alexa-tracking

[SekilasPerjalanan Hidup Wagub JKT] Ahok Ibarat Ikan Salmon

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/511495f50176081d07000006/sekilasperjalanan-hidup-wagub-jkt-ahok-ibarat-ikan-salmon
[SekilasPerjalanan Hidup Wagub JKT] Ahok Ibarat Ikan Salmon
[SekilasPerjalanan Hidup Wagub JKT] Ahok Ibarat Ikan Salmon

JAKARTA- Sepak terjang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (46) sebagai Wakil Gubernur Jakarta kian menjadi sorotan. Mendampingi Jokowi yang selalu bertutur kata kalem, Ahok tampil tegas dan keras. Sifat Ahok ini rupanya bawaan sejak kecil.

Ahok lahir sebagai sulung di Manggar pada 29 Juni 1966. Sang ayah, Kim Nam alias Indra Tjahaja Purnama,adalah seorang kontraktor dan kemudian membangun usaha yaitu PT Timah. Ibunya, Nen Bun Caw alias Buniarti Ningsih (66), adalah seorang ibu rumah tangga biasa. Gantung, kampung kecil di bagian timur Pulau Belitung itu adalah pusat kehidupan Kim Nam dan Buniarti. Di sanalah kelima anak mereka lahir: Ahok, Basuri, Fifi Lety, Harry Basuki, dan Basu Panca Fransetio Tjahaja Purnama. Basu meninggal dunia di usia 12 tahun akibat kecelakaan lalu lintas.

Selain memiliki pandangan jauh ke depan, Kim Nam juga seorang yang sangat berjiwa sosial. Melihat kampung Gantung tak punya dokter, mulanya ia meminta Ahok menjadi pelayan kesehatan agar bisa membantu rakyat miskin berobat.

“Ahok menolak. Baru seminggu dia sekolah kedokteran di Universitas Kristen Indonesia, keluar,” kenang Buniarti. Titah menjadi dokter inilah yang kemudian dijalani Basuri.

Hati yang Polos
Beranjak remaja, Ahok menjadi sosok pengganti orangtua untuk adik-adiknya di Jakarta. Diberi tanggung jawab begitu besar untuk menjaga adik-adiknya, Ahok berlaku keras dan disiplin. “Tapi di balik sifat kerasnya, Abang itu sangat perhatian,” aku Basuri.

Basuri mengenang, suatu hari ia tertahan di sekolah karena hujan turun dengan derasnya. Ahok yang sudah terlebih dahulu pulang, kembali lagi ke sekolah untuk menjemput sang adik.

Kepada sang Bunda, Ahok juga pernah berbagi cerita. Saat itu ia masih duduk di bangku SMA dan melihat sebuah gerai makanan cepat saji baru dibuka di kawasan Pasar Baru. “Dia lihat di depan toko itu ada tukang semir sepatu ngintip-ngintip . Mungkin ingin beli ayam goreng tapi tak punya uang,” kisah Buniarti.

Ia lantas masuk ke dalam toko dan membeli beberapa kotak makanan cepat saji itu untuk diberikannya kepada si tukang semir. “Kata Ahok, ‘Ma, dia senang sekali. Langsung dibawa pulang, mungkin mau dimakan sama Mamanya di rumah.’ Entah apakah Ahok ingat, tapi cerita ini membekas buat saya,” ujar Buniarti lagi.

Lulus dari SMA PSKD III Jakarta, Ahok berniat menuruti keinginan sang ayah, menjadi dokter. selanjutnya, ia pun diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI). Namun Ahok hanya tahan seminggu menjalani kuliah kedokteran. Ia kabur dan pindah kuliah ke Fakultas Teknologi Mineral Jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti.

“Papanya marah sekali,” ingat Buniarti Ningsih (66), ibunda Ahok. (Alm.) Indra Tjahaja Purnama atau Zhong Kim Nam, sang ayah, sampai mengancam tak mau memberi uang sumbangan ke universitas saat Ahok lulus kuliah nanti. “Untungnya saat lulus uang sumbangannya tak terlalu banyak, jadi tetap dikasih juga oleh Papanya,” tutur Buniarti sambil tersenyum.

