alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5113ac5d7d1243db4d000008/korupsi-itu-bertentangan-dengan-agama
Korupsi Itu Bertentangan dengan Agama
KOMPAS.com - Penetapan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kuota impor daging oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (30/1), sungguh mengejutkan. Bagaimana mungkin presiden partai yang mengusung jargon citra bersih ternyata diduga melakukan perbuatan yang dilarang agama. Bagaimana menjelaskannya?
Bagaimana mungkin presiden partai yang mengusung jargon citra bersih ternyata diduga melakukan perbuatan yang dilarang agama. Bagaimana menjelaskannya?

Jika mau menengok ke beberapa tahun ke belakang, sebenarnya kita tak perlu ”kaget-kaget amat”. Soalnya, kasus-kasus korupsi yang dianggap bersentuhan dengan ranah agama justru banyak menyeret sejumlah tokoh.

Dana Abadi Umat (DAU) menyeret mantan Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar (Kabinet Gotong Royong 2001-2004), yang divonis hukuman lima tahun penjara dan membayar denda Rp 200 juta serta uang pengganti Rp 2 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Februari 2006. Hampir bersamaan, DAU juga menyeret Dirjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Ibadah Haji Departemen Agama Taufik Kamil, yang divonis empat tahun penjara.

Juni 2012, KPK menyidik dugaan korupsi dalam pengadaan Al Quran di Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama tahun anggaran 2010-2011. Anggota Badan Anggaran DPR dari Fraksi Partai Golkar, Zulkarnaen Jabbar, dan anaknya, Dendy Prasetya, ditetapkan menjadi tersangka. Selain pengadaan Al Quran, Zulkarnaen juga terlibat korupsi pengadaan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah di Ditjen Pendidikan Islam. Belakangan, pejabat pembuat komitmen di Ditjen Bimas Islam, Ahmad Jauhari, juga ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus Luthfi, beberapa alat bukti menunjukkan, suap dari PT Indoguna Utama tersebut mengarah kepada anggota DPR itu. Namun, PKS pun membela diri. M Anis Matta, yang menggantikan Luthfi sebagai presiden partai, bahkan menuding ada konspirasi untuk menghancurkan partai tersebut. Namun, tampaknya publik percaya dengan KPK sebagai lembaga profesional dan kredibel. Siapa pun yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh komisi itu biasanya dapat dibuktikan kejahatannya di pengadilan.

Moralitas

Kita semua sepakat, korupsi merupakan kejahatan luar biasa karena tak hanya merugikan orang per orang, tetapi juga publik luas. Kejahatan ini menggerogoti dana negara yang semestinya untuk pembangunan bagi rakyat. Semua agama jelas-jelas melarang keras praktik korupsi (rasuah). Ajaran Islam bahkan menegaskan, penyuap (al-rosyi) dan penerima suap (al-murtasyi) bakal masuk neraka dan menerima siksaan pedih.

Namun, mengapa banyak tokoh bisa terjerumus? Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi Yayasan Paramadina, Ihsan Ali-Fauzi, membuat pesan berseri yang menarik di laman Twitter lewat akun @ihsan_AF. Dia mengingatkan, kita jangan kaget oleh adanya agamawan yang tak kuat menahan godaan korupsi.

Agama, kata Ihsan, bukanlah yang terpenting untuk menentukan perilaku. Lidah seseorang boleh mengucapkan kalimat-kalimat bijak agama, tetapi bisa jadi perilakunya menyimpang. Apalagi, ada dorongan kebutuhan material tinggi, konsumerisme menggila.

”Faktanya, negara-negara dengan tingkat ketaatan beragama tinggi juga adalah negara-negara terparah korupsinya. Misalnya, Pakistan, India, Banglades, juga Indonesia. Politisi, sekuler atau religius, bisa korup. Itu menyangkut agama apa saja,” catatnya.

Direktur Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Ali Munhanif menilai, agama tak bisa sendirian melawan praktik korupsi. Batasan-batasan moral agama tidak cukup kuat untuk mendorong seseorang tetap bermoral ketika memperoleh peluang dan punya kekuasaan. Perlu batasan-batasan legal yang bisa memaksa siapa pun untuk mematuhi larangan korupsi.

”Kita memerlukan penegakan hukum tegas dan adil serta memperkuat lembaga pemberantasan korupsi,” katanya.

Menurut Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch Ade Irawan, nilai-nilai agama tetap relevan untuk memperkuat moralitas antikorupsi di masyarakat dan pemerintahan. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesalehan sosial dapat terus dikembangkan lewat pendidikan dan lembaga agama. Penting juga keteladanan dari para pemimpin, pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab, serta publik yang kritis.

Tokoh-tokoh agama juga perlu menjadi contoh melawan korupsi dan mencegah lembaga agama sebagai tempat pencucian uang hasil korupsi. (Ilham Khoiri)

Baca berita terkait dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi
Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013...n.dengan.Agama

Komentar TS :

MUI Pusat tolong keluarkan fatwa haram terhadap pelaku tindak pidana korupsi dan diberi hukuman potong kedua belah tangan koruptor bila terbukti di pengadilan.
Korupsi Itu Bertentangan dengan Agama


emoticon-Malu
Tanpa difatwa pun korupsi itu haram.

