alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
SBY Akan Kumpulkan Majelis Tinggi Tingkat Demokrat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51147ed1552acfe11f000000/sby-akan-kumpulkan-majelis-tinggi-tingkat-demokrat

SBY Akan Kumpulkan Majelis Tinggi Tingkat Demokrat

Anas: Pertemuan Dewan Pembina Jangan Ditafsiri yang Tidak-tidak

Jakarta - Menanggapi pertemuan para petinggi partai di kediaman SBY, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum enggan memberikan tafsir terhadap pertemuan yang berlangsung di Cikeas.

"Kalau ada rapat Dewan Pembina, jangan ditafsirkan yang tidak-tidak," kata Anas di Jakarta, Jumat (07/02/2013).

Seperti dilansir dari antaranews.com, Anas mengatakan, pertemuan semalam merupakan pertemuan rutin anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.

"Emang rutin rapat Dewan Pembina, DPP PD rutin, rapat Majelis Tinggi saat dibutuhkan untuk mengambil keputusan-keputusan strategis, memang harus begitu," katanya.

Anas juga membantah rumor bahwa ada dua kubu di Partai Demokrat. "Tidak ada kelompok tua dan muda. Di Partai Demokrat itu satu kelompok," pungkasnya. (RST/WAN)

Sumber
-----------------------------------------------------------

Pengamat: Lawan Anas, SBY Harus Buat Kebijakan yang Melampaui AD/ART

Jakarta - Sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, SBY harus berani membuat terobosan dalam menyelesaikan berbagai macam persoalan yang akhir-akhir ini melanda Partai Demokrat. Salah satu terobosan yang dilakukan SBY adalah dengan membuat kebijakan yang melampaui AD/ART Partai.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik UI Arbi Sanit saat berbincang-bincang dengan kabarcepat.com, Jumat (07/02/2013).

"Anas sudah memperalat anggaran dasar partai," ujarnya.

Menurut Arbi, untuk memperbaiki citra partai, SBY hanya memiliki waktu yang terbatas. Pasalnya harus selesai sebelum waktu kampanye Pemilu 2014.

"Pusat masalah Anas, kemerosotan itu kan disebabkan Anas, jadi SBY harus berani melengserkan Anas sebagai ketua umum," pungkasnya. (RST/WAN)

Sumber

-----------------------------------------------------------------------------------

Sambangi Anas, Ahmad Mubarok Bantah Konsolidasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok mengakui berkunjung ke rumah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (8/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Mubarok membantah pertemuan tersebut untuk ajang konsolidasi menjelang rapat anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat di rumah Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, nanti malam.

"Saya ketemu cuma 10 menit, nunggunya yang lama karena Mas Anas sedang mandi," kata Mubarok kepada Metrotvnews.com, Jumat (8/2).

Menurut Mubarok, dirinya membahas urusan lain partai politik, bukan soal kisruh di internal Partai Demokrat. Mubarok tidak diundang rapat di Cikeas nanti malam karena ia hanya menjadi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.

Soal usulan rekonstrukturisasi kepengurusan, Mubarok menjelaskan itu belum jelas. "Belum jelas, ya gak usah disikapi," katanya enteng.

Mubarok meminta semua pihak menunggu langkah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono nanti malam. Ia sendiri tak tahu apa yang akan diputuskan SBY. "Tunggu keputusan langkah apa yang disampaikan SBY," kata Mubarok.

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul memastikan akan ada Kongres Luar Biasa begitu Anas Urbaningrum ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus Hambalang. SBY diperkirakan akan menunjuk Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas sebagai pelaksana tugas (Plt).

Sumber Metrotvnews.com di internal Partai Demokrat, SBY menyiapkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat. Pramono yang adik ipar SBY itu juga dipersiapkan sebagai calon presiden 2014. Pramono akan pensiun 5 Mei 2013.(Andhini)

Sumber

----------------------------------------------------------------------
SBY Siapkan Solusi untuk Demokrat

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri, Ketua Majelis Tinggi, dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan telah memiliki solusi bagi kisruh partainya. Sementara itu, semalam, Yudhoyono mengadakan pertemuan di Cikeas, Bogor, dengan para tokoh partai ini.

