alexa-tracking

Warga Tionghoa Harapkan Perdamaian Aceh Berjalan Langgeng

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5115c5817b1243743a00000d/warga-tionghoa-harapkan-perdamaian-aceh-berjalan-langgeng
Warga Tionghoa Harapkan Perdamaian Aceh Berjalan Langgeng
Banda Aceh, (Analisa). Warga Tionghoa sangat mengharapkan perdamaian Aceh berjalan langgeng dan abadi. Karena dDengan langgengnya perdamaian Aceh, maka perekonomian warga akan terus berdenyut dan secara otomatis mampu meningkatkan kesejahtearan masyarakat.
Ketua Vihara Dharma Bhakti Banda Aceh, Herman mengungkapkan, pada perayaan Tahun Baru Imlek ini, warga Tionghoa di Aceh dan Banda Aceh khususnya akan mendoakan agar perdamaian bisa terus berjalan baik dan langgeng.

"Semua orang di Aceh, pasti mendoakan agar damai di daerah ini akan terus abadi sepanjang masa," ujar Herman saat ditemui Analisa, Jumat (8/2) sore di sela-sela membersihkan Vihara jelang perayaan Imlek yang jatuh pada Minggu (10/2).

Dikatakan, dengan adanya damai berkelanjutan, maka masyarakat bisa secara bebas mencari nafkah dan ini artinya perekonomian masyarakat akan terus meningkat, karena warga tidak dikhawatirkan terganggu dalam mencari rezki.

Menyangkut persiapan perayaan Imlek, Herman mengatakan, warga Tionghoa di Banda Aceh telah mempersiapkannya jauh-jauh hari. Berbagai aktivitas dilakukan untuk persiapan tersebut, termasuk membersihkan Vihara.

Pembersihan Vihara ini sendiri baru dilakukan tiga hari lalu, sebab dalam aturannya pembersihan Vihara dilakukan empat hari menjelang Imlek. Pembersihan Vihara juga dilakukan setahun sekali menjelang Imlek. "Jadi tidak sembarang waktu kita bersihkan, hanya setahun sekali," ujar Herman.

Selain membersihkan benda-benda yang terdapat di Vihara, seperti arca-arca yang terpajang secara rapi, warga juga mempersiapkan tempat sembahyang, yakni tempat pembakaran dupa dan dupa yang akan dibakar nantinya.

Sedangkan kalangan remaja terus berlatih barongsai, yang akan ditampilkan pada saat Imlek. Rangkaian Imlek akan dimulai Sabtu (9/2) tengah malam atau Minggu (10/2) dinihari pukul 00.00. Karena pada jam tersebut merupakan detik pertama pergantian tahun.

Setelah itu, dilakukan sembayang pergantian tahun itu. Warga baru merayakan Imlek keesok harinya dan sorenya ditampilkan atraksi Barongsai. Atraksi barongsai terbuka untuk umum.

Disinggung makna pergantian tahun dari tahun naga ke ular ini, Herman mengunkapkan, tahun ular merupakan tahun yang sulit menurut penanggalan China. Namun, hal itu tidak membuat warga Tionghoa untuk putus semangat dalam berusaha. "Tahun ular merupakan tahun sulit dalam segala hal, namun kita tetap optimis untuk bisa bekerja secara maksimal," ujarnya. (irn)


http://www.analisadaily.com/news/rea...alan_langgeng/


semoga damai selalu emoticon-Big Grin

gong xi fa cai emoticon-Big Grin
Warga tionghoa dan warga indonesia dong seharusnya
ya iyalah . ngepain lagi sih ribut2
cape dehhhh
haft
KASKUS Ads
image-url-apps
Semoga perdamaian antar etnis di Aceh berjalan langgeng. emoticon-Smilie
×