alexa-tracking

Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5139f1311ed7195a19000008/kupas-tuntas-seluruh-musik-dangdut
icon-hot-thread
Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Quote:emoticon-Selamat HT.06emoticon-Selamat
Spoiler for Allhamdullilah HT:

JANGAN LUPA DI emoticon-Rate 5 Star YA JURAGN

Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut

Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut


Quote:Quote:PENGERTIAN DANGDUT
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia dan mengandung unsur-unsur musik Hindustan, Melayu, dan Arab. Bentuk musik ini berakar awal dasar dari Qasidah yang terbawa oleh Agama Islam yang masuk Nusantara tahun 635 - 1600 dan Gambus yang dibawa oleh migrasi orang Arab tahun 1870 - sesudah 1888, kemudian menjelma sebagai Musik Gambus tahun 1930 oleh orang Arab-Indonesia bernama Syech Albar, selanjutnya menjelma sebagai Musik Melayu Deli pada tahun 1940 oleh Husein Bawafie, dan tahun 1950 pengaruh musik Amerika Latin serta tahun 1958 dipengaruhi Musik India melalui film Bollywood oleh Ellya Khadam dengan lagu Boneka India, dan terakhir lahir sebagai Dangdut tahun 1968 dengan tokoh utama Rhoma Irama. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia pada akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.

Quote:ISTILAH DANGDUT
Penyebutan nama "dangdut" merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) musik India. Putu Wijaya awalnya menyebut dalam majalah Tempo edisi 27 Mei 1972 bahwa lagu Boneka dari India adalah campuran lagu Melayu, irama padang pasir, dan "dang-ding-dut" India. Sebutan ini selanjutnya diringkas menjadi "dangdut" saja, dan oleh majalah tersebut digunakan untuk menyebut bentuk lagu Melayu yang terpengaruh oleh lagu India.


Quote:PERKEMBANGAN DANGDUT

Quote:Qasidah masuk ke Nusantara tahun 635 - 1600
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Qasidah masuk Nusantara sejak Agama Islam dibawa para saudagar Arab tahun 635, kemudian juga saudagar Gujarat tahun 900 - 1200, saudagar Persia tahun 1300 - 1600 . Nyanyian Qasidah biasanya berlangsung di masjid, pesantren dahwah agama Islam.


Quote:
Gambus dan migrasi orang Arab mulai tahun 1870

Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Gambus adalah salah satu alat musik Arab seperti gitar, namun mempunyai suara rendah. Diperkirakan alat musik gambus masuk ke nusantara bersama migrasi Marga Arab Hadramaut (sekarang Yaman) dan orang Mesir mulai tahun 1870 hingga setelah 1888, yaitu setelah Terusan Suez dibuka tahun 1870, pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dibangun tahun 1877, dan Koninklijke Paketvaart Maatschappij berdiri tahun 1888. Para musisi Arab sering mendendangkan Musik Arab dengan iringan gambus.
Pada awal abad XX penduduk Arab-Indonesia senang mendengarkan lagu gambus, dan sekitar tahun 1930, Syech Albar (ayah dari Ahmad Albar) mendirikan orkes gambus di Surabaya. Ia juga membuat rekaman piringan hitam dengan Columbia tahun 1930-an, yang laku di pasaran Malaysia dan Singapura.


Quote:Musik Melayu Deli tahun 1940
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Musik Melayu Deli lahir sekitar tahun 1940 di Sumatera Utara bersama Husein Bawafie dan Muhammad Mashabi, kemudian menjalar ke Batavia dengan berdirinya Orkes Melayu


