alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51605cb67e12435e69000002/keterlaluan-di-mana-merah-putih-miris-gan-kita-masih-dijajah
Keterlaluan, Di Mana Merah Putih? [Miris gan, kita masih dijajah]
emoticon-Mad (S) emoticon-Mad (S) emoticon-Mad (S)
Keterlaluan, Di Mana Merah Putih? [Miris gan, kita masih dijajah]

Quote:Miris, sedih, marah, ..!

Mungkin perasaan itulah yang muncul ketika melihat peta kepemilikan migas diatas. Beberapa sumber bacaan menyebutkan bahwa hampir 75 hingga 80% sumber daya migas Indonesia saat ini dikuasai oleh pihak asing. Perusahaan besar asing seperti Chevron Pacific milik Amerika, Exxon milik Amerika, Conoco Phillips milik Amerika, Total Indonesie milik Perancis, Petronas milik Malaysia, China National Oil Corporation dan Petrochina milik Cina seolah olah berlomba-lomba mengibarkan bendera negaranya di tanah air dan dengan leluasa menikmati kekayaan alam negara kita sementara kita sebagai pribumi tidak memiliki daya sedikitpun untuk sekedar menancapkan merah putih di bumi pertiwi.

Gambar tersebut membuat saya teringat kembali dengan momen-momen nasionalis di sekolah dasar yang mungkin saat ini sudah tidak akan kita temui lagi ketika telah menyandang status sebagai seorang mahasiswa, seorang sarjana, seorang pegawai swasta, orang tua, atau pejabat ibukota.

Masih ingatkah ketika setiap senin pagi, “Pembukaan UUD Negara Indonesia” dibacakan dengan lantang oleh petugas upacara.? Di dalamnya terdapat 4 tujuan besar bangsa Indonesia, “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.”

Masih ingatkah ketika setiap pagi kita selalu mengulang pancasila sebelum memulai pelajaran? Di setiap butirnya terkandung nilai-nilai sila yang mengajarkan rasa toleransi, cinta tanah air, dan nasionalisme. Atau masih ingatkah kita dengan Naskah sumpah pemuda dalam pelajaran IPS yang harus hafal diluar kepala..? “Sumpah pemuda : Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”

Dan yang paling menampar adalah isi UUD pasal 33 ayat 3 yang berbunyi “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”

Beberapa momen diatas setidaknya membuat kita merenung sejenak dan berpikir bahwa sesungguhnya Indonesia adalah negara berbudaya yang memiliki banyak potensi dan kaya akan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Dunia pun mengakui hal tersebut.

Potensi sumber daya migas Indonesia saat ini masih sangat besar. Menurut data terakhir yang dikeluarkan oleh kantor Kementerian ESDM, jumlah sumber daya migas Indonesia saat ini tercatat sekitar 86,9 miliar barel dan gas bumi sekitar 384,7 triliun standar kaki kubik. Jumlah tersebut bukan jumlah yang kecil untuk persediaan migas suatu negara.

Namun, melihat semakin akutnya kemacetan di Jakarta karena bertambahnya junlah kendaraan dan faktor lainnya, kita harus mulai berhemat dalam menggunakan bahan bakar minyak maupun gas. Apalagi melihat kepemilikan migas yang saat ini lebih didominasi oleh pihak asing. Kita harus benar-benar menghemat energy dan mulai mengelola dengan mandiri sumber daya yang kita miliki, serta sebisa mungkin berusaha meminimalisasi ketergantungan modal maupun pinjaman dari pihak asing.

