alexa-tracking

Satu Siswa Curang, Satu Sekolah Dikorbankan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51132c420975b42b15000001/satu-siswa-curang-satu-sekolah-dikorbankan
Thumbs down 
Satu Siswa Curang, Satu Sekolah Dikorbankan
SMAN 84: 'Di-Blacklist' karena Ulah Siswa Tahun Lalu
Quote:Satu Siswa Curang, Satu Sekolah Dikorbankan

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com - SMA Negeri 84 Jakarta membenarkan bahwa para siswa kelas XII di sekolahnya tidak dapat mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Hal ini dikarenakan ada satu siswa yang diketahui memasukkan nilai yang tidak sesuai dengan rapor asli.

Kepala Sekolah SMA Negeri 84 Jakarta, Puji Raharjo, mengatakan bahwa siswa tersebut didapati menuliskan nilai yang tidak sama dengan rapor asli saat mendaftar SNMPTN pada 2012 lalu. Sementara pihak sekolah mengaku bahwa data yang dimasukkan untuk kemudian diverifikasi siswa tersebut sesuai dengan rapor aslinya.

"Prosedur yang ada kami jalankan dengan baik. Tapi memang anak ini saat diminta menuliskan nilai, yang dimasukkan berbeda dengan rapor asli,"kata Puji kepada Kompas.com.

Kendati demikian, ia menyayangkan sikap dari Panitia SNMPTN dan pihak universitas yang tidak mengidentifikasi hal tersebut saat daftar ulang. Padahal semestinya, saat proses daftar ulang universitas yang bersangkutan dapat memeriksa ulang data asli dengan yang dimasukkan melalui online sehingga tidak berlarut-larut seperti ini.

"Harusnya kan bisa klarifikasi di awal saat anak tersebut daftar ulang. Tapi ini tidak," jelas Puji.

"Siswa ini bahkan sudah menjalani perkuliahan selama setahun dan sampai saat ini masih," tandasnya.
S U M B E R

Satu Siswa Curang, Jangan Satu Sekolah Dikorbankan

Quote:JAKARTA, KOMPAS.com — Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 diminta meninjau lagi aturan sanksi larangan ikut SNMPTN jalur undangan untuk seluruh siswa di satu sekolah terhadap kecurangan dalam pendaftaran. Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas, mengatakan bahwa aturan tersebut dapat ditegakkan jika memang yang diketahui berbuat curang adalah pihak sekolah.

Misalnya, saat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), kepala sekolah melakukan katrol nilai kepada para siswanya.

"Jika kesalahan ada di pihak sekolah itu, layak satu sekolah tidak ikut SNMPTN," kata Darmaningtyas kepada Kompas.com,Rabu (6/2/2013).

Sementara peristiwa yang menimpa SMA Negeri 84 Jakarta baru-baru ini, tindak kecurangan justru dilakukan oleh oknum siswa. Akibat dari ulah satu siswa tersebut, para siswa kelas XII di sekolah tersebut tak bisa mengikuti SNMPTN 2013.

"Nah ini tidak benar. Jika kesalahan tersebut dilakukan oleh murid, tidak boleh semua siswanya jadi kena juga. Yang kena sanksi satu siswa itu saja," ujar Darmaningtyas.

"Kan yang melanggar satu siswa saja. Dia tidak jujur. Yang dilarang ikut satu saja. Jangan semuanya," tandasnya.

Seperti diketahui, Panitia SNMPTN 2013 mengungkapkan bahwa jumlah sekolah yang masuk daftar hitam dan dilarang ikut SNMPTN pada tahun ini meningkat dua kali lipat. Pada tahun sebelumnya, jumlah sekolah yang dilarang ikut seleksi ini sebanyak 12 sekolah dari seluruh Indonesia.