Quote:Irama Amerika Latin tahun 1950
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Pada tahun 1950, musik Amerika Latin masuk ke Indonesia oleh Xavier Cugat dan Edmundo Ros serta Perez Prado, termasuk Trio Los Panchos atau Los Paraguayos. Irama latin ini kemudian lekat dengan orang Indonesia. Kemudian berbagai lagu Minang juga muncul bersama Orkes Gumarang, dan Zainal Combo.
Dangdut kontemporer telah berbeda dari akarnya, musik Melayu, meskipun orang masih dapat merasakan sentuhannya. Pada tahun 1950-an dan 1960-an banyak berkembang orkes-orkes Melayu di Jakarta yang memainkan lagu-lagu Melayu Deli dari Sumatera (sekitar Medan).
Orkes Melayu (biasa disingkat OM, sebutan yang masih sering dipakai untuk suatu grup musik dangdut) yang asli menggunakan alat musik seperti gitar akustik, akordeon, rebana, gambus, dan suling, bahkan gong. Musik Melayu Deli awalnya tahun 1940-an lahir di daerah Deli Medan, kemudian musik melayu deli ini juga berkembang di daerah lain, termasuk Jakarta. Pada masa ini mulai masuk eksperimen masuknya unsur India dalam musik Melayu. Perkembangan dunia sinema pada masa itu dan politik anti-Barat dari Presiden Sukarno menjadi pupuk bagi grup-grup ini. Dari masa ini dapat dicatat nama-nama seperti P. Ramlee (dari Malaya), Said Effendi (dengan lagu Seroja), Ellya (dengan gaya panggung seperti penari India, sang pencipta Boneka dari India), Husein Bawafie (salah seorang penulis lagu Ratapan Anak Tiri), Munif Bahaswan (pencipta Beban Asmara), serta M. Mashabi (pencipta skor film "Ratapan Anak Tiri" yang sangat populer pada tahun 1970-an). Gaya bermusik masa ini masih terus bertahan hingga 1970-an, walaupun pada saat itu juga terjadi perubahan besar di kancah musik Melayu yang dimotori oleh Soneta Group pimpinan Rhoma Irama. Beberapa nama dari masa 1970-an yang dapat disebut adalah Mansyur S., Ida Laila, A. Rafiq, serta Muchsin Alatas. Populernya musik Melayu dapat dilihat dari keluarnya beberapa album pop Melayu oleh kelompok musik pop Koes Plus di masa jayanya.


Quote:Dari musik Melayu Deli tahun 1940 ke Dangdut tahun 1968
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Dangdut modern, yang berkembang pada awal tahun 1970-an sejalan dengan politik Indonesia yang ramah terhadap budaya Barat, memasukkan alat-alat musik modern Barat seperti gitar listrik, organ elektrik, perkusi, trompet, saksofon, obo, dan lain-lain untuk meningkatkan variasi dan sebagai lahan kreativitas pemusik-pemusiknya. Mandolin juga masuk sebagai unsur penting. Pengaruh rock (terutama pada permainan gitar) sangat kental terasa pada musik dangdut. Tahun 1970-an menjadi ajang 'pertempuran' bagi musik dangdut dan musik rock dalam merebut pasar musik Indonesia, hingga pernah diadakan konser 'duel' antara Soneta Group dan God Bless. Praktis sejak masa ini musik Melayu telah berubah, termasuk dalam pola bisnis bermusiknya. Pada paruh akhir dekade 1970-an juga berkembang variasi "dangdut humor" yang dimotori oleh OM Pancaran Sinar Petromaks (PSP). Orkes ini, yang berangkat dari gaya musik melayu deli, membantu diseminasi dangdut di kalangan mahasiswa. Subgenre ini diteruskan, misalnya, oleh OM Pengantar Minum Racun (PMR) dan, pada awal tahun 2000-an, oleh Orkes Pemuda Harapan Bangsa (PHB).

