alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/515d637948ba54ab0f000008/ask-peraturan-bea-cukai-malaysia
(ASK) Peraturan bea cukai Malaysia
Gan ada yg tau nggak larangan atau batasan barang bawaan berbentuk produk makanan dan minuman untuk dibawa dari Malaysia ke Indonesia.

Saya bulan Juli nitip susu protein krn harga di Malaysia jauh lebih murah, dan kira2 bakalan beli 3 botol dgn berat masing2 4,5kg.

Ada yg tau nggak gan mengenai hal ini tuh diperbolehkan atau dilarang oleh pihak bea cukai malaysia.

thanks sblmnya gan, maaf ane nubie disini hehehe
Gak ada masalah kok..
lah, pertanyaan ente salah, ente bawa barang dari malaysia ke indonesia ? ya ga ada hubungannya dengan bea cukai malaysia lah, seharusnya ente tanya, apakah bermasalah dengan bea cukai indonesia, karena ente bawa barang ke sini
Quote:Original Posted By pedagangsby
lah, pertanyaan ente salah, ente bawa barang dari malaysia ke indonesia ? ya ga ada hubungannya dengan bea cukai malaysia lah, seharusnya ente tanya, apakah bermasalah dengan bea cukai indonesia, karena ente bawa barang ke sini


Gini gan, setau saya kita ini kan turis di malaysia, sudah jelas barang yg akan dibawa balik ke negara asal, di indonesia kyknya nggak masalah utk bawa masuk bahan makanan minuman krn sudah jelas di airport keberangkatan pasti sudah di cek.

Contoh dari singapore yg membatasi barang bawaan sejenis minuman keras keluar dari negaranya.

Peraturan seperti ini yg saya maksud gan, krn saya bawa sekitar 3 botol yg berukuran 4,5kg itu dianggap sebagai smuggling atau gimana? takutnya disita di malaysia. thanks infonya gan
Quote:Original Posted By holographic
Gini gan, setau saya kita ini kan turis di malaysia, sudah jelas barang yg akan dibawa balik ke negara asal, di indonesia kyknya nggak masalah utk bawa masuk bahan makanan minuman krn sudah jelas di airport keberangkatan pasti sudah di cek.

Contoh dari singapore yg membatasi barang bawaan sejenis minuman keras keluar dari negaranya.

Peraturan seperti ini yg saya maksud gan, krn saya bawa sekitar 3 botol yg berukuran 4,5kg itu dianggap sebagai smuggling atau gimana? takutnya disita di malaysia. thanks infonya gan


pertanyaan ente agak membingungkan bro,

ente ini mau bawa barang yg ente beli di malaysia kan ? yaitu 3 botol susu protein seberat masing masing 4,5 kg ?

barang yg kita beli di luar negeri (barang bawaan) itu ga ada masalah bro untuk di bawa pulang berapapun jumlah nya

nah, nanti kalau tiba di indonesia, baru bermasalah dengan orang bea cukai, apakah boleh membawa barang tsb masuk indonesia,

misal, ente beli miras di singapore 3 botol (3 liter), mau ente bawa ke indonesia, ga akan ada masalah dengan bea cukai singapore, tapi itu bermasalah di bea cukai indonesia, karena peraturan bea cukai indonesia, hanya boleh bawa 1 liter per orang, jadi ente harus bayar 2 liter nya untuk masuk ke indonesia

beda lagi ceritanya misalkan begini

ente mau pergi ke singapore dengan bawa rokok 5 bungkus, ente tidak akan bermasalah dengan bea cukai indonesia, tapi bermasalah waktu ente masuk ke singapore, karena disana hanya boleh bawa 1 bungkus rokok, jadi ente harus declare dan bayar pajak untuk 4 sisanya

nah yg bro tanyain ini kan, bro bawa 3 botol dari malaysia, ya itu ga ada hubungannya dengan bea cukai malaysia, karena ente mau bawa pulang ke indonesia, yg bermasalah waktu ente datang di indonesia, apakah boleh masuk bawa 3 botol itu masuk indonesia?

