alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Miris, Jutaan Warga China Terpaksa Tinggal dalam Kontainer
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5157fba8572acf377d00000a/miris-jutaan-warga-china-terpaksa-tinggal-dalam-kontainer

Miris, Jutaan Warga China Terpaksa Tinggal dalam Kontainer

Ternyata penderitaan rakyat itu bukan hanya ada di negara kita saja gan , dan bahkan di negara yang sudah maju masih memiliki rakyat pinggiran yang kurang beruntung.

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star


Miris, Jutaan Warga China Terpaksa Tinggal dalam Kontainer
'Desa Kontainer' tempat tinggal warga (buruh) di pinggiran Shanghai



SHANGHAI - Di balik megahnya gedung-gedung pencakar langit yang berdiri di China, ternyata negara ini pun menyimpan masalah pelik di bidang perumahan. Tak jauh berbeda dengan Hong Kong ataupun Indonesia, ternyata jutaan warga China tinggal di kontainer-kontainer bekas yang usang dan cenderung berbahaya.

Seperti yang terlihat pada kondisi permukiman warga di salah satu daerah pinggiran Shanghai ini. Mereka yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh harus menyewa rumah kontainer tersebut sebesar 500 yuan atau setara hampir Rp800 ribu per bulan.

Tuan tanah yang memiliki rumah-rumah kontainer bekas ini adalah seorang pria tua berusia 70 tahun yang menemukan warga-warga ini tinggal di pinggir jalan. Dia pun memberikan mereka wadah kargo-kargo tua dan menyediakan lampu serta air dengan kapasitas terbatas bagi seluruh penghuni.

Kondisi menyedihkan ini bukanlah hal baru yang terjadi di China. Sebab, berdasarkan pengakuan warga setempat mereka telah menghuni 'desa kontainer' selama bertahun-tahun lamanya.
Salah satunya adalah Li Yanxin, warga yang berasal dari Provinsi Anhui yang mengatakan dia dan tiga keluarga pendatang lainnya telah tinggal di sana selama 10 tahun terakhir. "Semua (kontainer) dilengkapi dengan pintu, jendela, listrik, dan air. Saya merasa aman di sini," aku Li seperti dilansir Shanghai Daily, Sabtu (30/3/2013).
Untuk dapat mewadahi semua kebutuhan dan aktivitas keluarganya, Li membagi kontainer seluas 15 meter persegi (m2) tersebut ke dalam beberapa bagian. Sebuah ruang tamu dengan sofa sekaligus tempat tidur dan televisi. Bahkan dia membuka warung kecil yang menjual makanan dan minuman dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Tinggal di dalam kotak kargo besi tentu bukanlah pilihan warga yang kebanyakan adalah pendatang dari pedesaan ini. Mereka terdesak karena kondisi kekurangan pasokan perumahan dan tingginya harga jual maupun sewa rumah di Negeri Tirai Bambu, ditambah lagi padatnya populasi penduduk. Tercatat saat ini di Shanghai saja terdapat kurang lebih 23 juta penduduk.

Parahnya lagi mereka pun masih harus berjuang untuk mendapatkan hak perawatan kesehatan dan pendidikan umum yang dinilai sulit sebab harus melewati sistem yang cukup sulit. Di mana pemerintah setempat menerapkan sistem yang disebut 'hukoi', yakni sistem pendaftaran yang mewajibkan latar belakang keluarga dengan domisili yang jelas.sumber


Demikian dari ane semoga bisa menambah wawasan agan agan semua yang sudah bersedia mampir dan memberikan komentarnya . DI emoticon-Hammer2JANGAN di emoticon-Toast emoticon-Rate 5 Star SENANG.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Sedih banget apalagi ditimpuk ama jam. emoticon-Cape d...
jadi tidak ada negara yang bebas miskin....

so tidak perlu mendengungkan indonesia bebas rakyat miskin.. tidak ada kaya kalo tidak ada miskin
semaju2nya sebuh negara pasti ada miskin & kaya gan...
pictnya kurang banyak gan, betewe nice inpoh ane 5rate dulu emoticon-Rate 5 Star

itu yg pertamax mahoemoticon-Najis
Ternyata ada yang tinggal didalam countener di china emoticon-Mewek
Quote:


Quote:


Bener dah gan. memang dunia di ciptakan ada dua. ada kaya dad miskin emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Quote:


iya sedih yah gan. apalagi sama peninggi badan emoticon-Ngakak
jauh bngt dgn kehidupan para buruh disini ya gan emoticon-Ngakak
china juga semiris itu ya gan ? walaupun negara berkembang
tp masuk akal jg sih krna populasi china kan emang bener2 kayak rombongan semut emoticon-Hammer2
hidup memang berat

semua bisa maju asal mau berusaha
Quote:


bener gan emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Lebih baik pake kontener dari pada pake kardus.. emoticon-I Love Indonesia
sebenernya klo mau ditata sama di renov sedikit bgus loh gan,
pernah ane liat trit tentang rumah dari kontainer,,

kantor ane juga bgt, ruang meeting dari kontainer,bagus ko...
Kasian gan, bersyukurlah ane yg punya tempat tinggal yg layak .. emoticon-Sorry
kalo dalem ny bagus c gpp gan emoticon-Big Grin
bersyukur kita masih dikasih nikmat lebih karena walaupun susah masih punya rumah gan.masih bisa main kaskus, ga sampe harus tinggal di kontainer begono
emoticon-Sorry
lumayan gan tuh kontainer bs jadi solusi buat mereka yg terbatas dalam keuangan dan tempat tinggal..
belum seberapa dengan negara tercinta kita ini masi ada yang tinggal di kolong jembatan ( dijembatannya ada kaya ruang gitu ) yang bawahnya sungai gan gimana kalo lagi tidur jatoh kebawa arus meninggal deh kasihan
emoticon-Mewek emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)emoticon-Berduka (S)
kasian banget ganemoticon-Sundulemoticon-Sundulemoticon-Sundulemoticon-Sundulemoticon-Sundul
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di