emoticon-RequestLanjutan Dibawah Ganemoticon-Request



Quote:Quote:Konstruksi Lirik dalam Musik Dangdut dan peralatannya
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Meskipun lagu-lagu dangdut dapat menerima berbagai unsur musik lain secara mudah, bangunan sebagian besar lagu dangdut sangat konservatif, sebagian besar tersusun dari satuan delapan birama 4/4. Jarang sekali ditemukan lagu dangdut dengan birama 3/4, kecuali pada beberapa lagu masa 1960-an seperti Burung Nuri dan Seroja. Lagu dangdut juga miskin improvisasi, baik melodi maupun harmoni. Sebagai musik pengiring tarian, dangdut sangat mengandalkan ketukan tabla dan sinkop. Intro dapat berupa vokal tanpa iringan atau berupa permainan seruling, selebihnya merupakan permainan gitar atau mandolin sedangkan suara kendang sebagai background dari lagu yang dikumandangkan. Panjang intro dapat mencapai delapan birama. Lagu dangdut standar tidak memiliki refrain, namun memiliki bagian kedua dengan bangunan melodi yang berbeda dengan bagian pertama. Sebelum memasuki bagian kedua biasanya terdapat dua kali delapan birama jeda tanpa lirik (interlude). Bagian kedua biasanya sepanjang dari dua kali delapan birama dengan disela satu baris jeda tanpa lirik. Di akhir bagian kedua kadang-kadang terdapat koda sepanjang empat birama. Lirik bagian kedua biasanya berisi konsekuensi dari situasi yang digambarkan bagian pertama atau tindakan yang diambil si penyanyi untuk menjawab situasi itu.

Quote:Musik Dangdut di Tengah Masyarakat Berbudaya Kontemporer
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Dangdut, sebuah kata yang menggambarkan tentang suatu jenis musik yang didominasi dengan suara kendang bertbi-tubi dipadu dengan tiup seruling serta detingan melodi mengantar kita untk selalu menggerakkan badan, entah kepala manggugut, badan bergoyang-goyang atau kaki berdansa kesana-kemari tanpa sadar kita dibuatnya tatkala kita sedang melihat konser dangdut dalam hajatan Pak Wakidun Bin Gufron sedang menikahkan anaknya itu. Rangkaian kalimat itu, merupakan penjabaran sekelumit tentang esistensi musik dangdut di tengah masyarakat Indonesia. Kehadiran musik ini ditengah masyarakat merupakan salah satu jenis musik yang sangat membumi di kalangan masyarakat Indonesia. Betapa tidak, keberadaan musik ini telah melekat erat dalam lingkungan masyarakat Indonesia dari semua lapisan dan tingkat sosial masyarakat. Sebenarnya sejak awal kemunculannya, jenis musik ini hanya diperuntukkan untuk kelas atau kalangan tertentu saja yaitu kalangan masyarakay bawah. Namun pada perkembangannya justru terbalik, musik ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari semua kalangan, terutama yang fanatik dengan lagu ini adalah kelas pekerja keras. Hal ini mungkin dikarenakan dangdut merupakan jenis musik yang ringan disertai dengan lirik lagu yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga penikmat musik ini tidak harus memutar otak untuk memahami maksud dari makna yang tergambar dari lagu tersebut. Hingga kini penikmat musik Dangdut bisa menjangkau dari mulai kalangan atas dalam kelompok-kelompok elite sampai masyarakat pinggiran gubuk reot yang ada dipinggir kali serta pingiran rel kereta api, semua mengenal dan tak asing lagi dengan jenis musik yang suka mengantar kaki kita bergoyang-goyang ini. Musik Dangdut dipopulerkan oleh penghibur terkenal di Indonesia, sejak periode pasca Soekarno, yaitu antara tahun 1975-1981 dan pertunjukan musik Dangdut kala itu mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia hingga musik ini telah menjadi bagian dari budaya Indonesia.
Bentuk musik ini awalnya berakar dari musik Melayu pernah beredar pada era tahun 1940-an. Kemudian sejak tahun 1970-an keberadaan musik Dangdut dibangkitkan oleh Rhoma Irama dengan melakukan modifikasi jenis musik lain hingga menghasilkan berbagai macam versi hasil persilangan dari berbagai macam aliran, diantaranya rock yang berkembang era itu hingga Rhoma Irama berhasil mengangkat musik yang tadinya berada dari kalangan pinggiran, kini bisa menembus kalangan yang beraneka ragam karakter itu. Rhomalah yang pertama mengangkat musik Dangdut beraviliasi dengan musik lainnya hingga Rhoma bisa melahirkan album Rock Dangdut Indonesia penulispun menyukainya khususnya lagu eee…lari pagi…tua muda semua…eee…terusno dewe…!!!. Beberapa aliran musik yang bisa menyatu dengan musik ini diantaranya adalah keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, jazz, disco bahkan samapai ke house musik segala…weee…nyaingi…dugem… Dalam pengembangannya berbagai macam karya-karya hasil kolaborasi baik ditingkat invividu penyanyinya maupun group band, dan ini akan terus berkembang mengikuti berjalannya waktu dan seiring dengan situasi dan kondisi lingkungannya di mana musik itu menyatu dengan lingkungann masyarakatya.