Tidak bermaksud menyalahkan atau menghakimi siapapun, gambar tersebut setidaknya menjadi cambuk untuk saya pribadi, dan seharusnya menjadi ruang penyadaran bagi kita semua bahwa belum bnyak yang dapat kita berikan untuk negeri ini. Belum banyak yang dapat kita berikan untuk merah putih. Kita bisa mulai menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan hal kecil sederhana seperti tidak berlebihan dalam menggunakan sumber daya alam, tidak mementingkan kebutuhan pribadi dan ikut menjaga persediaan sumber daya alam agar tidak terjadi kelangkaan energi di masa yang akan datang.

sumber

Ini sebenernya salah siapa ya sampai sumber daya alam kita nyaris semuanya dikuasai oleh asing? emoticon-Berduka (S)
jadi inget pernah baca suatu pernyataan yang kurang lebih seperti ini: "Pemerintah Indonesia itu malas, lebih suka membiarkan orang lain (swasta atau asing) yang memiliki, mengelola, mengembangkan. Lebih memilih terima keuntungan beres berupa pajak, retribusi, commitment fee atau biaya sewa. Terima bersih aja, gak mau capek." emoticon-Berduka (S)
hydgfuecghcbkqach
aiawfchaskcjhaksjhc
Karena pemerintah terbujuk dengan budget penawaran yang lebih banyak Gan jadi lebih memilih modal asing dari pada memanfaatkan SDM negeri sendiri...
ga aneh dengan kebijakan pemerintah kita yg "menjual diri" ke pihak asing emoticon-Big Grin

UU yang membahas migas cuman jadi formalitas doang
sudah biasa gan.. indonesia penuh dengang hutang... emoticon-Sorry
apaan itu banyak bener bendera si malingshit emoticon-Mad (S) emoticon-Cape d... (S) emoticon-Frown
dimana merah [utih nyaaa? emoticon-Frown





nitip ya gan emoticon-Peace
emoticon-I Love Kaskus (S) Mampir juga ke thread ane gan emoticon-I Love Kaskus (S)

Beberapa foto kocak yang agan belum liat
Ane punya pertanyaan, Agan-agan masuk
Mobil Militer buatan Indonesia
Gini nih kalo orang kebanyakan duit
Ketika Kuda berubah menjadi Domba
pastinya kan pejabat juga dapat bagian smua, biar dipermulus ijin tendernya..
emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By khusnindzar
Karena pemerintah terbujuk dengan budget penawaran yang lebih banyak Gan jadi lebih memilih modal asing dari pada memanfaatkan SDM negeri sendiri...

tp untungnya apa loh gan... : (

ada plus minus nya, plus nya mungkin yg kelola SDM nya org indonesia yg dipekerjakan utk mengurangi pengangguran, coba cek aja masing2 perusahaan chevron SDM nya org indo, mungkin jeleknya kekayaan kita bukan dikelola sm kita sendiri malah org asing yg mengelola.
karna hutangnya terlalu abnyak gan.. miris..emoticon-Berduka (S)
Yang penting pabrik tempe dan tahu masih milik indonesia... emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By igotnomoney
Yang penting pabrik tempe dan tahu masih milik indonesia... emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2


wkwkwkwkwkwk,,,,,
emoticon-Ngakak
Kalau itu tambang diurusin asing, otomatis pejabat juga kecipratan untung..
keterlaluan, gak mikirin bangsanya.. emoticon-Sorry
ya begitulah, sebenernya kalo indonesia pinter, indonesia bisa jadi negara maju lho..
lha gimana mau pinter..?? guru profesional aja di ekspor ke luar negri.. emoticon-Cape d... (S)
seharusnya indonesia sadar, kalo sekarang indonesia sedang berada pada masa tenggang, seharusnya pemerintah menyadari hal itu, dan membenahi semuanya..
emoticon-Cape d... (S) pemerintah cenderung lebih mementingkan kepentingan politik daripada kepentingan umum.. emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By igotnomoney
Yang penting pabrik tempe dan tahu masih milik indonesia... emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2


tapi kedelainya impor dari amrik..
anying tanggung jawab saha ieu emoticon-Mad
imah aing didiukan ku si kehed emoticon-Mad (S)
ari kieumah ke we kudu nungguan urg jadi presiden emoticon-Malu (S)
Indonesia (Pemerintah) sebenarnya ada di tiap bendera gan..
Cuma yak untuk ngurusin keluarga dan kroni-kroni-nya..
emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
Betul gan..

Jadi ingat tambang emas freeport di mana negara kita cuma kebagian 1% aja emoticon-Cape d...
nunggu pemimpin negara yg bener2 negarawan sejati gan.