Toh, restu untuk tidak menjadi dokter itu pun akhirnya turun juga. Sang ayah ternyata juga legawa saat Ahok kemudian memilih melanjutkan kuliah S2 di bidang manajemen keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta. Untuk beberapa saat, Ahok bekerja di PT Simaxindo Primadaya yang bergerak di bidang kontraktor pembangunan listrik.

Sempat Frustasi
Tahun 1995, Ahok membangun pabrik pengolahan pasir kuarsa pertama di Pulau Belitung. “Ahok vokal terhadap manipulasi yang dilakukan oknum-oknum pejabat dan kontraktor, kami sering sekali dikerjai hingga mengalami kesulitan keuangan,” lanjut Ahok.

Keadaan sulit ini sempat membuat Ahok frustasi dan berpikir untuk pindah ke luar negeri dan mencari kerja di sana. Namun Kim Nam mencegah. “Kamu tak boleh pergi karena rakyat miskin membutuhkan kamu,” begitu ujar sang ayah.

Menjadi kaum minoritas dan mengalami tindakan diskriminasi sesungguhnya sudah akrab dialami Ahok sejak kecil. Dulu, saat bersekolah di SD Gantung, Ahok pernah ditolak menjadi anggota pengibar bendera merah-putih lantaran warna kulitnya. Saat mengadukan hal ini kepada sang ayah, Kim Nam kembali berkata bijak. “Sabar. Akan ada waktunya orang menerima kita,” ujarnya.

Isu yang berkaitan dengan ras semacam ini semakin keras diembuskan setelah Ahok memutuskan masuk dunia politik di tahun 2003. Persoalan ini pula yang pada awalnya membuat sang bunda Buniarti tak setuju putra sulungnya jadi politisi. “Di politik, kan, banyak musuh,” alasannya.

Namun kemudian Ahok mendatanginya. “Dia bilang sama saya, ‘Mama enggak boleh egois. Kalau Mama tak punya uang, bisa saja pindah ke Jakarta ikut anaknya. Tapi kalau saudara-saudara di kampung tak punya uang karena PT Timah tutup, mereka mau makan apa?’ Setelah saya pikirkan, ucapannya masuk akal,” tutur Buniarti. Sejak itu ia menyadari, “Tujuan anak saya terjun ke politik adalah untuk menolong masyarakat.”

Akan tetapi, pemicu Ahok masuk dunia politik, tak lain adalah perkataan ayahnya. Saat Kim Nam sakit, Ahok berkisah, sang ayah mengingatkan betapa jalanan di kampung mereka sangat buruk sehingga banyak rakyat meninggal akibat diharuskan menempuh jalan buruk itu untuk berobat ke ibu kota.

Kim Nam kemudian mengingatkan anak-anaknya pada sebuah pepatah Tionghoa kuno yang berbunyi, “Orang miskin jangan melawan orang kaya. Orang kaya jangan melawan penguasa.” Maka, pikir Ahok, untuk melawan penguasa yang korup, ia harus menjadi bagian dari penguasa. Kata-kata Kim Nam rupanya bertaji. Pada tahun 2005, Ahok pun terpilih menjadi Bupati Belitung Timur.

Tokoh Anti Korupsi
Saat menjabat sebagai Bupati Belitung Timur, tak seharipun dilewatkan Ahok tanpa bertatap muka langsung dengan rakyatnya. bahkan tak segan ia ikut turun membantu.

[SekilasPerjalanan Hidup Wagub JKT] Ahok Ibarat Ikan Salmon

Amanah Kim Nam untuk membangun jalan bagus di Belitung Timur pun dilakoni Ahok. Kini, jalan-jalan yang menghubungkan setiap desa di Belitung Timur sudah teraspal bagus. Program lain yang dirintis Ahok adalah pendidikan dasar gratis dan pembangunan rumah ibadah masjid. Ahok pun berhasil mematahkan berbagai kecaman miring bernada SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) di awal karier politiknya.

