alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kwik Kian Gie nilai redenominasi belum mendesak
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51135588611243b12100000a/kwik-kian-gie-nilai-redenominasi-belum-mendesak

Kwik Kian Gie nilai redenominasi belum mendesak

Senin, 28 Januari 2013 20:45:00
Kwik Kian Gie nilai redenominasi belum mendesak

Pro kontra mengenai rencana pemerintah dan Bank Indonesia menyederhanakan atau redenominasi mata uang rupiah terus berlanjut.

Kali ini, pakar ekonomi Kwik Kian Gie yang angkat bicara. Dia melihat, rencana redenominasi mata uang rupiah belum mendesak dan tidak harus segera dilakukan.

"Menurut saya (redenominasi) tidak mendesak sama sekali, banyak masalah lain yang mendesak," kata Kwik di Komisi XI DPR, Senin (28/1).

Menurutnya, redenominasi bersifat sangat teknis dan butuh kematangan dari seluruh lapisan masyarakat. Terutama untuk mengerti konsep redenominasi yang akan diterapkan.

"Kalau rakyatnya belum matang betul, lalu menjadi guncang karena tidak mengerti. Redenominasi untuk rakyat yang sudah mengerti kan sudah ada sekarang. Kalau kita makan di restoran, tarifnya kan Rp 275.000 tulisnya kan cuma Rp 275," jelas Kwik.

Mantan menko perekonomian ini juga melihat, dari sisi waktu pelaksanaan, bukan waktu yang tepat. Sebab, nilai tukar rupiah saat ini cenderung terus melemah. "Kalau sekarang redenominasi ya untuk apa?" katanya.

Dia menyoroti alasan pemerintah dan BI untuk melakukan redenominasi yang menurutnya belum jelas. "Alasan yang sebenarnya tidak keluar dari BI. Argumentasinya apa redenominasi itu, tidak pernah dijelaskan kan," imbuhnya.

Menurutnya, yang sangat mendesak untuk segera diselesaikan saat ini salah satunya adalah pelemahan nilai tukar rupiah. "Ya itu (pelemahan nilai tukar Rp), itu satu. Kemudian beban utang. Masalah utang kan itu sudah merupakan beban," tutup Kwik.

sumber :
http://www.merdeka.com/uang/kwik-kia...-mendesak.html

Kisah Kegagalan Redenominasi Tiga Negara
Posted: 23/01/2013 20:09
Kwik Kian Gie nilai redenominasi belum mendesak

Liputan6.com, Jakarta : Niat pemerintah menyederhanakan nilai nominal atau redenominasi rupiah perlahan-lahan mulai disiapkan. Hari ini sosialisasi program besar pemerintah dan Bank Indonesia (BI) itu kepada masyarakat ini mulai dilakukan.

Menteri Keuangan, Agus Martowardojo dan Gubernur BI Darmin Nasution dalam Kick Off Konsultasi Publik Perubahan Harga Rupiah Redenominasi di Jakarta, Rabu (23/1/2013), menekankan pentingnya Indonesia mengubah nominal nilai rupiah.

Nominal yang berlaku saat ini dianggap tak mencerminkan fundamental perekonomian Indonesia yang sudah semakin membaik.

Namun diakui, Menteri Keuangan, Indonesia juga harus belajar pada pengalaman sejumlah negara yang terbukti gagal merealisasikan niat penyederhanaan tersebut.

Dikutip dari rubrik kebijakan Sekretariat Negara, keberhasilan pelaksanaan redenominasi yang dilalui Turki, Rumania, Ukraina, dan Polandia ternyata tak mudah diraih oleh negara-negara yang mencoba melakukan hal yang sama. Negara seperti Rusia, Argentina, Zimbabwe, Korea Utara, dan Brasil dianggap gagal melaksanakan program besar ini.

Khusus dalam kasus Brasil, kegagalan redenominasi yang pernah dibuat pemerintah Negeri Samba ini, berhasil dilalui ketika langkah yang sama dilakukan pada 1994.

Kegagalan negara-negara tadi umumnya dikarenakan pemberlakuan redenominasi pada saat yang tidak tepat. Kondisi yang dimaksud adalah perekonomian tidak stabil dengan tingkat inflasi yang tinggi.

