alexa-tracking

Polda Metro Terus Kembangkan Kasus Perdagangan Bayi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/511c55408027cf1172000022/polda-metro-terus-kembangkan-kasus-perdagangan-bayi
Polda Metro Terus Kembangkan Kasus Perdagangan Bayi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya masih melakukan penyidikan perdagangan bayi. Kepolisian telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus tersebut. "Masih dalam proses penyidikan empat perantara," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Ia mengatakan perantara tersebut mencari bayi di pedesaan. Mereka, kata Putut, mencari bayi baru lahir atau masih di kandungan. Jenderal Bintang Dua itu mengatakan pelaku menargetkan ibu-ibu dengan kondisi ekonomi sulit. "Sehingga biaya persaalinan dan perawatan ditanggung si perantara," tuturnya.

Bayi tersebut, lanjutnya, diserahkan ke perantara kepada pelaku berinisial HS dengan imbalan Rp10-20 juta. HS kemudian menghubungi pasangan suami-istri yang butuh bayi dengan dijual Rp30-70 juta. "Kasusnya kini sedang ditangani Polres Jakarta Barat. Dalam waktu dekat ke Kejaksaan," imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, HS alias L, seorang tersangka dari tujuh tersangka yang diringkus karena terlibat sindikat penjualan bayi juga terlibat pemalsuan akte kelahiran bayi.

Tak hanya itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Hengky Haryadi mengatakan berdasarkan pengakuan tersangka HS alias L sepanjang Desember 2012, HS alias L sudah menjual sebanyak 12 bayi.

Hengky menuturkan kejadian berawal dari tertangkapnya tujuh orang tersangka yang diduga terlibat praktik penjualan bayi di wilayah Pesing Koneng RT10/08 Nomor 49 Kedoya Utara, Kebon Jeruk.

Para tersangka ini berinisial LD alias T (48), Aa (52), HS alias L (62), R (51), M (57), E (40) dan LS (35).

Lebih lanjut dijelaskan Hengky, penangkapan berawal dari tertangkapnya tersangka LD alias T di Pesing Koneng RT10/08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Rabu (9/1/2013) lalu.

Kemudian tertangkap lagi tersangka lainnya yang mengaku mendapatkan bayi dari A melalui perantara berinisial M yang diringkus di wilayah Kebon Jahe, Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat.

"Penjualannya mulai dari tersangka D yang menawarkan bayi yang tengah dirawat di bidan YP di kawasan Kapuk, Jakarta Barat. Lalu pada A kemudian dijual kepada LD alias T seharga Rp7,5 juta. Dari Rp 7,5 juta, sebanyak Rp 1,4 juta diserahkan pada ibu korban, untuk biaya persalinan sekitar Rp1,6 juta, serta jatah tersangka M sebesar Rp 600 ribu," tutur Hengky.

Kemudian tersangka LD alias T menjual bayi kepada HS alias L di Sunter, Jakarta Utara, namun bayinya dikembalikan karena tidak sesuai dengan keinginan HS.

Berdasarkan keterangan LD, ia sudah menjual sebanyak lima bayi pada HS dengan harga sekitar Rp10 juta-Rp21 juta per orang. Bahkan LD sempat menjual bayi pada seseorang yang tidak diketahui identitasnya seharga Rp30 juta.
×