”Ketika saya menjalankan ibadah umrah dan berziarah ke makam Rasulullah, saya meminta pertolongan Tuhan agar saya bersama-sama pimpinan Partai Demokrat bisa menemukan solusi atau jalan keluar yang tepat, bijak, dan bermartabat. Alhamdulillah, secara rasional, atas petunjuk Yang Mahakuasa, saya memiliki opsi dan solusi,” kata Yudhoyono di dalam pesawat kepresidenan, sesaat sebelum mendarat di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (7/2) siang.

”Tentu saya akan bicarakan dulu, segera setelah saya tiba di Tanah Air. Tidak bagus dibicarakan di sini, sebelum saya bertemu yang lain-lain,” lanjut Yudhoyono tanpa memerinci solusi yang dimaksud.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah kader Partai Demokrat meminta Yudhoyono turun tangan mengatasi persoalan terus menurunnya popularitas partai yang menyentuh angka 8 persen. Persoalan dugaan korupsi yang mendera sejumlah kader Demokrat ditengarai turut memengaruhi penurunan popularitas Demokrat dalam survei terakhir. Sempat muncul suara-suara di internal Demokrat agar Anas Urbaningrum mundur dari jabatan sebagai Ketua Umum (Ketum) Demokrat.

Yudhoyono yang mengakhiri lawatannya selama delapan hari ke empat negara di Afrika dan Timur Tengah tersebut juga mengakui telah mengirimkan pesan singkat kepada pimpinan dan kader Partai Demokrat. Pesan singkat yang sama juga ditujukan kepada Anas. Dalam pesan singkat itu, Yudhoyono mengajak kader untuk berdoa bersama, memohon petunjuk dan pertolongan Allah, agar Demokrat mendapat jalan keluar dari persoalan yang mendera.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, yang juga anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Syarifuddin Hasan, meyakini, Yudhoyono telah memiliki solusi bagi persoalan yang mendera Demokrat.

Di Canberra, Australia, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, EE Mangindaan, mengatakan, partainya sedang kalah ”perang di udara”. ”Kondisi ini harus dinetralisasi. Apalagi, menurut Lembaga Survei Indonesia, Partai Demokrat dinilai banyak korupsi,” ujar Mangindaan.

Perang di udara

Menurut Mangindaan, Yudhoyono sebaiknya perang di udara (di tataran atas perpolitikan), sedangkan dia berperang di darat. ”Biar saya saja yang menghadapi akar rumput, dengan kehalusan dan kesantunan saya. Saya mampulah perang di darat,” ujarnya.

Di Manado, kader Partai Demokrat Sulawesi Utara, Sinyo Sarundajang, meminta Yudhoyono mengambil alih kepengurusan DPP Partai Demokrat dari Anas Urbaningrum sebagai tindakan darurat menyelamatkan partai dari kehancuran. (NWO/zal/why)

Sumber

---------------------------------------------------------------------------------------------

Tak Ada Head to Head Antara SBY dan Anas

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Max Sopacua membantah dua pertemuan di tempat berbeda yang digelar hampir bersamaan, bukan berarti Partai Demokrat terbelah.

"Jangan dikotak-kotakan seperti itu, " tegas Max, saat dihubungi wartawan, Jumat (8/2/2013).

Anggota Komisi I DPR RI ini meminta, agar tidak ada yang menggiring opini untuk mengadu domba antara Anas dengan SBY, ditengah situasi PD yang tengah terpuruk saat ini.

"Seolah-olah terjadi head to head antara Anas dengan Pak SBY. Tidak bisa dikatakan seperti itu," sambungnya.

Menurutnya, ketika ada pergantian generasi ke generasi, bukan berarti ada dikotomi tua dan muda dan ini potensi menghancurkan partai. "Bagaimana pun di Partai Demokrat ada semboyan, disiplin adalah nafasku, dan kehormatan adalah segala-galanya, " paparnya.

Dia menjelaskan, untuk membicarakan sebuah hal besar di PD ada mekanisme dan forumnya. Tujuannya, agar seluruh pengurus PD duduk bersama dan menyampaikan semua pendapatnya secara demokratis.