Salah satu sekolah yang diketahui masuk daftar hitam tersebut adalah SMA Negeri 84 Jakarta. Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi dan informasi yang diterima oleh salah satu orangtua murid, kecurangan dilakukan oleh salah seorang siswa, bukan sekolah. Namun, seluruh siswa Kelas XII di sekolah tersebut yang menanggung akibatnya.
S U M B E R

Berita Terkait :
20-an Sekolah Curang Masuk Daftar Hitam SNMPTN

Hadeh... gara2 satu orang, yang nanggung satu sekolah emoticon-Cape d... (S) , siswa yg dulu curang malah gak kena sanksi dan status masih mahasiswa aktif emoticon-Hammer
Quote:Siswa ini bahkan sudah menjalani perkuliahan selama setahun dan sampai saat ini masih,

lha jadinya yang curang masih bisa kuliah? kok ga dikeluarin?
kelewat sadis tindakan banned nya,,,,
mass banned emoticon-Hammer
jadinya ini yg bego siapa yak emoticon-Bingung (S)

sekolahnya dimana yak neh orang emoticon-Bingung (S) kok bisa ngambil keputusan begitu emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By Cronus666

lha jadinya yang curang masih bisa kuliah? kok ga dikeluarin?

Quote:Original Posted By .NoShade.
kelewat sadis tindakan banned nya,,,, mass banned emoticon-Hammer

nah itu lucunya, yg salah malah gk dapet sanksi emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By raimukyasu
jadinya ini yg bego siapa yak emoticon-Bingung (S) sekolahnya dimana yak neh orang emoticon-Bingung (S) kok bisa ngambil keputusan begitu emoticon-Bingung (S)

emoticon-Malu (S) biar adil semuanya mungkin, oknum siswa ya ngawur yg bikin aturan juga aneh

buset serem amat 1 sekolahan ga bisa daftar umptn..
Eh, ini maksudnya ndaptar melalui jalur undangan kan?
yang bagi sekolah2 unggulan bisa mendaftarkan beberapa orang muridnya tanpa melalui Tes normal?

setau ane itu aturan banned kan memang sudah sejak dulu ya

bagi sekolah yang mengirimkan data yang ndak bener pada saat mengirim data murid yang akan di masukkan ke PT melalui jalur undangan akan di banned

intinya sih supaya sekolah hati2 pada saat memverifikasi data yang dikirimkan.
hla ini udah salah, di banned, mewek ..

emoticon-Bingung

bagi mahasiswa yang datanya ndak bener ya bakalan di DO lah
Quote:Original Posted By qulil12haqqo

Satu Siswa Curang, Jangan Satu Sekolah Dikorbankan

Hadeh... gara2 satu orang, yang nanggung satu sekolah emoticon-Cape d... (S) , siswa yg dulu curang malah gak kena sanksi dan status masih mahasiswa aktif emoticon-Hammer


Halah, seperti enggak tau aja, jaman USMI IPB, sering tu sekolah-sekolah kena, di banned 1 sekolah dan selama 10 tahun masuk daftar hitam..

Kenapa begitu, karena berkas itu dikirim bersama-sama dari sekolah, dari pihak sekolah enggak nge-check apa kalo ada pemalsuan?

Sering dalangnya dari pihak sekolah..
aduh emoticon-Nohope
gw sebagai almamater SMA 84 turut berduka atas yang terjadi...
ternyata desas desus ini benar adanya emoticon-Hammer (S)

gara2 nila setitik, rusak susu sebelangga emoticon-Berduka (S)

share ke teman2 alumni lainnya ah emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By lala92
Eh, ini maksudnya ndaptar melalui jalur undangan kan?
yang bagi sekolah2 unggulan bisa mendaftarkan beberapa orang muridnya tanpa melalui Tes normal?
setau ane itu aturan banned kan memang sudah sejak dulu ya
bagi sekolah yang mengirimkan data yang ndak bener pada saat mengirim data murid yang akan di masukkan ke PT melalui jalur undangan akan di banned
intinya sih supaya sekolah hati2 pada saat memverifikasi data yang dikirimkan.
hla ini udah salah, di banned, mewek .. emoticon-Bingung
bagi mahasiswa yang datanya ndak bener ya bakalan di DO lah

