alexa-tracking

[HOT] SBY Ambil Alih Kendali Demokrat

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5115436d8027cf971500003b/hot-sby-ambil-alih-kendali-demokrat
[HOT] SBY Ambil Alih Kendali Demokrat
Quote:SBY Ambil Alih Kendali Demokrat

[HOT] SBY Ambil Alih Kendali Demokrat

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengambil langsung seluruh kendali Partai Demokrat, Jumat (8/2/2013). Dalam jumpa pers yang digelar pukul 22.30 malam, di Cikeas, Jawa Barat, SBY mengeluarkan delapan solusi yang secara tegas menyatakan bahwa kendali partai diambil alih oleh Majelis Tinggi (baca: Inilah Delapan Solusi SBY untuk Demokrat).

"Ketua majelis tinggi partai bertugas, berwenang, dan bertanggung jawab untuk memimpin penyelamatan dan konsolidasi partai," ujar SBY, sebagai solusi pertama untuk mengatasi kisruh internal Partai Demokrat. Keputusan tersebut diambil dalam rapat majelis tinggi yang diperluas di kediaman SBY di Cikeas, Jawa Barat, Jumat.

Dalam tujuh butir solusi lain, selain mengambil alih pemulihan kondisi internal partai, SBY juga mempersilakan semua kader dan pengurus yang tak sepakat dengan solusi ini untuk keluar dari partai. Baik yang gelisah dengan turunnya elektabilitas maupun langkah penyelamatan partai. Langkah penyelamatan dimulai dengan penandatanganan pakta integritas.

Anas Urbaningrum tidak dicopot dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat. Dalam struktur partai, Ketua Umum Partai Demokrat adalah Wakil Ketua Majelis Tinggi. SBY meminta Anas untuk fokus pada kasus dugaan hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Majelis Tinggi Demokrat terdiri dari sembilan elite Demokrat. Mereka yakni SBY, Wakil Ketua Dewan Pembina Marzuki Alie, Sekretaris Dewan Pembina Jero Wacik, Sekretaris Dewan Kehormatan TB Silalahi, Ketua Umum DPP Anas Urbaningrum, dua Wakil Ketua Umum DPP Max Sopacua dan Jhonny Alen, Sekretaris Jenderal DPP Edhi Baskoro Yudhoyono, dan Direktur Eksekutif DPP Toto Riyanto.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013...campaign=Khlwp


Quote:8 Langkah yang Harus Dilakukan Kader Demokrat

[HOT] SBY Ambil Alih Kendali Demokrat


Liputan6.com, Bogor : Badai yang menerpa Partai Demokrat (PD), membuat Sang Inisiator, Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan. Di kediamannya, SBY memaparkan langkah-langkah konkret untuk menyelamatkan partai berlambang mercy tersebut.

Memakai baju berwarna biru, ciri khas PD, serta tatapan yang serius, SBY menjelaskan 8 langkah yang harus dipatuhi oleh seluruh kader Demokrat. Delapan langkah itu sebagai berikut.

1. Seluruh kader, dari tingkat Dewan Pembina PD hingga tingkat terendah di daerah harus menandatangi pakta intergritas, yang diharapkan selesai Febuari 2013.

2. Demokrat akan melakukan reposisi sejumlah personel untuk pencegahan penyimpangan baru. Acuan reposisi adalah paduan integritas, kapasitas, dan the right person at the right time.

3. Tiap kader Demokrat diwajibkan untuk menyerahkan laporan harta kekayaan pada komisi pengawas partai. Adapun format yang diikuti adalah format KPK. Selain itu, tiap anggota partai wajib memberitahukan NPWP guna memastikan mereka membayar pajak sebagaimana mestinya.

4. Pakta integritas dan laporan kekayaan kader merupakan syarat untuk menjadi calon legislatif, calon menteri, calon gubernur, calon bupati, serta calon presiden maupun calon wakil presiden yang akan diusung oleh Partai Demokrat. Bagi kader yang tidak bersedia menandatangani pakta integritas dan melaporkan harta kekayaannya, tidak akan pernah dicalonkan untuk posisi apapun.

5. Menjalankan manajemen partai yang hingga saat ini dinilai tidak berjalan dengan baik. Selayaknya manajemen organisasi yang profesional dan modern, saya ingin menegakan manajemen, aturan, disiplin, dan itikad partai yang baik.