karena untuk cek bea cukai itu hanya ada pada arrival (kedatangan), tidak ada pengecekan barang untuk bea cukai di departure (keberangkatan)
nice inpoh nya gan..ane mau bawa susu jg ni emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By pedagangsby


pertanyaan ente agak membingungkan bro,

ente ini mau bawa barang yg ente beli di malaysia kan ? yaitu 3 botol susu protein seberat masing masing 4,5 kg ?

barang yg kita beli di luar negeri (barang bawaan) itu ga ada masalah bro untuk di bawa pulang berapapun jumlah nya

nah, nanti kalau tiba di indonesia, baru bermasalah dengan orang bea cukai, apakah boleh membawa barang tsb masuk indonesia,

misal, ente beli miras di singapore 3 botol (3 liter), mau ente bawa ke indonesia, ga akan ada masalah dengan bea cukai singapore, tapi itu bermasalah di bea cukai indonesia, karena peraturan bea cukai indonesia, hanya boleh bawa 1 liter per orang, jadi ente harus bayar 2 liter nya untuk masuk ke indonesia

beda lagi ceritanya misalkan begini

ente mau pergi ke singapore dengan bawa rokok 5 bungkus, ente tidak akan bermasalah dengan bea cukai indonesia, tapi bermasalah waktu ente masuk ke singapore, karena disana hanya boleh bawa 1 bungkus rokok, jadi ente harus declare dan bayar pajak untuk 4 sisanya

nah yg bro tanyain ini kan, bro bawa 3 botol dari malaysia, ya itu ga ada hubungannya dengan bea cukai malaysia, karena ente mau bawa pulang ke indonesia, yg bermasalah waktu ente datang di indonesia, apakah boleh masuk bawa 3 botol itu masuk indonesia?

karena untuk cek bea cukai itu hanya ada pada arrival (kedatangan), tidak ada pengecekan barang untuk bea cukai di departure (keberangkatan)


Misi gan, pengin ngutip beberapa hal yang ane dah pernah denger n tau:
Pasal 9 Peraturan Menteri Keuangan no 188/PMK.04/2010:

"(1) Selain pembebasan bea masuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1), terhadap Barang Pribadi Penumpang yang merupakan barang kena cukai, diberikan pembebasan bea masuk dan cukai untuk setiap orang dewasa dengan jumlah paling banyak:
a. 200 (dua ratus) batang sigaret, 25 (dua puluh lima) batang cerutu, atau 100 (seratus) gram tembakau iris/hasil tembakau lainnya; dan
b. 1 (satu) liter minuman mengandung etil alkohol.
(2) Dalam hal hasil tembakau sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a lebih dari 1 (satu) jenis, pembebasan bea masuk dan cukai diberikan setara dengan perbandingan jumlah per jenis hasil tembakau tersebut.
(3) Dalam hal Barang Pribadi Penumpang yang merupakan barang kena cukai melebihi jumlah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), atas kelebihan barang kena cukai tersebut langsung dimusnahkan oleh Pejabat Bea dan Cukai dengan atau tanpa disaksikan Penumpang yang bersangkutan."

Ketentuan di atas mengatur bahwa atas kelebihan barang kena cukai (hasil tembakau atau minuman mengandung etil alkohol) akan DIMUSNKAHKAN, bukan dibayar bea masuk, pajak dalam rangka impor, ataupun cukainya.

Kalau ketentuan pembebasan cukai atas hasil tembakau melalui barang kiriman (melalui Pos, EMS, atau Perusahaan Jasa Titipan) ane belum ketemu dasar hukumnya. hehe CMIIW


Kalau melalui terminal kedatangan penumpang ane ga tau deh bakal dipermasalahain atau enggak,

Yang jelas, berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan nomor HK.00.05.23.1455 tentang Pengawasan Pemasukan Pangan Olahan, diatur bahwa:
1. Pangan Olahan adalah makanan dan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan.
2. Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia.
3. Setiap orang yang memasukkan pangan olahan ke dalam wilayah Indonesia bertanggung jawab atas keamanan, mutu dan gizi pangan olahan.
4. Selain memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus mendapatkan persetujuan pemasukan dari Kepala Badan (berupa Surat Keterangan Impor).

