksian salah satu kaskuser yang menyaksikan secara langsung kejadian tersebut bisa menjelaskannya.

Penjelasan Logis Kecelakaan Xenia vs Juke di Tol Purbaleunyi

Entah kebenaran yang disampaikan salah satu kaskuser ini bisa dipertanggung-jawabkan atau tidak. Namun kesaksiannya jika benar menguatkan sebuah teori ilustrasi yang saya perkirakan dala kecelakaan ini pada gambar berikut.

Penjelasan Logis Kecelakaan Xenia vs Juke di Tol Purbaleunyi

Jika Nissan Juke terbang dan menimpa bagian atas Daihatsu Xenia, sudah pasti Daihatsu Xenia akan hancur lebur bagian atapnya, hal tersebut dapat terlihat dari gambar kecelakaan sebagai berikut.

Penjelasan Logis Kecelakaan Xenia vs Juke di Tol Purbaleunyi

Bagian atap Xenia hancur lebur, sedangkan bagian sasis dari depan dan belakang masih terlihat baik. Ini bisa terlihat dari posisi roda depan yang tidak bergeser dari tempat yang semestinya. Ini menandakan frontal crash yang terjadi antara kedua mobil tersebut terjadi pada bagian atap Daihatsu Xenia dan bagian bawah Nissan Juke.

Atap mobil merupakan bagian paling lemah dari struktur bodi mobil karena adanya kaca. Sebutkan saja mobil-mobil yang memiliki atap paling kuat dan tebal sekalipun seperti Land Cruiser, Pajero maupun Hummer. Pasti tidak akan mampu menahan benturan dari sebuah Nissan Juke yang memiliki bobot lebih dari 1.3 Ton. Secara fisika daya yang diterima oleh Daihatsu Xenia dari Nissan Juke terbang tidak hanya gaya tabrakan horizontal, namun ada gaya jatuh bebas vertikal sebuah Nissan Juke dengan bobot 1.3 Ton. Apa yang terjadi? tentunya mobil apapun pasti akan hancur.

Lalu mengapa Nissan Juke tampak baik-baik saja dan penumpangnya selamat? Mungkin karena hantaman yang diterima Nissan Juke mengenai bagian bawah mobil. Bagian bawah yang terdiri dari sasis dan kaki-kaki memiliki struktur paling kuat berbanding terbalik dengan atap, karena disanalah terletak besi-besi baja yang menjadi tulang dari kekuatan mobil. Kerusakan Nissan Juke dapat dilihat pada gambar paling atas.

Jadi yang dapat disimpulkan menurut saya dalam kecelakaan ini adalah bagimana kecelakaan tersebut terjadi, bukan karena jeleknya kualitas mobil yang digunakan. Toh apa yang bisa diharapkan dari safety kendaraan MPV kurang dari 200 jutaan di Indonesia? Yang harga diatas 1 milyar pun belum tentu bisa menjamin keselamatan penumpangnya jika terjadi kecelakaan yang sama seperti yang dialami Nissan Juke vs Daihatsu Xenia ini.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dalam analisa awam seorang penggiat otomotif Nasional. Mohon ditanggapi dengan bijaksana, karena semua kemungkinan bisa terjadi dalam kecelakaan. Tidak harus karena apa mobil yang dibawa, namun bagaimana cara kita membawa kendaraan. Secanggih-canggihnya mobil, se-aman-amannya sebuah mobil tentunya akan lebih aman jika kita membawanya dengan safety driving dan mengikuti rambu-rambu yang ada. Semoga korban diterima disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan.

Sumber: AutonetMagz.com



Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran kita semua agar lebih berhati-hati lagi dalam berkendara, jagalah kondisi badan & kendaraan saat bepergian & selalu berkonsentrasi penuh dalam mengemudi

Semoga arwah para korban diterima amal ibadahnya & diberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan
emoticon-Frown


=======================================


Ada info bagus dari agan teloglass nih, nice share gan! emoticon-2 Jempol

Quote:Original Posted By teloglass


Bener gan traksi emang penting banget, tapi mungkin masih bisa dicek kasat mata, bisa dicek dr garis umur ban gan...
Tapi kalo udah pecah ntu yang bener'bener unpredict gan...