6. Menata dan menertibkan Public Relations yang baik untuk memberi pernyataan pers, hadir di talkshow-talkshow, sesuai mekanisme Public Relations ini. Saya melihat Public Relations yang dijalankan Partai Demokrat terkadang kurang cerdas, sering saling menyudutkan, dan gagal untuk menyampaikan banyak hal yang sudah dilakukan oleh pemerintah dan partai.

7. Akan dilaksanakan rapat se-Indonesia, yang dihadiri oleh semua tingkatan hingga tingkat perwakilan cabang. Saya akan pastikan bahwa gerakan penyelamatan dan pembersihan Partai Demokrat terjadi di seluruh Indonesia.

8. Meskipun pemilu 2014 relatif dekat, Partai Demokrat akan memprioritaskan penataan dan penertiban partai. Partai Demokrat yakin pada saatnya nanti, Partai Demokrat akan lebih disukai rakyat bila beramanah dan berintegritas. Prinsip saya lupakan dulu pemilu 2014, Partai Demokrat akan fokuskan pikiran, tenaga, dan waktu untuk menata dan membersihkan serta mengkonsolidasikan partai untuk kembali ke prinsip politik yang ketika itu saya gagas bersama teman-teman.


Di akhir, SBY yang menjabat sebagai Ketua Majelis Kehormatan Partai Demokrat, mengatakan bahwa situasi ini merupakan awal dari kebangkitan partai yang mengusung slogan 'Katakan Tidak Pada Korupsi'.

"Ini adalah awal dari apa yang akan kami lakukan di jajaran Partai Demokrat, denga harapan Partai Demokrat bisa jadi partai yang berkontribusi nyata untuk rakyat, negara, dan masa depan," ucap SBY, di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (8/2/2013).

Sebelumnya, 15 petinggi Demokrat berkumpul di kediaman Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka mengadakan rapat terkait hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting yang menyebut Demokrat hanya memperoleh 8,3 persen. Angka yang nyaris tak lolos ambang batas. (Alv/Ali)

sumber :
http://news.liputan6.com/read/507871...kader-demokrat


Quote:Anas 'Non-Aktif', Ruhut Sibuk Terima Ucapan Selamat

[HOT] SBY Ambil Alih Kendali Demokrat

JAKARTA, KOMPAS.com - Keputusan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak mencopot Anas Urbaningrum dari Ketua Umum tapi mengambil alih semua kewenangan, Jumat (8/2/2013) malam, disambut gembira Ruhut Sitompul. Selama ini, Ruhut memang kerap bersuara keras agar Anas segera mundur, lantaran sering dikaitkan dalam perkara hukum.

"Ya, terima kasih. Akhirnya benar kan apa kataku kemarin-kemarin," ujar Ruhut, Jumat (8/2/2013), saat dihubungi wartawan. Dia mengaku meski dulu kerap dicibir lantaran selalu menyerang Ketua Umum partainya sendiri, kini ia justru mendapat banyak ucapan selamat.

"Dari tadi setelah pak SBY pidato aku terus terima telepon ucapan selamat. Ini masih banyak lagi yang tunggu," seloroh politisi yang juga seorang komedian ini. Ruhut mengaku dia juga dihubungi para "sekutu" Anas yang selama ini mendukung mantan Ketua Umum PB Himpunan Islam Indonesia (HMI).

Para "sekutu" Anas itu, lanjut Ruhut, mengucapkan selamat lantaran Ruhut menang dalam pertarungan politik di internal Demokrat. "Itulah aku bilang ini bukan aku yang menang, tapi kebenaran yang menang. Ini semua kehendak Tuhan, akan indah pada waktunya. Padahal, dulu kayak apa mereka sama aku tapi nggak apa-apa aku orangnya kan gitu," ucap Ruhut.

Ia pun bersimpati kepada Anas. Ia berharap keputusan SBY ini bisa membuat Anas lebih fokus mengurus kasusnya. "Saya kasihan sama Anas," ucap Ruhut.

Seperti diberitakan, SBY selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat menyatakan bahwa kepemimpinan Partai Demokrat kini diambil alih oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat. Seluruh instrumen Dewan Pimpinan Pusat seperti fraksi, Dewan Pimpinan Daerah, hingga Dewan Pimpinan Cabang kini bertanggung jawab penuh kepada SBY.

