alexa-tracking

*Obligasi Ritel Indonesia: Investasi Membangun Negeri*

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5158df454f6ea14106000014/obligasi-ritel-indonesia-investasi-membangun-negeri
*Obligasi Ritel Indonesia: Investasi Membangun Negeri*
BERBAGAI jenis produk investasi tersedia di pasar modal. Mulai dari instrumen jangka panjang, jangka menengah, hingga jangka pendek. Salah satu instrumen jangka menengah yang relatif aman dan memberi keuntungan di atas bunga deposito adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI).

Sesuai namanya, ORI merupakan obligasi negara yang dijual kepada individu atau perorangan Warga Negara Indonesia  (WNI). ORI diterbitkan pemerintah untuk membiayai anggaran negara, diversifikasi sumber pembiayaan, mengelola portofolio utang negara, dan memperluas basis investor. Itulah sebabnya, dengan membeli ORI, selain berinvestasi investor bisa sekaligus berkontribusi meminjamkan uang kepada negara untuk membangun negeri.

Karena diterbitkan negara, ORI merupakan investasi yang bebas terhadap risiko gagal bayar, yaitu kegagalan Pemerintah untuk membayar kupon dan pokok kepada investor. Pembayaran kupon dan pokok ORI dijamin oleh Undang-Undang. Batas minimal pemesanan pembelian ORI cukup terjangkau yaitu Rp5 juta dengan maksimum pembelian Rp3 miliar.

Pada saat menerbitkan ORI, Pemerintah menunjuk agen penjual yang terdiri atas beberapa bank dan perusahaan sekuritas. Imbal hasil ORI berupa kupon atau bunga yang dibayarkan setiap bulan sekali. Kupon ORI ditetapkan lebih tinggi dari rata-rata bunga deposito bank. Sementara jangka waktu penerbitan ORI umumnya tiga tahun.

Tidak hanya bisa dibeli di pasar perdana (saat diterbitkan) dan dipegang  hingga jatuh tempo, ORI dapat pula diperdagangkan di pasar sekunder.

Setelah diterbitkan, ORI akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Investor bisa menjual dan membeli ORI di pasar sekunder baik melalui mekanisme bursa  maupun over the counter (transaksi di luar bursa).

Pemerintah juga telah menunjuk market maker dari bank dan perusahaan sekuritas untuk menetapkan kuotasi (harga penawaran beli atau harga penawaran jual) ORI, sehingga investor bisa mengetahui harga ORI yang dimilikinya. Investor memiliki dua potensi  keuntungan dari investasi ORI. Keuntungan pertama berupa kupon bulanan, dan keuntungan kedua berupa capital gain  yang diperoleh apabila investor menjual ORI di pasar sekunder dengan harga yang lebih tinggi dari harga pembelian.

ORI Pertama (ORI-001)  diterbitkan pemerintah tahun 2006, dengan kupon sebesar 12,5 persen per tahun. Sementara ORI-002 dan ORI-003 dikeluarkan pada tahun 2007, dengan  nilai masing-masing kupon sebesar 9,28 persen dan 9,40 persen per tahun. ORI-004 diterbitkan tahun 2008 memberikan kupon sebesar 9,5 persen. ORI-001 sampai ORI-004 sudah jatuh tempo.

Sementara yang saat ini beredar di pasar adalah ORI-005 dengan kupon 11,45 persen, ORI-006 berkupon 9,35 persen, ORI-007 dengan kupon 7,95 persen, ORI-008 yang memberikan kupon 7,35 persen, dan ORI-009 dengan kupon 6,25 persen.

Pemerintah akan terus menerbitkan ORI secara reguler. Cara membeli ORI cukup mudah. Investor bisa datang ke agen penjual ORI yang diumumkan oleh Pemerintah. Setelah mengisi formulir pemesanan dan menyerahkan dana yang ingin diinvestasikan, investor akan menerima ORI sejumlah nilai tersebut.

Jika investor  membeli di agen perbankan, maka akan diminta membuka rekening untuk penyetoran modal dan menerima transfer bunga setiap bulan pada rekening tersebut. Dokumen yang diperlukan saat pemesanan ORI adalah fotokopi KTP dan bukti setor.

ORI-009 dicatatkan di BEI pada 11 Oktober 2012 dan dijual melalui 22 agen penjual yang terdiri dari 17 bank dan 5 perusahaan sekuritas. 17 bank yang bertindak sebagai agen penjual ORI-009 diantaranya yaitu  Citibank, N.A lndonesia Branch, PT Bank ANZ lndonesia, PT Bank Bukopin Tbk, PT Bank Central Asia Tbk,  PT Bank ClMB Niaga Tbk, PT Bank Danamon lndonesia Tbk, PT Bank lnternasional lndonesia Tbk, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Juga PT Bank Negara lndonesia (Persero) Tbk, PT Bank OCBC NlSP Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank Pernbangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, PT Bank Perrnata Tbk, PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk, PT Bank UOB lndonesia, Standard Chartered Bank, dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.

Sementara itu lima perusahaan sekuritas yang juga bertindak sebagai agen penjual adalah, PT Danareksa Sekuritas, PT Mega Capital lndonesia, PT Reliance Securities Tbk, PT Trimegah Securities Tbk, dan PT Valbury Asia Securities.

Sumber : http://m.okezone.com/read/2013/03/25/226/780962/obligasi-ritel-indonesia-investasi-membangun-negeri
emoticon-Maaf Agan diamankan dari penjual obat peninggi badan perendah libido & tukang jersey yang bikin pusing emoticon-Maaf Aganwati

ane nyimak & rate aja yah emoticon-Peace
Ayo bantu Negara kita
nays impoh gan
nice post ..lanjut gans
ORI ini diharapkan bisa meminimalisir investasi bodong yang marak belakangan ini.

Harapan nya, dengan ORI, masyarakat bisa mulai mengalihkan dana, dibandingkan memilih investasi bodong dengan iming2 return yang tinggi, tetapi resiko gagal bayar nya yang juga tinggi.

Semoga masyarakat Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepan nya emoticon-Big Grin
banyak pertanyaan mengenai hal ini :
"Saya dengar bahwa ORI diterbitkan oleh pemerintah. Jika benar, lalu apa bedanya dengan Surat Utang Negara (SUN)?"

saya akan membantu menjelaskan pertanyaan tsb.

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) adalah obligasi negara yang diterbitkan oleh pemerintah kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia (WNI) melalui agen penjual dengan volume minimum yang telah ditentukan. Kata ritel mengacu pada sistem ORI yang memungkinkan investor untuk berinvestasi secara perorangan mulai dari harga Rp 5.000.000, tidak seperti SUN yang minimal nominal pembeliannya cukup besar. Namun, karena hal tersebut pula, umumnya SUN menawarkan bunga yang lebih tinggi daripada Obligasi Ritel Indonesia.

Apabila Anda sebagai investor memperoleh keuntungan berupa bunga atau kupon, maka pemerintah sebagai penerbit Obligasi Ritel Indonesia akan menggunakan dana yang didapatkannya untuk membiayai anggaran negara, diversifikasi sumber pembiayaan, mengelola portofolio uang negara, dan memperluas basis investor.

Seluruh ketentuan yang terkait dengan ORI telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara dan Peratutan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.06/2006 tentang Penjualan Obligasi. Karena adanya jaminan tersebut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena ORI benar-benar aman. Prosedur pembelian dan penjualannya pun mudah dan transparan. Tidak hanya itu, melalui obligasi ritel indonesia, Anda juga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional.
mantabbbb.....tp duitnya kaga gablek emoticon-Hammer2