Kepimpinan Ahok sebagai Bupati Belitung Timur berlangsung singkat, hanya setahun. Namun dalam tempo yang singkat ini telah melambungkan namanya sebagai pejabat yang terkenal bersih. Tahun 2006, ia lalu dinobatkan sebagai satu dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia oleh Majalah Tempo. Setahun kemudian, ia ditetapkan sebagai Tokoh Anti Korupsi oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan yang terdiri dari KADIN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Masyarakat Transparansi Indonesia.

Pada 11 Desember 2006, ia mengundurkan diri dari jabatan Bupati Belitung Timur untuk bertarung menjadi calon Gubernur Bangka Belitung. Sayang, akibat adanya dugaan kecurangan penghitungan suara, Ahok kalah.

Sebagai pengganti untuk melanjutkan pembangunan di Belitung Timur Ahok berkali-kali memaksa sang adik, Basuri, untuk maju ikut pilkada. “Awalnya saya menolak, tapi lewat perjuangan panjang dan meyakinkan diri bahwa ini adalah amanah Tuhan, saya bersedia,’ kata Basuri.

Lantas, bagaimana komentar Ahok setelah Basuri berhasil memenangi pilkada dengan bersih dan transparan? “Datar-datar saja responsnya. Mungkin jaim (jaga image , Red. ), ha ha ha,” tukas Basuri lagi.

Dukungan Keluarga
Kini, kegiatan Buniarti setelah putra sulungnya menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, ikut bertambah. Seiring dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pulau Belitung, “Banyak juga yang datang berkunjung ke rumah, mau bertemu Mamanya Ahok kata mereka,” ujar Buniarti sambil tertawa.

Jika sedang beristirahat, Buniarti dengan senang hati menerima para tamu untuk mengobrol dan berfoto. “Banyak juga yang ingin melihat foto Pak Ahok sewaktu masih kecil. Ya, saya keluarkan koleksi album saya.”

Kadang-kadang, ia juga memberi komentar mengenai Ahok jika ada pemberitaan negatif tentangnya. Misalnya, saat Ahok marah-marah di dalam rapat. “Ahok bukannya mau marah-marah, dia itu gemas kalau melihat ada yang salah. Dia pikir dengan marah-marah bisa mengubah orang menjadi benar,” bela Buniarti.

Pandangan Basuri lain lagi. Sama-sama menjadi pemimpin daerah, Basuri mengaku bisa memahami tindakan Ahok mengunggah berbagai rapat ke YouTube. “Sebagai pemimpin, kami ingin bekerja setransparan mungkin. Jadi kalau kami benar, publik juga mendukung. Kalau sudah ada dukungan publik, oknum yang ingin berbuat curang jadi tak berani,” ujar bapak tiga anak ini.

“Ahok adalah kebanggaan keluarga juga kebanggaan masyarakat Belitung,” sebut Basuri. Ia lantas mengibaratkan Ahok seperti ikan salmon. “Dia berenang melawan arus untuk bertelur dan mencetak generasi baru. Biarlah Ahok menulis sejarah dirinya. Benar atau salah, masyarakat lah yang nanti akan menilainya.”

SUMBER
SUMBER 2
=============================================================

Koh Ahok dulu hidup di lingkungan org tidak mampu lalu menjadi pejabat, ia paham bagaimana cara mengayomi, karena dia tahu bagaimana sekelumit kisah kehidupan orang-orang yang tidak mampu tesebut emoticon-Smilie

cerita lengkap silahkan kunjungi sumbernya langsung

thx agan2 yg udah kasih emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Komentar agan yang tinggal di belitung :
Quote:Original Posted By momotaro87
ane pernah ke bangka belitung.. tinggal di muntok... jadi dari bandara ( pangkal pinang ) ke muntok = 3 jam.... 3 jam itu perjalanan aspal mulus coy.... mau treking ala gran turismo juga bisa.... ga ada lubang di aspal emoticon-Smilie) trus di bangka jalanan bersih dari sampah ^^ mantap abis...
inspiratif sekali kisahnya..
jika dilihat dari cerita diatas, sepertinya ahok lebih nasionalis dan religius dibandingkan org2 yg selalu mengumbar SARA ke ahok emoticon-Matabelo
mantap....!!! HIDUP KO AHOK.
pertahankan prestasimu ko ahok , rakyat slalu mendukung emoticon-I Love Indonesia
emoticon-2 Jempol