Meski tidak dicopot dari kursi Ketua Umum sekaligus tetap menjadi Wakil Ketua Majelis Tinggi, Anas diminta fokus pada dugaan persoalan hukumnya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Dengan harapan keadilan benar-benar tegak, dan tim hukum Partai Demokrat siap memberi bantuan hukum," ujar SBY dalam konferensi pers di Cikeas.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013...Ucapan.Selamat



akhirnya SBY ambil alih kendali demokrat
dari tangan anas.
akankah demokrat dipercaya rakyat lg di tahun 2014
emoticon-Big Grin
apapun langkah yang akan diambil oleh Dewan majelis parta bemokrat, ane kira masyarakat sudah pada tahu kok dan ga bakalan lagi dapat simpati dari rakyat di pemilu 2014 nanti.
Keliatan demokrat trllu begantung sm sby.. Ga ada figur lain yg di seganin emoticon-Big Grin
Quote:"Dari tadi setelah pak SBY pidato aku terus terima telepon ucapan selamat. Ini masih banyak lagi yang tunggu," seloroh politisi yang juga seorang komedian ini. Ruhut mengaku dia juga dihubungi para "sekutu" Anas yang selama ini mendukung mantan Ketua Umum PB Himpunan Islam Indonesia (HMI).

si ruhut emank keren dah

emoticon-Ngakak
ini baru seru pertarungan 2 kubu besar hihi emoticon-Wink
Wkwkwk... Si Ruhut Pasti senang tuh... emoticon-Ngakak
Quote:"Dari tadi setelah pak SBY pidato aku terus terima telepon ucapan selamat. Ini masih banyak lagi yang tunggu," seloroh politisi yang juga seorang komedian ini. Ruhut mengaku dia juga dihubungi para "sekutu" Anas yang selama ini mendukung mantan Ketua Umum PB Himpunan Islam Indonesia (HMI).

oh jadi ruhut ini komedian ? kirain pengacara.
pantesan dagelan mulu emoticon-Ngakak

yak siap2 ada yang terguncang pas lari pagi di deket MONAS.
Woow ketumnya dilengserkan paksa & sistematis oleh the Godfathernya Demokrat emoticon-Matabelo

Berikutnya diharapkan kader & elit partai golkar yang insaf & sadar jika partainya juga menuju kehancuran karena ulah dagumen.
1. SBY presiden Indonesia apa Bemokrat sih? Kok ngurusi partainya melulu??
2. SBY merusak tatanan organisasi partai modern, kan ada mekanisme KLB. Ngapain dibuat caretaker??
3. Partai Bemokrat ini kaya kumpulan Fans Club yang cuma nurut sama Sebeye!!! Ga ada yang disegani lagi?

4. Kasus Anas di KPK, ternyata kasus gratifikasi mobil, bukan kasus korupsi hambalang. Ya pantes lah Anas bilang "satu rupiah saja saya korupsi hambalang, gantung saya di monas!" --- yaeyalahhh gak korupsi, tapi gratifikasi mobil!!!
5. Kalo Anas sudah digulingkan sama Sebeye, bentar lagi KPK menetapkan jadi tersangka.
6. Kalo Anas udah di KPK semoga dia juga "bernyanyi" dari kartu truf yang dipegangnya selama ini tentang kebobrokan Ibas atau bokapnya, ya minimal om Boed lah. Minimal century sedikit cerah lah...

Smangat pak Abraham DKK

emoticon-Matabelo

Ruhut: Sekutu Anas, Berdoalah Kalian

Quote:Ruhut: Sekutu Anas, Berdoalah Kalian

[HOT] SBY Ambil Alih Kendali Demokrat

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, merasa di atas angin. Setelah didepak dari kepengurusan partai itu lantaran sering menyudutkan Anas Urbaningrum, kini Ruhut berbangga hati karena Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono secara tidak langsung menggeser posisi Anas.

Ruhut pun memperingatkan para sekutu Anas agar mulai berdoa agar tetap dipertahankan partai. "Bapak SBY kan tadi sudah bilang, berdoalah mereka-mereka itu," ucap Ruhut saat dihubungi wartawan, Jumat (8/2/2013).

Menurut Ruhut, siapa pun kader Partai Demokrat yang tidak mau menandatangani pakta integritas, seperti yang diinstruksikan SBY, dipersilakan keluar dari partai. "Ini menguji loyalitas. Kalau dia loyal, dia harus loyal terus kayak aku dengan Pak SBY," kata Ruhut.


Politikus yang juga bintang film ini menilai pidato SBY menepis keraguan semua pihak akan sifat keragu-raguan SBY. Pidato itu, sebut Ruhut, menunjukkan ketegasan SBY dalam upaya menyelamatkan Partai Demokrat. Setelah keputusan SBY itu, Ruhut menyatakan seluruh kader Demokrat siap turun ke lapangan untuk kembali meraih hati masyarakat.