dari ketentuan di atas diketahui bahwa susu (susu UHT diberi rasa sebagaimana dimaksud dalam pos tarif 2202.90.10.00 ataupun susu sebagaimana dimaksud dalam kelompok subpos 04.01 dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 213/PMK.04/2011 ) tergolong dalam pangan olahan, dimana dalam setiap pemasukannya diperlukan perizinan berupa Surat Keterangan Impor dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Kemudian, produk makanan dan minuman juga diatur sebagai Produk Tertentu yang wajib memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan nomor 83/M-DAG/PER/12/2012 kecuali Produk Tertentu selain pakaian jadi berupa barang kiriman atau barang pribadi penumpang atau awak sarana pengangkut yang bernilai paling banyak FOB US$ 1500 per orang dengan menggunakan pesawat udara.

Apabila susu yang agan bawa senilai di atas FOB US$ 1500, agan wajib terdaftar sebagai Importir Terdaftar Produk Tertentu dari Kementerian Perdagangan dan susu tersebut wajib dilakukan penelusuran teknis impor/verifikasi di negara asal yang dituangkan ke dalam Laporan Surveyor.

Susu yang masuk ke dalam kategori produk tertentu adalah yang masuk dalam lampiran peraturan menteri perdagangan di atas, di antaranya adalah susu UHT diberi rasa sebagaimana termasuk dalam klasifikasi pos tarif 2202.90.10.00.

Tinjauan selengkapnya seperti itu aja gan, ane masih newbie belum banyak tau referensi hukumnya.

Kalau aturannya emang ribet seperti itu harap maklum ya gan, kalau agan2 pembaca pada mau protes kenapa seribet itu ya silakan tanyakan langsung ke instansi penerbit aturan. Biasanya petugas bea dan cukai di lapangan sering dapet getahnya waktu penumpang merasa kesulitan melakukan impor suatu komoditas, tapi mengertilah, mereka melaksanakan itu karena tuntutan tugas, bukan karena keinginan mereka untuk mempersulit.

Kalau kita adalah warga yang dewasa terhadap hukum, mari hormati hukum....makasi gan

'kalau ada yang ingin merevisi pernyataan ane di atas, ane menghormati banget gan n makasih.

Quote:Original Posted By pedagangsby
pertanyaan ente agak membingungkan bro,

ente ini mau bawa barang yg ente beli di malaysia kan ? yaitu 3 botol susu protein seberat masing masing 4,5 kg ?

barang yg kita beli di luar negeri (barang bawaan) itu ga ada masalah bro untuk di bawa pulang berapapun jumlah nya

nah, nanti kalau tiba di indonesia, baru bermasalah dengan orang bea cukai, apakah boleh membawa barang tsb masuk indonesia,

misal, ente beli miras di singapore 3 botol (3 liter), mau ente bawa ke indonesia, ga akan ada masalah dengan bea cukai singapore, tapi itu bermasalah di bea cukai indonesia, karena peraturan bea cukai indonesia, hanya boleh bawa 1 liter per orang, jadi ente harus bayar 2 liter nya untuk masuk ke indonesia

beda lagi ceritanya misalkan begini

ente mau pergi ke singapore dengan bawa rokok 5 bungkus, ente tidak akan bermasalah dengan bea cukai indonesia, tapi bermasalah waktu ente masuk ke singapore, karena disana hanya boleh bawa 1 bungkus rokok, jadi ente harus declare dan bayar pajak untuk 4 sisanya

nah yg bro tanyain ini kan, bro bawa 3 botol dari malaysia, ya itu ga ada hubungannya dengan bea cukai malaysia, karena ente mau bawa pulang ke indonesia, yg bermasalah waktu ente datang di indonesia, apakah boleh masuk bawa 3 botol itu masuk indonesia?

karena untuk cek bea cukai itu hanya ada pada arrival (kedatangan), tidak ada pengecekan barang untuk bea cukai di departure (keberangkatan)