Quote: Perjalanan Musik Dangdut, Awal di Pinggiran dan Kini Menembus trend Center
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Kemunculan Musik Dangdut awalnya dikumandangkannya Orkes Melayu (biasa disingkat OM, sebutan yang masih sering dipakai untuk suatu grup musik dangdut) yang asli menggunakan alat musik seperti gitar akustik, akordeon, rebana, gambus, dan suling, bahkan gong. Kemunculannya sekita tahun 1950-an dan 1960-an seperti orkes-orkes Melayu di Jakarta yang telah memainkan lagu-lagu Melayu berasal dari daerah Deli dari Sumatera Utara atau sekitar kota Medan. Pada masa ini mulai melakukan eksperimen berkaitan dengan masuknya pengaruhbudaya dari India. Perkembangan dunia sinema pada masa itu dan politik anti-Barat yang diperlakukan oleh Presiden Sukarno, menjadi pupuk bagi perkembangan yang ada di dalam grup-grup ini. Dari masa kebangkitan musik Dangdut ini, tercatat nama-nama seperti P. Ramlee (dari Malaya), Said Effendi (dengan lagu Seroja), Ellya Khadam (dengan gaya panggung seperti penari India, sang pencipta Boneka dari India), HuseinBawafie (salah seorang penulis lagu Ratapan Anak Tiri), Munif Bahaswan (pencipta Beban Asmara), serta M. Mashabi (pencipta skor film “Ratapan Anak Tiri” yang sangat populer di tahun 1970-an). Dengan keberadaannya itu pada periode berikutnya musik beraliran Dangdut ini akan melambung seiring dengan masuknya budaya-budaya barat ke Indonesia hingga nantinya berkolaborasi menghasilkan versi barunya musik Dangdut.

Quote:
Musik Dangdut mulai menembus Perfilman Indonesia
Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Setelah berkibarnya musik dangdut denga berbagai macam karakter serta warnanya tersendir di pasaran, dimana pada setiap konser serta merilis album-album mereka mengalami kesusksesan yang luar biasa, pada era 1985 sampai 2000 beberapa Group serta perorangan mencoba membuat film yang dikaitkan dengan musik Dangdut sebagai latar cerita dan back soundnya, seperti yang dilakukan Oleh Soneta Group ini, dengan beberapa filmnya ”Satri Bergitar”, ”Berkelana”, ”Nada dan Dakwa” serta film-film lainnya. Hal ini mencerminkan, bahwa musik dangdut kini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat serta kebudayaan Indonesia yang telah merakyat itu. Pada hal era itu perfilman nasional diserbu dengan film-film sex yang lagi laris dipasaran. Rhoma orang yang melawan arus dalam menciptakan film musikal tersebut. Tetapi di luar dugaan bahwa filmnya Rhoma Irama bisa menembus pasar dan menguasai massa sebagai sasaran filmnya itu. Keadaan ini bisa dilihat dari setiap Filmnya Rhoma Irama yang mengusung Irama dangdut di setiap filmya, turut meramaikan dalam kanca perfilman Indonesia yang sedang boming dan sukses penyelenggaraan pemutaran filmnya. Orang-orang yang ada di perkampungan di berbagai sudut desa ramai-ramai memakai truks, pikc-up untuk melihat filmnya Rhoma itu. Kesuksesan film yang ditampilkan Rhoma Irama ini dimanfaatkan oleh beberapa peroduser film untuk menggandeng penyanyi dangdut dalam pembuatan film produksinya seperti penyanyi Arafiq dengan Filmnya yang berjudul ”Karena Dia”. Kesuksesan filmnya Rhoma Irama secara tidak langsung memberi warna baru di Perfilman Indonesia yang kala itu di dominasi film-film seks yang mengumbar aura pada setiap adegan. Rhoma Irama memberikan warma lain pada film Indonesia dan hal itu merupakan suatu tindakan yang dianggap berani menetang arus dari keadaan yang sudah membudaya di tengah masyarakat Indonesia. Group Musik dangdut dari kalangan mahasiswa yaitu PSP (Pancaran Sinar Petromaks) yang bergelut dalam musik dangdut yang dikomedikan itu juga menarik kalangan anak muda. Karena kesuksesan dari lagu-lagunya yang lucu itu, akhirnya ditawari main dalam film oleh salah satu produser hingga group ini melahirkan film yang diselingi dengan musik dangdut juga. Apa yang telah dilakukan oleh Group Soneta, tak terpikir oleh Rhoma Irama bahwa film yang dihadirkan mendapat sambutan yang luar biasa dari kalangan masyarakat luas.