"Karena parpol kita ini bukan ormas, maka yang lebih utama bekerja untuk rakyat. Kalau ormas kan bagaimana kader ke dalam. Kami harus rebut hati rakyat dan meraih swing voters," imbuh Ruhut. "Yakin pada aku, semua akan indah pada waktunya. Sabar saja," janji Ruhut.

Selama ini, Ruhut selalu bersuara keras terhadap kepemimpinan Anas. Ia menyebut Anas sebagai dalang anjloknya suara Partai Demokrat. Anas kerap dikait-kaitkan dengan perkaya kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.

Ruhut selalu meminta Anas dan para pendukungnya, seperti Saan Mustopa, I Gede Pasek Suardika, dan Nurhayati Ali Assegaf, untuk mundur. Sikap Ruhut ini pun akhirnya membuat dirinya didepak dari kepengurusan Partai Demokrat.

Pada Jumat (8/2/2013) malam, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa kepemimpinan Partai Demokrat kini diambil alih oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat. Seluruh instrumen Dewan Pimpinan Pusat, seperti fraksi, Dewan Pimpinan Daerah, hingga Dewan Pimpinan Cabang, kini bertanggung jawab penuh kepada Majelis Tinggi.

SBY juga meminta agar Anas fokus menjalani proses hukum yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. Partai Demokrat juga siap menyediakan bantuan hukum untuk Anas. Keputusan ini didapat setelah seluruh anggota Majelis Tinggi melakukan rapat di Puri Cikeas, Bogor.

sumber :
http://nasional.kompas.com/read/2013...rdoalah.Kalian


mari kita rame rame ucapin selamat kepada ruhut

--------------------------------------emoticon-Ngacir
bemokrat udah mulai beres2.. emoticon-Belo

sedangkan psk masih berkutit dengan konspirasi2 emoticon-Ngakak (S)

udahlah.. ngaku aja dengan gentle.. gak usah berlarut2... emoticon-Najis
smoga bpk presiden lbh fokus urusi masalah negara bkn partai
Quote:Original Posted By meutuah
Woow ketumnya dilengserkan paksa & sistematis oleh the Godfathernya Demokrat emoticon-Matabelo

Berikutnya diharapkan kader & elit partai golkar yang insaf & sadar jika partainya juga menuju kehancuran karena ulah dagumen.


tinggal nunggu partai golkar yah.
kira2 gimana dengan kondisi golkar yg konon sebagian
ndak setuju ARB jadi capres 2014

emoticon-Big Grin
emoticon-Ngakak baca pernyataannya ruhut. beruntunglah pak SBY punya orang kayak poltak di internal fans club nya. emoticon-Ngakak
menjelang PILPRES 2014 borok partai elit mulai terbongkar satu per satu.

semoga partai elit yg mengusung jokowi-ahok jadi gubernur DKI tidak ikut terlibat kasus korupsi.

semoga PILPRES 2014 yg bakalan berjaya di mata rakyat indonesia.

PDIP & GERINDRA.
emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
bodo amat ora urus.....
Dan merdekalah Ruhut,Anas pun siap jadi santapan KPK.
SBY pun juga tidak peduli lagi sama anas,KPK juga lebih punya nyali kalo anas udah Non aktip dari Partai yang katanya nomer 1 di Indonesia.emoticon-Hammer2
Skenarionya pak beye yg maju capresnya 2014 demokrat besok Pramono Edhie Wibowo. trs kalo pramono kepilih, demokrat akan berusaha spy Pramono bisa kepilih lg di 2019. Setelah itu baru agus yudoyono yg masuk, hbs itu bru dah giliran ibas ato anas, (kalo skrg anas lgs mau masuk mah enak bnerrr, makanya sby brusaha sekuat tnaga jungkalin anas.) Hebat bner nih trahnya beye semua. Udah kaya kerajaan aja besok nih demokrat. tp biarin aja dah, org yg bikin parte ya dia2 jg. Tp kayanya tahun 2014 aj udh berat bgt mau msk batas parlemen. Auk ahhh .. hahhahhaha
si ruhut langsung potong kebo selusin tuh buat slametan dirumah... emoticon-Ngakak (S)
Aduh kok sby ngurusin partai sih,
Kpn ngurusin negara Dan rakyatnya???
×