Ohhh gt gan, jelas nih informasinya. Brw sepertinya agan pengalaman, kira2 boleh nggak gan? Ane sih bukan penjual, utk konsumsi pribadi gan. thank you agan pedagangsby
Quote:Original Posted By hukhukhuk
Misi gan, pengin ngutip beberapa hal yang ane dah pernah denger n tau:
Pasal 9 Peraturan Menteri Keuangan no 188/PMK.04/2010:

"(1) Selain pembebasan bea masuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1), terhadap Barang Pribadi Penumpang yang merupakan barang kena cukai, diberikan pembebasan bea masuk dan cukai untuk setiap orang dewasa dengan jumlah paling banyak:
a. 200 (dua ratus) batang sigaret, 25 (dua puluh lima) batang cerutu, atau 100 (seratus) gram tembakau iris/hasil tembakau lainnya; dan
b. 1 (satu) liter minuman mengandung etil alkohol.
(2) Dalam hal hasil tembakau sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a lebih dari 1 (satu) jenis, pembebasan bea masuk dan cukai diberikan setara dengan perbandingan jumlah per jenis hasil tembakau tersebut.
(3) Dalam hal Barang Pribadi Penumpang yang merupakan barang kena cukai melebihi jumlah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), atas kelebihan barang kena cukai tersebut langsung dimusnahkan oleh Pejabat Bea dan Cukai dengan atau tanpa disaksikan Penumpang yang bersangkutan."

Ketentuan di atas mengatur bahwa atas kelebihan barang kena cukai (hasil tembakau atau minuman mengandung etil alkohol) akan DIMUSNKAHKAN, bukan dibayar bea masuk, pajak dalam rangka impor, ataupun cukainya.

Kalau ketentuan pembebasan cukai atas hasil tembakau melalui barang kiriman (melalui Pos, EMS, atau Perusahaan Jasa Titipan) ane belum ketemu dasar hukumnya. hehe CMIIW


Waduhhh bener jg sih, nah utk barang yg melalui jasa kurir jg ane gaktau peraturannya walaupun "katanya" lebih mudah tapi ngeluarin duit lagi. thanks infonya gannnnnnn
Quote:Original Posted By hukhukhuk
Kalau melalui terminal kedatangan penumpang ane ga tau deh bakal dipermasalahain atau enggak,

Yang jelas, berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan nomor HK.00.05.23.1455 tentang Pengawasan Pemasukan Pangan Olahan, diatur bahwa:
1. Pangan Olahan adalah makanan dan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan.
2. Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia.
3. Setiap orang yang memasukkan pangan olahan ke dalam wilayah Indonesia bertanggung jawab atas keamanan, mutu dan gizi pangan olahan.
4. Selain memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus mendapatkan persetujuan pemasukan dari Kepala Badan (berupa Surat Keterangan Impor).

dari ketentuan di atas diketahui bahwa susu (susu UHT diberi rasa sebagaimana dimaksud dalam pos tarif 2202.90.10.00 ataupun susu sebagaimana dimaksud dalam kelompok subpos 04.01 dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 213/PMK.04/2011 ) tergolong dalam pangan olahan, dimana dalam setiap pemasukannya diperlukan perizinan berupa Surat Keterangan Impor dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Kemudian, produk makanan dan minuman juga diatur sebagai Produk Tertentu yang wajib memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan nomor 83/M-DAG/PER/12/2012 kecuali Produk Tertentu selain pakaian jadi berupa barang kiriman atau barang pribadi penumpang atau awak sarana pengangkut yang bernilai paling banyak FOB US$ 1500 per orang dengan menggunakan pesawat udara.

Apabila susu yang agan bawa senilai di atas FOB US$ 1500, agan wajib terdaftar sebagai Importir Terdaftar Produk Tertentu dari Kementerian Perdagangan dan susu tersebut wajib dilakukan penelusuran teknis impor/verifikasi di negara asal yang dituangkan ke dalam Laporan Surveyor.

Susu yang masuk ke dalam kategori produk tertentu adalah yang masuk dalam lampiran peraturan menteri perdagangan di atas, di antaranya adalah susu UHT diberi rasa sebagaimana termasuk dalam klasifikasi pos tarif 2202.90.10.00.