mantap

jarang banget orang kayak Ahok

Semoga pak Ahok dilindungi Tuhan YME dalam melaksanakan tugas suci. Amin.
semoga tetep bersih koh emoticon-Smilie
ahok bisa jadi wagub kebetulan dipasangkan sama jokowi.
siapa pun dipasangkan sama baginda pasti jadi lah..

Mantabs

Asli mantab gan

emoticon-2 Jempol

ini ada twit soal Ahok juga, gak kalah cetar membahana

Gebrakan Ahok Sang Pemberani, A Tribute To Basuki Tjahaya Purnama
emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)

Kelak, kita dukung Ahok jadi JAKSA AGUNG ! Judge Bao Indonesia telah lahir...
tetap brjalan dalam kbenaran, kejujuran dan ketegasan bang ahok emoticon-I Love Indonesia (S)
terharu bacanya dan inspiratif ...
Semoga koh Ahok ini terus mendapat perlindungan..
Semoga dia bisa tetap seperti sekarang.. dan bisa menepis semua godaan buruk yg datang..

kita sebagai rakyat biasa harus bisa support dan melindungi Jokowi-Ahok dan tim mereka

Satu Suara dari gw

Kalo dia mencalonkan diri jadi presiden sudah dapet satu suara dari gue

kalau gak salah adiknya si Basuri itu yang profesinya dokter ya

emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By Jaguar.sport
inspiratif sekali kisahnya..
jika dilihat dari cerita diatas, sepertinya ahok lebih nasionalis dan religius dibandingkan org2 yg selalu mengumbar SARA ke ahok emoticon-Matabelo


setuju gan, koh ahok bedasarkan pengalamannya ingin melenyapkan sikap2 SARA
yg bilang SARA ke beliau adalah orang yg Subjektif, buktinya koh ahok menjadi bupati belitung timur mengayomi dengan sangat baik warganya yg mayoritas melayu.


Quote:Original Posted By Jeschen
tuh beneran basuri mangil si ahok pake abang, bukan koko?

diantara semua, baru nih orang yang ngaku bayar partai buat jadi caleg
luar biasa jujurnya


mental nya udah dibina ama babenya gan dr kecil emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Faith.9
terharu bacanya dan inspiratif ...


sama gan, thx dah mampir emoticon-shakehand

Quote:Original Posted By ntunno
Kalo dia mencalonkan diri jadi presiden sudah dapet satu suara dari gue


biarin koh ahok ama bang jokowi benerin jakarta dulu gan emoticon-Big Grin

kayak di felem felem.. tapi ini versi rill nya..

#robin hood nyata atau dongeng ya?? emoticon-Ngacir

cendol sent for TS emoticon-shakehand:
Quote:Original Posted By delman.mogok
ahok bisa jadi wagub kebetulan dipasangkan sama jokowi.
siapa pun dipasangkan sama baginda pasti jadi lah..


waktu pilgub DKI
ahok pernah di tawarin jadi wakil nya foke. tapi ahok nolak
jokowi sudah di sodorkan dedi misbar buat jadi wakil. tapi jokowi gak mau.

jadilah mereka ber-2 berpasangan. ini jalan Tuhan
Sudah ada role model tipe pemimpin yang pro rakyat dan tegas.
kalau masih menghujat artinya nasi bungkus belum di upgrade, lauknya masih itu itu aja.
Quote:Original Posted By polisikeren
kayak di felem felem.. tapi ini versi rill nya..

#robin hood nyata atau dongeng ya?? emoticon-Ngacir

cendol sent for TS emoticon-shakehand:


thx bgt gan atas emoticon-Blue Guy Cendol (L)