alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51131aa18127cf9b17000000/mui-samarinda-haramkan-polisi-tidur
Video & Image 
MUI Samarinda Haramkan 'Polisi Tidur'
MUI Samarinda Haramkan 'Polisi Tidur'
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda menyebut 'polisi tidur' di jalan-jalan di Samarinda, haram.

Karena, menurut MUI, 'polisi tidur' mengancam keselamatan pengguna jalan. Kebanyakan 'polisi tidur' yang dipasang oleh warga, yang awalnya dimaksudkan untuk memperlambat laju pengendara, belakangan malah menjadi ancaman.

Demikian dikatakan Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim, menanggapi salah satu aspirasi peserta kepada Wali Kota Samarinda yang disampaikan dalam acara Rapat Terbuka dan Dialog Publik Ormas dan OKP se-Samarinda dengan Pimpinan Daerah Kota Samarinda, di rumah jabatan Wali Kota di Jalan S Parman Samarinda, Rabu (6/2/2013).

Dalam aspirasinya, peserta dari salah satu ormas tadi mencontohkan 'polisi tidur' di depan Kampus Politeknik Negeri Samarinda. Menurutnya, 'polisi tidur' bukan hanya terdapat di jalan-jalan perumahan di Samarinda. Jalan protokol di beberapa tempat pun sudah dipasangi 'polisi tidur'.

Selain membahayakan pengendara, bila dibangun terlalu tinggi, 'polisi tidur' akan merusak bagian bawah kendaraan yang melintas di atasnya. Beberapa 'polisi tidur' yang dibuat di tanjakan dan tikungan, juga sangat besar kemungkinannya mengancam keselamatan pengguna jalan.

Menurut Zaini Naim, bila keberadaan 'polisi tidur' sampai mengganggu kenyamanan pengguna jalan, maka dalam Agama Islam hal itu sudah disebut ma'ruf. Zaini menegaskan, 'polisi tidur' seharusnya tidak boleh ada di jalan-jalan di Samarinda.

"Kalau sampai menciderai orang, itu menjadi haram. Sangat tidak relevan itu. Dalam agama, jalan itu disuruh dilancarkan supaya orang mudah berjalan. Justru, jalanan sudah bagus dikasih polisi tidur," tutur Zaini.

'Polisi tidur' adalah bagian jalan yang ditinggikan berupa tambahan aspal atau semen, yang dipasang melintang di jalan untuk pertanda memperlambat laju kendaraan. Seiring gencarnya semenisasi jalan di Kota Samarinda, dikuti pula dengan pertambahan 'polisi tidur'.

Dari beberapa sumber, untuk Indonesia, 'polisi tidur' sebenarnya tidak asal dibangun. Ketentuan yang mengatur tentang disain 'polisi tidur', diatur oleh Keputusan Menteri Perhubungan No 3 Tahun 1994 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai Jalan, di mana sudut kemiringan adalah 15 persen, dan tinggi maksimum tidak lebih dari 120 milimeter.

Sementara, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengakui, 'polisi tidur' yang dibangun atas inisiatif warga, mengakibatkan kurangnya kenyamanan pengguna jalan. (*)

tribunnews

kutipan dari wikipedia
Quote:Polisi tidur atau disebut juga sebagai Alat Pembatas Kecepatan adalah bagian jalan yang ditinggikan berupa tambahan aspal atau semen yang dipasang melintang di jalan untuk pertanda memperlambat laju/kecepatan kendaraan. Untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan bagi pengguna jalan ketingginya diatur dan apabila melalui jalan yang akan dilengkapi dengan rambu-rambu pemberitahuan terlebih dahulu mengenai adanya polisi tidur, khususnya pada malam hari, maka polisi tidur dilengkapi dengan marka jalan dengan garis serong berwarna putih atau kuning yang kontras sebagai pertanda.
Akan tetapi polisi tidur yang umumnya ada di Indonesia lebih banyak yang bertentangan dengan disain polisi tidur yang diatur berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No 3 Tahun 1994 dan hal yang demikian ini bahkan dapat membahayakan keamanan dan kesehatan para pemakai jalan tersebut.


cara pemasangan yang benar :

MUI Samarinda Haramkan 'Polisi Tidur'

ilustrasi dari wikipedia

Di Indonesia, ketentuan yang mengatur tentang disain polisi tidur diatur oleh Keputusan Menteri Perhubungan No 3 Tahun 1994 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai Jalan, di mana sudut kemiringan adalah 15% dan tinggi maksimum tidak lebih dari 120 mm.
polisi...mau yg tidur, yg bngun...selalu biang masalah emoticon-Tai
Kalau ga mau masalah, ya ga usah berkendara!! emoticon-Hammer2

sama pengendara noh, tau diri!! emoticon-Ngakak
Berarti yg buat ga sesuai aturan jg haram donk?
Haram lagi fatwa lagi emoticon-Cape d...
lama lama berak dicelana juga haram sama MUI emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
kalau jalan di perumahan si gpp..cuma ketinggian nya itu loh yang wajar aja..
ternyata dulu polisi diperbolehkan tidur yaemoticon-Cape d... (S)

lagian emang kadang kebangetan..bikin polisi tidur kaya bikin piramid
Haduhhhhh MUI ber ulah lgi.....hal2 gak penting koq MUI harus campur tangan, dikit2 haram lama2 haram jadi kehilangan maknax emoticon-No Hope
saya pribadi berpendapat polisi tidur memang sekarang ini tidak tepat penggunaannya...Apal / paving yang sudah bagus masih ada polisi tidur...belum lagi ada yang dengan jarank bebrapa meter udah berjajar polisi tidur..apalagi ada yang tinggi..
Kalopun misalnya tujuannya agar pengendara tidak ngebut, ada baiknya dipasang peringatan tegas di jalan misal [ Ngebut Benjutt ]..