Di Rusia, masyarakat bahkan menganggap redenominasi sebagai instrumen tak langsung pemerintah untuk merampok kekayaan rakyat.

Faktor berbeda dialami Korea Utara pada akhir tahun 2009 saat meredenominasi 100 won menjadi 1 won. Kala itu warga tak bisa menggantikan uang lama won ke uang baru karena stok uang baru tidak tersedia.

Kasus lebih pelik dialami pemerintah Brasil. Upaya mengubah nomimal sekaligus mata uang dari cruzeiro menjadi cruzado pada 1986-1989 gagal terealisasi karena nilai tukar terdepresiasi tajam terhadap dolar AS. Kegagalan ini terjadi karena pemerintah tidak mampu mengelola inflasi yang kala itu mencapai 500% per tahun.

Rendahnya tingkat kepercayaan terhadap pemerintah juga menjadi pangkal masalah kegagalan redenominasi pada tahun 1986 mengingat negeri itu masih dilanda konflik politik dan instabilitas pemerintahan yang mengikis kepastian berusaha. (Shd)
sumber :
http://bisnis.liputan6.com/read/4951...si-tiga-negara

ane ngikut pakar ekonomi Kwik Kian Gie
Diubah oleh: Cakopit
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Memang benar, redenominasi itu cuma proyek hura hura.
bsh komen, ntar siapa lagi yang komen ayo ngantri emoticon-Ngakak

kalau bukan sby pasti didukung mati matian redenominasinya emoticon-Ngakak
oh ini si kwik kwak kwek yg ngawur waktu ngitung subsidi minyak itu ya? emoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S)emoticon-Malu (S)
Quote:


Quote:


Hutang selama pemerintahan SBY naik 2x lipat,bukannya berkurang malah makin nambah hutang emoticon-Cape d... (S)
redenominasi itu utk menutupi hutang yaaa pak SBY ,terus kurannya sosialisasi redenominasi, nilai tukar rupiah tetap 9rb=1 dolar emoticon-Cape d... (S),klu udh rupiah 5rb=1dolar baru mantap itu pemerintahan emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh Cakopit
kwek kwek nongol lg
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
mending momong cucu aja dah nih aki-aki dirumah
musti hati2 deh beginian mah
memang belum mendesak

saat itulah kita lakukan perubahan

jangan nunggu dulu inflasi hancur"an baru dilakukan perobahan, terlambat itu namanya.


seperti jokowi saat belum parah betul langsung lakukan perubahan

jangan tunggu sampai mendesak dulu, budaya seperti itu harus dirubah, budaya yg bikin negara ini tambah hancur
yah itu mah akal2an elite aja, biar penguasa mengeluarka duid triliunan buat bikin ini proyek.

mulai dari pen-sosialisasian, percetakan duid baru, sampai tetek bengek...
Emang ada gitu mata uang yang tidak melemah di dunia ini?? emoticon-Confused:
Dengan sistem keuangan berbasis utang yang dipake seluruh dunia, otomatis harus ada inflasi biar bisa muter ekonominya.
Mumpung bagus, inflasi normal, redenominasi bisa menyederhanakan transaksi dan meningkatkan pride bangsa.

Daaan kalo urusan kenaikan utang, jangan lupain juga dong kenaikan PDB....
kok berat sebelah terus sih BSH kalo ngomong...emoticon-Nohope

rakyat sdh biasa nyingkat, TAK PERLU redenominasi

Kehancuran ekonomi Indonesia lah yg akan terjadi kl tetap bebal memaksa tipuan redenominasi. Brazil sj sampai 500% infasinya akibat redenominasi.

Cuma orang bodoh yg bangga semu dgn tipun redenominasi, membungkus bangkai dgn kain parfum.

Quote:





Quote:


Yup.



