alexa-tracking

Dewan Pertimbangan Pecah Kongsi, Seluruh Wakilnya OSO Tolak Munaslub

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/513d550b4f6ea1317700000d/dewan-pertimbangan-pecah-kongsi-seluruh-wakilnya-oso-tolak-munaslub
Dewan Pertimbangan Pecah Kongsi, Seluruh Wakilnya OSO Tolak Munaslub


Kayanya sih Kadin batal jadi kaya PSSi nih, alias batal terjadi dualisme. Di PSSI bisa terjadi dualisme karena memenuhi beberapa syarat,

1. Terjadi ketidakpuasan minimal 30 persen dari total anggota

2. Menganggap pemimpin oraganisasi tersebut lalim atau dictator.

3. Menganggap bahwa jalan musyawrah dan legal tidak bias ditempuh lagi

4. Dan yang paling penting mempunya sekutu minimal dari tingkatan eselonnya.

Nah, apa yang terjadi di KADIN ternyata tidak memenuh keempat syarat tersebut. Terlepas dari kelihaian dari Oesman Sapta Odang melakukan kudeta (Kisruh HKTI) namun kali ini OSO harus menerima pil pahit bahwa keinginannya untuk merebut jabatan Ketua Umum KADIN harus pupus dan hanya menjadi angan belaka.

Diberitakan di Tribunnews bahwa terjadi pecah kongsi di kalangan Dewan Pertimbangan, dimana dewan ini merupakan basis terkuat OSO di KADIN. Seluruh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan KADIN menolak untuk mengadakan Munaslub, jadi hanya Oesman Sapta Odang sendiri yang mendukung diadakannya Munaslub. Maka dengan tidak didukung oleh kongsiannya di organisasi maka bias dikatakan OSO telah gagal memenuhi point keempat dari empat syrat tersebut.

Wacana untuk melengserkan Ketua Umum KADIN sudah lama dihembuskan oleh OSO, dengan menggandeng barisan sakit hati (KADIN Daerah yang dipecat) OSO memulai kampanye untuk menjatuhkan Ketua Umum KADIN agar dia bias melanggeng sebagai Ketua Umum jika Munaslub jadi dilaksanakan. Apakah barisan yang sakit hati itu jumlahnya besar? Tidak ternyata, hanya berjumlah 9 dari 33 Kadin Daerah, jika dipersentasikan maka hanya sekitar 28 persen saja. Masih kurang dari kuota untuk melakukan protes yang berarti. Dengan itu maka syarat nomor 1 pun kembali gugur.

Protes ada baiknya dilakukan dalam koridor yang resmi, bukan sedikit-sedikit minta seseorang untuk mundur. Berikut petikan pernyataan dari Wakil Ketua Dewan Pertimbangan KADIN, Sofhan Wanandi:

““Kalau saya lihat, usulan munaslub itu terlalu berlebihan, karena memang tidak perlu ada mekanisme seperti itu. KADIN ini kan organisasi pengusaha, umumnya permasalahan diselesaikan dengan cara berunding, bukan munaslub,”

Jadi jelas jika musyawarah bias dilakukan jika ada suara ketidakpuasan, bukan dengan cara Munaslub. Dengan ini maka syarat nomor 3 pun gugur.

Terakhir, apakah Ketua Umum KADIN yang sekarang lalim dan tidak becus? Tidak juga ternyata,SBS dinilai telah menempatkan tokoh-tokoh pengusaha yang kompeten dan bisa bekerja di lapangan sesuai bidangnya masing-masing. Dan menjalankan agenda reformasi KADIN sesuai dengan koridornya, ya meskipun masih ada kekurangan yang bersifat minor tentunya. Pada akhirnya syarat terakhir dan syarta kedua dari 4 syarta tersebut gugur juga.

Kesimpulannya adalah, mimpi OSO untuk mengadakan Munaslub KADIN dan menjadikan dirinya sebagai ketua Umum itu bak mimpi disiang bolong.

salam

makin ruwet aja neh


yang penting...

PERTAMAX



ruwet dah jadinya emoticon-Cape d... emoticon-Cape d... emoticon-Cape d...


Best Regards,
Wsschanger
KASKUS Ads
image-url-apps
ini berita ap si gan ... gg ngecun loh
image-url-apps
kongsi ap an ini gan
×