Quote:Original Posted By anan_purple

Halah, seperti enggak tau aja, jaman USMI IPB, sering tu sekolah-sekolah kena, di banned 1 sekolah dan selama 10 tahun masuk daftar hitam..
Kenapa begitu, karena berkas itu dikirim bersama-sama dari sekolah, dari pihak sekolah enggak nge-check apa kalo ada pemalsuan?
Sering dalangnya dari pihak sekolah..


kalo versi pernyataan sekolah sih, itu karena oknum siswa curang dalam input nilai gan

biasanya nggak saru siswa sih, bisa jg melibatkan semua nya, hidup PKS = Partai Keadilan Sapi
walah kasian banget,, pikir2 donk kalo ngejatuhin sanksi....
adek2 angkatannya jadi korban kalo gini emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By qulil12haqqo



kalo versi pernyataan sekolah sih, itu karena oknum siswa curang dalam input nilai gan


ane ndak tau model pengisian jaman sekarang. kalau pas masa2 ane sih beginih :
- Sekolah menunjuk beberapa siswa yang kemungkinan besar bisa lolos
- Di suruh isi form
- siswa ngisi
- submit ke guru (waktu itu guru BP)
- Guru Check berdasar data sekolah
- Kirim ke Perguruan tinggi
- PT melakukan Seleksi berdasar data tsb. stiap prestasi (misal olahraga) ada koofesiennya.

Kalaupun di bikin online, should be yang input ya gurunya, mereka punya resource buat check n recheck n memastikan bahwa data yang terkirim benar dan tidak di manipulasi .

kalau di serahin ke PT buat check n recheck ya resource mereka terbatas...

beberapa hal yang bikin di banned oleh PT :
- fake data
- udah terpilih tetapi tidak melakukan pendaftaran ulang (karena dapat PT yang lebih baik)
dan memang akibatnya kalau ada pelanggaran, gara2 segelitir orang jatah undangan bisa ilang dan kudu tes melalui jalur resmi.

So, kalau mengacu kepada di atas, posibility ada kekhilafan pada saat proses verifikasi oleh guru gan.. ya mkn buat perbaikan kedepan, Guru should be more proactive dalam melihat rule yang sudah di atur oleh PT

emoticon-shakehand
menurut ane wajar wajar aja. coz kecurangan kayak gitu ada kontibusi sekolahan juga. ada oknum di sekolahan yang ikut ngasiin laporan gitu
Quote:Original Posted By lala92

ane ndak tau model pengisian jaman sekarang. kalau pas masa2 ane sih beginih :
- Sekolah menunjuk beberapa siswa yang kemungkinan besar bisa lolos
- Di suruh isi form
- siswa ngisi
- submit ke guru (waktu itu guru BP)
- Guru Check berdasar data sekolah
- Kirim ke Perguruan tinggi
- PT melakukan Seleksi berdasar data tsb. stiap prestasi (misal olahraga) ada koofesiennya.


kurang lebih masih sama kayanya, gan. siswa ngisi form, yang nginput gurunya alias pihak sekolah. harusnya pihak sekolah cek and ricek sendiri, itu tugas mereka biar ga dikibulin muridnya. udah ga ngelaksanain tugas, ngelempar kesalahan pula. emoticon-Cape d... (S)
Terlalu ekstrim kalau satu sekolah dikorbankan.
wah.. kasihan amat gan...
turut berdukas
Quote:Original Posted By lala92
Eh, ini maksudnya ndaptar melalui jalur undangan kan?
yang bagi sekolah2 unggulan bisa mendaftarkan beberapa orang muridnya tanpa melalui Tes normal?

setau ane itu aturan banned kan memang sudah sejak dulu ya

bagi sekolah yang mengirimkan data yang ndak bener pada saat mengirim data murid yang akan di masukkan ke PT melalui jalur undangan akan di banned

intinya sih supaya sekolah hati2 pada saat memverifikasi data yang dikirimkan.
hla ini udah salah, di banned, mewek ..

emoticon-Bingung

bagi mahasiswa yang datanya ndak bener ya bakalan di DO lah


yup, aturan itu harusnya dah diketahui ma sekolah.
jadi sekolah harusnya lebih ketat buat mengawasinya.

waduh parah bener kasian atuh muridbyg laen