Dan dosanya mendekati dosa terbesar dan tak terampuni, dosa syirik.

Bagaimana mau minta maafnya dosanya kpd seluuruuh rakyat, mulai bayi belum lahir sampai yg sdh mati di pemakaman pun jadi korban korupsinya.
Quote: Agama, kata Ihsan, bukanlah yang terpenting untuk menentukan perilaku. Lidah seseorang boleh mengucapkan kalimat-kalimat bijak agama, tetapi bisa jadi perilakunya menyimpang. Apalagi, ada dorongan kebutuhan material tinggi, konsumerisme menggila.

Tepat dan benar. Bisa jadi lidah seseorang berkata jangan mencuri, padahal perbuatannya merampok menjarah dari kelompok lain.

Bisa jadi lidah seseorang berkata bahwa hargai wanita, padahal perbuatannya perkosa wanita dan menyetubuhi anak kecil.

Lihatlah perbuatannya, jangan dengar lidahnya.

Saat Gayus berkata jangan korupsi, itu tidak mengubah kenyataan bahwa dia adalah koruptor emoticon-Malu (S)
haram rugikan orang banyak gan
Ngapain harus minta mui buat ngeluarin fatwa haram buat korupsi, dah jelas namanya nyolong itu haram
namanya aja poliTIKUS republik hedonesia gan APAPUN AGAMANYA TUHANnya tetap UANGemoticon-No Sara Please
kecuali hasil konspirasi zionis
Quote:Original Posted By CAKSINISANA
kecuali hasil konspirasi zionis

Kadernya PKS ngaskus juga toh, baru tahu saya... emoticon-Malu (S)

Ntar kalau sepeda motor anda hilang, itu kospirasi zionis juga ya? emoticon-Ngakak
Ntar kalau anda kena diare, itu konspirasi zionis jugà ya? emoticon-Ngakak

Beginilah bangsa yg didominasi kalangan zionis hater, apapun yg terjadi, pokoknya zionis bisa disalahkan emoticon-Malu (S)

Kader PKS memang ga pernah mau instropeksi diri

Sungguh terlalu...

Quote:Original Posted By wilsonindra
KOMPAS.com - Penetapan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kuota impor daging oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (30/1), sungguh mengejutkan. Bagaimana mungkin presiden partai yang mengusung jargon citra bersih ternyata diduga melakukan perbuatan yang dilarang agama. Bagaimana menjelaskannya?
Bagaimana mungkin presiden partai yang mengusung jargon citra bersih ternyata diduga melakukan perbuatan yang dilarang agama. Bagaimana menjelaskannya?

Jika mau menengok ke beberapa tahun ke belakang, sebenarnya kita tak perlu ”kaget-kaget amat”. Soalnya, kasus-kasus korupsi yang dianggap bersentuhan dengan ranah agama justru banyak menyeret sejumlah tokoh.

Dana Abadi Umat (DAU) menyeret mantan Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar (Kabinet Gotong Royong 2001-2004), yang divonis hukuman lima tahun penjara dan membayar denda Rp 200 juta serta uang pengganti Rp 2 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Februari 2006. Hampir bersamaan, DAU juga menyeret Dirjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Ibadah Haji Departemen Agama Taufik Kamil, yang divonis empat tahun penjara.

Juni 2012, KPK menyidik dugaan korupsi dalam pengadaan Al Quran di Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama tahun anggaran 2010-2011. Anggota Badan Anggaran DPR dari Fraksi Partai Golkar, Zulkarnaen Jabbar, dan anaknya, Dendy Prasetya, ditetapkan menjadi tersangka. Selain pengadaan Al Quran, Zulkarnaen juga terlibat korupsi pengadaan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah di Ditjen Pendidikan Islam. Belakangan, pejabat pembuat komitmen di Ditjen Bimas Islam, Ahmad Jauhari, juga ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus Luthfi, beberapa alat bukti menunjukkan, suap dari PT Indoguna Utama tersebut mengarah kepada anggota DPR itu. Namun, PKS pun membela diri. M Anis Matta, yang menggantikan Luthfi sebagai presiden partai, bahkan menuding ada konspirasi untuk menghancurkan partai tersebut. Namun, tampaknya publik percaya dengan KPK sebagai lembaga profesional dan kredibel. Siapa pun yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh komisi itu biasanya dapat dibuktikan kejahatannya di pengadilan.

Moralitas

Kita semua sepakat, korupsi merupakan kejahatan luar biasa karena tak hanya merugikan orang per orang, tetapi juga publik luas. Kejahatan ini menggerogoti dana negara yang semestinya untuk pembangunan bagi rakyat. Semua agama jelas-jelas melarang keras praktik korupsi (rasuah). Ajaran Islam bahkan menegaskan, penyuap (al-rosyi) dan penerima suap (al-murtasyi) bakal masuk neraka dan menerima siksaan pedih.

