alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/511116e20975b4d457000002/dituduh-selingkuh-kakek-sahidul-terkapar-bersimbah-darah
Dituduh Selingkuh, Kakek Sahidul Terkapar Bersimbah Darah

MUARAENIM - Sahidul (55), warga Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit HM Rabain Muaraenim.

Ia dibacok oleh Burdan, warga sekampungnya karena dituduh telah berselingkuh dengan istrinya, di pondok sawah miliknya di Desa Segamit, Senin (4/2/2013) sekitar pukul 20.00.

Menurut Sahidul di ruang perawatan RSUD Dr HM Rabain Muaraenim, kejadian berawal pada malam itu dirinya sedang berada di pondok sawahnya.

Tiba-tiba, Burdan datang sambil membawa parang dan langsung menuduh bahwa ia telah berselingkuh dengan istrinya.

Merasa tuduhan tersebut tidak benar, ia pun spontan membantah sehingga terjadi cekcok mulut sehingga akhirnya memuncak dan Burdan langsung membacok Sahidul dengan parang.

Melihat ia dibacok, ia replek menangkis dengan tangan sehingga bacokan mengenai lengan dan jari di sebelah kanan dan kiri serta paha sebelah kiri.

"Saya tidak tahu lagi hanya menangkis saja menyelamatkan diri, apalagi kondisi gelap," ujar petani ini kepada Sripoku.com.

Melihat dirinya terkapar di tanah bersimbah darah, Burdan langsung meninggalkannya. Namun untung ada warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memanggil cucunya yang bernama Fikri.

Lalu ia langsung dibawa ke Puskesmas Pulau Panggung, Semende Darat Ulu. Namun akibat lukanya yang cukup parah akhirnya ia dirujuk ke RS HM Rabain Muaraenim.

"Saat itu saya sedang keluar dari pondok, sewaktu pulang banyak warga yang memberitahu jika kakek saya telah dibacok dan akan dilarikan ke Puskesmas," ujar Fikri yang menjaga kakenya di RS HM Rabain.

Kapolres Muaraenim AKBP Muhammad Aris melalui Kapolsek Semende, AKP Slamet, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Saat ini, korban sedang dirawat di RS MH Rabain dan tersangka Burdan sudah diamankan di Polsek Semende dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber : http://palembang.tribunnews.com/2013...ersimbah-darah

Komeng : Fitnah lebih kejam dari pembunuhan, sabar ya kek. emoticon-Berduka (S)
Kasian amat nasib si kakek
belum tau kebenaranNya udah dihantam duluan
ya mudah-mudahan cepet diselesaikan tuh masalah
ye asal fitnah aja tu orang gak da bukti tangkap aja dah ckckckck
×