alexa-tracking

SBY Dapat Kartu Kuning dari Pegiat Antikorupsi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51117c9b621243ad64000003/sby-dapat-kartu-kuning-dari-pegiat-antikorupsi
SBY Dapat Kartu Kuning dari Pegiat Antikorupsi
SBY Dapat Kartu Kuning dari Pegiat Antikorupsi


inilah..com, Jakarta- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap telah gagal dalam memimpin pemerintahan Indonesia karena ia mengintervensi hukum.

SBY sebelumnya meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memperjelas status hukum Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Menurut Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho, SBY selaku kepala negara seharusnya berhati-hati mengeluarkan pernyataan. Pernyataan SBY tersebut menunjukkan ia telah mengintervensi hukum.

"Presiden layak dapat kartu kuning dari seluruh elemen antikorupsi. Sekali lagi SBY harus all out. Tidak layak pemimpin yang ngakunya anti korupsi melakukan itu," kata Emerson, ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Untuk itu, ICW minta pimpinan KPK bisa menahan diri dan bersikap jelas dengan pernyataan SBY. Sebab, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu telah melakukan intervensi kepada KPK secara tidak langsung.

"SBY jangan perlakukan KPK sebagai bawahan. Meminta kejelasan status tersangka bisa dikatakan intervensi tidak langsung. Hal yang harus didorong SBY adalah meminta KPK menuntaskan semua kasus kakap termasuk hambalang dan wisma atlet," jelasnya.

Selain itu, dia juga meminta agar SBY tidak membawa konflik internal Partai Demokrat ke ranah hukum. "Jangan bawa konflik internal ke ranah hukum atau menyeret-nyeret KPK ke ranah politik," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, Senin (4/2/2013), SBY menggelar jumpa pers di Jeddah, Arab Saudi, sebelum melaksanakan ibadah umroh di Mekkah dan ziarah ke makam Nabi Muhammad di Mesjid Nabawi, Madinah. Pernyataan Yudhoyono soal Anas disampaikannya saat melakukan kunjungan kenegaraan.

"Saya memohon kepada KPK untuk, ya bisa segera konklusif dan tuntas. Apa yang dilakukan oleh sejumlah kader Demokrat itu, kalau salah ya kita terima memang salah. Kalau tidak salah maka kami juga ingin tahu kalau itu tidak salah. Termasuk Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbanigrum, yang juga diperiksa dan dicitrakan publik secara luas di tanah Air sebagai bersalah atau terlibat dalam korupsi," kata SBY.

[URL="http://nasional.inilah..com/read/detail/1954843/sby-dapat-kartu-kuning-dari-pegiat-antikorupsi#.URF62eEe6_9"]SUMBER[/URL]

si kebo lagi galau dan prihatin ne kayak nya
emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak
image-url-apps
Si Kebo kenapa melindungi maling, kan sesama maling harus saling melindungi. emoticon-Big Grin
Sehabis jaman Pak Soekarno. Indonesia kurang beruntung dapat Presiden yang baik, seperti gosok ale-ale, "Silahkan coba lagi". Kapan beruntungnya Indonesia?
jadi klo presiden minta kejelasan status kader dari suatu partai itu sama aja intervensi politik ya ?? emoticon-Malu (S)
kader dari partai yg ngusung dia lebih tepat nya emoticon-Malu (S)

Quote:

nah klo icw yg minta agar seorang politikus yg sedang di selidiki agar langsung di cap tersangka termasuk interversi politik juga gak ??

sby dan icw sama2 bergerak di bidang politik koq emoticon-Malu (S)
bedanya yg satu sebagai orang no.1 yg lain sebagai lawan orang no.1
gak tau beda presiden masih sebagai lawan apa oposisi,,, pas jaman soeharto, gusdur, mega blom berkoar soalnya emoticon-Malu (S)
KASKUS Ads
image-url-apps
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Dah bkn rahasia umum sby terjebak bersama kepentingan politiknya sendiri
Apa maksud SBY ngomong gitu ke KPK?
Coba kasih duit pasti diem dah.
emoticon-Shakehand2

Pertama-tama Kita Haruslah Menghargai Presiden Kita dan Jangan di Kiaskan Dengan Sesuatu Nama Yang Buruk..

Ini Hanyalah Sekedar Dismiss dan Tidak Perlu di Perdebatkan

"Saya memohon kepada KPK untuk, ya bisa segera konklusif dan tuntas. Apa yang dilakukan oleh sejumlah kader Demokrat itu, kalau salah ya kita terima memang salah. Kalau tidak salah maka kami juga ingin tahu kalau itu tidak salah. Termasuk Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbanigrum, yang juga diperiksa dan dicitrakan publik secara luas di tanah Air sebagai bersalah atau terlibat dalam korupsi," kata SBY.

Pernyataan di Atas Adalah Pernyataan Sebagai Pemimpin/Penasehat/Komisaris Partai

Next..

"SBY jangan perlakukan KPK sebagai bawahan. Meminta kejelasan status tersangka bisa dikatakan intervensi tidak langsung. Hal yang harus didorong SBY adalah meminta KPK menuntaskan semua kasus kakap termasuk hambalang dan wisma atlet,"
Selain itu, dia juga meminta agar SBY tidak membawa konflik internal Partai Demokrat ke ranah hukum. "Jangan bawa konflik internal ke ranah hukum atau menyeret-nyeret KPK ke ranah politik,"

Dismiss nya Ada Pada Kalimat di Atas Yaitu Pernyataan Milik Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho Yang Mengganggap Pernyataan Pemimpin/Penasehat/Komisaris Partai Sebagai Pernyataan Presiden..

Dan Yang Terakhir..
Pencelaan/Saling Menjatuhkan Adalah Tindakan Yang Tidak Bermanfaat..
Ayo Berprestasi dan Jauhkan Diri Dari Perbuatan Dosa..
@atas ane
^
^
kalo kenyataan mah kenyataan gan,
walo presidennya (spertinya) bersih, bawahannya kayak comberan semua.
@atas ane
^
^

emoticon-Toast

Kita Harus Bisa Menilai dan Memilah Dengan Baik..
Harus Cermat, Smart dan Tidak Terbawa Emosional Politik..
Karena Dalam Politik Sekarang Ini Hanya Tentang Saling Menjatuhkan Sehingga Kemajuan Sangat Terhambat..
Yang Jelas, Koruptor Layak Mendapatkan Hukumannya..

Karena Koruptor Dapat Menghambat Kemajuan Negara, Begitu Pula Dengan Adanya Politik Tidak Sehat..
skalian aj kartu merah emoticon-Ngacir2
Quote:


Seandainya Pak SBY tegas dalam mengurus dan menindak bawahannya yang menyimpang seperti korupsi...dijamin tidak akan dihina dan dicerca seperti sekarang ini. Tapi memang ketidaktegasan dia ada hubungannya dengan kartu AS yang dipegang Anas mengenai Pemilu 2009 dan kasus Century.

WASPADALAH

Biasanya nih gan, di lapangan sepak bola atau di lapangan politik di Indonesia, yang ngasih kartu kuning bisa di keroyok banyak orang.
[removed]void(0);[removed]void(0);[removed]void(0);
×