alexa-tracking

Mini ATM Akan Dibangun di Pedesaan Jabar

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/511c4ef6e774b4850a00000b/mini-atm-akan-dibangun-di-pedesaan-jabar
Mini ATM Akan Dibangun di Pedesaan Jabar
Mini ATM Akan Dibangun di Pedesaan Jabar

Kamis, 14/02/2013 - 08:05

BANDUNG, (PRLM).-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Deny Juanda Puradimaja, mengatakan, pihaknya saat ini sedang merencanakan adanya transaksi secara elektronik di kawasan pedesaan. Salah satu upayanya adalah dengan memanfaatkan mini anjungan tunai mandiri (ATM).

Dia mengatakan, bank yang akan menyediakan mini ATM itu nantinya adalah Bank Jabar-Banten (Bank BJB). Adapun penyebaran Mini ATM Bank BJB tersebut akan dirancang di sekitar 5.000 desa di Jabar.

Menurutnya, target yang disasar dari mini ATM tersebut adalah warga dan koperasi yang ada di pedesaan. "Salah satu tujuan program ini adalah membiasakan masyarakat desa untuk bertransaksi melalui bank, terutama bertransaksi secara elektronik. Dengan begitu, diharapkan aktivitas perekonomian di desa-desa di Jabar bisa bergairah," tuturnya saat dihubungi "PRLM", Rabu (13/2).

Dia menjelaskan, mini ATM itu akan memiliki panjang sekitar 20 cm dan lebar 4 cm. Dengan begitu, bisa mudah dibawa. Rencananya, mini ATM akan disimpan di koperasi desa atau dibawa secara keliling oleh pegawai yang diberi otorisasi untuk membawanya. Sementara masyarakat yang akan menggunakannya diberikan PIN.

Terdapat beberapa dampak yang diharapkan dari penggunaan mini ATM tersebut menurut Deny, yakni munculnya lapangan kerja baru terkait sumber daya manusia yang akan mengelola mini ATM, serta mobilitas warga yang akan terpusat di wilayah pedesaan.

Terkait dengan mobilitas warga, dia menjelaskan, selama ini warga pedesaan selalu disulitkan dengan akses jarak yang jauh bila akan bertransaksi dengan perbankan, atau mencari sumber pembiayaan lainnya. Hal tersebut seringkali membuat warga keluar dari wilayah desanya.

"Dengan membuat mobilitas warga desa terpusat di pedesaan, diharapkan bisa membuat desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, dan pusat gotong royong," katanya.

Dia menambahkan, persiapan untuk proyek mini ATM sudah berlasung sekitar dua tahun. Mengomentari kapan persisnya program tersebut segera dilaksanakan, dia belum bisa memastikannya. Namun demikian, dia mengatakan, pelaksanaannya tidak akan melebihi pertengahan tahun ini.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BJB, Bien Soebiantoro, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan uji coba mini ATM tersebut di beberapa kantor cabang Bank BJB. Uji coba itu diperkirakan akan selesai dalam waktu tiga bulan ke depan.

"Itu bagian dari program pemerintah dan Bank Indonesia dalam hal keuangan infklusif. Bentuknya seperti electronic data capture (EDC) yang bisa melayani transaksi perbankan. Penyebaran informasi dan transaksi keuangan nantinya diharapkan bisa tersebar di desa-desa," katanya.

Dia menambahkan, bila uji coba tersebut selesai, bisa memberikan bentuk baru juga kepada pola perbankan, dimana kantor cabang berbentuk fisik menjadi tidak digunakan."Pola branchless banking menjadi bisa direalisasikan," katanya.

Menurutnya, mini ATM tersebut sifatnya mudah dibawa kemana-mana. Dengan demikian, menurutnya, hal tersebut bisa membantu pengusaha skala mikro. "Nasabah yang memiliki usaha mikro tidak perlu datang ke kantor. Nantinya petugas yang akan mendatanginya," ujarnya. (A-204/A-89)***





Mini ATM Akan Dibangun di Pedesaan Jabar