Diubah oleh hohohelo1
Sebaiknya hutang dulu yang diangsur dilunasin.
Redenominasi nanti ajalah emoticon-Thinking.
Rasanya masyarakat masih enjoy kok dengan uang yang beredar saat ini.
Quote:


emoticon-Matabelo
Kwik Kian Gie
Diubah oleh partaibiru
Quote:


coba dibaca lagi gan sumber yang ente kasih, walaupun utang 2 kali lipat tapi rasionya tiap tahun makin turun (kecuali tahun 2012 yg naik lagi jadi 27,3 persen)

nah kalo penguatan rupiah itu yang bikin bingung, karena sebetulnya bisa aja rupiah nilai tukernya dibuat lebih kuat seperti yang agan tulis, tapi kalo seperti itu akan mempengaruhi ekspor kita, makanya dibuat stabil jadi 9 ribu=1 dolar.
si kwik ama rizal belom setuju melalukan redenominasi

redenominasi tipuan kuat SEMU,bukan benar2 menguat,cuma mengoles sampah dg parfumn

Selalu alasannya krn takut ekspor tergoncang, lhah wajar kl gincang, tapi itu cuma SEMENTARA, unuk selanjutnya kan kembali normal, dan Rupiah sudah benar benear menguat, bukan dgn tipuan redenominasi, membungkus sampah dgn parfum.

Rasio hutang dgn pdb itu jg tipuan apy diatas kertas kelihatan msh bagus, pdhal yg menikmati PDB itu asing.

Diubah oleh hohohelo1
Quote:



korban cuci otak BSH, yg berutang = yg miskin emoticon-Big Grin
coba ente cek sekali kali, seberapa besar utang negara laen yg katanya maju....jepang, inggris, bahkan US
yang penting itu management utangnya....nggak semua utang itu jelek


Yang bikin kite kolaps tahun 98 emang gara2 utang + nilai tukar terhadap dollar. Tapi yang jadi catatan, utang yang bikin kolaps itu utang jangka pendek yang HARUS segera dilunasi. Bukan utang macam sekarang ini gan.
Quote:



cina dan negara2 lain pada melemahkan mata uangnya sendiri biar ekspornya kuat lho gan, currency war emoticon-Big Grin

emang bijimana biar nilai tukar menguat?? coba sebutin mata uang negara mana yang menguat dari tahun ke tahun ?? emoticon-Big Grin
gausah ajalah... demi mengatasai KALKULATOR yang angkanya terbatas, demi menekan NILAI MATA UANG, demi KETERBATASAN PENULISAN ANGKA AKUNTING di Indonesia, jutaan rakyat Indonesia di pelosok2 harus belajar lagi bedain Rp. 1000 ke Rp. 1... Rp. 100.000 ke Rp. 100

paling ujungnya kayak penyatuan ZONA WAKTU idenya di PAK UBAN yang akhirnya cuci tangan, berasa ga bersalah sama sekali sama itu ide...

setuju pak Kwik... jangan ada aja lah kek gini.. emosi gw emoticon-Mad:

gw takut Indonesia sama kayak Zimbabwe, redenominasi salah arah, salah waktu dan salah segala2nya... inget, Indonesia masih punya utang... kalo utang nya Rp. 1.000.000.000.000,- (1 triliun) masa IMF mau dibayar Rp. 1.000.000.000 (1 miliar)... trus mau bilang Indonesia sedang redenominasi? enak bener klo gitu..

sekalian aja Batavia tuh utangnya diredenominasi...
Diubah oleh KomodoJogging
Quote:


Pelosok mana gan?
Sekarang kalau orang ke pasar (pasar lho gan, bukan mall) terus tanya, "Ini baju berapa, Pak harganya?"

Penjual jawab, "Dua ratus lima puluh, Bu." Sebagian memang masih menyebut tambahan 'ribu'.

Tapi dijawab lagi oleh pembeli, "Dua ratus aja ya?" Bisa dipastikan hanya sebagian sangat sedikit yang menyebut tambahan 'ribu'.

Jadi redenominasi sebenarnya sudah terjadi, hanya perlu dilegalkan saja...
Ane suka gaya bicara Pak Kwik Kian Gie, ceplas ceplos, kritis banget orang nya. Tapi masalah redenominasi ane gag mudheng efek lanjutan nya....emoticon-Bingung
Diubah oleh spinos
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di