"Jangan dianggap perbedaan statement juga dianggap kontroversial dan tabu, " pungkasnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY malam tadi memanggil sejumlah menteri yang juga kader partainya.

Antara lain, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Syarif Hasan, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, serta Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsudin. Hanya Menteri Perhubungan EE Mangindaan yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

Yang mengejutkan secara bersamaan juga terjadi sebuah pertemuan sejumlah DPC dan DPD Partai Demokrat di kediaman Ketua Umum Anas Urbaningrum, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Namun, menurut Sekretaris DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Irfan Ghani, pertemuan di kediaman Anas tersebut hanyalah sebuah silaturahmi biasa yang tidak perlu dibesar-besarkan.

"Enggak ada apa-apa. Tadi sebentar saja. Aku sekarang sudah di rumah. Enggak ada eganda apa-apa ya," kata Irfan kepada Okezone, Kamis (7/2/2013) malam.
(ydh)

Sumber

----------------------------------------------------------------------------

Saan Yakin SBY Tak Akan Lengserkan Anas

Sumber
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

Tambahan

Malam Nanti, Ketua Umum Partai Demokrat Diganti?

lensaindonesia..com: Pertemuan 9 anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat di rumah kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (08/02/2013) malam nanti diwarnai spekulasi wacana pergantian Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Baca juga: KPK Kebanjiran, Tahanan Tidak Diungsikan dan KPK, Jangan Istimewakan Anas!

Namun benarkah Anas akan diganti dan selanjutnya akan disahkan melalui Kongres Luar Biasa (KLB)? Apalagi, dalam pertemuan malam nanti, hanya para Majelis Tinggi saja yang diundang.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Jero Wacik, dikonfirmasi soal spekulasi pergantian ketyua umum, tidak secara gamblang mengiyakan.
“Tunggu saja nanti ya,” ujar Jero, yang disebut paling getol mendesak Anas untuk lengser dari jabatannya.

Jero menolak membeberkan skenario dan soal rencana pertemuan malam nanti.

” Ya yang pasti Majelis Tinggi 9 orang diundang. Dan terima kasih juga untuk Pak SBY,” pungkasnya. @endang

Sumber

-----------------------------------------------------------------------------------------

Waketum Ingatkan Peran Sentral SBY di Partai Demokrat

Bagaimana dengan rencana KLB?

JAKARTA, Jaringnews.com - Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua menuturkan, tidak bisa dipungkiri peran SBY sangat besar bagi Demokrat hingga detik ini.

"Besar yang berperan membuat Demokrat menjadi partai besar, dari partai baru hingga menjadi partai pemenang pemilu 2009," ujar dia di Jakarta, Jumat (8/2).

Dia menambahkan, sampai saat ini partai berlambang biru Mercy masih menggantungkan harapan kepada SBY. "Gara-gara beliau (SBY) elektabilitas Partai Demokrat menanjak hingga menjadi partai pemenang pemilu," Max mengingatkan.

Bagi Max, SBY sebagai Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Majelis Tinggi tak pernah luput memperhatikan perkembangan partai yang dibidaninya. "Karenanya harus ada rasionaliasisi, opsinya perbaikan, perbaikan dan perbaikan lagi," ucapnya.

Bagaimana dengan isu Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat yang kencang mengemuka karena merosotnya elektabilitas partai? Max hanya mengatakan, tidak ada rencana KLB dalam waktu dekat.

"Membicarakan KLB itu sangat panjang," tutupnya.

(Nug / Nky)

Sumber
Menunggu ion tensi pers TV aja dech
Inilah partai yang betul-betul aneh.
Petingginya sangat ingin melengserkan ketumnya.
Dulu sampai bikin Forum Pendiri Partai Demokrat atau apa gitu.
Mau bikin KLB, cuma didukung oleh 2 DPD.

Sebenarnya, selain tuduhan Nazaruddin, salahnya Anas ini apa?
Kalau memang dia tersangka Hambalang, ane setuju Anas digantung di Monas.
izin menyimak aja gan emoticon-Malu

ane gak paham politik soalnya emoticon-Big Grin
wah gak bisa komen ane gan ijin mantau aja ya


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di