emoticon-RequestLanjutan Dibawah Ganemoticon-Request
Quote:Mengenal Si Raja Dangdut
Rhoma Irama

Quote:Quote:Kupas Tuntas Seluruh, Musik DangdutRiwayat
Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.
Berdasarkan data penjualan kaset, dan jumlah penonton film- film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh."
Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.
Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaru musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung. Menurut Achmad Albar, penyanyi rock Indonesia, "Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu dengan rock". Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda.

Bagi para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain. "Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa menampilkan lagu Bang Rhoma, karena semua menyukai lagu Rhoma," begitu tanggapan beberapa penyanyi dangdut dalam suatu acara TV.
Rhoma juga sukses di dunia film, setidaknya secara komersial. Data PT Perfin menyebutkan, hampir semua film Rhoma selalu laku. Bahkan sebelum sebuah film selesai diproses, orang sudah membelinya. Satria Bergitar, misalnya. Film yang dibuat dengan biaya Rp 750 juta ini, ketika belum rampung sudah memperoleh pialang Rp 400 juta. Tetapi, "Rhoma tidak pernah makan dari uang film. Ia hidup dari uang kaset," kata Benny Muharam, kakak Rhoma, yang jadi produser PT Rhoma Film. Hasil film tersebut antara lain disumbangkan untuk masjid, yatim piatu, kegiatan remaja, dan perbaikan kampung.
Ia juga terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde Baru, ia sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde baru karena menolak untuk bergabung dengan Golkar. Rhoma Sempat tidak aktif berpolitik untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR mewakili utusan Golongan yakni mewakili seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di panggung kampanye PKS.
Rhoma Irama sempat kuliah di Universitas 17 Agustus Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. "Ternyata belajar di luar lebih asyik dan menantang," katanya suatu saat. Ia sendiri mengatakan bahwa ia banyak menjadi rujukan penelitian ada kurang lebih 7 skripsi tentang musiknya telah dihasilkan. Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada masyarakat.
Pada bulan Februari 2005, dia memperoleh gelar doktor honoris causa dari American University of Hawaii dalam bidang dangdut, namun gelar tersebut dipertanyakan banyak pihak karena universitas ini diketahui tidak mempunyai murid sama sekali di Amerika Serikat sendiri, dan hanya mengeluarkan gelar kepada warga non-AS di luar negeri. Selain itu, universitas ini tidak diakreditasikan oleh pemerintah negara bagian Hawaii.
Sebagai musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama kariernya, seperti yang diungkapkan, telah menciptakan 685 buah lagu dan bermain di lebih 10 film.
Pada tanggal 11 Desember 2007, Rhoma merayakan ulang tahunnya yang ke 61 yang juga merupakan perayaan ultah pertama kali sejak dari orok, sekaligus pertanda peluncuran website pribadinya,
CALON PRESIDEN!



Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Quote:[URL="http://id*wikipedia.org/wiki/Dangdut"]Sumber1[/URL]|[URL="http://id.wikipedia*org/wiki/Rhoma_Irama"]Sumber2[/URL]|[URL="http://teguh212.blog*esaunggul.ac.id/2012/03/06/musik-dangdut-dan-masyarakatnya/"]Sumber3[/URL]

Quote:
Spoiler for cendol:


Spoiler for bata:



Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Quote:THREAD INI DIDUKUNG OLEH
Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut


klick banner untuk mampir ke markas STK

Kupas Tuntas Seluruh, Musik Dangdut
Demen banget tuh liat music dangdut gan, apalagi kalo jaman skg tambah goyang2 mantaps gitu gan,. emoticon-Genit
emoticon-Matabelo
mantap nih trit
emoticon-Rate 5 Star

btw ane kagak suka dangdut gan,,tapi suka campursari ma gending2 jawa
tp keren dah tritnya
emoticon-Matabelo
bang haji rhoma irama gimana kabranya yah ? emoticon-Bingung (S)
si raja dangdut emoticon-Kaskus Radio
Lanjut gan.... pas bgt nih lg nyetel stresnya bang aji roma emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By eragon41
emoticon-Matabelo
mantap nih trit
emoticon-Rate 5 Star

btw ane kagak suka dangdut gan,,tapi suka campursari ma gending2 jawa
tp keren dah tritnya
emoticon-Matabelo


selera nya sama kayak ane nih emoticon-Sundul Gan (S)
sebenernya ane juga suka dangdut yang koplo tapi emoticon-Malu (S)
ane emoticon-Rate 5 Star deh biar jadi HT emoticon-Big Grin
keren soalnya emoticon-Ngakak (S)
panjang banget gan, nyimak dlu deh...

Spoiler for hanya utk pria dewasa:
ane baru tau kalo ternyata awalnya dari musik gambus
emoticon-Matabelo

emoticon-Rate 5 Star dulu biar HT
ini musik yg paling merakyat dan masuk kesemua golongan,emoticon-Big Grin
sayangnya musik dangdut zaman sekarang di rusak ama penyanyi`a yg ga karuanemoticon-Berduka (S)
emoticon-Rate 5 Star dulu dah
emoticon-Matabelo
nice share

Sayangnya ane bukan penggemar musik dangdut emoticon-Sorry

bukan krn lagunya tp lbh krn pakaiannya emoticon-Shutup

Quote:Original Posted By 6425csy
ini musik yg paling merakyat dan masuk kesemua golongan,emoticon-Big Grin
sayangnya musik dangdut zaman sekarang di rusak ama penyanyi`a yg ga karuanemoticon-Berduka (S)
emoticon-Rate 5 Star dulu dah

Wahh penyanyi.jaman sekarang bukqn malah seksi seksi yah emoticon-Big Grin
Ane suka banget gan apalagi sama suara emasnya yunita ababiel nyayat hati sama bisa sayat Tangan" sendiri
gue lebih suka musik Korea , kalo dangdut nadanya itu2 trus jadi gak suka apalagi penarinya udah mungkin harus ditonton 18+++
uweew emoticon-Matabelo

dangdut nih emoticon-Kaskus Radio
paling demen musik dangdut koplo OM SERA with Irma Permatasari emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Mc.Dohl
paling demen musik dangdut koplo OM SERA with Irma Permatasari emoticon-Big Grin


bagus juga gan..
tpi gak kalah bagus OM Sagita..assololleee emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Virachochaine
bagus juga gan..
tpi gak kalah bagus OM Sagita..assololleee emoticon-Big Grin



OM Sagita kendang nya kurang nge joss gan
tutup pekiwan emoticon-thumbsup