Cuman memang semuanya kembali ke pengendara nya...Apabila masih tidak memiliki rasa tanggung jawab untuk keselamatan sesama pengguna jalan..



Cuman
APALAGI KLO POLWAN YANG TIDUR,....
Ane setuju......

Di Jakarta gitu, Polisi tidur dibangun tinggi dan besar, jangan mobil motor aja sering nyangkut.

Selain itu polisi tidur tersebut tidak dibedakan warnanya sehingga sering tidak terlihat kalo malam, hasilnya banyak pesepeda motor yang kecelakaan disitu
iya nih,polisi tidur kadang suka terlampau tinggi..bener2 udah gak nyaman lagi jadinya,kl polisi tidurnya dibuat pas2 aja (gak asal buat,gak asal jadi) ya gak masalah.
polisi tidur itu digunakan untuk memperlambat laju kendaraan untuk mengurangi resiko kecelakaan yang merugikan orang lain, misalnya menabrak pejalan kaki atau pengendara motor lain.


kalo seorang pengendara kecelakaan tunggal krn polisi tidur, itu salah pengendara itu sendiri krn tidak hati2 atau tidak menjalankan fungsi polisi tidur itu dengan semestinya.

kalo MUI tetap memilih mengharamkan polisi tidur, itu sama saja dengan mengatakan "lebih baik kecelakaan yang merugikan orang lain (menabrak pejalan kaki/pengendara lain) daripada kecelakaan yang merugikan diri sendiri (kecelakaan tunggal)" emoticon-Cape d... (S)


kalo polisi tidur yang ketinggian / besar, itu sebenarnya ungkapan kekesalan warga itu sendiri, jadi jangan salahkan polisi tidurnya, upayakan polisi untuk mengatasi masalah tersebut. krn akar masalahnya sendiri adalah pengendara motor yang ugal ugalan
aduh beginian aja kok dibikin ribet amat..bawa kendaraan nya santai aja makanya....
kalo gitu rem di kendaraan juga masalah dong, sebenernya rem diciptakan kan supaya bisa ngebut, coba kalo gak ada re, sapa yang berani ngebut... emoticon-Big Grin
MOBIL ane yg MAHAL rusak klu ada polisi tidur dan banyak lagi sesuai gambar TS emoticon-Mad (S)

MUI Samarinda Haramkan 'Polisi Tidur'
Kebanyakan yg bikin polisi tidur juga ga pake ngukur ketinggiannya gan, kadang ampe gesekan ama kolong kendaraan, kadang kalo ga tepat, bs ngerusak shock karena hentakannya, just my opinion

Thumbs up 

@MUI Samarinda:
Tindak oknum pembuat polisi tidur ilegal-nya, boz...
Jangan polisi tidurnya yang diharamin...
Kerja sama lah dengan polisi, itu kan udah ada ketentuannya di Undang-undang...
koplak juga nih...
emoticon-Ngakak

Kalo tahun depan ada kasus air putih bikin kebakaran karena korsleting listrik, trus air putih mau diharamin gitu...? emoticon-Malu (S)

Quote:"Kalau sampai menciderai orang, itu menjadi haram. Sangat tidak relevan itu. Dalam agama, jalan itu disuruh dilancarkan supaya orang mudah berjalan. Justru, jalanan sudah bagus dikasih polisi tidur," tutur Zaini.

Yaiyalah, situ gak perlu kasih fatwa ,dari bocah tk sampe ketua pesantren udah ngerti, pasti yang kena dosa dari yang buat polisi tidur, sampai pemimpin/ pejabat daerah yang membiarkan polisi tidur ilegal. emoticon-Ngakak (S)
Sekarang tinggal POLISI-nya mau gak bertindak tegas? (<- emang tugasnya kan?) emoticon-I Love Indonesia (S)

Quote:Sementara, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengakui, 'polisi tidur' yang dibangun atas inisiatif warga, mengakibatkan kurangnya kenyamanan pengguna jalan. (*)
Terus kerjaan situ apaan, boz?
emang sosialisasi tentang polisi tidur butuh berapa milyar rupiah ato butuh berapa abad biar bisa terlaksana? emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By polisikeren
polisi tidur itu digunakan untuk memperlambat laju kendaraan untuk mengurangi resiko kecelakaan yang merugikan orang lain, misalnya menabrak pejalan kaki atau pengendara motor lain.


kalo seorang pengendara kecelakaan tunggal krn polisi tidur, itu salah pengendara itu sendiri krn tidak hati2 atau tidak menjalankan fungsi polisi tidur itu dengan semestinya.

kalo MUI tetap memilih mengharamkan polisi tidur, itu sama saja dengan mengatakan "lebih baik kecelakaan yang merugikan orang lain (menabrak pejalan kaki/pengendara lain) daripada kecelakaan yang merugikan diri sendiri (kecelakaan tunggal)" emoticon-Cape d... (S)


kalo polisi tidur yang ketinggian / besar, itu sebenarnya ungkapan kekesalan warga itu sendiri, jadi jangan salahkan polisi tidurnya, upayakan polisi untuk mengatasi masalah tersebut. krn akar masalahnya sendiri adalah pengendara motor yang ugal ugalan


Orang yang ugal2an ga akan bawa motor di daerah yang banyak polisi tidurnya emoticon-Ngakak

Justru korban polisi tidur itu banyakan masyarakat sekitar, kebanyakan karena terlalu tinggi dan terlalu besar, lainnya karena tidak dibedain warnanya sehingga tidak terlihat kalo malam (tidak semua jalan cukup penerangannya)