Tinjauan selengkapnya seperti itu aja gan, ane masih newbie belum banyak tau referensi hukumnya.

Kalau aturannya emang ribet seperti itu harap maklum ya gan, kalau agan2 pembaca pada mau protes kenapa seribet itu ya silakan tanyakan langsung ke instansi penerbit aturan. Biasanya petugas bea dan cukai di lapangan sering dapet getahnya waktu penumpang merasa kesulitan melakukan impor suatu komoditas, tapi mengertilah, mereka melaksanakan itu karena tuntutan tugas, bukan karena keinginan mereka untuk mempersulit.

Kalau kita adalah warga yang dewasa terhadap hukum, mari hormati hukum....makasi gan

'kalau ada yang ingin merevisi pernyataan ane di atas, ane menghormati banget gan n makasih.


Susu yg ane bawa gak nyampe 1500 dollar gan, nah ane jg pernah baca tuh utk Surat Keterangan Impor itu biasanya pedagang. Nah ane cm pemakaian pribadi dan tidak lebih dr 1500USD, menurut peraturan yg agan kasih dan saya baca, seharusnya nggak ada masalah kan gan? Dan untungnya susu berbentuk bubuk, kalo cair kyknya repot bgt di bandara manapun.

Thanks bgt gan infonya, bener2 detail bgt. Agan org bea cukai nihh kyknyaaa hehehe emoticon-thumbsup
gak masalah kok gan

dl ane sering bawa makanan dr malaysia dan kena beacukaijuga
Quote:Original Posted By holographic


Susu yg ane bawa gak nyampe 1500 dollar gan, nah ane jg pernah baca tuh utk Surat Keterangan Impor itu biasanya pedagang. Nah ane cm pemakaian pribadi dan tidak lebih dr 1500USD, menurut peraturan yg agan kasih dan saya baca, seharusnya nggak ada masalah kan gan? Dan untungnya susu berbentuk bubuk, kalo cair kyknya repot bgt di bandara manapun.

Thanks bgt gan infonya, bener2 detail bgt. Agan org bea cukai nihh kyknyaaa hehehe emoticon-thumbsup


Masalahnya tu pelik gan. Kalau mau dibenturin sama aturan dari POM bunyi Pasalnya tu jelas: bahwa

Pasal 3

(1) Pangan olahan yang dimasukkan ke dalam wilayah Indonesia harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Selain memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus mendapatkan persetujuan pemasukan dari Kepala Badan.
(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) berlaku pula untuk pemasukan bahan baku, bahan tambahan pangan, bahan penolong, ingredien pangan, dan bahan lain.

Di aturan itu tu ga ada bunyinya yang butuh SKI tu cuma importir berbentuk perusahaan. Orang pribadipun masuk dalam pasal itu gan, ga peduli ma peruntukkannya buat dikonsumsi sendiri atau untuk keperluan riset!.

Makanya di awal ane bilang, ane ga tau bakal dipermasalahin atau ga. Tapi aturan yang ada kek gitu gan.. Makanya nanti kalau sama orang bea cukai di terminal 2E, 2D, atau terminal 3 ga diperbolehin, jangan marah2 ya gan. Agan dah tau aturannya kan? hehe.

Oya, sekadar update, 15 Kilogram serbuk putih Methampethamine (Sabu2) yang merupakan tegahan (penindakan) bea cukai Soekarno-Hatta terbesar dalam 3 tahun terakhir (setau ane) yang kejadiannya bulan Maret 2013 kemaren adalah dengan modus dimasukkan ke dalam kotak susu emoticon-Big Grin. Makanya ati2 aja deh gan kalau bawa susu bubuk....,hihihihi
kemaren ane bawa pulang sabun dan shampo seba*ed buat anak ane lolos gan emoticon-Wowcantik
Barang2 yg disubsidi oleh kerajaan , spt : Beras , Gula , Minyak , Tepung ; dilarang keras utk dibawa keluar dr wilayah Malay.

Tapi , tetap aja gula putih bertapis kemasan 1 kg. Byk diselundupkan secara illegal lwt kantung2 kresek merah besar.