Namun, mengapa banyak tokoh bisa terjerumus? Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi Yayasan Paramadina, Ihsan Ali-Fauzi, membuat pesan berseri yang menarik di laman Twitter lewat akun @ihsan_AF. Dia mengingatkan, kita jangan kaget oleh adanya agamawan yang tak kuat menahan godaan korupsi.

Agama, kata Ihsan, bukanlah yang terpenting untuk menentukan perilaku. Lidah seseorang boleh mengucapkan kalimat-kalimat bijak agama, tetapi bisa jadi perilakunya menyimpang. Apalagi, ada dorongan kebutuhan material tinggi, konsumerisme menggila.

”Faktanya, negara-negara dengan tingkat ketaatan beragama tinggi juga adalah negara-negara terparah korupsinya. Misalnya, Pakistan, India, Banglades, juga Indonesia. Politisi, sekuler atau religius, bisa korup. Itu menyangkut agama apa saja,” catatnya.

Direktur Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Ali Munhanif menilai, agama tak bisa sendirian melawan praktik korupsi. Batasan-batasan moral agama tidak cukup kuat untuk mendorong seseorang tetap bermoral ketika memperoleh peluang dan punya kekuasaan. Perlu batasan-batasan legal yang bisa memaksa siapa pun untuk mematuhi larangan korupsi.

”Kita memerlukan penegakan hukum tegas dan adil serta memperkuat lembaga pemberantasan korupsi,” katanya.

Menurut Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch Ade Irawan, nilai-nilai agama tetap relevan untuk memperkuat moralitas antikorupsi di masyarakat dan pemerintahan. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesalehan sosial dapat terus dikembangkan lewat pendidikan dan lembaga agama. Penting juga keteladanan dari para pemimpin, pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab, serta publik yang kritis.

Tokoh-tokoh agama juga perlu menjadi contoh melawan korupsi dan mencegah lembaga agama sebagai tempat pencucian uang hasil korupsi. (Ilham Khoiri)

Baca berita terkait dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi
Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013...n.dengan.Agama

Komentar TS :

MUI Pusat tolong keluarkan fatwa haram terhadap pelaku tindak pidana korupsi dan diberi hukuman potong kedua belah tangan koruptor bila terbukti di pengadilan.



Udah tau haram masih juga korupsi... Udah gitu pake bawa2 mahasiswi bohai lagi... Munafik terus pake bilang konsfirasi lagi aduh bukannya sadar....
Khontool ini berita, yang bener tuh...selama masih pada menginginkan kenikmatan dunia mau ente jadi siapa, korupsi ga bakal bisa tuntas
konon setan itu sangat pintar dalam mengelabui manusia.
mungkin agama adalah salah satu bentuk tipu daya setan yang paling dahsyat.
karna agama bikin orang ga takut sama tuhan...dengan merasa paling benar dan suci, malah memperbudak tuhan dan mengkotak-kotakan tuhan.
kasian tuhan.
bukannya tergantung sikon gan? korupsi juga bisa sebagai cara berjihad ga?
Quote:Original Posted By wilsonindra


Komentar TS :

MUI Pusat tolong keluarkan fatwa haram terhadap pelaku tindak pidana korupsi dan diberi hukuman potong kedua belah tangan koruptor bila terbukti di pengadilan.


Klo ktngkep korup ame ngehek gmn gan potong baiknya jg?
Quote:Korupsi Itu Bertentangan dengan Agama

Semua juga sudah tahu kali
emg betentangan tp realitany byk oknum n praktisi yg justru dr kalangan agama yg menghalalkn sgl cara,alih2 dng tat bhs yg lain biar g trlalu fulgar dimata umum,tp kl ditlusur lbh lanjut ya nyatanya sj pd g peduli yg namany bertentangan dng agama atopun tdk yg penting uang n uangemoticon-Gamesemoticon-Gamesemoticon-Gamesemoticon-Games
nyaaapp terusss....
Ya itu, ga cuman moral/agama aja. lah ke singapur bisa tertib krn takut di denda, balik lagi ke indonesia ya ngawur lagi. Sesuai pepatah dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Buat apa Patuh Kalo yg laen boleh dan bisa lebih cepat nyebrang tanpa pake jembatan penyebrangan.
krn mengambil hak org lain gan..tp jika kita membantu org yg tdk mampu itu lbh baik
hari gini masih banyak yg belum paham "fatwa"...fatwa itu dikeluarkan utk masalah-masalah baru/kontemporer yg status hukumnya masih samar-samar, kalau korupsi mah dr jaman Nabi dulu sudah sangat jelas hukumnya...HARAM emoticon-Cape d... (S)



Quote:Original Posted By Jeschen
kalo korupsinya buat kejayaan agama dan penegakkan hukum agama, dimana kalo ga korup akan tenggelam, gimana?

Kebaikan dimulai dgn cara yg tidak baik = haram !!
mencuri yg dihalalkan cuma 1....mencuri ilmu