Pernah ane diskusi ama sopir truck, katanya suhu angin ban itu penting banget diperhatiin gan...
Kata mereka, kalo setir udah kerasa melayang dan ban serasa seperti "gembur" ato "kocak" itu tanda nya suhu angin di dalam ban udah terlampau tinggi dan kudu segera berhenti buat nurunin suhu itu... Kalo setir udah kerasa kayak gitu dan gak segera berhenti, kemungkinan besar untuk ban pecah pasti kejadian...
Itu ilmu yang ane denger dari sopir truck gan, yang sering mangkal di warung depan rumah...

#CMIIW


buset ngeri amat gan
apalagi yg sedan putih nabrak tembok
gimaana kalo 22nya di atas kecepatan 100 kaya juke emoticon-Amazed
ya sudah, ini pendapat orang awam saja gan. mungkinkah dibuat suatu sistem keselamatan otomatis yg dapat membatasi kecepatan mobil hanya dapat dijalankan pada batasan tertentu dibawah top speed yg mampu dicapainya? misalkan apabila perangkat ini di set pada angka 70km/jam maka begitu kendaraan melaju dengan kecepatan diatas angka 70 km/jam secara otomatis perangkat ini mengurangi laju kendaraan secara bertahap ke angka dibawah 70 km/jam (misalnya melalui mekanisme manipulasi suplai bahan bakar ke mesin yg dikombinasikan dengan pengereman bertahap dll) soalnya dalam pandangan ane kecenderungan orang di indonesia suka memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan tidak mengindahkan aturan keselamatan (rambu2 batas kecepatan maksimum)
bagus nih analisanya

safety driving emang paling penting
ngeliat viedo2 diatas aja udh brasa ngeri ngebayanginnya. merinding ane
Quote:Original Posted By belshar
buset ngeri amat gan
apalagi yg sedan putih nabrak tembok
gimaana kalo 22nya di atas kecepatan 100 kaya juke emoticon-Amazed


bener banget gaan, abis liat video itu jadi ngeri kalo mau ngebut-ngebut gak jelas emoticon-Sorry

Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua... nice thread gan...
sangar bener emoticon-Takut
Ane liat di trit sebelah yang ngulas tentang supir Juke maut itu ternyata doi suka kebut"an di tol gan ... Bocah sakit emoticon-Najis
pasti ancur itu kl di timpa mobil 1 ton lebih, pantes lsg remuk begitu..

cm yg ane bingung itu tol ada separator beton ga?

yg ane tau cipularang tuh separatornya kuat banget, ane pernah liat mobil tempur aparat senggolan ma separator ga ancur tu separator

turut berduka buat korban emoticon-Turut Berduka:

kasian yg idup tinggal seorang diri, trauma nya pasti ga mungkin ilang
Wew.....
Safety first intinya..
Nmun sayang, g smw org bisa kayak gitu emoticon-Frown
TS ini jago bgt dah..
Kirim ke koran berita lu bos..

Mobil Sejuta Umat.. Salah Bawa Bencana,gak salah bawa bencana juga.. emoticon-Cape d... (S)

kebanyakan orang sudah tidak memerhatikan rambu lalulintas yang sudah di buat, padahal rambu yang sudah di buat untuk keselamatan kita juga
Jd ogah ngebut ane gan emoticon-Matabelo
turut berduka cita ya gan
ngebayanginnya pasti ngeri gan..
liat yang dari youtube aja dah ga berani
daripada ga terjadi hal begitu,mending ga usah ugal ugalan dijalanan,kalo dia sendiri yg mokat sukur deh,daripada orang lain yg kena musibah emoticon-Cape d... (S)
nice thread gan, infonya menarik banget emoticon-Smilie
Tapi tetap aja gan,,bawa kendaraan di jalan tol itu harus hati2,,saya terimakasih kpd TS sudah ksh penjelasannya gmn bisa begitu kejadiannya...
Tp mau gmn jg si pengemudi nissa juke salah,,mau ban pecah atau apa alesannya
Kenapa g di cek kondisi ban sblm berkendara angin maupun kondisi karet ban.
Kenapa g minta jalan saja bila ingin menyalip kendaraan lain dr padi menyalip dr jalur kiri ke kanan.
Sy masih kerabat dari keluarga korban,,dan saya harap si pengemudi nissa juke itu dihukum seberat beratnya..
yang ane curiga juke itu kayaknya lewat dari batas kecepatan yang diperbolehkan di jalan tol, soalnya kalo jalan 80kpj pecah ban kayaknya gak akan sampe seheboh itu deh sampe loncat sana sini.